Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
mau dimaafin atau tidak..?



 


"biar Kakak turun tangan....!! " putus Roby akhirnya faham perubahan adiknya..


"biar apa....?? " tanya Sofia dengan datarnya..


"mereka menghancurkan Motormu dek.. meletakkan Bom padamu.. Itu keterlaluan dek... bahkan pembunuh seperti kita tidak pernah bermain-main dengan Bom!! " geram Roby


"Aku tau... Itu sebabnya biar aku yang membalasnya.. !! Kakak urusi Olivia... Wanita Itu sudah aku beri peringatan tetap saja tidak mempan...!! "


"Jadi Kamu mengatasi Wanita satunya lagi.. Clarissa...?? " tebak Roby..


"Hem.. Akan aku balas perbuatan mereka dengan setimpal... !" desis Sofia..


"Aku masuk kamar Kak. Aku mau memberi pelajaran pada wanita itu...!! " Sofia pun pergi dari Roby dan masuk kekamarnya...


Roby menoleh ke arah pintu masuk dan Keluar Nanda tadi,, "Aku jadi merasa bersalah padanya...!! " Gumam Roby..


berkat Nanda, Sofia sedikit terbuka padanya. Karna menyelamatkan Sofia sudah jelas Nanda benar-benar mengasihi Adiknya, pantas saja Adiknya berubah Pada Nanda ternyata Adiknya jatuh cinta pada Hiro nya..


Sofia duduk di Kursi Komputernya dan mengetuk-ngetuk meja nya, Sofia pun meretas Perusahaan Keluarga Clarissa,,


"Tunggu... tapi keluarga nya tidak bersalah...!" Sofia Pun tak jadi menggunakan Keluarga Clarissa..


"Apa yang harus aku lakukan pada wanita Itu...?? " gumam Sofia tampak berpikir..


"Bom...?? Apa aku harus meletakkan Bom mainan di Apartemennya...?? " Gumam Sofia lagi..


"tapi Itu terlalu mudah....!! aha....Aku harus buat dia gila .. ya Gila... lebih sulit dari pada mati...!! " Sofia pun menemukan ide untuk memberi pelajaran pada Clarissa..


 


Ke esokan Pagi nya Sofia pun sarapan berdua dengan Amera..


"Kau tidak tau kemana ketiga manusia itu..?? " tanya Sofia serius pada Adik kecil Anex..


Amera menggeleng kepalanya sambil tersenyum Polos..


"jangan tersenyum seperti itu pada Ku.. Aku tidak suka wajah seperti itu.. Kau harus gunakan wajah polosmu disaat yang tepat... !!" tuding Sofia menunjuk wajah Kaget Amera..


Amera pun mengangguk-ngangguk..


"Kau tidak mau sekolah...?? " tanya Sofia serius..


"mau Kak.. tapi Aku takut abang ku tidak bisa biayai sekolah Ku...!! " lirih Amera..


"memangnya kau mau sekolah apa..?? " Tanya Sofia...


"Aku mau sekolah beladiri yang terbaik..!! " Jawab Amera serius..


"Kau mau sekolah Itu...?? " tanya Sofia tak percaya..


Kebanyakan anak kecil hanya mau sekolah biasa, bukan mau sekolah jago berantem..


"Aku mau jadi Gadis tangguh Kak...!! " Seru Amera semangat..


"Baiklah.. Setelah kita pindah akan dipikirkan...!! "


"Apa...?? Kakak mau menyekolahkanku...?? " pekik Amera


"Berisik... Aku tidak akan mengulang kata-kataku lagi..!! " datar Sofia..


Amera mengangguk-ngangguk dari awal Sofia memang datar dan serius padanya, tapi Amera tau Sofia Orang baik jadi tidak takut kata-kata kasar Sofia...


Setelah Itu Sofia pergi ke tempat Rahasia nya dimana ada Tatannya disitu (Rubah) ..


"Hai.. Tatan....!! " Sapa Sofia..


"Nona....!! " Sapa penjaga Hewan kesayangan Sofia.


"Hem.. Apa Dia nakal...?? " Tanya Sofia tanpa menoleh ke Pria Tua Itu..


"Tidak Nona.. Tatan tidak nakal...!! " Jawab Pria Tua Itu ramah..


Sofia masuk ke Kandang Rubahnya, Rubah Jantan nya spesies Red Fox...begitu merindukan Sofia dengan manjanya menjilati Kaki Sofia..


"Maaf.. Aku terlalu jarang menemuimu...!! " Ucap Sofia duduk bersila di depan Rubahnya..


"Kau bisa Bebas Pak... Dia akan aku lepaskan... Aku ingin Tatan berkeluarga...!! "


"Apa Nona menemukan Rubah Cantik untuk Tatan Nona...?? " Tanya Pria Tua Itu antusias..


Sudah lama Rubah Nona nya Itu menjomblo. tak menemukan belahan jiwanya..


"Hem.. Sangat cantik.. Rubah Itu berwarna Putih... tatan pasti suka ...!! " Sofia membelai Bulu halus Peliharaan nya.


 


siang harinya, Seperti Janji Nanda. Sofia dan Nanda memasuki hutan itu lagi..


"malam ini aku akan bertindak...!! " Batin Sofia sambil tersenyum tipis tapi begitu menakutkan..


