
tak ada Pilihan lain semua Keluarga Nanda dan Keluarga Sofia harus menginap di Hotel demi kelancaran Pesta keesokan paginya.. menginap 2 hari dihotel tidak masalah bagi Mereka.. hanya saja tingkat kewaspadaan harus di Jaga..
bahkan untuk berjaga-jaga.. Rindu dan 2 anak buah Dika juga menginap di Hotel, yang lainnya menginap di rumah mereka bersama..
"Kenapa tidak semua menginap Bang...?? " tanya Adik-adik didik Rindu memiliki badan tegap dan besar yang sama dengannya..
Mereka berdua adalah Bodyguard Sofia sebelumnya.
"Itu hanya membuat kecurigaan bagi pelaku...!! Kita harus menangkapnya..!! sudahlah tidur saja...!! " jawab tegas Rindu..
"Ingat hanya punya waktu 3 jam.. Kita harus Roling...!! " tegas Rindu lagi..
"Ok bang...!! " Jawab kedua bawahannya semangat.
Rindu tersenyum tipis saja akan semangat Adik-adiknya itu..
tak ada bantahan mereka menurutinya..Mereka membuat CCTV terbang berukuran Kecil melayang-layang di Sekitar Kamar Nanda dan Sofia..
Nanda Kini memasuki Kamar Sofia, Mereka menyamar dengan Memakai Topeng wajah yang sangat natural..
"Bagaimana Kamar disamping...?? " tanya Sofia berbisik..
"Aku menyuruh seseorang tidur disana..!! " jawab Nanda santai memasuki Kamar Penginapan Sofia..
Sofia kesal sendiri dengan jawaban Nanda,, "Kenapa menyuruh orang...? siapa emangnya ? "
"Anex dan Rivo...!! " Jawab Nanda lagi..
"Amera...?? " tanya Sofia tak suka kalau Nanda tidur disini,,
"di Kamar Roby...!! " Jawab Nanda lagi menyeringai..
"Hei... Amera perempuan.. kenapa dikamar kakakku ?? dimana Amera tidur nantinya...?? " Bentak Sofia tak terima..
"Aku sudah bicarakan dengan bang Roby. katanya nggak keberatan Amera dikamarnya palingan Amera tidur dikasur empuk dan Bang Roby di Sofa...!! " Jawab Nanda lagi dengan enteng..
Sofia menghela nafas panjang dengan kelakuan Nanda, ingin Rasanya Sofia menjerit dan memukul Nanda, namun apalah daya dirinya mencintai Pria menyebalkan ini..
"Panas sekali memakai Topeng sialan ini...!! " kesal Nanda membuka topeng Wajah yang membalut Wajahnya dan melemparkannya di Sofa Kamar Penginapan mereka....
Sofia pun membuka topeng wajahnya dan melemparnya ke Nanda. Nanda menangkapnya yang tersenyum manis hingga memperlihatkan lesung pipinya..
sialnya kemarahan Sofia hilang seketika dan memilih ke ranjangnya saja mengabaikan Nanda..
"Aku tidur bersamamu ya...!! " bujuk Nanda berlari kecil mengekori Sofia..
"Tidur aja sana.. awas macam-macam...!! Kenapa Adat Mahadiningrat tidak ada sistem atau Kepercayaan tidak boleh ketemu sama calon suami sebelum menikah...!??" gerutu Sofia melempar Bantal Untuk Nanda..
Nanda tidak marah malah tertawa lepas memang Mahadiningrat tidak ada adat seperti itu..
"apa namanya sayang...?? " Goda Nanda
"diPINGIT namanya...!! " Ketus Sofia mendorong dada kekar Nanda yang menggodanya..
Nanda kembali tertawa terbahak-bahak. menggoda Sofia adalah kesenangan tersendiri bagi Nanda, memang sejak dulu Mahadiningrat tidak ada kepercayaan seperti itu..
tapi Mahadiningrat memiliki Kepercayaan sendiri tentang Wanita itu sebabnya Pria Mahadiningrat tidak pernah bermain-main dengan Wanita..
....
"Kau yakin Kamarnya dilantai ini...?? "
"Iya.. tapi tidak tau dikamar mana Tuan Nanda dan calon istrinya...! Tuan... ! " jawab wanita memakai baju Kerja Hotel ini..
Pria itu menghela nafas dan mengibaskan tangannya mengusir mata-matanya itu..
"apa yang harus kami lakukan Nona...?? Kami tidak tau Kamar Tuan Nanda...!! " lapor Pria itu pada Atasannya dengan Panggilan telfon...
