
"Hemmm... hh... Kamu sudah datang sayang....?? " Suara serak Nanda jhas bangun tidur..
Sofia jadi gelagapan sekaligus gugup..
"apa kamu tidak mengantuk....?? " tanya Nanda tak juga membuka matanya, matanya terlalu berat untuk dibuka..
"Maaf... Aku membangunkanmu... Aku hanya ingin mengembalikan Mobilmu..!! " Ucap Sofia Pelan...
"Hemmm... Kamu tidak jadi menjualnya..?? " Canda Nanda mengulurkan tangannya.
Sofia mendengus tapi matanya bingung melihat tangan Nanda, Sofia malah menyerahkan Kunci Mobil Nanda tapi Nanda malah melempar asal Kunci Mobilnya dan menarik Tangan Sofia..
Sofia memekik saat tubuhnya Jatuh disamping Nanda, mereka ada di Sofa Nanda tak juga membuka matanya..
"mataku Berat sekali....!! " Keluh Nanda mendekatkan Wajahnya ke Pipi Sofia..
Sofia tak bisa melawan, kenapa Nanda sangat bisa mengendalikan dirinya..? Sofia sendiri juga tidak mengerti..
"Kalau berat ya tidur aja, nggak usah bawa-bawa aku. " Cicit Sofia pelan..
Sungguh dirinya merasa canggung saat ini, Seumur hidupnya Sofia tidak pernah dekat dengan Pria manapun. apalagi sampai tidur berdua di tempat sempit seperti ini bukan KingSize tapi Sofa, bayangkan saja bagaimana rapatnya tubuh mereka..
Sebenarnya Sofia bisa saja mendorong Tubuh Nanda biar jatuh ke bawah tapi saat Nanda mengeluh matanya berat malah jadi kelemahan Sofia..
"tidurlah.. Kamu pasti lelah....!! " Suara Serak Nanda membelai sayang Kepala Sofia..
awalnya Sofia tertegun, namun lama kelamaan terasa nyaman dan mata Sofia tiba-tiba berat..
"nyaman sekali....!! " Gumam Sofia mulai meracau...
Sofia bahkan memeluk Nanda Juga tanpa sadar.. Nanda tersenyum masih mengelus Rambut Panjang Sofia. Nanda mengecup Sayang puncak Kepala Sofia..
Mata nya juga terasa berat untuk dibuka..
tapi Nanda Juga tidak bisa tertidur kalau sofia tidak ada didekatnya, Sofia pasti lelah membalaskan dendamnya hingga Pulang selarut malam ini. Nanda tidak akan bisa memaafkan dirinya Sendiri Jika terjadi sesuatu saat Sofia saat pulang. tengah Malam begini mana ada Taksi...
mereka pun tertidur lelap dengan Posisi Seperti itu, layaknya Pasangan suami istri yang sedang bulan madu... sangat manis.. Sofia juga tidak pernah secepat ini kalau tidur.. biasanya Sofia pasti ada Pikiran..
Ke esokan paginya Sofia menggeliat kecil saat tubuhnya terasa berat..
"apa sih...?? Kenapa perutku merasa tertindih...?? " batin Sofia belum sadar dirinya tidur bersama Nanda..
Sofia perlahan membuka matanya dan melihat ada apa dengan tubuhnya, namun saat matanya menyipit melihat Perutnya malah melebar sempurna..
Sofia perlahan melirik Ke arah Samping, tangan Kiri Sofia menggenggam erat ibu jari Nanda. lengan Nanda yang menjadi bantalannya, sementara tangan Kanan Sofia juga merangkul lengan Nanda yang melingkar diperutnya..
"Astagah.. Aku tidur dengan Pria....!! dengan posisi sedekat ini...?? " jerit Sofia dalam hati..
tapi Sofia tak bisa berkutik, Dia takut pergerakannya akan membangunkan Nanda..
Perlahan Sofia memutar tubuhnya ke arah Nanda, Sofia memperhatikan Wajah Nanda yang asli tanpa berpoles apapun biasanya kan Rambut nanda sangat keren keatas menunjukkan Jidatnya yang bersih..
"Dia sangat Tampan walau sedikit berantakan
malah terlihat sexy....!! " batin Sofia memperhatikan Setiap Sudut wajah tampan Nanda..
namun matanya terhenti dibibir Nanda, Entah dari mana datangnya pipi Sofia memerah.. Apa yang dia bayangkan dari bibir merah Nanda..
"Sofia.. Jangan Gila.....!! Dari mana kau dapat fikiran itu...?? sadar... sadar.....!!! " rutuk Sofia dalam hati..
perlahan mata Nanda bergerak pertanda Dia akan terbangun, Sofia membelalak takut ketahuan dirinya memejamkan mata..
"Bisa hancur Reputasiku kalau aku sedang memandanginya...!! " batin Sofia memilih pura-pura tidur..
Nanda membuka matanya dan tersenyum lembut melihat hal yang pertama kali dia lihat saat buka mata adalah sofia..
