Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Nanda tersinggung



Selesai dengan acara makan Malam dengan Keluarga Nanda, Sofia dipaksa menginap.bagaimana Cara Sofia menolak Jika Mia bertingkah manja dan menggemaskan Padanya belum lagi Dika juga menyuruh Sofia menginap...


"Matilah aku... Kenapa Aku bisa berada disituasi Sulit seperti ini..? Tidak pernah Ku alami sebelumnya.. Bagaimana Cara menolaknya... Tuhan.... Tolonglah aku...!! " batin Sofia menjerit..


"Sofiaku Sayang... Tidur saja disini... Aku akan menemanimu.. Aku tidur disofa Hem.....?? supaya Kamu bisa tidur....!! " Nanda berkata lembut sambil menyibakkan Rambut Sofia kebelakang dan mengusap Kepala Sofia dengan sayangnya..


"Awas kamu macam-macam Son... Kalau kamu mau nikah katakan saja pada Papi.. Jangan Buat Nama Keluarga Kita rusak hanya karna Nafsu mu..!!" Ancam Dika serius..


Nanda menjatuhkan rahangnya.. menganga tak percaya saat kedua orangtua nya menatapnya bagai Pria tak baik..


"Astagah... Apa Papi dan Mami tidak percaya Anaknya sendiri hah....??? " Pekik Nanda Tak percaya..


Sofia memejamkan matanya saat ini, sungguh malu saat Orangtua Nanda membahas hal memalukan itu..


"Sofia sangat cantik dan Sexy... bagaimanapun Putra Mami Pria dewasa.. Sudah menahan Segala Sesuatunya sejak masa Puber.. pasti tidak bisa menahannya saat melihat Sofia...!! " Seru Mia mencurigai Nanda anaknya sendiri..


"Aawwwhh...!!! " Nanda memijit Pelipisnya yang pening seketika..


"tidak Apa Mi... Pi... nanda nggak Pria kayak gitu Kok... Dia selalu Jaga Sofia.. Jadi Sofia pulang aja Ya Mi... Pi.. Jujur Sofia butuh Waktu buat menyesuaikan diri.. Kalau tiba-tiba nginap.. Sofia yakin tidak akan bisa tidur...!! " Tolak halus Sofia beralasan..


"nggak ada acara Pulang... Sofia harus nginap...!! " putus Mia mutlak...


Sedangkan Dika hanya tersenyum, hanya Nanda yang masih memijit Kepalanya yang pening. Bagaimana bisa Orangtua nya begitu meragukannya...


Sofia Memaksakan bibirnya untuk tersenyum...


"Bagaimana Ini....?? " batin Sofia..


"Ayo sayang... Aku antar ke Kamarku... Kita akan tidur bersama....!!!" Ajak Nanda dengan penuh penekanan di depan kedua Orangtuanya..


Mia melototkan matanya. Sedangkan Sofia juga melebarkan matanya tapi tak bisa berkata-kata. Dika pun sempat terkejut dengan kata-kata anaknya..


"Sayang... Kamu jangan macam-macam sama Sofia.. Sofia Tidur dikamar Kiran saja...!! " Tolak Mia.


"Kenapa...?? Mami tidak mempercayai anak sendiri...?? Biar Nanda Tunjukin kebenarannya... Berapa Kali Nanda bilang Nanda sayang banget sama Sofia tapi Mami nggak percaya sama Nanda. ini Nanda sakit Mi...!! " Nanda berkata sambil memukul-mukul dada nya sendiri..


Sofia jadi canggung saat Nanda dijadikan bahan Curigaan Oleh Kedua orangtuanya sendiri..


"bukan begitu maksud mami sayang... Mami Cuman....!! " Mia berusaha menjelaskan tapi terpotong oleh Perkataan Nanda.


"Iya Mi... Nanda memang pria dewasa... tapi Nanda tau batasan....!! Mami tidak perlu khawatir....!! " Selah Nanda dengan seriusnya lalu membawa Pergi Sofia dari Situ..


Mia berkedip-kedip menatap kepergian Nanda dan Sofia..


"Kamu terlalu berlebihan sweety....!! Apa Kamu tidak mengenalnya....?? bukankah Kamu selalu mengasihinya.. bagaimana bisa kamu meragukan nya saat dirinya begitu mencintai mu sebagai wanita yang melahirkannya...!! " Ucap lembut Dika merangkul bahu Mia dan mencium kening Mia seolah menghibur Mia...


"Benarkah...?? berarti Aku terlalu melukai Hatinya...?? " tanya Mia berkaca-kaca..


"Hem... Kalau Aku sudah biasa bertengkar mulut dengannya.. Jadi dia tidak akan tersinggung.. Bagaimana bisa kamu juga ikut-ikutan meragukannya...??? "


"Selama Ini Kamu selalu membelanya kalau bertengkar denganku... Walaupun dia salah kamu menyalahkanku... Sekarang kamu malah menuduhnya.. ? menurutmu bagaimana perasaannya...?? " Jelas Dika lagi lemah lembut..