"Sepertinya Rubahmu begitu mengasihimu.. Dia tidak lepas dari pangkuanmu..!! " Tebak Nanda mengusap Kepala Hewan Itu..


"Aku harus melepaskannya.. dia pasti sedikit berat melepaskanku...!! " Tebak Sofia membelai leher Binatang itu..


Nanda pun Setuju dengan perkataan Sofia, Papi nya juga pernah seperti Sofia, Serigala dibesarkan Oleh Dika harus dilepaskan di Hutan ini Juga Itu sebabnya Serigala di Hutan Ini sangat mengasihi Dika dan Nanda.. Keturunan Serigala Kesayangan Dika mengisi hutan Ini.. ...


"Kenapa kamu tersenyum...?? " Tanya Sofia malah penasaran..


"Papiku juga pernah melepas binatang kesayangannya.. Sepertimu..!! " Jelas Nanda...


"Oh Ya...?? hewannya...?? " Tanya Sofia..


"Serigala...!! "Jawab Nanda...


"dihutan ini...?? " Tanya Sofia lagi..


Nanda melirik sekilas Sofia dan mengangguk, Nanda pun kembali Fokus ke depan..


"Oh.. Pantas saja...!! " Sofia akhirnya mengerti..


Sesampainya di Tempat Tujuan mereka, Rubah Putih yang menunggu tuannya Pun segera mendekati Mobil Nanda, Rubah Itu tau Nanda selalu menepati janji..


"Lihatlah Tatan.. Dia Pilihan Ku..!! " Sofia menunjukkan Rubah putih milik Nanda..


Nanda tergelak melihat Hewan Peliharaan Sofia.


"Dia Jatuh cinta...!! " tebak Nanda..


"Diamlah...!! " Ketus Sofia..


Nanda membungkam mulutnya, Bibirnya ingin tertawa tapi melihat tatapan tajam kekasihnya harus ditahan tawanya itu..


Sofia Pun turun dari Mobil Nanda,, "Putih...!! "


Kedua binatang Itu saling meradu (Moncong)nya.. bisa ditebak hewan itu saling suka..


"Kau tidak perlu takut,, Tuanmu akan datang kemari sesekali...!! " Seru Nanda yang tau keraguan Rubah Sofia..


"Aku baik-baik saja.. Kau harus bisa cari Makan sendiri disini... Aku akan datang kalau ada waktu..!! Bukankah kau menyukainya.. !!" Senyum lebar Sofia merasa baik-baik saja Hewan itu lepas darinya..


malah Sofia seperti baru saja melepas beban di bahunya.. Hewannya ini susah dibesarkan saat dilepaskan juga tak bisa Karna sangat suka jadi peliharaan Sofia..


 


"Apa Kamu sedih sayang ...?? " Tanya Nanda memegang Tangan Sofia..


"Tidak.. Aku hanya terharu dia bisa menemukan Belahan jiwanya...!! " Elak Sofia..


"dia akan baik-baik saja.. Kau tau Rubahku Adalah Rubah langka.. Dia berwarna Putih.. Aku membelinya di luar negri saat itu.. Tapi Aku membesarkannya di Hutan ini.. itu sebabnya Aku sering berlatih disini... Semua hewan disini Adalah temanku...!! percayalah Dia akan baik-baik saja...!! "


"Hewan Langka.. Aku juga tau Rubahmu langka.. Aku juga baru pertama kali melihat langsung Rubah berwarna Putih...! " sungut Sofia..


 


"Apa yang akan kamu lakukan setelah ini...?? " Tanya Sofia serius..


"Aku kembali ke Kantor.. Karna banyak menghabiskan waktu dengan kekasihku kemarin.. Aku jadi banyak pekerjaan hari ini..!! " jawab Nanda mengecup Punggung tangan Sofia..


Sofia tersenyum.. "Kekasihmu menyusahkan ya..?? "


"Tidak.. Aku senang malah....!! Itu artinya Aku cukup berarti baginya..!! " Jawab Nanda tersenyum menunjukkan lesung pipinya..


"eleh... Gombal...!! " Sofia menampar pelan Pipi Nanda..


Nanda malah senyam-senyum melirik Sofia..


"aku minta maaf mewakili Kakakku.. Dia memang Overprotektif padaku.. Selalu berpikir macam-macam...!! " Ucap Sofia merasa bersalah mengingat tadi malam..


"Kalau begitu aku minta Kamu cium aku disini...!! " Pinta Nanda menunjuk Keningnya...


Sofia melebarkan Matanya.. Kenapa Saat Nanda minta di Kening malah membuat Sofia malu. baru Kening bukan bibir..


"Kamu memperalatku..?? " Tanya Sofia memberengut kesal..


"Tidak sayang.. Aku hanya mencari kesempatan...!!" Jawab Nanda terkekeh..


"Sama saja...!! " Ketus Sofia mengecilkan bibirnya..


"mau dimaafin atau tidak...?? " Tanya Nanda menggoda..


"Iya..iya....!! Cerewet banget sih...!! Kenapa jadi rewel coba.. sebelumnya Juga diam aja..!! " Gerutu Sofia..


Nanda tergelak, Dirinya mencubit Gemas Pipi Sofia..


"Sakkittt...!! " Sofia menepis pelan tangan Nanda..


😊😊😊


..


..


..