"Aku tidak mau tau.. cari tuan Nanda dan sekap dia sampai pernikahan mereka gagal.. tuan Nanda hanya Untukku...!! " Suara sexy perempuan dengan tegasnya..
tak ada bantahan lagi dari Pria itu, dia langsung menjalankan tugas Atasannya dengan cara apapun baik harus halus ataupun bersikap kasar dan memaksa..
Perempuan berlipstik warna merah darah itu pun tersenyum miring..
Sementara Sofia dan Nanda tidak bisa tidur di ranjang penginapan mereka. Nanda menoleh ke samping dan melihat tatapan Sofia ke atas berarti Sofia belum tidur.
"Apa yang kamu fikirkan sayang...??" tanya Nanda lembut menyanggah Sisi kepalanya dengan tangannya.
Nanda menyibakkan Rambut Sofia dengan telatennya..
"Aku tidak tau.. sepertinya nerveous Aja.. besok kan Pernikahan kita...!! semoga semua baik-baik saja..! " Jawab Sofia memperhatikan Nanda dengan intens..
"Kamu mau buat aku Jadi Salting sayang..?? kamu suka...?? " tanya Nanda mengusap dadanya sendiri , Nanda gugup di pandang Sofia dengan tatapan seperti itu..
"aku nggak bercanda...!! " cetus Sofia, rasanya Sofia tidak bisa tertawa saat ini..
"Aku akan menggodamu...! dengan begitu kamu akan tertawa...! " cengir Nanda..
Sofia yang tak terima memukul-mukul punggung Nanda dengan bantal nya membuat Nanda tertawa cekikikan.
Hari sudah larut malam namun Kamar Nanda tak ada yang tau...
"Cepat cari tau dimana Kamar Tuan Nanda dan calon istrinya dengan atasanmu .. !! Geram Seorang Pria pada Pelayan Hotel ini..
"tidak bisa tuan.. kamar tuan Nanda sangat dilindungi oleh Pihak hotel jadi pasti akan menolak memberi tau Kamar Tuan Nanda...!! " Jawab pelayan itu berbata-bata takut..
"Sekarang lihatlah.. rencana Kita gagal.. kita tidak bisa membawa kabur pengantin Pria nya.. !!
"Bagaimana Ini...?? bahkan dari CCTV tidak ada tertangkap Tuan Nanda memasuki lantai Ini...?? Apa Wanita ini berbohong...?? " batin Pria itu menatap tajam Pelayan yang menjadi mata-mata atasannya...
Pelayan Hotel itu hanya menunduk ketakutan...
Namun tiba-tiba langkah nya terhenti mendengar tawa perempuan yang menjadi atasannya sedang berjalan mendekati Mereka...
"Nona...!!" Sapa Pria itu menunduk Sopan...
"Aku punya rencana Selanjutnya... Kita harus menjebak tuan Nanda tidur denganku supaya Calon Istrinya marah dan akan memutuskan hubungan pernikahan mereka...!!" Senyum lebar Chelsea..
Chelsea adalah teman makan Nanda yang terakhir.. setelah itu Nanda tidak ada dijodohkan lagi oleh Maminya..
"baik Nona.. Kami akan mencari dimana Tuan Muda bersembunyi...!! "
Chelsea berlalu dengan jalan berlenggak-lenggok ke Kamar penginapannya kini.. yah rencananya yang ini tidak boleh gagal..
Sekitar Jam 4 Pagi Akhirnya mata-mata Chelsea mendapat Kabar dimana Tuan Nanda berada dan langsung memberi tau Atasannya..
"Ada yang berusaha membuka Kamar Kita..!! " gumam Sofia pelan...
"Hmm....!! sepertinya mereka sudah menemukan Kamarku..!! padahal aku sudah menyamar...!! " raut wajah datar Nanda melirik pintu kamar penginapannya.
"menyamar apanya...?? Kamu tadi tidak memakai topeng wajah saat menerima Pesanan Makan malam kita tadi.. Aku sudah bilang pakai kan...?? pasti mata-mata Itu akan mencari tau dengan teman kerjanya...!! " bisik Sofia lagi..
"Kita ikuti rencana mereka.. !!" bisik Nanda mengecup bib*r Sofia.
"Kalau begitu ayo kita pura-pura tidur...!! " ajak Sofia..
"tidak bisa sayang.. aku takut mereka membiusmu." tolak Nanda serius..
"terus aku sembunyi dimana..?? " tanya Sofia..
"lemari Sayang... atau di Kamar mandi...!! " jawab Nanda mulai pura-pura tidur..
Sofia yang kesal memukul tubuh Nanda lalu berlari membawa seluruh sendal Hotel dan Sepatunya juga. Sofia memasuki Kamar mandi dan menguncinya sendiri dari dalam..
.
.
.