Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
sangat Mengenal



"Aku ingin melihatnya...!! " Gumam Sofia Tiba-tiba..


sofia melihat Topeng Wajahnya dan keluar dari Kamarnya..


"Dek....?? " Panggil Roby..


"Nona...?? " Panggil Rivo dan anex bersamaan..


"Kak...?? " Panggil Amera juga..


Sofia melirik mereka semua..


"Aku merindukan seseorang...!! biarkan aku menyamar...!! " Jawab Sofia berlalu meninggalkan mereka semua yang sedang bengong..


"Kenapa Kak sofia menyamar...? padahal wajah Kak Sofia sangat cantik... jika aku punya wajah secantik itu.. aku akan jadi artis...!! " tanya Polos Amera..


Roby dan Rivo tersenyum canggung, anex menggaruk Kepalanya yang tak gatal..


"Karna terlalu Cantik Juga tidak seru Dek.. cepat besar ya. ..!! biar tau Alasan Kak Sofia tidak mau memperlihatkan wajahnya..! " Ujar Rivo mengusap Kepala Amera..


Sofia Menunggu Nanda di Gerbang masuk Perusahaannya hanya beberapa menit menunggu, Mobil Nanda sudah keluar...


Sofia mengikuti Mobil Nanda, ternyata Mobil Nanda masuk ke Apartemen Nanda malam ini Nanda Ingin di Apartemennya,, sejak Sofia bermalam di Apartemennya nanda jadi betah di Tempat itu...


"Kenapa dia Suka Tidur sendiri...? padahal dia punya keluarga...?? " gumam Sofia heran sendiri dengan tingkah Nanda yang mau tidur sendiri..


"merepotkan saja...!! " sofia segera bersembunyi saat ada Orang yang datang disekitarnya.


Indra penciuman Sofia sangat tajam. Semua Pria memiliki bau busuk nya yang khas tapi hanya Nanda lah yang memiliki Aroma Wangi ditubuhnya, mungkin itu yang membuat Sofia menyukai Nanda..


Saat Pintu Apartemen Nanda bunyi bel, Nanda menyumpah serapahin Orang yang menekan bel Apartemennya..


"Tuan....??? " Sapa Sofia..


"Siapa Kau...?? " tanya Nanda..


Sofia pun menatap mata Nanda, begitupun sebaliknya Nanda melihat jantungnya sendiri lalu beralih ke Sofia lagi...


Jantungnya hanya berdebar kencang saat bersama Sofia menatap Mata Sofia, Wajah Sofia mungkin berubah tapi mata Sofia tidak berubah...


"Sofia...?? " panggil Nanda memicingkan matanya melihat secara seksama Wajah Sofia yang berbeda..


Sofia malah melebarkan matanya bagaimana bisa Nanda mengenalinya..


"Sa.. Saya Bukan Sofia...!! " elak Sofia..


Nanda tersenyum kecil dan menarik lembut tangan Sofia masuk ke Apartemennya..


"Aku tidak akan bertanya...!! " Ujar Nanda mengusap Pipi Sofia dengan lembut..


"Aku akan buatkan kau Minuman...!! " Nanda menarik tangan Sofia dan menuntun Sofia ke dapurnya. .


Sedangkan Sofia masih bengong bahkan Kakaknya sendiri pun tidak akan mengenalinya, Jika Sofia tidak memperkenalkan diri...


"Aku Bukan Sofia Tuan....!! " sofia masih bersikeras tidak mau memberi tau dirinya..


"Kau mau Minum apa Sofia...?? " tanya Nanda lagi..


"Jus Blueberry... ...Eh... saya bukan Sofia Tuan..! " Jawab Sofia lalu ingat panggilan Nanda tadi..


"Bagaimana dia tau kalau aku Sofia...??" batin Sofia kebingungan...


Nanda tersenyum miring..


"hanya Sofia yqng bisa membuat Jantungku berdebar kencang hanya dengan bersitatap mata.. kau tidak akan bisa membodohiku Sofia...!! " batin Nanda dengan seriusnya mencuci buah segar nya..


Nanda masih diam karna serius membuat Jus Untuk Sofia. Sedangkan sofia hanya sesekali mencuri pandang pada Nanda, ia masih penasaran kenapa Nanda bisa mengenalinya..


"Apa wajahmu tidak berkeringat...?? " ledek Nanda..


Sofia menggeleng kepalanya,, "Saya tidak mengerti maksud Tuan...!! "


Nanda membawa Gelas Jus Sofia dengan Perlahan mendekati Sofia. Sofia yang melangkah mundur..


Dengan beraninya Sofia menatap mata Nanda...


"Mata Ini hanya milik Sofia... kau tidak akan bisa membohongiku Sofia...!! " Nanda mengetuk Mata Sofia yang terpejam sebelah..


"masih tidak mau mengaku....?? " seringai Nanda..


"Saya memang bukan Sofia.. jadi buat apa saya mengaku orang lain...!! " Tantang Sofia dengan seriusnya..


Nanda menyeringai dan mengecup Kening Sofia dengan lembut..


