Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Sarapan bersama



"Mami hanya merasa Kamu memiliki daya Tarik luar biasa.... itu lah yang membuat Mami Tidak percaya Putra Mami sendiri.....!!" ucap Mia pelan membawa Sofia ke arah dapur...


"Sofia Juga berpikir seperti itu Mi.... Tapi Jujur Nanda tidak pernah berpikiran kotor pada Sofia.. menatap Kotor saja tidak pernah... Itu alasannya Sofia suka Sama Nanda Mi.... dia pria yang sangat berbeda....!! " Ujar Sofia tersenyum manis..


"Oh ya....?? " Antusias Mia..


"Iya... Sofia pernah keluar dari Kamar Mandi hanya memakai jubah mandi saja... Tapi dia hanya menatap biasa Saja ke Sofia.. Mami Tau Saat itu Sofia menebak


Nanda Itu apa..?? " Bisik Sofia pelan seolah Sudah begitu akrab dengan Mia..


Mia mengulum senyum manisnya.. "Apa Sayang....? "


"Sofia berpikir dia Guy....!! " Jawab Sofia berbisik..


"Apa....?? " Pekik Mia cepat menutup mulutnya sendiri..


Sofia nyengir Kuda,, "Iya Mi.... Sofia minta maaf mencap dia Guy... Sofia hanya tidak percaya dia Pria Normal setelah melihat kondisi Sofia seperti itu... !!"


Mia tersenyum haru,, "Mami jadi menyesal sudah menuduh Anak Mami akan berbuat lebih padamu...!! "


"Mami mau buat apa....?? " tanya Sofia mengalihkan Pembicaraan sebab mereka sudah didapur sejak tadi..


"Astagah... Mami tidak sadar malah membawamu kemari.. Kita terlalu asik bercerita... !!"


Pada akhirnya Sofia membantu Mia membuat Omlet.. Sarapan Pagi untuk mereka semua.. Sofia dikatakan Tomboy hanya penampilannya saja, dirinya perempuan Normal yang juga bisa urusan Dapur.. Sofia hidup bertiga dengan Kakak serta Rivo sejak lama jadi mereka semua bisa masak walau tidak profesional.. setidaknya bisa memasak...


 


Sofia perlahan masuk ke Kamar Nanda lagi,,


"Dia masih tidur....!! " Gumam Sofia pelan..


Sofia berjalan ke Arah Nanda dan duduk secara perlahan di bawah Sofa Nanda tangan Sofia perlahan menyapu wajah Nanda dengan lembut..


"Nanda....!! Bangunlah.... !!"


Nanda perlahan membuka Matanya... suara lembut Itu langsung membawa nya keluar dari alam mimpinya..


Saat Nanda membuka matanya senyuman Indah Pujaan hatinya menyambutnya... Nanda tersenyum lembut...


Sofia mencium Kening Nanda, Nanda memejamkan matanya..


"Ayo bersihkan tubuhmu Kita sarapan bersama..! hutang Ku disini tinggal 69 lagi... !" tunjuk Sofia di kening dan Pipi Nanda..


Nanda terkekeh mengusap Kepala Sofia lalu mencubit pelan Pipi Sofia yang sangat cantik saat tersenyum....


 


Sofia duduk manis di Ranjang sambil menunggu Nanda yang sedang mandi tak sadar Nanda sudah keluar dengan Penampilannya yang sangat sexy..


hanya handuk putih yang membalut bagian bawahnya saja, dada bidang Nanda yang masih basah ditambah tetesan Air dari Rambut Nanda membuatnya begitu Sexy kini...


"Ya Tuhan....!! " gumam Sofia pelan nyaris tak terdengar..


Pipi Sofia bersemu merah melihat sang kekasih yang sangatlah sexy..


"Ak.. aku keluar saja...!! " Ucap Sofia terbata-bata..


"Oh... Kenapa Sayang...??? " tanya Nanda pura-pura tak peka sambil mendekati Sofia..


Sofia melebarkan matanya dengan cepat dia hendak pergi dari situ tapi tangan Nanda menahannya..


"Nanda... Akk. aku mau keluar...!! " Pinta Sofia pelan....


"Apa yang kamu fikirkan sayang. .?? Apa Otakmu sudah berani berpikiran kotor...?? " Goda Nanda memegang Bahu Sofia menghadap padanya..


Betapa lucunya Sofia saat ini Pipinya memerah.. tampak Gelisah seperti takut tertangkap karna Mencuri..


Nanda tergelak melihat Itu.. Sofia makin saja malu..


"L.. lepaskan Aku...!! " Cicit Sofia..


"Tidak.... Kamu mau melihatku sayang....?? Aku akan pakai baju didepanmu...!! " Goda Nanda..


Sofia segera menutup wajahnya Kini. sudah pasti wajahnya merah bagai Kepiting rebus. Sofia sungguh malu kini dengan cepat dia pergi dari Nanda sambil berjalan cepat..


