Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Lia?



"Aaakkh....!! " Sofia memekik namun cepat membekap mulutnya sendiri..


dan menatap kesal pada sang pelaku. Namun tangannya dengan tidak tau dirinya melingkar di Leher Nanda..


Nanda mengecup singkat Bibir menggoda Sofia


Sofia menutup mulutnya dengan mata melotot ke Arah Nanda, Sebab pria yang sudah menjadi Suaminya itu mencium nya didepan banyak orang...


"melotot lagi Aku Cium nih...! " Ancam Nanda..


Sofia Segera menyipitkan matanya dan menatap arah lain, menghindari tatapan Nanda. hal itu membuat Nanda gemas sendiri..


"Apa benar kamu Gadis Mafia Ku sayang...?? lama kelamaan Kamu makin gemesin... Aku jadi ingin menggigit hidungmu...!! " Goda Nanda dengan senyum manisnya..


Sofia segera menutup hidungnya dan dengan tatapan Galaknya namun matanya menyipit takut Nanda mencium nya. Nanda benar-benar tertawa melihat istri dinginnya ini juga punya sisi Polos...


"Jika bukan karna tempat Umum, sudah aku rebahkan dikasur Pujaan hatiku ini..!! Ingin rasanya aku bawa Sayangku ini Ke Kamar Hotel ini...!! " Batin Nanda menyeringai lebar..


"Kenapa lama sekali sampai ke Pelaminannya..?? " Gerutu Sofia tidak jelas.


Nanda Sengaja memperlambat waktu dia ingin lama-lama menggendong Sofia..


"Udah... Aku turunin ya....!! " Ujar Nanda meletakkan Tubuh Sofia begitu hati-hati..


Sofia bagai sebuah berlian yang tidak boleh rusak ataupun tergores bagi Nanda, hal itu benar-benar membuat Wanita manapun Iri dengan besarnya Cinta Nanda pada Sofia.


"Tuan....!! " sapa Rindu pelan..


"Aah.. bawa Kemari Paman....!! " Pinta Nanda


Rindu segera mendekati Nanda dan memberikan Sepatu yang Nanda mau. Sofia hanya mengikuti arah Kotak sepatu yang dibawa Rindu Jiwa Fashion nya meronta. Sofia suka belanja sepatu..


"Hmm....!! bagus Paman...!! terimakasih banyak...!! " Ucap Nanda


"Sama-sama Tuan Kecil." Balas Rindu. Nanda tersenyum mendengarnya..


Nanda mengangkat Gaun Sofia dan dengan santainya berjongkok keren di Kaki Sofia..


"Apa yang kamu lakukan..?? Aku bisa pakai sendiri.? " desis Sofia pelan..


Nanda mengulum Senyumnya tak mengubris Kata-kata Sofia dengan hati-hati nya meletakkan Kaki Sofia di pahanya dan mengelap Kaki Sofia supaya tidak Kotor..


sungguh perlakuan manis, Hal itu Ramai jadi perbincangan para tamu undangan..


"Ya Tuhan....!! " Gumam Anex dan Roby tak percaya, Rivo membelalakkan matanya..


"Dia memang Pria Luar biasa." Puji Anex terkagum-kagum..


Roby tampak berpikir,, "Aku harus melakukan hal yang sama dengan Pujaan ku nantinya...!! "


Tak lama Kemudian Roby yang memakai Kursi Roda berdebar kencang melihat Sosok Gadis Pujaannya..


"Ann....Anex.... !!" Roby mengguncang tangan Anex..


Anex yang sedang menikmati pemandangan indah Sofia dengan Nanda pun menoleh ke bawah..


"Itu dia... Pujaan Ku...!! " tunjuk Roby pada Sosok Gadis Cantik yang celingak-celinguk mencari seseorang..


Anex menepuk pundak Rivo. mereka berdua menatap arah Imel, Rivo yang mengernyit bingung mengikuti arah mata Mereka dan menghela nafas..


"Dia.. Pujaan hati Roby...!! " Ujar Anex pelan..


Rivo kembali menoleh ke arah Imel dan tertegun melihat Imel bersama Tika..


"Ya Tuhan.. semua Gadis Cantik yang merusak kewarasan temanku ternyata berteman...!! " Gumam Anex pelan..


Anex meringis saat Rivo menatapnya Tajam..


"Abang...!! " Sapa Amera tersenyum manis membawa Banyaknya Kue di piringnya kini..


Anex beralih ke Amera dan menepuk jidatnya dengan kelakuan Adiknya semata wayangnya..


"Apa yang Kamu lakukan dek...?? " Tanya Anex menunduk menyamakan Tinggi badannya dengan adiknya yang sangat manis kini..


"enak banget tau Bang... sumpah... Abang Cobain deh...!! " Amera dengan Polosnya menyodorkan kue yang ada dipiringnya dengan senyum cerahnya..


Anex pun menerima Suapan Amera dan menatap teduh adiknya kini yang tertawa senang..


Namun tubuhnya tersenggol oleh seseorang..


