Beautiful Thief And The King

Beautiful Thief And The King
Cristina Yang Menyerah



Cristina memang disambut dengan baik tapi dia merasa tidak nyaman berada di istana. Dia tidak tahan dengan peraturan ketat yang harus dia jalani sepanjang hari apalagi Norman memperkenalkan dirinya sebagai permaisuri. Begitu banyak aturan yang harus dia patuhi dan tidak boleh dia langgar, beberapa buku tebal yang memiliki ketebalan tidak kira-kira menumpuk di atas meja dan semua buku itu berisi apa saja yang harus dia lakukan dan yang tidak.


Semua peraturan yang harus dia pelajari juga berada di buku itu, setiap hari dia harus melakukan banyak hal dan sebagai orang awam, dia tidak tahan sama sekali menjalani semua yang harus dia lakukan setiap hari oleh sebab itu Cristina sudah menyerah padahal dia baru beberapa hari berada di istana. Ternyata tidak mudah hidup di dalam istana, semua yang dia lihat jauh dari bayangannya. Dia mengira hidup di dalam istana begitu menyenangkan tapi ternyata, cukup berat untuk dijalani.


Seperti yang dia lakukan, Cristina diajarkan untuk berjalan dengan anggun. Dia pun harus belajar banyak hal juga tata krama. Dia akan menjadi ratu nantinya jadi dia harus menjadi ratu yang sempurna bagi Norman. Cristina benar-benar tidak tahan lagi, dia yakin tidak saja dirinya yang tidak tahan karena dia yakin Freya juga tidak akan tahan karena dia orang yang mencintai kebebasan.


Tidak bisa, dia tidak mau terlalu lama di istana itu lagi karena dia takut menjadi gila. Cukup menjadi orang biasa dan dia sudah puas. Dia mau pergi saja, dia benar-benar sudah tidak tahan dan dia yakin sebentar lagi dia benar-benar akan jadi gila jika dia terlalu lama berada di istana itu.


"Di mana Tuan, ehm, Norman?" tanya Cristina pada seorang pelayan yang ada di dalam ruangan di mana dia berada saat ini.


"Yang mulia sedang kedatangan tamu."


"Boleh aku bertemu, sebentar saja," pinta Cristina.


"Setelah latihanmu selesai."


"Please, sebentar saja," pinta Cristina memohon.


"Kau bisa menemuinya nanti, Nona!"


"Baiklah!" Cristina hanya bisa pasrah saja dan mengikuti pelajaran yang sedang dia lakukan. Kedua kaki terasa sakit, dia benar-benar tidak tahan dengan apa yang sedang dia lakukan saat ini. Setelah ini dia tidak mau lagi, dia menyerah.


Cristina menunggu dengan sabar sampai dia selesai dengan latihan berat yang dia lakukan. Menjadi ratu ternyata sangat berat dan dia tidak mau menjadi ratu atau pun meski saat ini dia hanya bersandiwara tapi dia tidak mau memperpanjang sandiwaranya. Norman yang pergi menemui Cristina setelah dia mendengar Cristina ingin menemui dirinya. Dia melakukan hal itu agar terlihat seolah-olah dia peduli.


"Aku dengar kau mencariku, ada apa?" tanya Norman. Dia memerintahkan para pelayan untuk pergi agar tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka.


"Tuan, apa kau sudah menemukan keberadaan Nona Freya?" tanya Cristina.


"Belum, Kendrick tidak juga menemukan keberadaannya tapi kau tidak perlu khawatir, aku rasa dia selamat dan sedang menyembunyikan dirinya."


"Aku harap demikian, Tuan. Tapi ada sesuatu yang hendak aku sampaikan padamu."


"Tuan, aku minta maaf. Sepertinya aku tidak bisa membantu dirimu lagi."


"Apa maksud perkataanmu, Cristina?"


"Aku sudah tidak sanggup lagi, Tuan. Bagaimanapun aku adalah orang awam dan aku belum terbiasa dengan kehidupan seperti ini. Aku hanya orang biasa, aku benar-benar tidak mengerti dengan tata cara hidup di istana jadi aku minta maaf karena aku tidak bisa lagi membantumu."


"Jadi kau mau pergi?" tanya Norman.


