
"Kamu bisa nyetir mobil sayang...?? " Tanya Nanda menyibakkan rambut Sofia dibalik daun telinga Nya..
Sofia mengangguk, Artinya bisa..
"emang kenapa...?? " tanya Sofia
"Motormu apa benar Kamu tidak mau aku ganti..? " tanya Nanda lagi dengan hati-hati takut Sofia tersinggung..
Sofia tersenyum, Dia tidak tersinggung..
"Aku Tidak mau...!! Aku bisa beli kalau mau.. " Jawab Sofia serius..
"Baiklah... Aku tidak akan maksa.. Ayo bayar hutang mu...!! " Alih Nanda menunjuk Keningnya sendiri..
Sofia jadi gelagapan..
"Kamu mau ingkar Janji sayang...?? " tanya Nanda menyeringai.
"Bukan... Isssh.... Iya.. iya...!! " Rengut Sofia mendekatkan dirinya pada Nanda..
Nanda menatap lembut Pujaan Hatinya Itu..
"tunduklah...!! " Perintah tegas Sofia..
Nanda tersenyum dan menunduk sesuai permintaan Sofia.. Sofia mengecup Cepat Kening Nanda.. lalu bersikap seolah tak terjadi apa-apa..
"tidak berasa sayang...!! " senyum Usil Nanda..
"Apa...?? Udah jelas bibirku tadi nempel dikeningmu... masa iya nggak berasa...!! " Pekik Sofia tak terima..
Nanda tergelak,menarik tengkuk Sofia lebih dekat padanya Nanda mempraktekkan Cara nya mencium kening Sofia yang lama..
"Begitu cara nya sayang... Ulangi Coba...!! " Nanda mengajari Sofia dengan senyum manisnya..
"nggak mau... Aku pulang aja...!! " Sofia mendorong dada bidang Nanda dengan pipi memerahnya..
Nanda tertawa lepas,,,
Sofia mendengus sebal dan mengambil Sandwich yang Nanda beli untuk orang dirumahnya, Namun saat di pintu Sofia berbalik dan kembali lagi ke nanda
Sofia berdiri didepan Nanda..
"Aku pinjam Mobilmu Boleh...?? " tanya Sofia menengadahkan tangannya..
Nanda masih tertawa menarik tangan Sofia ke Arah Jas Kerjanya tergantung..
"Bawa lah... !!" Nanda memberikan Kunci Mobilnya Pada Sofia..
"Akan aku jual mobilmu kalau Kamu masih menertawaiku Nanda. .. .!!" ancam Sofia..
Nanda bahkan tak marah, masih asik dengan tawanya..
"isssh... Senang banget sih ngerjain aku..!! Awas Kamu Nanda...!! Aku Jual mobilmu...!! " Kesal Sofia menghentak-hentakkan Kakinya pergi dari Nanda..
entah dari mana tingkah imut Sofia muncul, Nanda tentu tertawa melihatnya. tingkah Sofia yang baru pertama kali dia lihat..
Saat di pintu Sofia menoleh tajam kearah Kekasihnya yang masih tertawa itu..
"Hati-hati dijalan Sayang...!! " lambai Nanda mengedipkan matanya dengan suara Sexy nya yang menggoda..
bersemu merah lagi Pipi Sofia, gelak tawa Nanda kembali menggelegar..
"Kenapa dia selalu menertawakanku...?? " Sungut Sofia mengambil maskernya dan memakaikannya di telinganya..
namun tak sengaja tangannya menyentuh Pipinya..
"Astagah.. Kenapa pipiku panas...?? " Pekik Sofia
"Itulah yang aku tertawakan sayang.. Pipimu merah bagai Tomat...!! " Ejek Nanda mendramalisir lalu memegang perutnya karna kembali tertawa..
Sofia memasang maskernya, Sungguh memalukan. kenapa juga Pipinya bisa panas.. masih menatap tajam Nanda sambil memasang Topinya..
Sofia yang mode kesal tingkat dewa pergi dari Nanda dengan Wajah Cantik dibalik masker nya Begitu masam, beruntung tak ada yang lihat Pipi memerahnya selain Nanda..
Sepanjang perjalanan Sofia di Beri Hormat layaknya Ratu saja tapi sofia sedang kesal..
"Bisa-bisa nya dia mengerjaiku.. Aku tidak pernah dikerjai sebelumnya.. Apa dia Pikir aku Bayi Kecilnya..!! Aku cuma pacarnya. untung wajahnya Ganteng banget.. Kalau jelek udah aku tinju itu wajahnya..!! " Omel Sofia tak sadar Karyawan Mahadiningrat menahan tawa mendengar omelan Sofia..
Sepeninggal Sofia Karyawan Mahadiningrat bergosip...
"Nona Sofia sedang kesal. "
"Pasti karna Tuan Nanda. "
"di Goda habis-habisan Kali...!! Jadi gemes deh.. gimana ya wajah Tuan Nanda yang sangat tampan Itu menggoda Nona Sofia..??
"pasti tampan Banget lah. "
"Mereka sangat manis... !!"
"Tuan Nanda begitu Perhatian Pada Nona Sofia."
"Sangat beruntung. "
"Mimpi kalii....!! " Ejek Semua Rekan-rekan Kerjanya kompak pada salah satu temannya yang merengek ingin Di posisi Sofia..
