
Sofia selalu tertawa bersama Nanda, tak terasa pesanan mereka datang nyaman tidak ada Orang disekitarnya ditambah Nanda sangat asik berbeda dari perkataan semua Orang...
"Aku Fikir Kamu orang yang dingin... ternyata Kamu juga Bisa bertingkah konyol...!! " Kekeh Sofia..
"Aku hanya bertingkah konyol padamu saja.. jangan beritau orang...!! " ancam Nanda..
Sofia tertawa lebar, dia bahkan masih lucu melihat CCTV restaurant itu ditutup pakai handuk..
"sudahlah... Ayo makan....!! " ajak Nanda menukar Piringnya dengan Piring Sofia..
Sofia tersenyum saja dengan perlakuan manis Nanda,,
"Kenapa Kamu bisa baik banget sama aku...?? " tanya Sofia penasaran..
"menurutmu Apa Sayang...?? " tanya balik Nanda dengan seriusnya..
"Kenapa malah tanya balik...? Aku bertanya karna aku tidak tau... Jadi jangan bertanya balik.. Jawab aja pertanyaanku...!! " kesal Sofia menekuk kedua alisnya..
Nanda tergelak,, "Karna kamu satu-satunya Wanita uang sangat ingin aku lindungi...!! lebihnya Kamu pasti mengerti kan...!?? "
Nanda menyuapi Sofia dengan garpunya. Sofia pun membuka mulutnya dan mengunyahnya tatapannya masih tidak terima jawaban Nanda..
"main teka-teki lagi aku kunyah nih...!! " Ancam Sofia menunjukkan Pisau Nya..
"lagian Aku bisa jaga diri kok...!! " ralat Sofia dengan seriusnya..
"Semua manusia Itu saling membutuhkan Sayang.. aku melindungimu untukku sendiri.. Aku tidak mau terjadi sesuatu pada mu.. itu hanya akan membuatku Gila...!! "
"maksud mu apa sih...? kenapa pula Kamu Gila...?? " tanya Sofia makin bingung Perkataan Nanda..
Nanda tak menjawab Hanya mengulum senyum manisnya..
telfon Nanda bergetar, Nanda melirik sekilas HPnya dan beralih ke Sofia..
"makan ya sayang.. Aku angkat panggilan ini dulu...!! " Izin Nanda mengusap Kepala Sofia dengan lembut...
Sofia mengangguk. Nanda menjawab Panggilannya disitu Juga..
"Apa...? " tanya Nanda to the Point..
"Tuan motor Nona di sentuh seseorang.. Sepertinya sengaja dirusak Tuan.. ditambah orang itu seperti memasang bom di Motor Nona ...Tuan...!! "
rahang Nanda mengeras mendengar informasi Pengawal Sofia Itu..
"tangkap Pelakunya dan introgasi dia siapa bossnya! " dengan dinginnya Nanda memberi perintah..
Sofia melihat sekeliling ternyata para Pelayan Toko terlihat gemetar merasakan Nada bicara Nanda yang dingin. Sofia juga mengerjabkan matanya memperhatikan Nanda..
"Apa yang membuatnya bisa sangat marah...?? Apa dia dikhianati.. ???" batin Sofia penasaran..
"Sayang.. bisa berikan kunci Motormu...?? " Pinta Nanda serius dengan mata merahnya menahan amarah..
"Kunci Motorku...?? " tanya ulang Sofia memastikan..
Nanda mengangguk sekali tak ada pertanyaan lagi Sofia memberikannya saja, Nanda memerintahkan pelayan untuk menjaga Kekasihnya dulu..
"Kau mau kemana...?? " tanya Sofia menahan tangan Nanda..
Nanda menangkup mesra pipi Sofia,, "Sayang.. Aku keluar sebentar... Percayalah padaku... Aku hanya melakukan hal yang terbaik untukmu..!!"
Sofia melihat keseriusan dimata Nanda hanya bisa patuh sepertinya masalah serius tapi apa hubungannya dengan dirinya..
"jaga dia untukku...!! " perintah Nanda begitu tegas..
"baik tuan...!! " Jawab Para Pelayan Kompak dan patuh..
"Sebentar saja sayang.. aku akan kembali....!! " Nanda mengecup Sayang kening Sofia lalu pergi dengan sedikit berlari..
"Nona silahkan dilanjutkan makannya..!! " dengan sopan Pelayan meminta Sofia melanjutkan aktifitasnya..
"Apa kalian tau sesuatu...?? " tanya Sofia serius..
"tidak Nona.. kami juga tidak berhak tau.. tugas kami hanya menjaga Nona..!! " Jawab Pelayan yang terpesona akan kecantikan Sofia..
Sofia sangat cantik tidak ada Make Up di wajahnya, lipstik pun tidak tapi begitu Cantik hingga semua Pelayan Restaurant itu selalu memandangi Sofia..
Sofia malah gelisah dengan apa yang terjadi dengan Nanda..
"Apa ada masalah dengan Motorku...? Kenapa dia minta Kunci motorku...?? " Gumam Sofia pelan..
