Bad Boy I Love You

Bad Boy I Love You
Pelelangan Alrick



Pagi ini area kampus sudah terlihat begitu ramai karena banyaknya para pengunjung dan para mahasiswa-mahasiswi yang sedang berjalan-jalan untuk melihat-lihat beberapa stand-stand di pinggiran berjejeran di halaman kampus.


Ada stand makanan, minuman dan terlihat ada banyak juga permainan-permainan yang di jajalkan juga disitu.


Karena hari ini universitas tengah mengadakan acara pengumpulan dana besar-besaran setiap satu tahun sekali untuk acara amal, dari masing-masing kelas yang berada di seluruh kampus tersebut.


Banyak dari kelas-kelas lain yang mengadakan pelelangan barang, ada juga yang mengadakan lomba seperti pertandingan basket, pertandingan voli dan masih banyak lagi acara-acara lainnya.


"Baiklah sekarang kita membahas tentang barang yang akan dilelang, ada yang perpendapat?" seru Pak Tio pada semua muridnya.


"Wah barang apa kira-kira yang special untuk kita lelang." lanjutnya bertanya.


"Pak kami boleh naik motor Alrick pergi berkeliling?" celetuk salah satu siswi.


Membuat satu kelas langsung heboh bersorak, itu suara para mahasiswi yaa, bukan para mahasiswa tentunya.


"Tunggu, tunggu, itu tidak mungkin! semuanya boleh naik motor yang lain, kecuali motorku." Al langsung menyuarakan protesnya.


Membuat semua para mahasiswi berdecak kesal dan mendesah pasrah.


"Pak kalau tidak boleh naik motor Alrick, kami ingin jadi majikan Alrick selama sehari bagaimana?." celetuk seorang siswi lagi membuat suara gaduh kembali berulang.


Al langsung membantah. "Kalian sedang apa? selalu saja melibatkan aku, yang lain saja." protes Al lagi semakin merasa tidak suka dengan acara ini.


"Benar, kau sangat berguna." bisik Davin sambil tertawa puas melihat raut wajah dongkol Al.


"Ya seharian penuh bersama Al." celetuk mahasiswi tadi yang mengusulkan idenya itu, dan masih banyak lagi celetuk-celetuk dari siswa-siswi lainnya,


" Setidaknya kalian harus menghormati kekasihnya, harus bertanya dulu bagaimana pendapatnya?" ucap Prita sambil menatap Yura yang sedari tadi hanya bergeming saja.


" Baiklah, kalau begitu sekarang kami mau tanya pendapatmu Yura, menurutmu bagaimana? jika Alrick di jadikan barang lelangan hari ini.?" tanya Pak Tio menatap Yura.


Membuat semuanya langsung menatap Yura bersamaan, tidak terkecuali Alrick yang juga melirik kekasihnya itu.


Kini mereka semua sedang menunggu jawaban dari Yura yang terlihat berpikir sambil melirik sejenak kepada Al.


Yang di lirik malah terlihat begitu santainya menatap Yura sambil tersenyum , seperti sudah tahu saja jawaban apa yang akan keluar dari mulut kekasihnya itu.


"Kalau begitu kita akan melelang Alrick seharian penuh." jawab Yura datar menatap Pak Tio tapi detik selanjutnya ia melirik Al dengan tersenyum geli.


"Baiklah anak-anak aku akan umumkan barang yang akan kita lelangkan di acara pelelangan perkumpulan seluruh Universitas adalah, seharian penuh bersama Alrick." seru Pak Tio langsung membuat suasana kelas kembali gaduh.


Membuat Al pun hanya bisa mendesah pasrah dengan keputusan itu, terlebih melihat wajah kekasihnya yang terlihat senang karena berhasil mengerjainya juga.


'Yes' semakin membuat semua mahasiswi bersorak gembira bahkan sampai terdengar sampai keluar kelas.


Kabar itu pun langsung menyebar di seluruh area kampus, membuat para mahasiswi bertambah menggila pada sosok Alrick sang penakluk wanita tersebut.


Tak hanya berwajah tampan saja tapi juga romantis kepada semua wanita, gayanya yang bad boy tapi humoris itu justru bisa menarik semua para wanita-wanita, Al bagaikan mempunyai magnet tersendiri.


Siapa yang tidak akan takhluk oleh pesonanya itu yang membuat kaum hawa meleleh seketika.


"Selanjutnya kita akan bahas unit yang akan kita tangani, serta wakil anggotanya." tambah Pak Tio pada semuanya.


...----------------...


"Yura ayo kita main permainan memasukkan bola itu ke dalam ring, tampaknya sangat seru?" ajak Prita yang memang mereka sudah berteman baik.


Tiba-tiba ada beberapa wanita yang mendekat dan bertanya pada keduanya.


" Maaf permisi numpang tanya apa kalian melihat Alrick dimana saat ini?" tanya salah satu dari mereka.


"Oh dia_ ucapan Yura terpotong oleh Prita.


"Dia tadi sedang di kantin, dan mungkin saja dia tengah beristirahat sekarang di ruang rehat pusat kegiatan." dusta Prita tanpa merasa bersalah.


"Sungguh? baiklah, terima kasih." mereka pun pergi dari hadapan Yura dan Prita.


" Dasar pembohong, jelas-jelas Al berada di lapangan basket dengan kawan-kawannya." keluh Yura sambil menggeleng- gelengkan kepalanya menatap Prita membuat keduanya pun tertawa kecil.


"Siapa yang menghiraukan mereka? banyak yang mencari Al kalau sedang acara begini. " seru Prita sambil memakan snack yang ia pegang di tangannya sedari tadi.


"Menurutku, barang pelelangan yang paling diminati hari ini adalah Alrick." ucap Yura sedikit ada rasa menyesal telah menyetujuinya permintaan dari teman-temannya tadi pagi.


Tapi demi membantu berjalannya acara penggalangan dana, merasa ada sedikit rasa bangga tersendiri.


"Tentu saja, siapa yang akan menolak ketampanan dari kekasihmu itu," sahut Prita membuat Yura menatapnya lain.


"Tapi tenang saja, aku tak akan merebutnya darimu, tidak akan pernah." lanjutnya, mereka pun akhirnya pergi ke tempat acara pelelangan.


...----------------...


"Hahaha, kau sedang apa Davin? sudah empat kali kau tidak bisa memasukkan bolanya, payah sekali." ujar Felix sambil tertawa mengejek yang melihat usaha Davin yang terus saja gagal memasukkan bola basket ke dalam ring.


"Kalau begini PS2-nya bisa melayang Dude." sahut Al juga menertawakan sahabatnya itu.


"Tadi kau memasukkan berapa bola? kau bicara begitu percaya dirinya, padahal hanya masuk satu bola saja." timpal Davin yang merasa kesal di ejek terus-terusan oleh mereka berdua.


"Kalau tahu begini aku akan memasukkan tiga bola, dan tidak memasukkan bola lagi, setidaknya masih bisa mendapatkan enam botol pepsi di tambah sebuah game." balas Felix sedikit kesal.


"Satu bola juga mendapatkan satu permen." sindir sang panitia membuat Al dan Davin cekikikan.


"Baiklah kita lihat! sekarang giliranku." Al berjalan ke dalam lapangan basket.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.tbc


Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷


Terima kasih yang sudah mampir baca. love u all..