Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
bertemu teman makan Nanda



Sofia Pulang ke Markasnya...namun saat dia melewati Toko Baju Sofia menghentikan Kendaraannya dan menatap Dress di Patung itu..


"Jangan... sofia.. Itu bukan style Mu...!! nanti aku dikira wanita penggoda lagi.. Tidak.. Tidak...!! "


Sofia Pergi dari Toko itu tanpa menoleh...


"Hormon ku sudah Gila...? hanya karna Suka malah berani memikirkan akan memakai dress... Wwwoowww.. sofia Are You Crazy....??? "


Sofia mengomel sendiri, merutuki dirinya sendiri yang tak bisa mengendalikan Fikirannya yang berani berpikir Feminim..


.....


"Nona....?? apa tidak ada pekerjaan saya...? saya sedang menganggur...! " Tanya Anex tiba-tiba..


"Carilah pekerjaan Lain.. tapi ingat tetap kembali kemari.. saat ini Kami tidak bekerja.. tapi saat butuh Kau harus Bersedia kapanpun itu.. mengerti...!! " kata serius Sofia..


"Baik Nona...!! " Jawab Anex semangat..


namun senyumnya memudar. dirinya melupakan fakta kalau statusnya tidak bersekolah dan tidak bisa apa-apa selain berkelahi dan memata-matai..


"Kalau begitu bertahanlah satu hari... Aku akan mencarikan pekerjaan untukmu..! " pinta Sofia yang tau arti memudarnya senyum bahagia Anex..


"Terimakasih Nona...!! " Ucap Anex lagi..


"Ikutlah dengan Kami.. Kita meretas Perusahaan bodoh yang anggotanya makan Uang Kotor...!! " Ajak Roby merangkul Bahu Anex..


Anex malah gelagapan menatap takut Sofia.


"Hei.. tenang saja.. kami Tidak mencuri hanya mengambil sedikit dari mereka yang menikmati uang Suap... Itu saja...!! ayolah akan aku ajarkan kau cara meretas...!! " Sambung Roby lagi..


"Bukankah kau cepat tanggap...!! " rivo menonyor Kening Anex..


Sofia hanya berlalu dari mereka..


"Nona tidak marah...?? " tanya Anex takut-takut..


"tidak akan. dia juga sama dengan kami...!! " jawab Roby..


"Kenapa Kau sangat terkejut...!?? santai saja.. !!" Sahut Rivo tersenyum lebar..


Mereka bertiga masuk ke Kamar Roby dan belajar meretas uang Suap atau uang Korupsi Tetua Kantor Besar hanya Mahadiningrat yang tidak bisa dibobol. Alasannya perlindungan Anbath, SarkaLia Putri sulung Anbath dan Ika Juga belajar Meretas mengikuti jejak Kedua orangtuanya. Cita-cita Lia ingin mengalahkan Papa nya Juara Hacker Nomor 1 di dunia..


Sofia berpakaian Seperti biasa. Saat hendak keluar Sofia melihat Meja Riasnya tidak ada Alat make Up satu pun..


"Apa Sudah bagus tanpa Make Up...?? " Gumam Sofia memperhatikan wajahnya yang tidak pakai make Up..


Sofia mengotak-ngatik HP nya,, "Benarkah...?? " Pekik Sofia Tak percaya..


Sofia segera membekap mulutnya sendiri..


"Harus Make Up Pria akan suka padamu..!! " sofia membaca Ulang Judul Artikel itu..


Sofia juga serius membaca Komentar Orang..


"zaman sekarang Make Up Nomor 1 bagi wanita..!! "


"diluar negri pada heboh Oplas.. Masa Make Up nggak boleh..!! harus Dong.. wajib malahan bagi wanita standar kayak kami .. "


"Pria tidak akan jatuh cinta pada wanita Burik..!! "


"benar Make Up memang satu-satunya cara menarik perhatian Pria..!! "


Sofia bergidik Ngeri membaca Komentar Semua Orang yang mengagung-agungkan Make up..


"bodok.. aku tidak bisa berdandan...!! "


Sofia menggerai Rambut Indahnya dan memakai Topi serta maskernya dengan baik..


"Cantik nggak harus menunjukkan sisi menor..!! mereka mungkin bisa berdandan.. tapi aku tidak bisa...!! "


Setelah cukup puas dengan penampilan nya.. sofia pergi dari Markasnya tanpa izin dari Orang terdekatnya.. Sudah biasa bagi mereka pergi suka-suka dan pulang tepat waktu saja..


 


"Apa dia tidak jadi datang...? " gumam Sofia melihat tempat Makan mereka masih kosong..


Sofia pun duduk di Kursi pesanannya..


"Sofia......!!! " Sofia spontan berdiri saat nama nya terpanggil..


"Maaf aku terlambat...!! " ucap Nanda terengah-engah..


"Kau kenapa pakai baju ini..? " tanya Sofia memegang ujung jas Nanda..