Sofia masih menggerutu sampai masuk ke Mobil Nanda, Saat memasang seatbelt (sabuk pengaman)
Sofia baru sadar apa yang dia lakukan..
"Heii.. Aku pinjam Mobil Nanda... Astagah.. Ini kan Mobil mewah.. Terus dia pulang pakai apa...?? " Sofia memijit kepalanya sendiri..
Sofia pun menelfon Nanda, Alhasil Sofia tetap bawa Mobil Nanda dengan syarat nanti malam Sofia antar ke Rumah Nanda, jam berapa pun. bahkan Sofia diberi tau sandi Apartemen Nanda..
"Kenapa dia sangat percaya padaku...?? " Senyum Sofia menggeleng kepalanya melihat Gedung tertinggi Mahadiningrat..
Sofia Pun membawa Mobil Nanda,,,
mobil Nanda benar-benar enak dibawa kencang, Hingga Sofia tidak sadar sudah sampai di Gerbang Perumahannya..
Saat Sofia Tiba diparkiran Mobil , Pas Sekali Mobil Rivo tiba di samping nya..
Sofia keluar dari Mobil Nanda..
"Dek...?? Kenapa Kamu bawa Mobil Tuan Nanda...?? Apa dia memberikannya padamu...?? " Tanya Roby menatap takjub Mobil Nanda yang sangat berkilau.
"Aku pinjam Mobilnya...!! " Jawab Sofia dengan datar lalu menyodorkan Plastik berisi Sandwich nya Pada Rivo yang masih bengong..
"Waah.. dikasih Pinjam dek.. Sepertinya Kalau Kamu minta Mobil ini bakal dikasih dek...!! " Tebak Roby dengan Percaya dirinya..
Sofia memutar bola matanya malas..
"Kalau kakak mau minta aja sama Paman Romi.. Pasti dikasih..!! " Jawab Sofia menarik tangan Roby pergi dari tempat parkiran mereka kini..
"Ayo masuk.. Ada yang mau aku bicarakan...!! " Sofia berbicara serius pada Anex dan Rivo..
Anex dan Rivo menurut dan Roby masih menoleh Ke arah Mobil Nanda yang dibawa sang adik nya..
"Benarkah dek.. ?? paman Romi bakal percaya Kakak...?? " tanya Roby dengan seriusnya..
"Pertanyaan Bodoh.. !!" Geram Sofia..
Rivo dan Anex menahan tawa. Roby melirik tajam kedua Rekan nya itu..
hanya dengan menunjukkan sidik jari saja lalu mereka bisa masuk ke Lift Privat. mereka bisa meretas bagian pengeditan Lift pribadi, jadi bisa mengedit Sidik jari baru untuk mereka supaya bisa masuk kapan saja...
"Kalian apa kan Olivia...?? " tanya Sofia serius..
mereka bertiga berdehem sambil beralih pandang melihat arah lain, Sofia melihat kelakuan Ketiga Pria Dewasa itu hanya menghela nafas..
"Katakan saja...!! " Seru Sofia..
"Kami... Itu.. Hanya melemparnya ke Pulau terpencil di Negara K.. Jadi tidak akan bisa kembali kenegara ini...!! " Roby menjawab Mewakili rekannya...
Sofia memijit Pelipisnya.
"Itu sudah ide Bagus Nona.. Kami Juga Tidak bisa membunuhnya kan... karna dia perempuan...!! jadi lebih baik disingkirkan saja.. tidak akan jadi Benalu lagi untuk kedepannya..!! " timpal Rivo juga..
"Iya Nona.. Tidak akan bisa melarikan diri lagi.. Karna Hanya Tuan Rivo yang punya Helikopter di Negara Itu.. !!" sahut Anex juga
"Tuan...?? " Ulang Sofia..
"yaa... sejak dia tau Rivo anak Orang Kaya... dia jadi memanggil Rivo dengan sebutan Tuan..!! " Jelas Roby mengacak Rambut Anex...
"Aku sudah bilang kan.. Jangan ada batasan diantara Kita...!! " Tegas Rivo...
"Baik Tu.. Eh.. hmm.. Rivo...!! " Jawab Anex gagap..
Anex juga baru tau, Roby dan Sofia adalah keturunan Asli Keluarga RaEstate. Pemilik Perusahaan ternama Kingdom Estate. begitu Juga Rivo.. Rivo juga anak Konglomerat Punya Pulau Sendiri di Negara K, tapi mereka mau hidup Susah bertiga . Anex benar-benar diberkahi para dewa..
"Kami tidak ada apa-apa nya dibanding kekuasaan Keluarga Tuan Nanda Mahadiningrat.. jadi jangan dibahas...!! " Perintah Rivo dengan seriusnya. .
"Sudahlah... kenapa jadi ribut tentang kekayaan sih... ??" Sofia menengahi jadinya..
Ketiga Pria tampan itu terdiam saat Sofia berbicara..
"Ok.. masalah Olivia sudah selesai.. malam ini aku yang akan balas Clarissa...!! " Senyum miring Sofia..
Anex tetap saja merinding melihat senyum Sofia, Roby dan Rivo hanya bersikap tenang karna sudah biasa melihat adik kecil mereka seperti itu...
😊😊😊
..
..
.
.