Sofia menatap pintu keluar Nanda tadi ingin menyusul tapi Para Pelayan yang ditugaskan Nanda mengepungnya.
Sofia tidak akan melawan Orang yang tidak bersalah jadi hanya bisa mengomel kalau didepan umum, mana mungkin Sofia menunjukkan dirinya adalah Gadis Mafia atau berbahaya ...
"Aku yakin pasti terjadi sesuatu padanya..? biarkan aku pergi..!!" Sofia berusaha pergi dari tempatnya kini dan ingin tau apa yang terjadi..
"Aku mohon biarkan aku keluar.. Aku yakin terjadi sesuatu...?? ini sudah 30 menit.... !!" memelas Sofia dengan gelisah..
"Saya Mohon Nona.. lakukan saja apa yang Tuan Muda katakan.. Kami tidak mau dihukum Nona..!! "
"bahaya.. dia pasti dalam bahaya.. lepasin Aku... !!"
Tebak Sofia..
Sofia menggunakan sedikit ilmu beladirinya menjatuhkan para pelayan itu tak punya kekuatan mereka pun terjatuh dengan mudahnya..
Sofia berlari memakai Maskernya..
"Tuhan... Apa yang terjadi...?? " batin Sofia..
Sofia tiba didepan Restaurant itu dan mencari motornya juga Nanda..
"dimana Motorku...?? " gumam Sofia..
Sofia berlari mencari Nanda kemana Nanda membawa motornya Pikirnya..
"disitu...?? " Sofia pun menemukan Motornya diangkat Mobil Box Kecil..
"Nanda...?? apa yang kau lakukan...?? " tanya Sofia membentak...
"Sayang.. ada seseorang yang ingin bermain denganmu.. Motor ini harus dibuang kejurang..! " ujar Nanda memberi aba-aba seseorang pergi..
"Kenapa dibuang.. ? Itu motor kesayanganku... Kau tidak berhak membuangnya...?? " Emosi Sofia tak terima..
"Sayang.. dengar... motormu disabotase.. ada Bom di Motormu.. kami tidak bisa menjinakkannya..!! " Nanda dengan sabar menjelaskannya pada Sofia..
"Bom...?? " Ulang Sofia tak percaya..
"Ayo ikut aku...!! " Nanda menarik tangan Sofia masuk ke Mobilnya..
"Apa maksudmu di motorku ada Bomnya..?? itu bohong...mana mungkin ada yang melakukan hal Kotor itu padaku...?? " Sofia merasa dirinya aman ditempat ini..
tapi kenapa ada Bom di motornya siapa memangnya pelakunya...
"pelakunya sedang di introgasi oleh orangku, Kita hanya punya waktu 20 menit lagi...!! kalau meledak bisa bahaya...!! "
"Siapa Brengsek yang berani melakukan hal ini..?? " gumam Sofia mencoba mengingat musuh-musuhnya..
"Clarissa..?? atau Olivia..? apa mereka bersekutu lagi..??" gumam Sofia nyaris tak terdengar..
Nanda tidak mendengar karna terlalu fokus mengemudi. ..
sesampainya di tepi jurang, Sofia masih tak terima motornya harus dibuang..
"Aku bahkan banyak menghabiskan uang untuk beli motor itu. apa benar tidak bisa dijinakkan..?? " tanya Sofia lirih..
"bisa tapi hanya satu orang dia tidak ada dinegara ini.. ada di Negara K,, terlalu terlambat kalau memanggilnya kemari..!! " Jawab Nanda memeluk Sofia dengan dibubuhi kecupan dikening Sofia demi menghibur kekasihnya itu..
"Itu pasti Bohong.. tidak mungkin ada Bomnya.. coba aku lihat...!! aku mau lihat...!! "
"Tidak bisa Sayang.. waktunya sudah habis...!! " Nanda memeluk Erat Sofia supaya tidak bisa menyusul motornya..
Sofia memekik Saat motornya dibuang ke Jurang terdalam, hitungan detik kemudian. ledakan besar muncul dari situ..
Nanda dengan cepat mendorong Sofia ketepi Jalan, getaran hebat akibat Ledakan bom itu begitu terasa di tanah pijakan mereka kini..
"Sayang...?? Sofia Kamu tidak apa-apa...?? " tanya Nanda khawatir..
Sofia yang berada dibawah tindihan Nanda berkaca-kaca, itu motor Kesayangannya..
"maafkan Aku sayang.. Aku tidak punya pilihan lain.. kalau tetap disimpan Bom waktu itu akan membunuh orang...!! " Nanda memeluk Sofia dengan rasa bersalahnya..
Sofia meneteskan air matanya, bibirnya tak mampu berbicara ataupun menangis histeris Nanda yang sedih merasakan kekasihnya sedang mencoba terlihat tegar didepannya.
bawahan Nanda hanya membalik tubuh tidak mau melihat posisi intim tuannya..
"siapa pelakunya...?? " tanya Sofia dengan nada dingin..
😊😊😊
..
..
..