
Sofia dan Nanda pun makan malam dengan tenang,Sesekali Sofia harus menahan malu karna perutnya tadi.. Seharusnya Sofia bangun saat Nanda menyuruhnya makan Siang tadi dengan begitu perutnya tidak akan buat malu seperti tadi...
"Tidak apa sayang....!! " gemas Nanda mengusap mesra Pipi Sofia..
Sofia tersenyum saja walau dalam hatinya menggerutu tak jelas...
"lagian Kamu belum makan dari tadi siang, apa perutmu nggak sakit....?? " tanya Nanda serius..
Sofia menggeleng,, "lapar Aja...!! " Jawab Sofia pelan..
Setelah Makan Malam mereka akan tidur bersama..
"mau dimana...?? " Tanya Nanda serius..
"di kamar aja... !!" Jawab Sofia
"dikamarku Ya...!!" Usul Nanda..
Sofia pun mengangguk pelan,,
"Ayo.....!! " Ajak Nanda..
"Aku ambil boneka Landakku ya... ! Bentar aja.....!! " Selah Sofia tiba-tiba..
Nanda tersenyum dan mengangguk saja..
"Aku tunggu dikamar aja Ya....!! " Seru Nanda mengusap kepala Sofia..
Sofia tersenyum dan segera pergi dari Nanda menuju Kamarnya, Setelah mendapatkan Boneka nya, Sofia membawanya ke Kamar Nanda..
Tok... tok... tok...
"masuk aja sayang....!!" sahut Nanda dari dalam...
Sofia pun masuk ke Kamar Nanda dengan canggung ini pertama Kali baginya masuk ke Kamar Pria, Warna dan desain Kamarnya benar-benar gelap tapi sangat Unik memang bagus dan sangat cocok Untuk Kamar Pria..
"Ayo sini... Aku udah ngantuk juga.. Kamu tau sayang... Setelah pesta Topeng aku tidak bisa tidur...!! " Keluh Nanda sambil menepuk sisi ranjangnya..
Sofia pun sempat terkejut mendengarnya lalu mendekati Ranjang Nanda masuk ke alik selimut itu..
"Sini....!! " Nanda menepuk lengannya..
Sofia dengan patuh menurutinya, entah mengapa Sofia jadi orang yang berbeda dikala bersama Nanda. Sofia bahkan suka tidur di sisi Nanda karna membuatnya lupa akan masalahnya...
"aku udah bilang ke Kakakmu kalau kamu tidur disini sayang....!! Kenapa kamu tidak mengabarinya...?? " tanya lembut Nanda...
Sofia merebahkan kepalanya di lengan Nanda,, "Kami sudah biasa seperti itu.. tapi Kalau Kakakku emang bawel.. !!" Sofia memeluk erat Boneka landaknya...
Nanda tersenyum dan mengusap kepala Sofia..
"Tidurlah....!! " Bisik Nanda mengecup lama kening Sofia...
luar biasa... Sebenarnya apa yang ada didalam diri Nanda.. Kenapa Sofia bisa langsung ngantuk berat.. matanya menuntut untuk terpejam, hingga Sofia terheran-heran dibuatnya dan meracau didalam hati..
Nanda Juga terlelap setelah mendengar nafas teratur Sofia di lehernya..
Ke esokan Paginya Sofia terbangun lebih awal dan tersenyum melihat Nanda yang terlihat sangat lelah saat ini..
"Pasti ngantuk banget ya... 1 Malam tidak tidur
terus Siangnya dibanting kerja... maka nya lama Bangunnya...!! " batin Sofia mengusap rahang Nanda dengan perlahan takut membangunkan Nanda..
"Udah bangun Sayang....?? " Suara serak khas bangun Tidur Nanda mengejutkan Sofia..
"maaf....!! Aku membangunkanmu...!! " Ucap Sofia menahan malu..
Nanda membuka matanya perlahan tersenyum merekah sempurna hingga Sofia mengerjab mata melihat pemandangan itu bagaimana bisa ada Pria yang tersenyum secerah itu padahal baru bangun tidur..
Cup....
Sofia melebarkan matanya Saat Nanda mengecup bibirnya...
"maaf Aku mencurinya...!! " Ucap Nanda dengan senyum usilnya..
Sofia menganga lebar,, "Kamu sengaja Kan...?? " tuding Sofia curiga
Nanda mengangkat bahunya dengan senyum polos tak berdosanya..
"buatkan aku Sarapan sayang....!! " Rengek Nanda..
Sofia yang baru pertama Kali melihat sisi manja Nanda membelalak Kaget..
"Hah...?? " Ekspresi menggemaskan Sofia yang bengong dengan Rengekan bak anak Kecil Nanda..
Nanda yang gemas mengecup berkali-kali Bibir Sofia hingga sang empunya merah padam..
barulah Nanda melepaskannya Nanda bangkit dari Kingsize nya lalu berjalan menuju Kamar mandinya namun sedetik kemudian Nanda kembali berlari ke arah Sofia dan mengem*t singkat Bibir Sofia..
Sofia yang kaget dengan situasi tak terduga itu hanya membelalak sempurna..
