
"serahkan mobil lo....!! atau kami bunuh lo sekarang juga...!! " perintah menggema Koko di kesunyian jalan ini..
Sofia menyanggah dagunya dengan tangannya memperhatikan bagaimana Nanda berkelahi. sebenarnya Sofia Ingin melihat aksi Nanda. tuan Kecil Mahadiningrat dikenal sebagai Raja senjata, maksudnya Raja Senjata Nanda sangat Ahli menembak.. berkelahi juga.. Sofia ingin melihat bagaimana Nanda berkelahi pasti sangat sexy..
Nanda menghela nafas mendengar ancaman yang sama sekali tidak ditakutinya bahkan terdengar lucu..
"dasar pecundang....!! bahkan cara merampok kalian seperti anak-anak..!! " cibir Nanda dengan wajah datarnya..
"Apa maksud Lo apa Hah...?? seperti anak-anak...?? hahahahaha.....!! " tawa menggema Imel merasa Lucu dan gemas kata-kata Nanda..
"diam Kau Mel....!! " bentak Koko..
"Kalian ini mau merampok atau mau buat pertunjukan sirkus..?? Aku mau cepat....!! menyingkirlah...!! " Ujar pedas Nanda lagi..
"Gue Suka cowok ini....!! biar gue yang ngatasi....!!" seru imel dengan senyum khasnya..
"serah Lo lah...!! " Sahut Koko merasa Geram dengan kata-kata Nanda..
Namun kalau wanita yang merayu mungkin bisa Karna Dia tidak perlu turun tangan menghabisinya..
Imel berjalan lenggak-lenggok mendekati Nanda walau matanya Silau, namun telapak tangannya di letakkan di matanya demi menutupi Matanya dari lampu Mobil mewah Nanda..
Nanda masih tak bergeming. Sofia melebarkan matanya melihat tubuh Wanita itu seperti menggoda Nanda..
"awas aja Kalau Nanda tergoda.... akan aku Potong masa depannya....!! " desis Sofia dengan tajam...
"Aku akan melayanimu Tuan... dengan syarat kamu baik sama aku....!! " kata mendesah Sexy Imel hendak memegang dada Nanda namun Nanda berpindah tempat dan menendang betis Imel hingga Imel tersungkur di depan Mobil Nanda..
"Aakhh....!! " Pekik Imel tak menyangka Dia akan di perlakukan seperti ini...
Koko melebarkan matanya.. ladahal dia sendiri juga tergoda melihat Jalan dan bentuk tubuh Imel, dia merasa Imel bisa merayu pemilik Mobil itu tapi malah terjadi hal tak terduga..
"Kau mau merampok atau menjual diri...?? " Cibir Nanda dengan dinginnya..
Sofia tertawa lepas di dalam Mobil Nanda, Mobil Nanda ada sistem kedap suaranya. jadi Tidak ada Yang mendengar tawa lepas Sofia..
imel mengepalkan tangannya..
"Aku sangat menginginkan mobil ini Tuan.. bisakah Tuan memberikannya ? Saya akan menyerahkan diri saya pada Tuan.. Saya akan melayani Tuan dengan baiknya..!! Sampai Puas....!! " desah Imel Masih berusaha merayu Nanda..
"Cih... Kalian membuang waktu ku saja...!! " gumam Nanda dengan dinginnya..
Koko yang tak bisa menahan diri lagi menyerang Nanda dengan pisaunya... Nanda bahkan tidak menggunakan tangannya saat berkelahi
hanya dengan menendang Pisau itu sudah kesakitan tangan Koko.. tendangan Nanda tidak main-main..
"Akan aku bunuh kau...!! " emosi Koko menggebu-gebu..
Nanda masih memasukkan tangannya ke dalam kantong celananya,Pertarungan ini tidak seimbang..
Percuma Nanda menyerang Koko.. tingkat beladiri Koko masih Jauh dibawahnya. jadi Tidak asik malah Nanda bosan menghindar dan menghindar terus..
"Lama....!! " Nanda pun menendang kaki Koko hingga Koko terduduk dan menendang dada Koko hingga terpental jauh dengan mengeluarkan seteguk darah..
"Udah main-mainnya...?? " tanya Nanda dengan santainya tak ada lelah karna habis berkelahi dengan Koko..
Imel melongoh Bodoh.. Dia Pun mengeluarkan senjata apinya di balik Pinggangnya.. namun Sofia yang melihat dengan cepat keluar dari Mobil Nanda dan menendang Bok*ngnya imel hingga Imel tersungkur dengan tidak mengenakkan, Imel tidak tau ada Orang lain didalam mobil Nanda. bahkan Imel tidak mendengar suara langkah kaki Sofia..
"Dia megang senjata api Nanda...!! " Ujar Sofia mendekati Imel dan mengambil senjata api milik Imel...
