
Sofia tiba di Rumah besar Mahadiningrat. Rumah ini sangat Luas dan banyak Kamarnya, itu sebabnya tidak perlu khawatir saat semua Keluarga Mahadiningrat menginap di Rumah ini...
"Udah Kalian pengantin Baru ganti Baju dulu. Bersihkan tubuh Kalian ya.. GranMa bakal buatin minuman khusus buat Sofia....!!! " Ucap Kania mengelus Kepala Sofia..
Semua Orang membubarkan diri masuk ke kamar bersama Suami dan istri mereka. Lia Lah yang Tidur sendiri..
"Ma.. nanti Mia kembali lagi Ya....!! " Seru Mia semangat..
"Iya Sayang." Sahut Kania tersenyum manis..
Dika merangkul Mia menaiki Tangga Rumah Mahadiningrat Jujur dia memang merindukan Kamar nya di Rumah Ini..
"Ayo sayang....!! " Ajak Nanda merangkul Pinggang Ramping Sofia..
Sebab Sofia tidak mau pegangan Tangan, Kedua tangannya sibuk dengan Gaunnya yang menjuntai..
"Baybe... Kamu senang melihat Semua nya menginap disini.....??? " Tanya Gio memeluk Kania dari Belakang...
Kania mengangguk Haru,, "Anak-anak Kita sudah dewasa... mereka sudah punya tanggung jawab masing-masing.. Rasa nya Baru Kemarin Aku menggendong Dika kemana-mana.. Sekarang Dika sudah punya Anak bahkan punya Cucu ..!!"
"Hmmmm.. Kita sudah Tua.... Cucu Kita sudah punya anak... !!" Kekeh Gio..
"Hmm...!! mana kiran dan Virgo...?? Belum kembali mereka membawa Anak-anaknya..?? " tanya Kania celingak-celinguk..
"GranMa....?? Kami disini....!! " sahut Kiran..
Kiran menggendong Vrans dan Virgo menggendong Viran.. kedua Anak Kiran dan Virgo terlihat Girang memasuki Rumah ini..
"Uuhhh... Viran....Vrans....?? Unyu-unyu banget sihhh.....!! " Senang Kania merentangkan tangannya..
"Kalian pasti lelah biar GranMa bawa Vrans Ya.. !!" tawar Kania..
"Biar GranFa yang bawa Viran....!! " Sambung Gio juga..
Vrans dan Viran pun memang mau di gendong oleh Kania dan Gio. Anak Kecil pun sangat tau mana yang tulus mencintainya walaupun sesekali bertemu Gio dan Kania tapi 2 bocah kembar itu tau Kalau Kania dan Gio adalah Keluarga Mommy dan Daddy nya..
Sementara di Kamarnya Nanda dan Sofia berdebat Karna Gaun Sofia dibalik Pintu..
"Iya sayang... bukakan dulu pintunya.. biar Aku bantu melepaskannya....!! " teriak Nanda dibalik Pintu
Sofia dikamar Mandi menggerutu dan mengomeli Gaun yang tak berdosa itu..
"nggak mau....!! Aku malu......!! " tolak Sofia di dalam Kamar Mandi..
"emang nggak sulit sayang....?? maksudnya Aku kan udah Jadi suami Kamu... ngapain malu sih...?? malam pertama Kita masa hancur Gini... !! Ayo dong sayang.. tadi aku minta Kita mandi bareng kamu nggak mau... Sampai pagi Kamu di Kamar mandi...?? gagal lah Malam pertama Kita... Sayang... Sofia....!! "
Sofia Komat-kamit di dalam Kamar Mandi,, "Malam pertama muluk....!! nggak tau apa orang kesulitan Karna Gaun ini.. lagian Kan baru Menikah.. ya wajarlah masih malu.. Dia masih sempatnya memikirkan malam pertama.. Tunggu aja disitu sampai Pagi... !!"
Sofia Benar-benar tak bisa melepaskan Resleting belakang Gaunnya Kini..
"Ya Tuhan... Kenapa melepas Gaun ini lebih sulit dari pada membunuh Orang...!???! " dumel Sofia tak habis Fikir..
Sofia tidak pernah merasakan sesulit ini masa Dirinya menjadi Mafia segala misi bisa dikerjakan walaupun sulit tanpa mengeluh. Kenapa yang ini sangat sulit pikirnya..
Nanda Pasrah di Depan Pintu, Dia menunggu Sofia keluar dengan lesu nya, rencana Malam pertama nya gagal total (GaTot) hanya Karna Gaun...
"Sialan Kau Gaun. " maki Sofia..
di pelorotin kebawah pun tidak bisa, Gaun Pernikahan nya Ini sangat ngepas badannya. Satu-satunya cara harus melepas resleting panjang dibelakangnya, tapi Sejak 2 jam lamanya Sofia tak bisa melepasnya..
"Tidak ada Pilihan lain....!!! " Geram Sofia membuka Pintu Kamar Mandinya..
"Aaak.....!! " Nanda kaget saat Pintu Kamar Mandi dibuka secara tiba-tiba beruntung Sofia menahan tubuhnya..
"Cepat bangun.....!! " Wajah datar Sofia dengan Nada bicara begitu kesal..
