
Pagi Itu juga Roby bisa keluar dari Rumah sakit, Sofia berpegangan tangan dengan Nanda. entah mengapa Sofia merasa hari ini dia begitu bebas..
rasa khawatir nya hilang begitu saja, walau Wajah Sofia datar tapi mata sedikit berbinar, Itu saja sudah mengundang tatapan iri dan kagum semua Orang yang melihat Sofia. mana ada yang berani menatap nakal Sofia karna ada Tuan Kecil Mahadiningrat disampingnya..
"Aku pulang sama Kakak Ya...!! " Seru Sofia tersenyum kecil..
"sama Aku aja... Kamu lihat mereka semua menatapmu.. lagian Kakakmu punya teman yang bisa merawatnya.. Aku siapa...?? leherku sakit... Kamu harus tanggung jawab Sayang...!! " Tolak Nanda mengapit mesra Leher Sofia..
Sofia mengerutkan keningnya dengan lirikan kesalnya, Dia tak bisa berbuat apa-apa memang salahnya Juga sih suka banget tidur nyenyak kalau didekat Nanda..
Nanda melirik tajam para Pria yang terpesona pada Sofia, Nanda sengaja mengapit mesra Sofia seperti ini demi menunjukkan pada Orang-orang Sofia adalah miliknya..
"lain kali kamu pakai masker sayang...!! " rengut Nanda merangkul bahu Sofia mendekap kesisinya..
"Kenapa...?? " tanya Sofia pura-pura tak tau..
Sofia bukan gadis Bodoh, Dia tau sejak tadi dirinya diperhatikan oleh Orang-orang. bagaimanapun Sofia adalah Gadis magnetic.. apapun gerakan Sofia pasti bisa menjerat tatapan pria.. itu sebabnya Sofia suka memakai Masker kalau keluar. tapi Karna situasi tadi malam Sofia lupa menyamar.
"lihatlah mereka semua menatapmu...!! " tunjuk Nanda dengan nada cemburu..
Sofia tergelak,, hingga Kelopak mata Sofia sangat indah saat tertawa makin terpesona saja lawan Jenis Sofia..
"apa Kalian lihat-lihat...?? mau aku congkel mata kalian heh...?? " bentak Nanda dengan tatapan tajamnya melihat Pria-pria yang terkagum-kagum kecantikan Sofia..
Sofia makin tertawa lepas tak pernah Sofia tertawa selepas ini..
"Kamu imut banget sihh... gemes dehh...!!!" Sofia mencubit Kedua Pipi Nanda dan menusuk-nusuk lesung pipi Nanda yang tersenyum paksa ..
Nanda menarik tengkuk Sofia masuk ke dalam pelukannya Sofia melingkarkan tangannya di Pinggang Nanda, Dia masih tertawa dalam pelukan Nanda..
Roby yang pakai Kursi Roda canggih ada remotnya sendiri dibelikan oleh Nanda hanya memijit keningnya Sendiri melihat kelakuan 2 manusia yang sedang dimabuk cinta itu.. Rivo juga tersenyum melihat mereka, hanya saja Rivo melihat arah lain..
Sepeninggal Sofia dan Nanda, Semua Orang berbisik-bisik seperti baru pertama Kali melihat artis ternama secara langsung..
"Apa Kau mengenalnya...?? "
"Tidak...!! "
"Artis atau model ya...?? cantik banget....!! "
"bggak tau.. tapi kok aku nggak pernah tau ya ada Artis/model Secantik itu.. biasanya kan model cantik aja cepat terkenal apa lagi Model yang sangat cantik...!! "
"Gilak.. Tubuhnya Cantik banget tau...!! "
"Coba Kita Searching entar apa ada model itu di Sosmed atau berita Artis ...!! "
tak di ragukan lagi. mereka yakin Sofia adalah Model atau Artis papan atas, apalagi bersama Ananda Mahadiningrat.. Siapa yang tidak kenal Nanda. Nanda adalah Pria Nomor 1 di incar oleh Wanita Muda di Negara ini. sebab Dia adalah calon penerus tahta Perusahaan Mahadiningrat yang sangat terkenal di Kalangan bisnis.
banyak Perusahaan Asing ingin berhubungan dekat dengan Perusahaan Mahadiningrat dengan menikahkan Nanda dengan Putri cantik mereka. tapi Dika dan Mia tidak memaksa anaknya menikah. tanpa bantuan perusahaan lain pun Perusahaan Mahadiningrat tetap berjaya... Jadi tidak akan Rugi.
"Kamu kesal...?? " Tanya Sofia menusuk-nusuk Pipi Nanda yang merengut bagai anak kecil..
"enggak Kok...!! " Elak Nanda tak mau mengakui..
Sofia terkikik Geli...
"Kapan kita akan menikah....?? " Tanya Nanda serius..
Sofia terdiam.. menikah....?? Kenapa Kata-kata singkat itu bisa membuat Jantungnya berdegup kencang..