"Aku cinta Kamu Sofia...!! " Ucap Nanda menatap sendu Pujaan hatinya itu..
Sofia jadi tersenyum kaku sambil mengangguk patah-patah. Sofia benar-benar malu saat Nanda menatap nya dengan intens..
"Udah sana Mandi....!! " Ketus Sofia membalik tubuh Nanda mendorongnya masuk ke Kamar mandi lalu menutup pintu Kamar Mandi Nanda..
Sofia menyandar di Pintu Kamar Mandi Nanda sambil memegang Dadanya yang bergemuruh...
"Aaakhhh....!! " Pekik Sofia saat Pintu Kamar Mandi Nanda terbuka..
Nanda membuka nya tadi tapi tidak tau Sofia sedang menyandar di Pintunya beruntung Nanda dengan cepat merangkul Pinggang Sofia..
"Maaf sayang...kamu nggak apa-apa...?? " tanya Nanda Khawatir
"nggak apa-apa... makasih...!! " Sofia berlari dari Nanda sambil merutuki diri..
Nanda akhirnya lega melihat Kaki Sofia baik-baik saja lalu tersenyum manis menutup Pintu Kamar mandinya..
Sofia membuat Sarapan sederhana yang dia bisa,,
"Kamu mau kemana Setelah ini sayang...?? " tanya Nanda sambil mengunyah sarapan yang Sofia buat..
"pulang aja... ada yang mau aku urus....!! " Jawab Sofia juga mengunyah sarapan nya..
"besok hari minggu Aku libur... Kamu mau jalan-jalan sayang...?? kita ke Kota M bertemu Uncle Ku..!! " ajak Nanda dengan seriusnya..
"Uncle yang Peretas Nomor 1 ya...?? " tanya Sofia antusias..
"Hm....!! " Jawab Nanda mengulum senyum..
"mau....?? " tanya Nanda menggoda..
Sofia mengangguk-ngangguk Cepat. dia memang penasaran bagaimana rupa Peretas Nomor 1 itu. selama Ini Sofia mengira Kakek-kakek. sebab semua Orang tau Posisi 1 itu tidak pernah tergeser sejak Sofia mempelajari Ilmu Hacker itu..
... .... .... .... .... ... ... ..... .... .... .... ... ..
Sofia dan Nanda pun berpencar saat ini Sofia ke arah Markasnya dan Nanda kekantornya..
"Dia bahkan sangat sexy dengan apapun busana yang dia pakai...!! " Pujian jujur dari Nanda..
Sofia malah benar-benar waspada kini jika ada Mobil dilampu merah, dia akan menjaga jarak mungkin masih ada Rasa trauma kecilnya..
"Apa Aku ditakdirkan harus bertemu dengannya dilampu merah...?? Awal pertemuan kami juga dilampu merah...!! " geram Sofia didalam hati..
Jika Sofia boleh memilih,, Seharusnya dulu dia tidak mau bertemu dengan Pria itu. tidak ada yang tau pertemuan Itu akan mencekik Sofia kedepannya (dimasa Kini) Pria yang menolong nya berubah menjadi iblis yang terobsesi pada adiknya sendiri..
flasback
"Sabrina Aku mencintaimu....!! "
"Apa maksudmu Efio....?? Aku Sabrina... Adik Angkat mu...!! Apa Kau pantas mengungkapkan Cinta pada Adik mu sendiri...?? "
"Aku tidak peduli kamu adikku atau enggak.. Yang penting adalah perasaanku Baby... Aku tidak bisa menahan diri untuk tidak jatuh cinta padamu...!! "
"Aku akan lupakan apa yang barusan kau katakan...!! " (gadis Cantik berambut Marun Itu hendak pergi dari Tempat Itu)
(Efio Menahan tangan Sabrina) "Apa Maksudmu...?? Aku tulus mencintaimu Sabrina...!! "
"Efio Cukup.....!! " (bentak Sabrina saat itu dengan emosi) Aku tidak mau dengar lagi...!! "
(sinis Sabrina)
Sabrina pergi dari situ tapi Efio menahannya dan menggendong Sabrina,, "Efio apa yang kau lakukan...?? Lepaskan aku....!!! Efio....!! "" (teriak Sabrina)
Sejak saat Itu Sabrina dikurung didalam sangkar Emas Fio.. diberi perawatan, dan segalanya lengkap. Sabrina diperlakukan Sebagai Permaisuri didunia nyata, karna balas budinya Sabrina tidak kabur dari Mansion megah Fio.. Kesabaran juga ada batasannya..
flasback Off
Sofia Tiba di Markasnya dengan lega tak menemukan apa-apa di jalan..
"sampai kapan harus seperti ini...?? Pria Itu sudah Gila....!! " Geram Sofia
Rasa Balas Budi itu masih ada di dalam diri Sofia, tapi dia juga berhak bahagia kan.. ? Sofia tidak mau hidup dengan Penyelamatnya. Apa hanya itu satu-satunya cara balas budi Sofia punya Pria yang benar dia Cintai, Satu-satunya Pria yang bisa membuatnya nyaman tanpa ada paksaan didalam hubungan mereka..
Cinta tidak harus memaksa kan mengingat Itu membuat Sofia dilema..
.
.
.