Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Pernikahan Roby dan Imel



Hari terus berlalu... sudah berminggu-minggu... Nanda selalu memanjakan Sofia.. masa Morning Sickness nya sudah selesai..


Usia Kandungan Sofia yang sudah berumur 7 Bulan. malam Ini mereka harus hadir di acara Pernikahan Robby Dan Imel...


Kakak Kandungnya sudah berhasil mendapatkan hati pujaannya dan melamarnya 2 minggu yang lalu...


"sayangku Sexy Sekali.....!! " Puji Nanda Gemas melihat perut buncit Sofia yang memakai Gaun Pesanannya..


wajah Sofia memberengut manyun hingga Nanda tertawa lepas melihat Wajah Cantik Istrinya yang sedang kesal itu...


"bilang aja Aku gendut.. Iya kan...?? Sexy dari mana....??? " Kesal Sofia..


"nggak Gendut Sayang... Sexy... So.. so.. so.. Sexy... !!" Gemas Nanda meraba Tubuh Sofia yang Indah tapi Perutnya yang buncit begitu Sexy dimata Nanda..


"Jangan pegang-pegang... Aku Marah.....!! " Ketus Sofia..


Nanda tergelak.. "Yakin Sayang.....??? "


"Yakin lah... masa Engg.... hhmm......!!!! " Sofia mengerang saat Nanda menggigit telinganya..


"Sakit By...!! " bentak Kesal Sofia mengusap-ngusap Daun telinganya..


Nanda tertawa melihat nya, Sungguh makin Hari dirinya semakin menyayangi Sofia apalagi Telur puyuhnya sudah berbentuk Bayi..


"Ayo Kita berangkat....!! " Ajak Nanda mengecup Sayang Kening Sofia..


"gendong.....!!" Rengek Sofia..


Nanda tertawa melihatnya, Sofia memang begitu dimanja oleh Nanda hingga Sikap dingin dan Kaku Sofia hilang begitu saja musnah ditelan bumi.. mungkin suatu saat bisa bangkit lagi tapi tidak saat bersama Nanda..


Nanda memanyunkan Bibirnya..


"Aku pakai Lipstik.. nanti aja di Rumah ya.....!! Kita Ah.. Ah.. Ah... lagi....!! " Senyum manis Sofia membuat Nanda bahagia..


Sofia benar-benar cantik saat tertawa.. apalagi Mia dan Kania sangat merawat Istrinya Itu ke salon..


"Baiklah Sayang... kamu yang mimpin Ya....!!! " seringai Mesum Nanda..


Sofia manggut-manggut... "Aku ingin mendengar suara ******* Sexy mu..! "


Nanda dengan sigap menggendong Sofia dan menciumi Kening Sofia Berkali-kali...


"Iih... bedak aku luntur nanti...masa Iya di kening aja yang hilang....!! " gerutu Sofia menutup Bibir Nanda jangan menciumi Wajahnya yang sudah cantik...


Nanda tertawa perlahan Nanda membuka Pintu Apartemennya mereka Kini tinggal di Apartemen...


alasannya lebih dekat dengan Rumah sakit jadi Kalau Sofia ada keluhan bisa langsung ke Rumah sakit terdekatnya..


"udah turunin Aku.....!" Pinta Sofia..


Nanda Pun menuruni Sofia saat didepan Lift..


"Ayo masuk Sayang....!! "


Nanda tentu menggenggam jemari Istri kesayangannya Itu menjaganya dengan Posesif supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan...


Sudah hal biasa bagi Orang-orang yang melihat Nanda dan Sofia di Apartemen Ini, mereka hanya berdecak Kagum dan iri melihat betapa Nanda sangat mengasihi Wanita yang sangat Cantik Itu...


.


.


.


di Hotel Perayaan Pesta Robby dan Imel sudah banyak tamu Undangan...


Kania dan Gio menyambut tamu Undangan sekaligus berbincang masalah usaha yang dikembangkan Gio..


Mia menemani sang Suami yang berbincang dengan Para Investor Asing ..


Teman-teman mereka sudah pulang jadi Kania dan Mia Hanya Bisa mengekori Suaminya saja...


"Iii... Ituuu.... tuan Kecil Mahadiningrat....!! "


"Waah... Istrinya Cantik Sekali. "


"Aku malah fokus ke perutnya.. bagaimana rasanya bercint* dengan Pria Seperti tuan Nanda Ya....!! "


"Jangan Berpikir seperti itu...kau tau istrinya sangat galak."


"Iya aku tau... kan aku cuma bilang.."


Gosip tamu undangan...


Sofia tersenyum kecil saat Para Wartawan memotret nya bersama Suaminya, Nanda mengusap Perut Buncit Sofia sangat manis dan Romantis Itulah Pujian yang terlontar dari semua Orang melihat Kedua pasangan Itu..


"Hai... Kakak Ipar....!! " sapa Sofia tersenyum manis..


