
"dia wanita yang mengaku dekat dengan tuan Nanda...? "
"iya... bilang kekasih Tuan Nanda jal*ng lagi... padahal tuan Nanda tidak mengenalnya...!! "
"siapa sih yang tidak akan jatuh hati pada tuan Nanda...? tapi nggak usah ngaku-ngaku dekat juga sih...? "
"buat malu taukk.. apa lagi pas tuan Nanda bilang... siapa mbak...? saya tidak kenal...? ya ampun mau taruh dimana tu Muka...!! "
"Hahahah....!! "
"suka boleh saja.. tapi jangan berlagak sok kenal deh! "
"mungkin teman makan tuan Nanda kali...!! " tebak yang lainnya..
"Kalau iya pasti kenal lah.. Kau tidak dengar Tuan Nanda bilang tidak mengenal wanita itu...!! "
"Jangan-jangan dia Jal*ng meneriaki Wanita lain Jal*ng..!!"
"Apalagi...? sudah pasti bukan...?? "
Gosip pengunjung Mol secara terang-terangan mencela Olivia padahal Olivia ada disitu...
"aku akan membunuhmu....! " batin Olivia mengepalkan tangannya hingga memutih..
kukunya yang panjang sudah melukai kulit mulusnya, kebenciannya sampai di puncaknya..
"kau akan menyesal sudah bermain-main denganku...!!
pasti kau yang menghasut tuan Nanda untuk pura-pura tidak mengenalku....!! dasar penggoda....!! " maki Olivia berjalan cepat meninggalkan Kerumuman di sekitarnya..
Sofia di bimbing Keluar dari Mol itu,, tiba-tiba Kaki Sofia terhenti. Nanda tentu ikutan berhenti dan menatap bingung Sofia yang berhenti secara mendadak..
"Kenapa Sofia...?? " tanya Nanda penasaran..
"Eeh... tidak ada.. Ayo kita cepat keluar....!! " Elak Sofia berjalan duluan menarik tangan Nanda berlalu dari tempat mereka tadi..
"tidak mungkin.. tapi Kenapa Aku bisa mencium bau Kalajengking..? Apa mereka sudah sampai di kota ini...? Tidak.. Tidak... itu mustahil....!! dari mana mereka tau aku ada diJakarta.. !!" batin Sofia mengelak..
Nanda yang penasaran hanya bertanya-tanya dalam hati saja...
"Ada apa denganmu Sofia...?? " tanya Nanda kesekian Kalinya..
tak ada sahutan Nanda kembali diam dan menatap sisi wajah Sofia yang melamun, Sofia seperti sedang memikirkan sesuatu...
"3 Setan... Iya....!! Aku saat itu baca Sofia salah satu anggota 3Setan.. Indra penciumannya sangat tajam.. Apa dia mencium aroma sesuatu tadi ya...?? tapi apa mungkin ditengah Keramaian Manusia bisa mencium aroma seseorang.. itu tidak mungkin...!! tapi... kalau memang tidak... apa yang sedang dia lamunkan...?? " batin Nanda tak lagi mau membuyarkan lamunan Sofia..
"Aku antar pulang saja....!! Sofia sedang banyak pikiran...!! " gumam Nanda lagi...
Sofia pun tiba di Mobil Nanda. bahkan tidak sadar kalau Nanda sudah membukakan pintu Mobilnya..
"maaf... aku melamun lagi....!! " Ucap Sofia
"Ya... pulang saja ya... !!" mengerti Nanda..
Sofia tersenyum tipis saja, Nanda bahkan lupa membeli sesuatu untuk keperluannya tadi Sofia yang melamun, Nanda yang kelimpungan..
Saat Sofia di Kamarnya.. Sofia meraba Hidungnya..
jelas dia mencium aroma Kalajengking tadinya,, "Aku yakin hanya dia yang punya Aroma Itu...!! tapi bagaimana Bisa dia ada di Kota ini...?? bukannya dia ke Meksiko...?? "
"Dek.....?? "
"Aaakkkh.....!!! " Pekik Sofia
"Apa Ini...? kau barusan berteriak dek...? Kau tidak menyadari Kakak datang...? Apa hidungmu bermasalah...? " Cecar Roby khawatir..
Rivo juga segera mendatangi Kamar Sofia yang menjerit..
"Huuhh... hidungku baik-baik saja.. jantungku melemah akhir-akhir ini Kak....!! jangan kagetin Aku lagi....!! " Alih Sofia..
Rivo dan Roby saling pandang. Sofia paling susah dikelabui walaupun mereka bertiga terbiasa berlari tanpa suara tapi Hidung Sofia bisa mengenali ada yang datang..
"Ada apa...? " bisik Rivo..
"Nona.. ayo Kita makan malam...!! " Ajak Rivo tersenyum sopan..
