Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
menyinggung



"Ini sayang Baju nya... jaket nya mungkin kebesaran..


Kamu mau nggak...? " tanya Mia menyodorkan Baju Kaos dan Celana Panjang..


"Iya... Tante tidak apa-apa.. terimakasih banyak tante....!! "


Ucap Sofia canggung...


"Tante....?? " Beo Mia dan Kania..


Sofia kelabakan saat Kedua wanita cantik itu mendesaknya memanggil Mereka GranMa dan Mami... akhirnya Sofia setuju...


"Baju tadi udah bau keringat lagi....!! " batin Sofia tak mungkin memakai baju itu lagi..


Setelah berpakaian lengkap, Sofia pun di bimbing keluar Kamar.. mereka bertiga berjalan menuruni tangga,,,


 


"Kenapa Kamu bawa Masker dan Topi sayang...? " tanya Kania bingung...


"Nanda nggak mau Wajah Sofia dilihat Pria oain Mi..


GranMa... Nanda yang suruh....!! " nanda lah yang menjawabnya..


Semua Orang tergelak.... Sofia jadi Kikuk... Keluarga Ini benar-benar di luar nalar Sofia..


"Ohh... Mami ngerti.... Ahahaahhhh....!! " tawa lepas Mia..


"Mi Udah Dong... Sofia udah laper Tuh....!! " Nanda mengomel singkat..


Mia tertawa sambil mengangguk-ngangguk. Kania pun tertawa sampai mata nya berair., Dika dan Gio menggeleng kepala mereka, memang kedua Pria itu juga tertawa tapi tidak berlebihan seperti istri mereka..


"Aah... Sungguh malu diriku...mau dibawa kemana muka ku ini....!! " batin Sofia memekik..


Kenapa dia terasa canggung saat Semua Keluarga Nanda sangat perhatian padanya padahal dirinya hanya orang asing...


"Makan yang banyak Ya....!! Kamu harus membiasakan diri... Keluargaku terlalu gila kalau Aku membawa Gadis menemui mereka.. Mami dan Granma Selalu saja menjodohkanku dengan wanita Sexy.. sekarang aku menemukan Wanita Ku sendiri.. tentu mereka bahagia... jadi jangan diambil pusing ya... !!" Ujar Nanda mengusap Pipi Sofia yang sangat halus bagai Sutra..


Sofia tersenyum canggung..


"Kamu ingat berapa teman Perempuan makan Ku..? " tanya Nanda Lagi..


"100 lebih....!! " Jawab Sofia...


sebenarnya Sofia tau berapa Wanita yang menjadi teman Makan Nanda namun tidak mungkin dirinya menunjukkan kalau dirinya mencari tau siapa Nanda dengan bantuan tangan Cerdasnya..


Sofia meretas CCTV Restaurant mahal yang ada dikota Ini demi mencari Siapa saja Wanita Itu, entah mengapa Sofia tertawa melihat Cara Nanda menolak semua nya. ..


"benar sekali Sofia.... Kamu sangat pintar....!! makan ya....!! " Nanda mengusap Kepala Sofia..


Sofia beralih ke Piringnya dan termenung melihat kacang, Nanda melihat Itu ..


"Astagah... dia alergi Kacang....!!! " batin Nanda baru ingat..


"Sini... aku suka Kacang....!! kamu tidak suka Kan...?? " Nanda mengambil Kacang yang ada di piring Sofia..


"Kok kamu bisa tau Nan...? Kan aku nggak pernah kasih tau...!! " tanya Sofia Curiga..


"bukankah sudah jelas...? matamu melemparkan laser seolah ingin menembak Kacang Itu...!! " Jawab Nanda dengan fasihnya..


Keluarga Nanda tertawa lebar, sofia yang tersudutkan karna berani mencurigai Nanda, Sofia menggaruk kepala nya yang tak gatal..


"Makan saja... ..!!"


Sofia mengangguk pelan...


Kania dan Mia saling tatap melihat begitu manis nya Nanda Pada Sofia bisa mereka tau Nanda sangat mencintai Sofia walaupun Sofia terlihat masih canggung dengan keluarga Nanda...


Gio seperti pernah merasakan situasi ini senyum tipis terbit seketika di bibirnya..


"ternyata Cucu ku sedang berjuang mendapatkan hati Sofia...!!??? Aaah... Aku jadi ingat perjuanganku mendapatkan hati Kania...!! " batin Gio menatap penuh cinta pada Kania..


Dika mengerti Kecanggungan Sofia karna sudah tau masa Kecil Sofia yang tak pernah diberi kasih sayang...


Sofia seorang pembunuh, Dika tau siapa saja yang Sofia bunuh.. hanya para Koruptor dan Penggila tub*h Wanita...


...


disisi lain Berly memantau Siapa pemilik Akun itu lewat pemilik jaringan Komputer...


"Pemilik akun ini perempuan Nyonya...!! " ujar sang pekerja..


"Aku boleh minta Nomor HP nya...!!? " Pinta Berly berusaha seramah mungkin..