Nanda tersenyum dan bangkit dari tubuh Sofia. Sofia Gadis yang Kuat jadi menggendong Nanda pun Sofia bisa tapi Gaunnya Ini tidak bisa diatasi olehnya. Alhasil Sofia membuka juga pintu Kamar Mandinya.
"Tidak bisa kan....?? " Ledek Nanda..
"Cepat lepaskan.....!! " titah Sofia memutar tubuhnya membelakangi Nanda..
Nanda tersenyum manis dan dengan tenangnya menurunkan Resleting Gaun Sofia, Nanda meneguk Salivanya bersusah payah..
"Cepetan...!! Aku mau Mandi....!! " bentak Sofia..
Nanda pun tersadar dan segera menurunkan lebih Ke bawah lagi tapi mata Nanda terpejam bisa bahaya dirinya melihat Punggung mulus Sofia lebih dalam lagi..
"Udah sayang....!! " Nanda Berkata sambil melepaskan tangannya dari Gaun Sofia tadi.
Sofia memutar Tubuhnya dan ingin berterimakasih namun Sofia mengernyitkan dahinya melihat Nanda yang terpejam Pipi Nanda memerah..
Sofia menyadari Apa yang membuat suaminya itu seperti itu, senyum usil terbit dibibir Pink nya yang masih memakai Lipstik..
"makasih Ya Sayang....!! " bisik Sofia dengan Sexy nya..
makin haredang saja tubuh Nanda merasakan hawa nafas Sofia wangi Tubuh Sofia sungguh menyeruak di Rongga hidungnya..
Sofia tertawa lepas lalu menutup pintu Kamar mandinya dengan kencang Nanda membuka matanya dan mengutuki diri...
Jujur Saja Jantung Sofia juga berdebar kencang saat berendam...
"tenang Sofia Tenang... kenapa Jantung Ini suka berdebar tak menentu..? nggak patuh sama pemiliknya.. !" Gerutu Sofia memukul-mukul pelan dadanya.
saat Nanda menunggu Sofia di Kamar Mandi, Pintu Kamarnya diketuk. Nanda pun berjalan ke arah asal suara dan membuka pintu nya..
"Ini Minuman untuk mu biar Perkasa.. !!" Senyum aneh Kania..
"Ini berikan Untuk Sofia sebelum melakukannya.. biar Rahim nya lebih subur cepat mengandung...! " Sambung Mia menyerahkan 1 gelas Jamu Khusus buatan baru Keluarga Mahadiningrat..
"Kenapa Nanda baru tau ada kayak gini Mi ?GranMa....?? " tanya Nanda bingung menatap gelasnya Airnya berwarna Hitam dan Sofia berwarna Hijau ..
"Soalnya Pria di Kalangan Keluarga kita sangat Buas dan bernafsu.. Kami harus terapkan ini biar nggak Kesakitan..!! " Seringai Mesum Kania..
Nanda yang tak mengerti hanya mengangguk saja..
"Minum cepat milikmu...!! " titah Mia..
Nanda Pun meneguk Minumannya baru menempelkannnya di Bibirnya Nanda langsung menjauhkannya..
"Apa ini Mi...?? Granma Kok Pahit....?? " Kesal Nanda meletakkan Gelas milik Sofia di Meja terdekatnya..
"harus Minum... Itu untuk Kecebongmu biar Banjir...!!" Titah Mia dengan tajam..
segala desakan akhirnya Nanda meneguknya sampai benar-benar habis dan Spontan Nanda memukul Dadanya yang merasakan Pahit di Tenggorokannya. Namun dingin diperutnya..
"Kita harus Tungguin Sofia Minum...!! " Mia nyelonong masuk kekamar Nanda begitu Juga Kania..
Nanda masih sibuk mencari Minuman Apa saja yang ada di Kulkas kecil dikamarnya..
"Astagah.. Pahit sekali....!! " keluh Nanda mengusap air mata nya yang keluar tanpa permisi..
Sofia keluar dikejutkan dengan kehadiran Kania dan Mia..
"Eh.. Mami.. GranMa...?? " Kaget Sofia..
"Iya Sayang.. Minum ini....!! Ini bagus Untuk rahimmu....!! " Mia menyodorkan Gelas yang berisi jamu berwarna Hijau..
Nanda bergidik ngeri melihatnya dan Kania juga mengangguk Sofia menerima dan meminumnya tanpa bertanya awalnya terkejut dengan rasa pahitnya Namun Kania tersenyum begitu juga Mia..
"Habiskan Sayang... Nama nya Obat nggak ada yang manis...!! " Pinta Kania
sofia Pun meneguknya sampai tandas..
"Silahkan menikmati malam pertama Kalian.. Jangan tergesa-gesa ya....!! " Tutur Mia berlalu dari Kamar Nanda..
"Kamu harus Kuat diranjang Sayang... Pria di kalangan Mahadiningrat sangat Kuat di ranjang... Kami Korbannya...!! " Kekeh Kania seketika melihat wajah Pucat Sofia..
Nanda tersenyum aneh menatap pujaan hatinya bulu Kuduk Sofia meremang seketika saat Kania menutup Pintu dan Nanda segera mengunci nya..
.
.
.