"Aah.. hari ini aku bekerja... jadi tidak sempat Mandi.. aku takut membuatmu menunggu lama...!! " Jawab Nanda mengusap Pipi Sofia.


"Kenapa Kamu wangi sekali...? Aku jadi Insecure...!! " nanda mengendus Rambut Sofia yang terurai..


mata sofia berlarian kesana-kemari dia bingung ingin berkata apa..


tak sadar mereka jadi tatapan semua Orang, seorang Gadis cantik melihat cara Nanda memperhatikan Gadis bermasker dan pakai Topi membuatnya terbakar api cemburu..


"Jadi Gosip itu benar...!! "


"Apa...?? " bentak Clarissa pada temannya..


"Diam... Aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk mendapatkan tuan Nanda... tapi tak disangka ada yang berani merebutnya dariku...!! "


"dia pasti sangat cantik..! "


"ciuuuh.. Kalau cantik tidak akan ditutup wajah nya itu..


ya pasti jelek lah...!! "


....


"apa aku harus mandi dulu...?? " tanya Nanda mengendus tubuhnya sendiri..


Sofia tertawa lebar lucu melihat Nanda mengendus Tubuhnya sendiri..


"Tubuhmu wangi kok...!! " jawab Sofia..


"Benarkah...? " tanya Nanda dengan nada menggoda.


"Sudahlah.. ayo Makan.. sebelum aku berubah fikiran...!! " sofia menarik tangan Nanda tanpa sadar..


makin panas dingin saja Clarissa melihatnya tapi tidak bisa melabrak Sofia di Restaurant ini pasti sangat memalukan bagi Anak konglomerat sepertinya..


"Sabarlah.. Kau mau buat dirimu malu sendiri...?? " bisik teman Clarissa


Sofia menatap sekitar dan terhenti di Clarissa..


"Apa perasaanku saja ya...? " gumam Sofia..


"Kenapa Sofia..? " tanya Nanda


"Aah.. itu Aku rasa Wanita itu memandangku.. Aku yakin tidak mengenalnya tapi Kenapa wajahnya tidak asing ya.. ?? dimana aku melihatnya..? " Oceh Sofia lagi..


Nanda menatap arah mata Sofia dan menghela nafas panjang..


"Dia teman Makanku...!! " jawab Nanda membuka buku menu restaurant itu..


"Astagah.. pantas saja...!! "


Sofia baru ingat pernah melihat wajah Clarissa di CCTV Restaurant termahal dengan Nanda, dari gerak-geriknya saat itu Jelas Sofia tau Clarissa tidak mau Nanda melepaskan diri darinya..


"Sepertinya dia menyukaimu...!! " ledek Sofia melirik sekilas Clarissa.


"biarkan saja.. aku boleh pesan apapun kan...?? " alih Nanda


"Hem... boleh...! " jawab Sofia tersenyum simpul..


Sofia melepas topinya. nanda menatap Sofia dengan intens, mata Indah yang dia lihat dari jauh langsung bisa membuat tidur dan apapun kegiatan Nanda terganggu..


"Kapan Kamu akan jadi milikku sofia.. ??" batin Nanda menatap Lekat Sofia..


"Kau pesan apa Nanda...?? " tanya Sofia tanpa melepas Maskernya..


tapi Rambut tergerai bebas dan mata Sofia sudah mengalihkan dunia Nanda..


"Sofia....!!! "


Sofia menyahut dan perlahan menatap Mata Nanda tentu Mata Sofia yang besar tampak terkejut dengan cara Nanda menatapnya..


"A.. apaa...?? " tanya Sofia Gugup..


"Kenapa Kau sangat cantik saat ini...?? " tanya Nanda tersenyum menunjukkan lesung pipinya menambah Ketampanan Nanda berkali-kali lipat..


"Aku tadi Keramas.. Jadi lupa bawa Ikat rambut... !!" bohong Sofia.


Sofia hendak menggulung rambutnya tapi Nanda sudah menahannya..


"Jangan diikat...!! " pinta Nanda..


Sofia pun mengangguk dengan senyum tipisnya di balik maskernya..


Pelayan Restaurant pun datang mencatat pesanan Nanda dan Sofia..


"Apa yang mau kau tanyakan baby...?? " tanya Nanda menyibakkan rambut Sofia dibalik daun telinganya..


Sofia menoleh sekitar yang sedang menatap mereka..


"Wanita mu sepertinya sangat cemburu...!! sebentar lagi akan menyeruduk diriku...!! " Sofia berkata dengan santainya walaupun jantungnya berdegup kencang..


"Abaikan saja dia .. Katakan apa yang sedang mengganggu Otak kecilmu ini... aku tau kau penasaran akan sesuatu...!! " Nanda mengetuk-ngetuk Kening Sofia..


tanpa sadar Sofia mengecilkan Bibirnya..


"Apa Kau seorang Cenayang...?? " tanya Sofia menyelidik..


Nanda tergelak. Sofia menyesali diri karna berkata hal yang tidak dimasuk akal..


😊😊😊


..


..


.