"Kamu pasti lelah sekali...!! " gumam Nanda nyaris tak terdengar..
tapi Sofia bisa mendengarnya, Nanda melepaskan perlahan lengannya dari Sofia lalu menyelimuti Sofia sampai menutupi lehernya, Nanda mengusap lembut Kepala Sofia dan mengecup Keningnya lama..
mendengar langkah kaki Nanda yang menjauh Sofia membuka matanya secara perlahan. Dia benar-benar suka pada Nanda yang seperti itu tanpa sadar dirinya tersenyum lalu kembali memejamkan mata...
"Sofia... Sayang....?? " Nanda membangunkan Sofia dengan lembut mengusap Kepala Sofia..
Sofia menggeliat kecil.. "Hem....?? "
"Ayo bangun... Sarapan Yuk... Udah jam 9 ....!!" Ajak Nanda lagi..
"Jam 9 ?" Beo Sofia tak percaya..
Nanda terkekeh dan menunjukkan bukti di jam tangannya..
"Kenapa kamu tidak membangunkanku...?? " tanya Kesal Sofia duduk seketika dan menggulung asal Rambutnya..
Jika Pria lain mungkin akan menggila melihat leher Putih mulus Sofia, apalagi anak-anak rambutnya kocar-kacir yang membuat Sofia terlihat sangat sexy..
Nanda tertegun untuk sesaat, Namun setelahnya tersenyum sambil geleng-geleng kepala..
"Jangan lakukan hal tadi didepan Pria lain sayang...?? Bahaya...!! " pinta lembut Nanda mengetuk mesra hidung Sofia..
Sofia malah mengangguk-ngangguk tanpa tau apa yang dibicarakan Nanda, dirinya hanya bersikap biasa bukan bertingkah seperti sok cantik atau apapun tapi memang apapun gerakan Sofia selalu jadi pusat perhatian. Sofia Gadis magnet yang bisa menarik lawan hanya dengan sekali lirikan matanya..
Nanda berdiri dan mengulurkan tangannya ke Sofia..
"Aku bisa jalan sendiri...!! " Sungut Sofia tapi membalas uluran tangan Sang kekasih..
Nanda hanya menahan tawa sekuat tenaga..
"Kamu kerja jam berapa...?? " tanya Sofia heran..
"Jam 10 nanti ada rapat...!! " Jawab Nanda menghapus Selai blueberry Di bibir Sofia..
"Bagaimana bisa ada selai Blueberry... ? Aku mau banget... kamu beli dimana...?? " Tanya Sofia antusias..
"Ambil saja dilemari atas dapur ku.. masih banyak stok...!! Aku pesan sendiri.. Sofia ku suka Buah itu.. Jadi aku pesan deh...!! " Ujarnya Nanda ke Sofia mengusap lembut Pipi Gembung Sofia..
Sofia menyeringai senang dengan semangatnya dia mengangguk-ngangguk..
"Ada sesuatu untukmu...! tunggulah sebentar.. ! " Seru Nanda tiba-tiba..
Sofia dengan cepat mengunyah yang ada dimulutnya dan minum sampai tandas, Saat Nanda memberi kode izin masuk kamar Nya..
Nanda kembali dengan membawa kotak tidak terlalu besar..
"Aku penasaran bau Cendana Itu... jadi aku pesan parfum Khas Cendana dan Lavender... Aku ambil lavender dan Kamu aku berikan parfum itu... Aku rasa kamu suka bau parfum itu..!! "
Sofia membelalak sempurna dengan cepat Sofia membuka Kotaknya dan menatap Tabung Parfum berbentuk Kristal itu disampingnya ada parfum isi ulangnya Juga ada mainan Kunci Berukir Nama nya..
"Indah sekali....!! " Puji Sofia menatap Ukiran Nama nya ..
Sofia segera menyadarkan diri dan mencoba wangi parfumnya, matanya jelas menatap sendu ke Nanda tak percaya Aroma yang dia suka ada. .
"Jangan menatapku seperti itu sayang....!! " Keluh Nanda mengalihkan pandangannya..
Sofia yang merasa senang dengan cepat memijak meja sarapan mereka dan melompat memeluk Nanda...
"Terimakasih... Aku suka sekali hadiahmu....!! " Ucap Sofia dengan bibir gemetar..
Nanda yang kaget tadinya tentu ikut tersenyum bahagia, entah mengapa apapun yang Sofia sukai pasti Nanda bisa membuat sesuatu yang istimewa untuk Kekasihnya itu..
"aku yang berterimakasih telah hadir dalam hidupku.. sayang.... i Love You so much.!! " bisik Nanda mengecup sisi wajah Sofia...
Sofia tidak menjawab hanya gelak tawanya yang terdengar..
"I Love You Too...!! " Balas Sofia dalam hati..
Nanda sangat tau bagaimana mencuri hatinya berkali-kali.. Siapa yang tak akan bahagia.. Sofia hidup tidak pernah sesenang itu diberi hadiah..
Ya... Nandalah yang bisa memberikan sebuah senyuman terindah diwajah dinginnya. dan Apapun yang Nanda berikan padanya sepertinya tak ternilai dengan uang ataupun kata-kata..
"Kamu kenapa bisa sangat mengenalku...? Aku bahkan tidak pernah memberimu hadiah.. Soal aku masuk di kehidupanmu itu tidak sengaja. tapi aku tidak menyesalinya...!! " Oceh Sofia tanpa sadar..
Nanda mengusap lembut Punggung Sofia..
😊😊😊
...
..
..
...