Sofia pun mengangguk dengan wajah datarnya. isi pikiran Sofia memang sulit ditebak karna wajah datarnya itu...
saat makan Malam Sofia masih berwajah datar...
"Ceritakan dek....!! jangan dipendam.... Kamu sudah berjanji bukan...? tidak akan membohongi Kakak.....!! apalagi merahasiakan sesuatu dari Kami..!! " Ujar Roby begitu serius..
Rivo tak kalah serius nya,, "Iya Nona....!! Kalau masih menganggap Kami keluarga.... Katakan saja... siapa tau Kami bisa waspada kalau keluar Rumah....!! "
Sofia menghela nafas panjang,, "bau Kalajengking... Aku yakin tadi Aku mencium bau Itu....!! "
Roby dan Rivo melebarkan mata mereka secara bersamaan, terkejut dengan perkataan Sofia..
"Berarti dia sudah ada di Kota Ini....!! bagaimana Ini...?? kamu dalam Bahaya dek....!! " gelisah Roby tapi masih tenang memijit pelipis nya..
Roby akan bersikap seperti itu jika masalah sudah serius, sedangkan Rivo juga tampak Gusar...
"Kita tidak mungkin meninggalkan tempat ini lagi....? tapi kalau tidak pergi Nona Akan dalam bahaya..! " Rivo menimpali..
"Kita harus Bergerak cepat... masalah harus diselesaikan satu persatu... Kita selesaikan masalah Berly dulu... !" serius Sofia memberi masukan..
"Iya... tujuanmu memang mau balas dendam dengannya kan... lebih baik Kita gunakan cara Viral.!! " Sahut Roby memberi ide..
"Iya Nona.. Kita lakukan dengan cara menyebarkan berita Rumah RaEstate di rebut oleh Berly sementara keluarga Nona di bunuh.... lalu pewaris sesungguhnya adalah Nona dan Roby diusir oleh nya... lakukan di Sosmed Nona...!! " saran Rivo juga..
"Baiklah.... Jika Itu satu-satunya cara untuk mengatasi masalah berly biar cepat selesai....!! Aku tidak punya Pilihan Lain bukan...? " Sofia pun menyetujuinya..
Sofia langsung ke Ruang Komputernya dan mengotak-ngatik Komputernya.. Bahkan tidak sadar dirinya hanya makan 2 suap sendok nasi saja..
Roby dan Rivo juga sama. mereka mengikuti Sofia dan menonton Apa yang di lakukan Sofia dengan serius..
Sementara Nanda di Kamarnya Juga memikirkan Sofia..
"Bagaimana Bisa Sofia melamun dengan wajah datarnya...? Aku bahkan tidak bisa menebak isi Pikirannya.. !"
"Astagah.... Gadis satu itu memang sangat Ahli membuat tidur dan makanku terganggu... Apa dia punya sihir...? Kenapa Aku bisa begitu terpikat padanya...!!?? "
Nanda sibuk dengan perang batinnya..
disisi lain Olivia mengamuk di Kamarnya hingga Berly kewalahan membujuk Anaknya. Sepasang Ibu dan anak ini punya kebiasaan yang sama Kalau Sedang Frustasi akan menghancurkan barang-barang apapun...
"tas... aku harus simpan tas mahal ini dulu...!! " berly dengan cepat mengambil tas kesayangan Olivia dan berlari ke Kamarnya menyimpan Tas itu..
barulah Berly kembali ke Kamar Olivia yang masih melempar dan mengobrak-ngabrik kamar Nya sendiri...
"JAL*NG ... WANITA PENGGODA.... AKAN AKU BUNUH KAU.... BERANINYA KAU MENGHASUT TUAN MUDA NANDA... ....!!!!" Teriak Olivia..
Berly pun tak kalah geramnya. dirinya juga tidak mau anaknya gagal merebut hati Seorang Pria keturunan asli mahadiningrat..
"Haaaaaa.... aaaaaa......!!! " Olivia terduduk lemas setelah berteriak sekuat tenaga melepas semua perasaannya yang kacau balau...
Berly yang iba segera duduk disamping Olivia. Olivia menangis terisak-isak..
"Kenapa Wanita Jal*ng itu harus cantik Ma...?? dia merebut Tuan Nanda dariku karna wanita itu jauh lebih cantik dariku... Aku benci Ma sama dia... aku ingin mencekiknya....!! "
"Iya sayang... Kamu mencekiknya mama ingin mencincangnya.. beraninya dia merebut posisi Calon Nona Kecil Tuan Kecil Mahadiningrat ... mama tidak akan mengampuni nya....!! "
Berly jadi panik saat Olivia makin histeris dengan tangis nya..
"Kita hancurkan saja wajahnya... dengan begitu Tuan Muda Mahadiningrat akan membuangnya....!! "
Perkataan Berly membuat tangis Olivia berhenti seketika. walau masih sesegukan tapi ide itu tidaklah buruk baginya. ..
😊😊😊
...
..
..