"Hukumanmu...!!! " Kedipan mata Nanda mengetuk gemas Kening Sofia..


mata Sofia membola benar-benar besar, tidak menyangka akan kepergok oleh Nanda ingin mengerjai Nanda dengan penyamarannya. kenapa dirinya yang dikerjai...?


"Ka... uuu....!! " Tuding Sofia dengan kesal..


Sofia mengejar Nanda yang segera berlari..


"Berani nya Kau...!! " Bentak Sofia..


"Kau mencuri ciuman pertamaku...!! " Tuding Sofia lagi tak menyerah mengejar Nanda..


"Itu juga pertama kalinya bibirku menyentuh Kulit lawan jenis...!! " Sahut Nanda tak kalah kesal..


Sofia terdiam...


"Apa kau tidak kepanasan...?? " Ejek Nanda Lagi..


Sofia melepas Topengnya dan membuangnya kesembarang arah..


Nanda tergelak melihat wajah masam Sofia..


"Katakan padaku...?? kenapa kau bisa mengenaliku.? " Tanya Sofia sambil berkacak pinggang..


"Minumlah dulu...!! " nanda mengambil lagi gelas berisi Jus Untuk Sofia..


Sofia meneguknya sampai tandas..


"lihatlah.. wajahmu penuh keringat... Kalau tiba-tiba muncul jerawat bagaimana..?? " Nanda dengan santainya menunjuk pipi Sofia yang masih basah dengan keringat..


Sofia menepis tangan Nanda dan mendumel kesal masuk keKamar tamu, kamar Sofia menginap tadi malam..


bahkan Sofia bisa melupakan Kekesalannya karna bertemu dengan Fio beserta bawahannya sedangkan Nanda tersenyum puas tadi dia memang sempat ragu mau nginap di Apartemen ini lagi, Sekarang Nanda tidak menyesalinya..


Nanda melihat HPnya ada panggilan masuk. Nomor asing...


"Halo... Tuan....??? "


"Siapa...?? " Tanya Nanda


"tuan... Ini Saya ... Clarissa.. bisakah tuan datang ke Hotel MX.. Saya menunggu Kehadiran Tuan...!! "


Nanda masih tenang, tak terlihat ada gairah dimatanya. Nanda tau artinya Jika sudah bawa nama Hotel.. bukankah wanita itu secara cuma-cuma menyerahkan tubuhnya..


Sofia mendengar Itu, mata Sofia membelalak tak percaya...


"Dia memang tidak Normal...?? " batin Sofia..


Sofia meraba Keningnya..


"Dia tidak normal dan aku tidak waras.. kenapa aku suka pada Pria Tidak Normal..?? dasar Tidak waras...!!! " batin Sofia merutuki diri..


"Aku sedang bersama Kekasihku...!! " Perkataan Nanda membuat Clarissa makin Terbakar..


"Tuan... Anda dimana...?? "


"di Apartemen ku lah....!! " setelah mengatakan Itu Nanda mematikan Panggilannya secara sepihak..


"Aku tau kau mendengarku Sofia...!! "


Sofia menggaruk Kepalanya yang tak gatal,, "apa dia punya kekuatan supranatural..?? Dia bisa mengenaliku, dan tau Aku mendengarnya.. !!"


"Aku tau kau ada masalah....!! tidurlah disini...!! " Nanda menepuk paha nya...


"aku akan jadi teman untukmu saat ini...! kau pasti butuh teman....!! "


Sofia tidak mengerti kenapa Nanda sangat mengenalnya...


Nanda berdiri berjalan mendekati Sofia. Sofia menatap pegangan lembut Nanda, entah mengapa Sofia merasa hanya ada kelembutan dalam diri Nanda..


"Tidurlah... aku tau kau tidak bisa tidur....!! " Nanda mengusap lembut Puncak kepala Sofia..


Sofia mengerjabkan matanya...


"pejamkan mata Mu...!! " Pinta Nanda..


"Hah...?? " sofia bukannya memejamkan matanya malah makin melebar kaget mata nya itu.. Nanda tertawa gemas melihat raut wajah Sofia...


"tidak akan terjadi apa-apa.! Percayalah padaku....!! " Bujuk lembut Nanda..


lama kelamaan Sofia bisa terlelap tanpa memikirkan hal yang mengganggu pikirannya Seolah Nanda mengambil semua pikiran berat Sofia..


"Aku mengenalmu Karna Aku mencintaimu Sofia... Aku Tidak akan memaksamu membuka hati.. tapi Aku tau Kau sudah tertarik padaku.. mencariku disaat Kau butuh....!! Itu perubahan besar bagiku sayang...!! " Batin nanda tersenyum lembut menatap Wajah tenang Sofia yang terlelap..


Bel nya Pun bunyi, Nanda tidak peduli.. Kening Sofia berkedut.. Seolah merasa terganggu dengan suara itu...


Nanda mengusap lembut Kening Sofia..


lama kelamaan Bel Itu tidak lagi berbunyi, mungkin sudah di usir oleh Penjaga Apartemen ini yang sedang bertugas malam ini.


tidak pernah Sofia Seperti ini sebelumnya. langsung tenang tidur dipangkuan Nanda, bagaimanapun Sofia yang dingin memang butuh kehangatan hati dan kelembutan orang lain..


😊😊😊


...


..


..