"Seperti nya Nomor ini tidak bisa dihubungi... ini Nomor Khusus Nyonya.. tidak bisa ditelfon ataupun dilacak keberadaannya..! Perempuan ini sangat jenius.. dia seperti sangat berpengalaman menyembunyikan diri... Apa Nyonya punya musuh...? "


"Jika anda ber urusan dengan Orang seperti ini... artinya anda pernah menyinggungnya.. biasanya ini milik Mafia... Saya pernah mendeteksi sebelumnya.. ada Pria tua yang meminta hal yang sama dengan Nyonya.. nomor nya ini juga... tapi beberapa hari kemudian Pria Tua itu meninggal Nyonya...!! "


"dibunuh oleh pemilik nomor ini..?? " tebak Berly merinding seketika..


"Iya Nyonya...!! bahkan Polisi tidak bisa mendeteksi nya.. sepertinya Polisi tidak lagi bergerak setelah mencari Bukti ternyata Pria yang terbunuh itu


penggila Se*s ... mungkin wanita itu korban pikir mereka... !!"


"tapi saya Perempuan....!! " Elak Berly..


"nungkin nyonya korupsi...!! " tebak asal Pekerja itu..


Berly mengepalkan tangannya dirinya berusaha meredam amarahnya Kini..


"terimakasih atas informasi anda...!! " ucap Berly lalu berlalu meninggalkan pekerja Itu...


"hanya menghitung hari... Wanita itu pasti akan di bunuh juga...!! " Gumam pekerja itu prihatin..


 


Sofia di dalam Mobil Nanda termenung mengingat pengalaman Manis nya sehari di Rumah Keluarga Nanda..


"Kenapa Sofia...? Apa Kamu tidak nyaman dengan perlakuan Keluargaku....? " tanya Nanda serius..


"Tidak... bukan...!! " elak Sofia menggeleng kepalanya..


entah kenapa Bibir Sofia terasa tertutup rapat mengenai Jati dirinya.. padahal Nanda sudah tau siapa Sofia, Nanda hanya pasrah karna Sofia belum mau terbuka padanya..


"lunas ya...!! " Seru Nanda lagi..


"Hah...? apa nya yang lunas...? " tanya Sofia bingung..


"bukankah Kamu menerima persyaratanku sudah mau menemui keluargaku... ? sekarang aku aman... mereka Ttdak akan menjodohkan Aku dengan Wanita lain....!! " Jawab Nanda lagi..


Sofia pun tersenyum tulus untuk pertama kalinya, Dia tidak menjawab... entah lah... rasa nya apa yang dialami Sofia hari ini malah lebih membahagiakan dibanding mendapatkan Pistol itu hingga Sofia berkaca-kaca mengingat itu semua...


"Antar Kamu kemana...? " tanya Nanda..


"seperti biasa saja....!! " jawab Sofia..


Sofia tiba-tiba menatap Nanda dengan serius..


"Ada apa...??? katakan saja... Aku akan menjawab rasa penasaranmu...! " tanya Nanda Melirik sesekali Sofia.


"Aah... hem.....!! " gugup Sofia karna kepergok oleh Nanda...


"Kenapa Kau tidak bertanya siapa Aku..? Kau langsung percaya padaku... bagaimana jika aku seorang pembunuh buronan polisi dan Orang jahat... ? kau Juga tidak bertanya padaku saat Aku minta diturunkan di Gerbang saja... apa Kau tidak mencari tau aku...? " Pertanyaan bertubi-tubi Sofia..


Nanda tersenyum manis hingga menunjukkan lesung pipinya yang dalam, sofia malah tertegun melihat Senyum Nanda..


"bukan aku yang akan mencari tau mu Sofia...!! " jawab Nanda berbeda..


"Hah...? kalau bukan seorang Tuan Kecil Mahadiningrat lalu siapa...? " tanya Sofia makin penasaran..


"papiku.. !!" jawab Nanda lagi..


Sofia menjatuhkan rahangnya, mata nya membulat tak percaya...


"Kamu fikir Papi akan menerima mu tanpa di selidiki terlebih dahulu.. dia tau segalanya tentang dirimu....!! " ujar Nanda lagi..


"Kau juga tau...? " tanya Sofia lagi tak percaya dengan kebenaran itu..


"Iya... !!" jawab Nanda lagi..


"tapi bagaimana kalian bisa menembus identitas ku...? tidak akan ada yang bisa menembusnya kecuali...? " Tanya Sofia terputus...


"Eehmmm... uncle Ku adalah peretas terkenal juara 1 di dunia. dan Kamu mengalahkan istrinya di posisi kedua. . Mereka suami istri....!! Istrinya adalah adik Kandung Papi ku...!! " Jelas Nanda lagi..


Sofia membelalak sempurna, Jantungnya berdebar kencang mengetahui kebenaran mengerikan itu..


"Kamu tenang saja.. paman Ku juga melindungi identitasmu... Aku tau semua nya...!! mereka juga setuju alasan kamu membunuh... Jadi Uncle ku melindungimu...!! "


Sofia akhirnya bisa bernafas lega, benar Juga... Keluarga Besar seperti itu mana mungkin bisa menerima seorang wanita dengan mudah ternyata mereka sudah tau identitas Sofia malah tetap menerima nya...


"Terimakasih....!! " cicit Sofia..


😊😊😊


...


..


..