"Baiklah.. Aku tidak akan memaksa...!! " pasrah Nanda mengusap lembut Puncak kepala Sofia..
Nanda berpikir diam nya Sofia belum mau menikah, mana Nanda tau Sofia sedang jantungan merutuki Jantungnya sendiri.
"ehemm.. ehem....!!! " Sofia berdehem melepas Rasa gugupnya Kini.
"Kita mau kemana...?? " tanya Sofia berusaha untuk tenang..
"Ke Apartemen.. Kita mandi dan ganti baju... !!" jawab Nanda dengan senyum manisnya..
Motor Sofia dibawa Orang suruhan Nanda, ya Sofia sudah tau selama ini dia diawasi hanya saja dia tau yang mengawasinya bukan Orang jahat, sebab selalu menolong Sofia diam-diam..
"Aquarium....!! " Jawab Nanda cepat..
"Aquarium...?? " beo Sofia..
Nanda menoleh ke Sofia dan tersenyum lembut, Nanda mencubit Pipi Sofia dirinya suka sekali mencubit pipi Sofia yang sangat menggemaskan dan super halus..
"liat aja nanti ya...!! " Gemas Nanda..
"tapi lehermu sakit...!! " tunjuk Sofia ke batang leher Nanda..
Nanda tersenyum,, "Aku hanya ingin membuatmu senang sayang."
Sofia menusuk pipi Nanda, Sungguh lesung Pipi Nanda sangat tampan sekali ingin rasanya Sofia menggigit Pipi Nanda yang sangat tampan kalau tersenyum apalah dayanya Sofia tidak mau di ejek anjing gila, Cukup dirinya suka menggigit Nanda sebelum pacaran.. sejak pacaran Sofia tidak menggigit Nanda lagi..
"Kenapa Kamu selalu bisa gombal heh..?? Jangan lakukan pada Perempuan lain...!! atau aku akan buat batang hidungmu yang tinggi itu lepas dari tempatnya...!! " ancam Sofia dengan tajamnya..
Nanda terkekeh. mengusap kepala Sofia dengan gemas, Artinya Sofia cemburu pada Perempuan lain. Itu membuat Nanda senang.. sama seperti Sofia menganggap Nanda adalah milik Sofia seorang dan sama halnya Nanda menganggap Sofia adalah miliknya sendiri..
"aku enggak main-main...!! " Ketus Sofia menepis tangan Nanda..
"Iya sayang... hanya Kamu aja...!! " Jawab Nanda dengan tulus dan Kejujuran dimatanya membuat Sofia menghela nafas lega..
Siang harinya Sofia membawa boneka Landaknya masuk ke Mobil Nanda, entah kenapa Sofia Suka boneka landaknya dari pada boneka Stitch nya..
"Kenapa Kamu selalu bawa Landak ini sayang..?? " tanya Nanda penasaran..
"Ini kamu Nanda.. !!" Jawab Sofia memainkan duri-duri Runcing di boneka landaknya, tidak tajam tapi begitulah bentuk Boneka Landaknya..
"Kenapa Begitu...? " Tanya Nanda serius..
"diluar nampak berbahaya karna Berduri.. Tapi Lama kelamaan Akan terlihat menggemaskan kalau dilihat dari dekat.. !! Itulah Kamu Nanda...!! " jawab Sofia tersenyum khasnya..
Nanda pun tertawa mendengarnya...
"Ada-ada aja kamu sayang...!! " Gemas Nanda mengusap kepala Sofia dan mencubit Pipi Sofia...
Sofia menekuk kesal wajah cantiknya,, "Suka banget sih cubit-cubit Pipi aku... Sakit tau...!! " keluhnya Sofia mengusap pipinya.
sebenarnya tidak sakit. hanya saja Perlakuan Nanda itu selalu membuat jantung Sofia berdebar kencang apalagi tatapan Mata dan senyum Nanda..
"Iya sayang... tapi Aku tidak akan berhenti mencubit pipimu yang super halus ini...!! " Nanda mencubit lagi Pipi Sofia hingga Sofia memukul pelan lengan Nanda..
Nanda tergelak lalu mengusap Sayang Kepala Sofia..
Sofia malah mendengus sebal..
perjalanan mereka hanya ada godaan Nanda ke Sofia, Sesekali Sofia menggerutu dan mengomel. Nanda tak ada bosan-bosannya membuatnya marah dan kesal..
"Udah dong... dari tadi ngejek muluk...!! Aku jitak nih.! " Ancam Sofia menunjukkan aba-aba tangannya yang sudah bersiap menjitak Kening mulus Nanda..
Nanda bukannya takut malah terkekeh, Sofia memukul kesal lengan Nanda
"Ketawa muluk...!! Untung ganteng...!!" Gerutu Sofia..
"Kalau enggak...?? " Tanya Nanda menggoda..
"Aku Tinju lah...!! " jawab Sofia meninggi dengan Kesalnya..
Nanda tertawa lepas.. Sofia sangat menggemaskan saat kesal.. itu sebabnya dia suka menggoda Sofia..
..
.
.
.