Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
keseharian di Apartemen Nanda



"Apa perlu aku Lipatkan...?? " tanya Nanda serius..


"Apa nya...?? " tanya Sofia kesal..


"Baju itu...!! " tunjuk Nanda tak merasa bersalah sudah membelikan Sofia dress..


"Aku tidak mau pakai ini...!! " tolak Sofia mendorong kesal Koper nya..


"Hanya untuk disini saja Sayang kamu bisa pakai Dress.. Kalau keluar Jangan dipakai.. bisa bahaya...!! " bujuk Nanda mengusap Kepala Sofia dengan sayangnya..


"Tapi Kenapa harus dress.. ?? Aku nggak suka...!! lagian aku nggak pernah pakai... !!" Sofia masih tak terima Baju yang dibelikan Nanda untuknya..


Nanda menghela nafas panjang dengan sabar Nanda membawa koper itu dan memasukkan semua baju sofia ke dalam lemari Kamar tamu itu..


"Aku nggak mau pakai itu... Kau tau baju itu bahaya kalau aku pakai... Kenapa dibelikan juga...? Kau sendiri yang Bilang Kalau Tuan Kecil Mahadiningrat Pria Normal.. Aku harus menjaga diri lah...!! " Tolak Sofia malah menuduh Nanda akan berbuat macam-macam..


Nanda melirik Sekilas Sofia..


"Aku bersumpah atas Nama Mami dan Keluargaku.. Aku tidak akan melewati batas..! sebelum Kita menikah...! " Ucap Nanda dengan seriusnya..


Pipi Sofia bersemu merah dengar kata menikah.. apalagi Saat Nanda bersumpah tadi. Sungguh sexy,, Cool dan sangat keren..


"Kenapa harus bawa Mamimu sih..?? Aku kan hanya ....hm.. bergurau..!! " Cicit Sofia..


"Aku sangat menghormati Mamiku Sayang.. Aku sangat mencintainya.. bagi Kami Keluarga Mahadiningrat Perempuan sangat di hormati... Perempuan adalah makhluk Ciptaan Tuhan yang sangat luar biasa.. bisa memberikan Keturunan Baru Mahadiningrat.. Kamu tidak tau bagaimana besarnya rasa Hormat Kami pada Perempuan...!! "


"Jadi percayalah... Aku tidak akan melewati batas... !"


Sofia benar-benar kagum akan kata-kata Nanda tadi..


"Itu sebabnya Keluarga Mahadiningrat kalangan Pria nya tidak pernah kenak skandal Wanita Penggoda.. ternyata sangat menghormati wanita..!! " batin Sofia tersenyum tipis melihat Nanda sangat serius menyangkutkan Dress nya di lemari..


"bersihkan tubuhmu... Aku akan masak untuk makan siang Kita...!! " Setelah mengatakan Itu Nanda keluar dari Kamar Sofia..


Sofia tersenyum manis hingga Wajahnya berseri-seri.. apapun yang Nanda lakukan dan Katakan selalu mendebarkan Jantungnya dirinya suka sekali Karakter Nanda...


"Ok.. Aku harus mandi...!! Dia sangat wangi aku tidak...!! " Gerutu Sofia berjalan cepat masuk ke Kamar mandi.


Dia merasa tubuhnya begitu Lengket penuh keringat...


saat di Kamar mandi, Sofia mengelap Kaca Wastafel kamar mandi nya kini..


"Aku baru tau ada Keluarga terhormat yang sangat menghargai kehormatan Wanita..!! " Gumam Sofia pelan tersenyum manis menatap dirinya dipantulan cermin..


"Ananda...!! " Bisik Sofia lalu tertawa Cekikikan sendiri..


Sofia memakai Dress lengan Tangan, Karna Sofia memiliki tubuh yang proposional kaki jenjang nya sangat indah memakai Baju itu..



"Sudah siap...?? " tanya Nanda tanpa menoleh ke belakang..


"Sudah....!! " Jawab Sofia canggung melihat penampilannya kini..


Sofia tidak pernah memakai Rok, sungguh terasa tidak nyaman Saat Sofia memakai Dress untuk kedua kalinya sebelumnya panjang dan lagi Gaun... Sekarang dress pendek.. hingga paha Sofia terlihat saat duduk...


"Apa tidak nyaman...?? " tanya Nanda tersenyum lembut melihat ketidaknyamannya Sofia..


"Kau bisa tersenyum...?? Aku benar tidak suka ini..!! " Kesal Sofia menunjuk model baju nya yang berenda di bagian Bahu nya..


"Ini.. Model terbaru sayang...! '" Gemas Nanda mengambil tali yang menjuntai di Baju Sofia..


"Model Sayap gini Kok terbaru sih..?? " tanya Kesal Sofia tak terima model Seperti itu..


Nanda terkekeh. Sofia beralih ke Nanda, dia baru sadar Nanda sudah di depannya malah mengikat tali Dressnya di pinggang Rampingnya kini.


"Begini cara nya harus diikat kedepan...!! " Nanda mengajari Sofia..


Sofia mengendus Aroma tubuh Nanda. sekarang tanpa sadar menempelkan hidungnya di bahu Nanda..


