
Mereka berdua akhirnya mencari tempat duduk. " Maaf ya kami jadi mengganggu kalian berdua." ucap Fhanie yang duduk di hadapannya.
Yura menatap Fhanie sambil tersenyum," Tidak apa, aku bisa mengerti akhirnya sekian lama kalian bisa bertemu kembali."
"Jadi tebakannku tadi benar bukan? Kau kekasihnya?" Fhanie mengulang pertanyaannya tadi. " Aku bisa melihat kalian saling mencintai, apalagi melihat lukisanmu itu kau begitu mencintai Al."
"Jadi kak Yu Jie adalah mantan kekasih Al?" tanyanya yang sudah mengerti dengan sikapnya.
"Bukankah kalian saudara tiri? pasti kau mengenal bagaimana sifat kakakmu itu, dia sebenarnya tidak jahat pada oramg lain, hanya saja sifat manjanya itu membuatnya mengutamakan kepentingannya sendiri." timpal Fhanie yang memang tahu luar dalamnya Yu Jie itu bagaimana.
"Aku dengan kak Yu Jie tidak sedekat itu, kami sangat jarang bertemu, paling kalau dia sedang menginap ke rumah baru kami bisa berkumpul, dan aku juga tidak pernah berkunjung ke tempat tinggalnya selama ini, tapi sedikit aku tahu tentang sikapnya yang seperti kau bilang tadi." terang Yura panjang lebar.
Membuat Fhanie sedikit mengerti, dia memang sedikit tahu banyak tentang masalah keluarganya, apalagi ia juga mendengar kalau kakak laki-lakinya tinggal bersamanya lagi dengan mereka beberapa tahun belakangan ini.
"Kak Yuan_
"Kenapa mereka bisa pisah?" Yura sengaja mengalihkan pembicaraan mereka, ia tidak ingin membicarakan tentang keluarganya lebih jauh lagi.
Dan Fhanie bisa melihat kalau Yura sedang tidak ingin membahas keluarganya, ia pun bisa mengerti.
"Kau tidak tahu Al mempunyai saudara kembar?" tanya Fhanie melihat raut wajah tenang Yura, ia bisa melihat bahwa Yura sudah mengetahuinya.
"Sebenarnya mereka dulu sempat beragumen hebat cuma gara-gara Yu Jie?" jawab Fhanie dengan sangat serius.
"Jadi Erick juga menyukai Kak Yu Jie?" tanya Yura menyimpulkan.
"Jadi kau tidak tahu yang sebenarnya?" Yura menggeleng lemah.
"Awalnya Yu Jie kekasihnya Erick, lalu Al merebutnya dari tangan Erick, mereka saling merebutkan dengan cara yang dewasa, akhirnya Erick menyerah dan merelakan Yu Jie bersama Al adiknya." Yura sangat serius mendengarkan cerita itu.
"Tak lama setelah itu, Erick pergi ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikannya di sana, karena dia begitu genius sampai ia lulus terlebih dahulu meninggalkan Al." lanjut Fhanie menatap Yura intens.
"Ya Al juga memberitahuku tentang hal itu."
"Sejak kepergian Erick , kami merasa ada yang lain dari Al mungkin ia kehilangan Erick, bukan hanya dia tapi kami berdua juga, karena selama ini dia bersama kami, aku tidak bisa membayangkan bagaimana Al di rumah seorang diri, yang biasanya selalu bersamanya sejak mereka dalam kandungan, saat liburan selesai kami kehilangan Al sampai hari ini kami bertemu kembali.". Fhanie menutup ceritanya hingga mereka pamit pergi ke arah masing-masing.
...----------------...
Sedangkan di lain tempat ternyata Yu Jie mengajak Al ke pantai bukannya pulang ke rumahnya.
"Kau sedang marah padaku?" tanya Yu Jie begitu mereka sampai di pantai.
"Aku hanya merasa terkejut, kau masih saja sama seperti dulu, tidak pernah berubah, tetap saja egois, maunya menang sendiri." celetuk Al yang melihat Yu Jie berlari dengan wajah gembira mendekat ke arah bibir pantai.
"Iya sama seperti laut itu." tunjuk Yu Jie laut di depan mereka, " Aku kira kau sudah lupa, ternyata kau masih mengingat ucapanmu." tatapannya nerubah sendu.
"Tapi aku menyukaimu, karena itu aku tidak bisa tidak mencintaimu, walaupun sekarang kau berubah aku akan tetap bersamamu." lirih Al melanjutkan ucapan Yu Jie tanpa menatap wajah gadis itu.
Membuat Yu Jie terisak," Ternyata kau tidak lupa, kau masih ingat tapi kenapa kau meningglkanku dan menghilang Al?" Yu Jie langsung berhambur memeluk tubuh Al semakin terisak.
Al pun membiarkannya tanpa membalas pelukan dari Yu Jie, "Maaf_ maaf." hanya itu yang bisa Al ucapkan.
"Al kau masih menyukaiku?" tanya Yu Jie tiba-tiba, membuat Al langsung mengurai pelukannya." Aku masih sangat menyukaimu." lanjutnya.
"Hari sudah senja sebaiknya kita kembali," ujar Al tidak ingin menanggapi ucapan Yu Jie padanya.
Karena saat ini ia sudah mempunyai kekasih yang sangat ia ingin lindungi, termasuk dari gadis ini. yang mungkin saja bisa menyakiti kekasihnya kalau sampai ia mengungkapkan hal yang sebenarnya saat ini.
Mungkin nanti di saat yang tepat ia akan memberitahunya, kalau sekarang takutnya gadis ini menggila sebab mereka baru saja bertemu, dan ia juga sudah sangat mengenal baik siapa gadis yang bersamanya saat ini.
Tak terasa taksi yang mereka tumpangi pun sampai di depan kediaman Yu Jie, Al pun turun sebentar untuk mengantar Yu Jie sampai ke depan teras rumahnya.
"Terima kasih Al untuk hari ini aku sangat gembira, dan kuharap kita akan bertemu kembali." ucap Yu Jie, dan Al hanya tersenyum menanggapinya.
Al pun akan melangkah pergi dan akan masuk kembali ke dalam taksi, tapi langkah terhenti saat Yu Jie memaggilnya.
"Al kau melupakan sesuatu."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
.
.
.
.
.tbc
Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷
Terima kasih yang sudah mampir baca. love u all..