Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
boleh bertanya..?



"Aku Tidak Bodoh... Aku sangat Pintar... mereka semua takut padaku Karna Kehebatanku membunuh Musuh....!! Kau Tidak tau apa-apa Tentangku...?!" Teriak Rose Frustasi..


"Bukan Kau yang membunuh tapi anak buahmu bukankah Aku akan menjelaskan apa beda Kau dengan Ratu Sabrina....!!! " ledek Nanda Lagi..


Nanda masih enggan menampakkan wujudnya. Dia ingin membuat Wanita Got Ini emosi sampai Ke ubun-ubun...


"Tidaaak.... Aku lah Ratu Mafia.. Ratu Rose......!! " Teriak Rose terpotong..


"Pengecut yang bersembunyi.. Kau tak lebih dari seorang Pengecut.. hanya memerintah bawahanmu Saja.. Sedangkan Ratu Sabrina tidak butuh tangan Orang lain.. Dia sendiri yang membunuh mangsanya.. layaknya Serigala yang memangsa Santapannya.. seseorang seperti itulah yang pantas di Juluki Ratu Mafia..!!"


"sedangkan Kau....?? Ck... ck.. ck... Hanya Perempuan lemah yang hanya bisa memerintah dengan Uang Kau membayar mereka membunuh mangsamu... Katakan Apa Itu pantas disebut Ratu Mafia...?? Hahaha....!! jangan melucu.. Dunia Hitam tidak Semulus Itu... Kau Fikir itu masuk akal...?? "


"Dasar Bodoh....!! "


Rose yang sudah merah padam Begitu Emosi hendak menembakkan pistolnya ke udara namun saat dirinya menarik Jari telunjuknya tak ada Suara Apapun..


Nanda tertawa keras.... sedangkan Rindu hanya tersenyum miring...


"Kemana Peluruku...?? " Gumam Rose Keheranan..


"dibawah....!! " Jawab Rindu dengan entengnya..


Rose menatap Kaki Rindu dan menatap bagai Pisau tumpul yang menusuk-nusuk hati ke arah Rindu tapi Rindu tak takut dengan tatapan Itu hanya tersenyum miring dengan balasan tatapan datarnya nan dingin..


Rose merasa dipermainkan,, "Lari...!! ya hanya Lari satu-satunya jalan....!! "


"Kau tidak akan bisa lari Tikus Got....!! " Seringai Nanda Mulai keluar dari Kegelapan Malam itu..


cahaya gubuk nya menerpa wajah Tampan tapi bringas nya Nanda..


"Lepaskan Aku... Sialan... Lepaskan aku....!! " Rose memberontak saat beberapa anak Buah Nanda menahan kedua tangannya..


"Bukankah Kau mencintai Rajamu Itu...?? maka akan aku Buat Kau bertemu dengannya...!! " Seringai menakutkan Nanda..


Rose membelalakkan matanya saat Pria yang bersembunyi dalam kegelapan malam Itu adalah Tuan Nanda Mahadiningrat..


"Kkkkauuu....!! " kaget Rose dengan mata melototnya tak percaya situasi Itu..


dia mengira Nanda hanya Orang Kaya yang hebat dalam perusahaan dan hal Modern lainnya tak disangka Juga punya sisi menakutkan seperti itu...


"Kau Salah bermain-main denganku... Aku adalah Monsternya Mafia... Tidak ada yang tau Julukanku kecuali Orang-orang Ku... bahkan Rajamu mati ditanganku... Apalagi Kau yang hanya tikus Got tak penting...!! "


bagai tersambar Petir malam hari itu Tubuh Rose melemas seketika..


"Apa... maksudmu...?? Rajaku mati.. ditanganmu...?? itu tidak mungkin....!! " lirih Rose menggeleng-geleng tak percaya..


"Dia yang memasuki daerah kekuasaanku.. bukan salahku kalau dia terbunuh.. dengan beraninya dia menculik Kakak Istriku supaya Istriku mau menemuinya dan kembali ke dalam sangkar emasnya Itu.. Kau Fikir aku akan membiarkannya...?? menurutmu kenapa Anak buah Rajamu Tak berani berbicara bagaimana kematian Tuannya...?? "


Rose menangis Histeris...


Nanda semakin semangat menakut-nakuti Rose dengan sedikit Kebohongan Nanda hingga Rose berteriak-teriak seperti orang Gila..


"Suapkan dia Ini.. setelah Itu dia akan bertemu dengan Rajanya...!! " Nanda melempar botol kecil pada bawahannya..


Rose menjerit-Jerit akan membunuh Nanda tapi Nanda malah suka Jeritan itu..


"Jika saja aku terlambat mendapatkanmu Tikus Got... Pasti sudah terjadi sesuatu dengan Istriku.. Sekarang nikmatilah hari-harimu bersama Rajamu Itu...!! "


Setelah mengatakan Itu Nanda memberi isyarat pada Rindu bahwa dia akan Pulang, Rindu pun menunduk mengerti akan mengatasi Wanita ini..