Nanda mengernyit Bingung dengan apa yang sofia lakukan hanya merangkul Pinggang Sofia dan memeluknya dengan mesra..


"minta dipeluk....?? " Goda Nanda mengusap lembut surai Rambut Panjang Sofia..


"bu.. bukan.. Itu.. Hem... aku...hanya.. It.. hmm...!! " gagap Sofia tak tau mau berkata apa..


sungguh Sofia tidak berniat memeluk Nanda. Nanda tertawa Gemas...


"tidak apa sayang... anggap saja aku yang ingin memelukmu...!! " Ujar Nanda memeluk lebih erat tubuh Sofia menghirup dalam-dalam aroma Bunga Lavender di tubuh Sofia..


Sofia Jadi malu tangannya masih mengudara tapi Separuh wajah Sofia bersembunyi di bahu Nanda...


"Ya ampun.. Wangi Cendana nya makin Pekat... Hmmm.. Aku sangat suka...!! " batin Sofia kegirangan bisa menghirup aroma tubuh Nanda lebih dekat...


Perlahan tangan Sofia melingkar di Pinggang Nanda. Walau gemetar tapi Seperti ada dorongan tersendiri bagi Sofia untuk membalas Pelukan Nanda..


Sofia diam saja perlahan Nanda melepas Pelukannya dan mengusap lembut Pipi Sofia..


"Apa tubuhmu sudah baikan...?? " tanya Nanda meletakkan Punggung tangannya di dahi Sofia..


memastikan lagi kalau Kekasihnya itu tidak lagi demam..


Sofia menatap serius saja Nanda yang sangat perhatian padanya. benar-benar mengingatkan Kisah Cinta Papa dan Mamanya, dalam ingatan Sofia.. mereka keluarga Bahagia..


"Apa kepalamu sakit...?? " tanya Nanda lagi..


Sofia menggeleng kepalanya tubuhnya sudah segar kembali..


"nungkin karna Obat yang kamu berikan padaku...!!" jawab Sofia memegang keningnya juga...


Nanda pun lega mendengarnya..


"Kamu cantik sekali sayang...!! " puji Nanda menyibakkan rambut Sofia dibalik daun telinganya..


Sofia hanya bisa tersenyum malu hingga Nanda mencubit Pelan Pipi Sofia yang malu. lesung pipi Nanda terlihat jelas. gemas akan tingkah malu Sofia..


 


"Kamu tidak bekerja...?? " tanya Sofia serius walau masih sedikit canggung mengucapkan Aku kamu....


"Aku libur kalau hari Minggu...!! " jawab Nanda melirik Sofia sesekali..


Sofia seperti sudah mulai nyaman dengan bajunya Kini..


 


Sore harinya Sofia sudah sehat total..


"Pulanglah.. Kakakmu pasti khawatir...!! " Usir Halus Nanda mengusap Kepala Sofia...


"tapi Tontonan Kita belum selesai...!! " tolak Sofia belum mau pulang..


bersama Nanda membuat Sofia lupa akan masalahnya, Nanda sangat tau cara menyenangkan hatinya hanya dengan cara sederhana saja


sofia sudah terpincut dan betah disisi Nanda..


"Kita bisa lanjutin besok Sayang.. atau lain Kali... Ini sudah film yang ketiga... apa mata mu tidak pedih nonton Layar TV muluk..?? " bujuk Nanda menekan lembut Alis Sofia..


Sofia mengerjabkan matanya...


"enggak pedih kok..!! " Jawab Sofia ..


"tapi mata kamu sudah merah sayang...!! " Nanda mengetuk pelan hidung Sofia...


tanpa sadar Sofia mengecilkan bibirnya...


"Ya udah... aku pulang aja...!! " Pasrah Sofia..


Nanda benar-benar berbeda, Jika Pria lain mungkin akan mengurung nya sampai pagi tidak boleh keluar dari tempat ini tapi Nanda malah mengusir nya, walau semi kebaikannya..


"Aku antar kedepan ya...!! " Seru Nanda..


Sofia mengangguk...


Nanda segera kembali kekamarnya, saat kembali ke Sofia, Sofia menatap bingung apa yang dibawa Nanda..


"Pakai Jas Ini ya...!! "


"tapi ini dalam banget...!! " tolak Sofia..


"Oh... Kamu mau memperlihatkan tubuhmu pada Pria lain hemmm..?? " pertanyaan Nanda membuat Sofia menggigit bibir bawahnya sendiri..


Sofia hanya pasrah saat Nanda memakaikan Jas kebesaran itu untuknya. memang tidak mencolok.. alasannya juga jas Itu berwarna Hitam.. Sofia suka hitam... Nanda dengan telaten melipat lengan Jas Sofia yang menenggelamkan jemari Cantiknya..


Sofia hanya memperhatikan saja Wajah Nanda yang sangat tampan kalau mode serius..


"Dia seperti lukisan... Kenapa bisa ada Pria secantik ini..?? " batin Sofia takjub dengan pemandangannya kini..


Pria sempurna seperti Nanda seharusnya bisa saja digunakan untuk mendapatkan tubuh wanita manapun, Sayangnya Nanda bukan Sang Cassanova..tapi Sofia malah kagum Sosok Nanda yang tak pernah berhubungan dengan wanita manapun...


😊😊😊


..


..


..