"Aku benar-benar tidak bisa, maafkan aku. Kehidupan istana tidak cocok denganku, aku lebih suka menjadi rakyat biasa yang tidak terikat dengan banyak peraturan. Maafkan aku, Tuan. Tolong ijinkan aku pergi, aku akan kembali ke rumah Nona dan menunggunya di sana. Aku pasti akan memberimu kabar jika Nona Freya kembali tapi percayalah padaku,  Nona Freya orang yang mencintai kebebasan dan aku rasa dia tidak akan mau berada di istana apalagi dengan banyaknya peraturan yang paling tidak dia sukai."


Norman diam dan memikirkan perkataan Cristina. Apakah Freya sengaja menghilangkan jejak karena hal ini? Tapi selama ini Freya tidak pernah tahu akan identitas aslinya tapi bagaimana jika ternyata Freya sudah tahu? Entah kenapa mendadak dia curiga jika Freya sudah tahu dengan identitas aslinya lalu dia sengaja berpura-pura mati saat jatuh ke sungai karena dia tidak mau mengikutinya tapi untuk apa Freya melakukan hal seperti itu?


Bukankah batu berharga milik Freya ada padanya? Bukannya yang berharga adalah batu itu dan artefak yang dia miliki tapi kenapa dia menyembunyikan diri seolah-olah tidak ada yang penting lagi? Apa karena ayahnya yang sudah tiada ataukah ada yang lebih berharga dibandingkan hal itu.


"Tuan, kenapa kau tidak menjawab aku?" tanya Cristina. Dia harap Norman mengijinkan dirinya pergi karena dia tidak cocok berada di istana dan dia tidak sanggup.


"Jika itu yang kau mau, aku tidak melarang. Seseorang akan mengantarmu kembali ke Amerika jadi kau tidak perlu khawatir."


"Terima kasih, Tuan. Maaf aku mengecewakan tapi orang awam seperti ini aku ini,  benar-benar tidak pantas berada di istana. Yang pantas untukmu hanya seorang wanita yang sederajat denganmu dan Nona Freya pun tidaklah pantas. Seorang raja harus menikah dengan putri bangsawan yang mengetahui semua tata krama agar bisa menjadi ratu yang sempurna jadi aku rasa, kau tidak perlu menunggu Nona karena dia pasti tidak akan mau berada di istana apalagi menjadi ratumu dengan begitu banyak peraturan. Maaf jika aku lancang, aku harap kau tidak menghabiskan waktu dengan menunggu Nona apalagi kita tidak tahu bagaimana keadaannya. Apakah dia masih hidup, atau tidak!"


"Aku tahu, Cristina. Terima kasih atas nasehat yang kau berikan, jika memang Freya tidak mau bersama denganku karena status kami yang berbeda, aku tidak memaksa tapi aku hanya ingin bertemu dengannya saja jadi jika dia memang kembali, tolong hubungi aku. Perjalananmu akan diatur besok dan mulai sekarang kau tidak perlu melakukan apa yang tidak kau sukai lagi!"


"Terima kasih, Tuan," ucap Cristina.


Norman melangkah pergi, keluar dari ruangan di mana Cristina berada. Yang dikatakan oleh Cristina memang sangat benar, yang pantas menjadi istrinya adalah seorang putri bangsawan, bukan seorang pencuri yang selalu melakukan apa pun sesuka hatinya. Apakah Freya benar-benar sengaja bersembunyi agar dia tidak membawanya ke istana? Bagaimanapun dia sudah pernah berkata pada Freya jika dia ingin mengajak Freya.


Norman mengusap wajah, tidak jadi soal jika Freya memang tidak mau berada di istana tapi satu kali saja, cukup satu kali dia sangat ingin bertemu dengan Freya dan berbicara dengannya. Dia ingin mendengar dari mulut Freya sendiri apakah Freya benar-benar tidak mau bersama dengannya ataukah ada hal lain yang menjadi pertimbangan Freya.


Semoga saja kesempatan itu ada. Dia akan menunggu, satu tahun atau dua tahun dia akan menunggu bahkan sampai tiga tahun pun dia akan menunggu tapi jika lebih dari pada itu maka dia tidak akan menunggu lagi karena dia memiliki tanggung jawab. Semoga saja Kendrick segera menemukan Freya atau Freya segera datang padanya.