"Kerja Bagus Semua.. setelah Itu tinggalkan Wanita Itu didalam Gubuk itu.. Dia akan gila dan tidak ingat Kita.. Jangan beritau apapun.. Biarkan Keluarganya mencarinya.. aku malas mencari musuh lagi.. Kalau Keluarganya tau aku buat anaknya gila.. bisa-bisa balas dendam akan berlanjut...!! "


Seluruh bawahan dan Rekan kerja Nanda menunduk hormat sekaligus menyahut dengan Semangat akan melakukan apapun yang Nanda perintahkan..


Rose pun Pingsan setelah dipaksa meminum Botol kecil pemberian Nanda..


"letakkan dia dengan benar seperti tidak terjadi apa-apa..dinding Gubuk dan segalanya harus Kita Ganti dan perbaiki dalam waktu 2 jam.. bergerak...!! " Titah Rindu..


"baik Bang."


semua Gotong Royong mengerjakan tugas mereka supaya cepat selesai...


sementara Nanda tersenyum lega akhirnya akar bahaya yang bisa membahayakan istrinya sudah dihukum olehnya..


..


..


..


Nanda membeli Pesanan Istrinya lalu melirik HPnya yang bergetar..


"Hubby Kamu dimana...?? Aku Laper.....?? " rengekan manja Sofia membuat Nanda tertawa..


"Iya sayang..ini aku udah beli.. kamu mau apa lagi.? " tanya Nanda lembut..


"Hmmm......??? Seblak waktu Itu aku mau lagi....!! Es Krim Juga yang banyak.... *te*rus mau Sandwich Biasa.. !!"


Nanda tertawa mendengar permintaan Istrinya Itu. sangat kuat Makan, padahal Udah KFC Versi Jumbo pesan lagi yang lain berapa muatan si Telur Puyuhnya yang membuat Mommynya banyak makan..


"Ok Sayang... tunggu Aku di Rumah Ya....!! "


.


.


Sofia menuruni Tangga..


"Sayang...?? Kamu kenapa Turun malam-malam Gini..?? Apa Minummu habis...?? " Tanya Mia tiba-tiba..


Dika tersenyum tipis saja, Dia sudah tau Kalau Nanda sedang bermain-main dengan buronan tikus Got nya yang dia cari beberapa Hari belakangan ini..


"Hehehe.. Sofia Nunggu Nanda Mi...!! " Cengir Sofia mendekati Mia..


Mia mengusap lembut Pipi Sofia, Sofia langsung manja memeluk Mia seperti memeluk seorang Ibu kandung..


Dika segera mendekat dan mengecup sayang Kening Sofia..


"Hei.. hei.. hei... apa-apaan ini...?? " Goda Gio tiba-tiba


Kania Tertawa melihat mereka, begini lah Sofia selalu Bahagia bila bersama Keluarga Nanda hal yang tak pernah dia miliki sebelumnya dia dapatkan dari Suami nya..


"Sofia Boleh tanya sesuatu...?? " tanya Sofia mengerjab Takut..


hal itu mengundang tawa semua Orang..


"Apa Itu...?? " Tanya Kania Gemas..


mereka semua berjalan ke arah Sofa Ruangan Keluarga..


"Kenapa GranFa Dan Papi suka cium kening Sofia kayak Nanda Juga...?? " tanya Sofia mencicit pelan..


Dika dan Gio tertawa terbahak-bahak hal Itu membuat Sofia makin malu dan takut 2 Pria Berkuasa Itu merasa tersinggung..


Kania dan Mia Cekikikan Lucu..


"Apa Nanda tidak memberitau mu sayang...?? " tanya Mia Tak percaya..


Sofia menggeleng kepala dengan polosnya..


"Itu adalah hal biasa di Keluarga Mahadiningrat. Granma dulu juga terkejut saat pertama Kali dapat kecupan dikening oleh Tuan besar terdahulu..!!"


Sofia mengerjabkan matanya tak mengerti..


Kania dan Mia pun menceritakan perihal cium kening itu..


betapa malunya Sofia tidak tau Itu, Dia malah menyalahkan Nanda yang tak memberitaunya padahal Sofialah yang tidak bertanya..


suara Klakson Mobil memecah Kebahagiaan Keluarga Nanda yang menertawai betapa Polos dan lucunya Sofia...


Sofia menoleh ke Pintu..


"Suamimu Pulang...!! " Goda Mia..


"Sayang...?? Sofia...?? Aku datang....!! " teriak Nanda


"Sambut sana.. jangan berlari ya...!! " pinta Kania..


Sofia menyeringai lebar.. segera dia melangkahkan Kaki mencari sosok suaminya..


"Sayang... Kamu disini.. aku Kira Kamu masih dikamar...!? lihat belanjaan Aku...!!


Sofia menganga lebar lalu bertepuk tangan bahagia melihat banyaknya makanan yang dibeli Nanda untuk Sofia..


"Ayo ke Kamar.. Es Krim mu Cair nanti...!! " ajak Nanda..


Sofia menoleh ke arah Ruangan keluarga dan Nanda nyengir kuda saat Keluarganya tertawa cekikikan melihat seorang Ananda Mahadiningrat membawa belanjaan..


.


.