Imel tersenyum malu sampai sekarang Imel tak berani menatap mata Nanda, Pria yang sudah menyelamatkan Ibunya, Kini Ibu nya sudah sehat dan berbincang dengan Anex serta Rivo sedangkan Amera sibuk makan disamping Ibunya..


"ini hadiah mu Kak....!! " Senyum tulus Sofia..


"Terimakasih banyak Sofia....!! " Ucap Imel dengan senyum tulusnya juga..


Sofia mengangguk...


"Ini Calon Keponakan Kakak jangan bandel ya... Mommy nya jangan di buat kesusahan...!!" gemas Robby mengusap Perut Sofia..


"selamat ya bang....!! Aku Udah transfer uang buat kalian Bulan Madu...!! " Ucap tulus Nanda..


"Isssh.. Aku juga punya uang buat bulan madu... Itu uangnya buat masa depan aja. siapa tau beberapa minggu lagi Imel juga seperti Sofia...!! " dengan bangganya Robby mengelus perut datar Imel..


Imel yang malu Robby begitu lembut padanya..


bola mata Nanda berotasi saja mendengar Perkataan Robby...


"bagaimana hubungan Rivo dengan Kak Tika..?? " tanya Sofia Serius...


"pacaran mereka....!! cuma Tika belum mau Nikah.. rintangan Rivo hanya Papa nya Tika.. Hahaha....!! " Jawab Robby menertawai temannya itu...


"habislah Pria Itu.. Paman Vano Pasti mengujinya....!! " Gumam-gumam Nanda..


"emangnya Paman Vano sangat galak ya. ?" tanya Sofia pada suaminya..


"Hem... sangat galak.. apalagi Ini menyangkut Hidup Putri Kesayangannya... !!" Jawab Nanda mengusap Kepala Sofia dengan sayangnya..


"Sudah... Kalian pergilah... banyak yang Antri...!! " usir Robby cemburu melihat Kemesraan adiknya Itu..


Imel melebarkan matanya, Robby beraninya mengusir Pria seperti Nanda namun Respon Nanda malah membuatnya makin membelalakkan matanya dengan sempurna..


"bilang aja abang Iri Nanda dan Sofia jadi bintangnya disini. iya kan...?? Wekkk....!! " dengan Kekanak-kanakannya Nanda menjulurkan lidahnya pada Robby..


hingga Robby menatap tajam Nanda, ia dan Nanda emang sudah dekat apalagi kalau Nanda datang ke Perusahaannya, Aksi Kejar-kejaran akan terjadi. Nanda mengejeknya lumpuh hanya bisa berjalan sekarang tidak bisa berlari betapa menyebalkannya Nanda bagi Robby..


Sofia terkekeh geli melihat mata Imel hampir meloncat dari tempatnya..


"Mereka emang kayak gitu Kakak Ipar....!! mana Ibu Kakak...?? " Bisik Sofia..


"Itu... bersama Anex dan Rivo....!! '" tunjuk Imel tersenyum malu karna sempat terkejut dengan Perkelahian bak anak kecil Nanda dan Roby Itu..


"Ayo By....!! " Ajak Sofia menarik lengan Nanda..


Roby meninju angin dan menendang angin begitu juga Nanda hanya menjulurkan lidahnya begitu menggemaskan tingkah Nanda dan Roby itu...


"Kenapa Kamu selalu membuatnya Kesal...?? " tanya Sofia terkekeh Lucu..


"Aku tidak punya Saudara Laki-laki.. jadi Imbasnya Ke Abangmu...!! " Jawab Nanda mengecup Sayang Puncak Kepala Sofia..


Sofia tertawa membenarkan..


"Sayang....!! " panggil Mia..


Sofia beralih dan tersenyum menyambut Pelukan Mia dan Kania juga memeluk Sofia sebisanya..


"Perutmu sudah membesar Sayang...!! " seru Kania mengusap Perut Sofia..


Sofia tersenyum manis..


"Mami....!! " Cengir Nanda mengecup kening Mia dan Kania..


"Kalian mau Kemana...?? " tanya Mia..


"Tempat Ibu nya Kak Imel...!! " Jawab Sofia Cepat..


"Ayo Kita Temui....!! " Ajak Kania..


Mereka pun berjalan ber iringan ke arah Ibu nya Imel, sedangkan Nanda dibelakang tersenyum melihat tawa Sofia..


Sofia tak pernah begini, ia merasa hidup normal bersama Nanda tak ada musuh yang mendekatinya kalaupun ada Nanda lah yang melindunginya bukan karna lemah tapi memang tugas Nanda yang harus melindungi pujaan hatinya.


"Nona...?? " Sapa Anex kaget dan makin Jantungan melihat Kania dan Mia..


Siapa yang tak kenal Orang ternama seperti mereka..


hanya sebentar saja Anex sudah akrab dengan Kania dan Mia, Sofia berbincang dengan Ibu Imel dan Amera..


.


.