Nanda tertawa terbahak-bahak berhasil menggoda Sofia..


DUG


"Aahh....!!" Pekik Sofia lupa membuka Pintu jadi menubruk Pintu...


"Sayang... Kamu tidak apa-apa...?? " Tanya Nanda khawatir tiba-tiba..


Sofia merutuki kebodohannya..


Kenapa Nanda Bisa melihatnya seolah biasa saja? Kenapa Sofia malah berbeda...?? Sofia sendiri bingung masalah Itu.. mana Sofia Tau Nanda Juga menahan diri.. bohong kalau dia berpikir Nanda biasa saja.. Nanda hanya bisa mengendalikan ekspresi wajahnya saat itu..


"Kenapa Wajahmu merah sekali sayang...?? " tanya Mia malah bingung..


"Aah... Itu... hm...!!" gugup Sofia tidak tau mau jawab apa..


"Palingan dia lihat Nanda tidak pakai baju...!! " tebak Dika..


"Oh ya...?? " Pekik Mia menahan tawa..


Sofia hanya tersenyum malu sambil memegang Pipinya yang panas. Sofia ingin mendinginkannya dengan tangannya..


"Nanda Punya Daya Tarik yang bisa membuat lawan Jenisnya lupa akan malunya.. Putus Urat malu kalau bersama Nanda.. Pantas saja semua wanita jatuh cinta padanya dan secara sukarela ingin tidur bersamanya..!! " batin Sofia akhirnya mengerti setelah melihat bagaimana Sexy nya Nanda..


Sofia hampir saja lepas kendali dalam artian ingin menyentuh dada serta Perut Kotak-kotak Nanda..


Sofia duduk di depan Mia..


"Udah jangan malu lagi... Kalian juga akan jadi suami istri tapi enggak sekarang.... Kedepannya....!! Katakan saja pada Mami kapan Kamu mau menikah sayang. " tawa senang Mia..


Dika menahan senyum dan mengusap kepala Mia,, "Kamu membuatnya malu sweety...!! "


Sofia makin saja malu, dia menutup wajahnya sendiri...


tawa Mia makin lepas saja,, "Dia sangat menggemaskan Sayang...!! " gemas Mia menatap Dika,, Dika mencium kening Mia dengan sayangnya..


tak lama Nanda juga tiba dengan busana Formalnya....


"Sayang....!! " Nanda mengecup Sayang puncak kepala Sofia lalu duduk di samping Sofia..


"Papi... Mami....Sofia kenapa...?? " Tanya Nanda menatap heran Wajah Sofia yang ditutup..


"Malu...!! " Jawab Dika seadanya..


"Sayang... maafin Mami ya...!! Mami Tidak percaya Padamu...Mami salah....Maafkan mami...!? " Ucap Mia tulus dengan mata berkaca-kaca..


Nanda menghela nafas panjang, Nanda mengulurkan tangannya dan Mia menyambutnya..


"Iya Mi.. Nanda maafin... Jangan raguin Nanda Lagi Ya...!! " Nanda mengecup sayang punggung tangan Mia..


Mia mengangguk-ngangguk dan air matanya menetes begitu saja..


"Sudahlah Sweety.. Kamu kenapa jadi nangis sih...?? Anakmu itu tidak pernah Marah padamu..!!" Dika mengusap air mata Mia dengan lembut..


Nanda tersenyum manis membenarkan perkataan Dika..


"Sofia... Ayo sarapan sayang... Sampai Kapan kamu menutup wajahmu hmm...?? " Goda Nanda Ke Sofia..


Perlahan Sofia menurunkan tangannya..


"Kita sarapan Ya...!! " Ajak Mia semangat melupakan kejadian tadi..


 


Nanda Dan Dika Pun berangkat bersama Sebab Mobil Nanda ada di Kantor..


"Sayang Aku berangkat kerja.... !! Kamu hati-hati bawa motornya ya...!! " Izin Nanda ke Sofia mengecup Sayang Kening Sofia..


Sofia tersenyum dan mengangguk patuh..


Dan Mia melambai ke Dika dan Nanda. Sofia hanya tersenyum saat Nanda menoleh kembali menatapnya..


"Mi... Sofia Pulang Ya....!! " Izin Sofia menyalami Mia..


"Iya sayang... Hati-hati ya.... !" senyum manis Mia..


Mia Juga akan keluar menemui Rekan arisannya hanya dengan begitu Lah Mia tidak kesepian di Apartemennya..


Mia memeluk, mencium Pipi Sofia Kiri Kanan. Jujur saja Sofia sudah Akrab dengan Mia. Sofia benar-benar merasakan kasih sayang mama nya dalam diri Mia..


"Dah... mi...!! " lambai Sofia tersenyum manis..


Sofia seperti biasa memakai penyamarannya, barulah di nyaman keluar dari gedung Apartemen Keluarga Nanda..


..


..


..