"Sial... tanganku jadi belepotan...!! " Anex ingin memarahi sang pelaku namun terdiam melihat sosok Bidadari yang memelas mengapitkan tangannya meminta maaf pada nya.


"Sayang Mama Udah Datang......??? "


Suara Itu membuat Lia menoleh dan tersenyum canggung pada Ika sang mama tercinta ragu mau berlari ke Ika karna dia tak sengaja menyenggol Seseorang..


"maaf Kak.. Aku minta maaf.. Aku terburu-buru.. !!" Lia mengeluarkan Tisu nya Satu bungkus dan merobeknya asal lalu menarik Tisu Itu beberapa lembar sekaligus dan mengelap tangan Anex dengan serius walau kening Lia berkedut...


Amera menatap Anex, Roby dan Rivo sibuk menatap Kakak-kakak Cantik Amera menghela nafas melihatnya..


"Abang ku semua Sudah jatuh Cinta...!!!" gumam Amera menggeleng kepalanya..


"Maaf Ya....!! " Ucap Lia Lagi..


Tatapan Mata Lia yang teduh membuat Anex terpaku dalam diam seolah tersihir oleh mata Itu...


"Sayang....?? " Panggil Ika lagi berjalan cepat ke arah Lia..


"maaf Ma.. Karna Buru-buru Lia jadi menyenggol seseorang.. lihatlah... tangannya Kotor Juga jass nya...!! " Ujar Lia sesekali melirik Mama nya..


"Aah.. Anex maafkan Anak Tante ya.. Dia emang sedikit ceroboh kalau terburu-buru..,!! " Ucap Ika mewakili Anaknya sekali lagi..


"Eeh... Tante... Iya.. iya.. Anex maafin Kok...!! " gagap Anex tersenyum malu..


"Ahh.. Syukurlah Mama Kenal Ya...!! maafin Aku Ya.. Siapa Namanya Ma...?? " tanya Lia ke Ika..


"Anex.. Dia bagian dari Calon istri Keponakan Mama...!!" Jawab Ika lagi..


"Tidak apa-apa Lia.. Aku baik-baik saja...!! " nyengir Anex mengelap Jas nya yang terkena kue tadi..


"Ya Udah.. nanti kamu gabung ya sayang.. bawa Anex keluar.. belikan dia yang baru.. acara masih panjang tapi Jasnya kotor.. ..!! tanggung jawab Ya....!! " Goda Ika mengusap kepala Anaknya..


Lia mengangguk polos jadinya, Lia selalu diajarkan bertanggung jawab oleh Mama dan Papa nya. Ya Karna sejati nya Lia Gadis yang lumayan ceroboh...


ketiga Pria tampan itu menggunakan kesempatan mendekati pujaan mereka..


Sementara Nanda dan Sofia sedang sibuk menyapa Kerabat dan sahabat Mahadiningrat, seperti Sahabat Kania (Ranita, Yoza) dan sahabat dekat Mia (Raya, Esti, bahkan Kakaknya Mia RaNia juga Datang, Afra ) belum lagi sahabat fenomenal selebgram Kiran yang ikut memeriahkan pesta .


 


"Kamu lelah sayang....?? " tanya Nanda lembut merapikan anak rambut Sofia..


"Huh... kenapa banyak sekali Keluargamu...?? aku pusing sendiri melihat semuanya secara bersamaan di Pesta Kita ini...!! " Keluh Sofia


Nanda terkekeh mendengarnya..


"Biar aku pijitin ya kakimu pasti lelah berdiri terus...!! " tawar Nanda perhatian..


"enggak.. karna pakai sepatu nggak lelah kok.. makasih Ya udah buat aku pakai Sepatu biasa dari pada Heels Itu...!! " Ucap Tulus Sofia tersenyum begitu Cantiknya..


Nanda benar-benar terpana akan kecantikan Sofia. tanpa Make Up aja membuat Nanda menggila apa lagi Wajahnya yang pakai MakeUp..


"Uuh....!! " Sofia memegang perutnya..


"Kenapa Sayang....?? " tanya Nanda panik memegang Perut Sofia..


"Lapar Kali." sambung Mia tiba-tiba..


"hem....?? " bingung Nanda menatap Sofia yang memejamkan mata..


"Nah... kasih makan istrimu. dari tadi Pagi enggak makan karna Ulahmu yang senang di alam mimpi sialanmu itu....!! " Kekeh Mia menyerahkan Nampan Nasi plus sayur mayurnya untuk Sofia dan Nanda..


"makasih Mi.. Nanda bakal buat Istri Nanda yang nakal ini makan.. Kalau tidak Nanda akan memakannya...!!"


Mia terkekeh mendengarnya..


tanpa banyak bicara lagi Mia menuruni Panggung Pengantin ..


"kamu ngomongnya kok gitu sih...?? " kesal Sofia..


"salah sendiri kenapa enggak makan...!! " sindir Nanda dengan senyum manisnya..


Sofia mendengus jadinya sungguh perutnya benar-benar meronta minta jatah makan...


.


.


.