"hm... Kenapa kamu keluar sayang...?? aku bisa mengatasinya...!! " Nanda berkata dengan seriusnya..
Sofia mendengus saja menanggapi perkataan Nanda...
"Kalian Fikir mudah ber urusan dengan Tuan Kecil Mahadiningrat...?? akan aku jebloskan kalian ke penjara seumur hidup.. Kalian pasti banyak membunuh orang dengan cara merampok seperti ini...!!" Seru Nanda dengan dinginnya ke Imel dan Koko yang masih membelalak mendengar status Nanda..
"dan ber urusan dengan Queen Mafia Sabrina...!! biar aku yang bunuh mereka dengan melempar Tubuh mereka di lautan lepas biar dimakan hiu.. tubuh mereka akan dicabik-cabik oleh Hewan Laut Itu....!! " tak kalah kejamnya Sofia berkata..
Imel meneguk salivanya yang terasa kering begitu juga Koko malah pingsan tak kuat mendengar status Kedua Mangsa baru mereka kini..
"Am.. ampuni Kami Tuan... Nona... jebloskan saja kami ke penjara....!! saya hanya punya Pekerjaan ini.. Ibu saya sedang sakit... harus butuh uang operasi... Kalau bekerja Baik tidak akan mudah mendapatkan uang puluhan juta dalam 1 minggu... !!"
"Nona Sabrina.. Ampuni saya... Saya masih punya Ibu...
beri saya Waktu hanya untuk membayar operasi ibu saya setelah itu Saya rela dibunuh bahkan di lempar ke lautan lepas juga tidak masalah.. Tapi Ibu saya Butuh saya Nona.. saya Mohon Tuan... saya Mohon Nona.. Beri saya waktu....!! hiks... hiksss.....!! "
Isak Tangis Imel sesegukan.. Sofia dan Nanda saling pandang dan menghela nafas. mereka memang satu hati, lagian Sofia juga tau tangis wanita ini sungguhan bukan palsu..
Nanda mengambil Sebuah cek dari Dompetnya dan menjatuhkannya di Depan Imel..
"Itu 100 juta.. Ambillah.. Setelah itu jangan bekerja seperti ini lagi...!!" Ujar Nanda dengan datarnya..
"Ba.. bagaimana cara saya membalas kemurahan hati Tuanku...!!??? " Tanya Imel menangis Haru..
"Tidak perlu. hanya kerja yang halal dan jadilah anak yang baik untuk Ibumu...!! " jawab Nanda memasukkan Tangannya ke kantong celananya..
"Selagi kau masih punya ibu rawatlah ibumu.. apa yang akan terjadi padanya jika dia tau kau menggunakan Uang hasil rampok untuk pengobatannya...!! " Sambung Sofia dengan senyum mengejeknya..
Imel menangis sesegukan..
"Ayo sayang....!! kita lanjutkan perjalanan Kita...!! " Nanda mengulurkan tangannya dan Sofia menyambutnya..
"singkirkan Motor itu...!! " Perintah Nanda dengan tegas..
Imel segera bangkit dan berlari menahan sakit dibetisnya menepikan Motor Koko.. dan menarik Koko ke tepi demi Nanda biar bisa lewat...
Nanda menuntun Sofia memasuki Mobilnya
Barulah Nanda memutar haluan dan memasuki mobilnya.. Imel bahkan bersujud pada Nanda dan Sofia saat melewati nya.. Air matanya mengalir terus.. Imel memegang cek Nanda dengan baik..
ia takut Ceknya rusak dan Uangnya Tidak bisa di ambil..
"Kamu baik banget sih...?? " Gemas Sofia mengusap Kepala Nanda dengan senyum manisnya..
Nanda melirik Sofia sekilas dan menggenggam Tangan Sofia yang mengusap kepalanya
lalu mengecupinya dengan sayangnya..
"dunia ini kejam sayang... semua orang punya penderitaannya masing-masing... !!" tutur Lembut Nanda..
"Siapa yang mengajarimu jadi Pria hebat seperti tadi...?? " Tanya Sofia semangat..
"GranMa... Dan Mami, serta Kakak....!! Hem... Aunty Hayla, Aunty Ika dan banyak lagi.. mereka selalu mengomeliku dengan pembahasan yang sama setiap orangnya..!! ya begitulah...!! "
Sofia tersenyum manis,, "Aku tidak sabar dihari pernikahan kita... Aku mau melihat semua keluarga besarmu...!! "
"Kamu pasti akan bertemu dengan mereka semua...!! " Gemas Nanda mengusap kepala Sofia..
Sofia mengangguk-ngangguk semangat ia memang Suka sikap Nanda hasil didikan Keluarga Mahadiningrat. lasti mereka yang mendidik Nanda seperti ini sangat hebat... Sofia ingin menjadi bagian dari Keluarga Hebat itu...
.
.
.