
"Kalau perasaanmu terhadap Yura hanya semacam penggantian, ini bukan cinta." celetuk Fhanie kembali.
"Ini adalah cara lemah untuk berpindah hati, untuk berpura-pura menjadikan dia pengganti Erick di sisimu, aku tidak percaya kau orang yang lemah" lanjutnya kemudian.
"Aku memang lemah," potong Al cepat. " Aku tidak hanya lemah tapi juga sangat jahat, aku yang memberitahu Erick tentang jati diri kami, aku terus berpikir kalau di dunia tidak ada dia, maka aku akan bebas, hasilnya? tidak di sangka, aku tidak hanya tak bisa mendapatkan kebebasan, malah terikat lebih dalam. lucu sekali "kan? ini adalah titik kelemahanku, aku membencinya juga sangat mencintainya. aku tidak bisa membedakan diriku yang sebenarnya, mana bisa aku tegar, tenang, dan aku akan menyelesaikan masalah Yu Jie dan Yura." terang Al panjang lebar.
"Al sebenarnya kau sangat mencintai Erick benar 'kan?" tanya Fhanie.
"Yang aku tahu, kalau waktu bisa kuputar kembali kami akan selalu bersama-sama, apapun yang terjadi kami akan menghadapi masalah demi masalah itu bersama, dan tidak memperdulikan pada seorang wanita yang memperbudak kami." serunya.
Setelahnya Al meninggalkan Fhanie yang masih terdiam berdiri di tempat semula sambil mencerna semua ucapan yang Al barusan.
Fhanie tahu siapa wanita yang Al maksud. Yu Jie memang terlalu bergantung pada ketiganya dari dulu bahkan Fhanie menyadari dirinya masih di perbudak oleh wanita itu.
Tapi apalah daya dia lebih tertarik pada keinginannya yang Fhanie tawarkan sehingga ia pun rela di perbudak oleh sahabatnya sendiri.
Al berjalan menghampiri meja tempat dimana Yu Jie sudah duduk cantik di sana sambil menunduk mengamati ponsel miliknya.
Lalu mendongak begitu ia mendengar langkah kaki yang mendekat dan tersenyum manis, " Tiga puluh menit lebih dua puluh dua detik," ujarnya sambil melihat stopwatch yang ia pasang di ponselnya.
Yu Jie masih tersenyum senang melihat kehadiran Al, " Aku tahu kau pasti datang Al."
Al pun duduk di hadapan Yu Jie dengan sangat terpaksa, " Kita tidak boleh melewatkan lagi kau tahu kita berdua sangat bodoh, berputar begitu jauh, membuang banyak waktu, dan baru bisa seperti sekarang duduk saling berhadapan, tapi kelak kita takkan berpisah lagi, benar 'kan?" tanya Yu Jie dengan percaya dirinya.
Sedangkan Al hanya diam saja dan menatap datar Yu Jie yang terus saja tidak berhenti bicara.
"Kita bisa seperti dulu lagi, tertawa dengan gembira, menambal kekosangan yang dulu, salah-salah kita akan tertawa lebih gembira dari pada dulu, begitu baru benar!" seru Yu Jie kembali.
Al masih belum berucap sepatah kata pun, dia hanya sedang memberi waktu pada wanita di hadapannya ini untuk berbicara semua yang ingin ia ucapkan padanya.
"Al mulai hari ini, kita harus berusaha menemukan kembali kebahagiaan kita." kemudian Al mulai tersenyum lalu berkata.
"Hmmm, aku percaya kita pasti bisa." timpalnya masih tersenyum penuh arti.
Yu Jie pun ikut senang mendengar jawaban dari Al, ia tidak tahu saja bahwa yang di maksud Al bukan tentang hubungan mereka berdua, melainkan untuk kebahagiannya bersama Yura kelak di masa mendatang.
Dan mendoakan supaya Yu Jie juga akan mendapatkan pasangan yang tulus mencintainya kelak, tapi bukan dengan dirinya, sebab ia sudah merasa sangat nyaman dengan kehadiran Yura di sampingnya saat ini.
" Aku yang dulu selalu merasa semua yang kumiliki hanyalah kenangan yang pedih, tapi kalau di pikir-pikir sepertinya tidak separah itu, aku dan kau juga Erick." sekarang giliran Yu Jie yang diam mendengarkan.
"Walaupun terjadi banyak hal diantara kita, tapi juga ada saat-saat bahagia. karena bagi kita berdua kau yang pertama kali, baik cara berpikir maupun hal yang disukai, aku dan Erick sangat berbeda, tapi satu-satunya yang pertama kali membuat kami sama-sama tertarik adalah kau?!" celetuk Al lagi membuat Yu Jie langsung menerbitkan senyum manisnya kembali.
" Kami selalu membahas tentangmu, bagaimana caramu tertawa, atau bagaimana caramu marah, saat itu kau sangat manis. seperti tamu VIP yang sangat sombong dan percaya diri. hanya dengan melihatmu saja, aku sudah merasa bahagia, sebenarnya sampai sekarang aku masih merasa kau sangat manis, tapi hanya merasa manis saja." lanjutnya kembali.
Senyum yang tadi terus terpancar di wajah Yu Jie perlahan meredup, entah kenapa ia merasa ada sesuatu yang akan Al katakan padanya, dan itu sepertinya bukan kabar yang baik.
Al yang sudah beranjak akan pergi, tetapi tangannya sudah lebih dulu di cekal oleh Yu Jie membuatnya mengurungkan niatnya.
" Al." lirih Yu Jie memanggilnya.
Al menghela nafas kasarnya sebelum berkata," Yura sedang menungguku, kalau aku tidak segera kembali, aku akan merasa dia seperti hampir menangis, karena terlalu lama menungguku." sahut Al berusaha melepas cekalan di tangannya itu.
" Al yang hampir menangis itu aku." rengek Yu Jie tak ingin melepas cekalannya tersebut.
" Dulu asal kau atau Erick yang menangis, aku selalu berusaha menghilangkan hal yang membuat kalian menangis, sedangkan Yura juga bisa menangis, tapi apa kau tahu? disaat dia menangis aku tidak bisa berbuat apa-apa, aku tidak tahu harus bagaimana, aku tidak sedang berbohong, waktu itu aku sendiri juga hampir menangis melihatnya." terangnya dengan jujur.
"Kau hanya takut dia menangis?" cicit Yu Jie sambil sesenggukan.
"Yu Jie di dunia ini aku percaya pasti ada seseorang yang sangat penting bagimu, aku harap kau bisa segera menemukannya, karena aku sudah menemukannya, aku pergi dulu."
Setelahnya Al benar-benar melangkah untuk meninggalkan Yu Jie yang masih terdiam duduk tak ingin beranjak.
"Cepat pulang." teriak Al saat menoleh sebentar ke belakang sebelum ia menghilang di balik pintu kafe tersebut.
Sementara Yu Jie berusaha membalas dengan senyum palsunya, bagaimana ia bisa tersenyum di saat hatinya merasa tersakiti sekarang, bagaikan di tusuk ribuan jarum.
"Aku sudah tahu, sejak pertama kali melihat pandangan Al kepada Yura, itu terlihat lain saat Al menatapku dulu dan sekarang, aku benar-benar kehilanganmu Al." lirihnya di sela isakannya itu, hingga membuat pengunjung lainnya melirik sejenak ke arahnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
.
.
.
.
.
.tbc
Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷
Terima kasih yang sudah mampir baca. love u all..