"Aku mau menemuinya dan minta maaf...!! " Ucap Mia melepaskan diri dari Dika tapi dika menahannya.


"Kenapa kamu menahanku...?? Aku mau minta maaf sama Anakku.. Aku juga tidak mengerti kenapa aku meragukannya.. Sofia sangat cantik sayang... Aku hanya... hanya....!! Hiks.. hiks.... Aku.. Tidak pernah berpikir kalau akan menyakiti hati anakku...!! Sayang.. Aku harus minta maaf sama anakku..!! "


Dika mengusap air mata Mia yang jatuh. Dika berusaha membujuk Mia untuk memberi Nanda waktu...


Sedangkan Nanda duduk diam di Sofanya, Sofia jadi merasa bersalah..


"Kan aku sudah bilang Kalau aku minta pulang.. Kenapa Kamu menahanku...?? sekarang Kamu jadi bertengkar dengan Mamimu.. aku jadi merasa bersalah!!"


Nanda merebahkan kepalanya di Paha Sofia dan memejamkan mata sebelum nya menatap Sofia sekilas..


"bukan salahmu Sayang.... wajar saja Orangtua Ku meragukanku.. tapi Aku tidak tau kenapa saat Mami tidak mempercayaiku rasanya sakit disini.... !!" Nanda berkata lirih sambil meletakkan tangan Sofia di dadanya yang sakit..


"Maafkan aku...!! " Ucap Sofia..


"Kenapa Kamu minta maaf sayang...?? " tanya Nanda Serius..


"tapi tetap saja temui Mamimu.. Pasti Mami mu merasa bersalah telah menyinggung hatimu...!! " bujuk Sofia membelai Rambut Nanda dengan pelan..


"Besok saja.... !!" tolak Nanda sambil bangkit dari rebahannya.


"tidurlah di Kasurku...!! Aku akan tidur di sofa...!! " Nanda membelai Sayang Pipi Sofia..


Sofia tersenyum samar...


 


Nanda Pun tidur dengan tenang di Sofanya, entah dia tidur atau tidak Sofia juga tidak tau..


Sofia yang tadinya merasa tidak akan bisa tidur malah tiba-tiba mengantuk saat Aroma cendana dikasur Nanda masuk dalam paru-parunya..


"Kenapa Wangi ini membiusku...?? " Rutuk Sofia dalam hati merasa matanya begitu berat..


Nanda memang tak bisa tidur. Bagaimana bisa dirinya tertidur saat Mami yang dia cintai sejak dulunya selalu mengajarkannya bagaimana cara menghargai wanita.. Kini tak mempercayainya..


Nanda sudah berusaha untuk tidak memasukkan hati Kata-kata Maminya. namun Nanda tak bisa mengelak saat dirinya sengaja memancing dengan mengatakan akan tidur bersama Sofia..


"Apa Mami tidak mempercayaiku lagi...?? Sudah aku bilang aku adalah anak Mami.. tidak akan melukai hati Mami... bagaimana bisa Aku melakukan hal yang mami benci...?? Itu tidak mungkin Mi... tapi Mami tidak percaya Nanda... !!" batin Nanda merasa kecewa..


"mungkin hatiku besok akan lebih baik...!! " Gumam Nanda pelan memutar tubuhnya ke arah lain..


alasan Mia meragukan Nanda karna tubuh Sofia sangatlah Indah. tawa nya Sofia, Mia bisa merasakan bagaimana Luar biasanya Sofia sebagai perempuan..


bahkan Mia saja sebagai sesama perempuan begitu suka akan segala gerakan Sofia. Apalagi Nanda pikirnya..


.....


 


Ke esokan Paginya.. Sofia bangun lebih duluan dari Pada Nanda.. selesai dengan aktifitasnya Sofia memakai Baju Itu lagi... Sofia tidak mau membuat Orangtua Nanda salah faham pada Nanda lagi..


"nanda bahkan pria terbaik yang pernah aku temui... tapi Karna ku Dia jadi diragukan oleh Mami tercintanya sendiri.. " batin Sofia merasa bersalah..


Sofia menyelimuti Tubuh Nanda dengan perlahan, takut membangunkan Nanda...


Saat Sofia keluar Kamar,, "Ya Tuhannn....!! " Kaget Sofia melihat Mia tiba-tiba ada didepan Pintu Kamar mereka..


Mia bisa melihat anaknya yang terlelap di Sofa..


"Nanda Pria Baik-baik Mi... maafkan Sofia membuat Hubungan Baik Mami dan Nanda jadi retak karna Sofia.. Kalau Mami mau Sofia bakal Tingg...!! " Ucap Sofia terputus Saat Mia meletakkan Jari telunjuknya di bibir Sofia..


"ini salah mami bukan salah Nanda.. Mami mohon jangan hukum Anak Mami... jangan Tinggalkan Anak Mami hanya karna Kecurigaan tak penting Mami ya.! " memelas Mia sambil membawa Sofia pergi dari Kamar Nanda setelah menutup pintu Kamarnya..


.


..