
"tidak akan mempan sayang... aku jamin...!! 100 Wanita Sexy pun tidak akan bisa menyamai dirimu My Lady...!! " Ucap Nanda dengan senyuman mautnya membuat Sofia tersenyum manis..
"Aku potong masa depanmu kalau Kamu berani selingkuh...!! " ancam Sofia melirik bagian bawah Nanda..
Nanda mengulum senyumnya dia tidak malu ataupun membantah hukuman Sofia..
bagi Sofia seorang Mafia sudah hal biasa dengan hubungan Itu.. Sofia sering melihat secara langsung dan itu sudah biasa namun tidak pernah Sofia melakukannya.. bagi Sofia kehormatan nya sangat penting.. dia tidak mau memberikannya pada Pria Brengs*k penggila Wanita..
terkadang ada Penghianat wanita di Anggota mereka dan Itu sangat fatal maka wanita Itu akan digiliri semua anggota Mafia dan disiksa lalu dibunuh..
Sedangkan Sofia tidak berkhianat melainkan melarikan diri dari Cengkraman XeFio..
"emang kamu tau hubungan itu Sayang...?? " tanya Nanda Menggoda..
"tau lah... tapi aku tidak pernah melakukannya... Aku masih bersih....!! " Jawab Sofia selo sambil menyiapkan makanan untuk Nanda..
"Aku tau sayang.. Kamu akan memberikannya untukku kan...?? " Goda Nanda meradu keningnya dengan pelipis Sofia..
bulu kuduk Sofia merinding seketika dan tangannya refleks mendorong dada Nanda..
"Nikah aja belum.. Jangan mikir yang tidak-tidak...!! " Galak Sofia
Nanda tergelak dan mengambil makanan yang disiapkan Sofia malah menyuapi Sofia..
Sofia melirik Sendok yang disodorkan Nanda lalu ke pelaku,,, "Aku menyiapkannya untukmu bukan untukku..!! "
"Aku mau makan kalau aku sudah melihatmu
makan.. !!" Tegas Nanda tak terbantah..
Sofia pun menghela nafas Pasrah. Nanda makin semangat menyodorkan sendok berisi makanan Sofia..
"habis ini kamu makan ya...!! " Seru Sofia serius..
Mereka sempat berdebat karna banyaknya Porsi makanan di sendok Nanda..
Nanda tersenyum manis saat Sofia sudah mengunyahnya..
"Kamu cantik banget sih sayang... gemes Banget.. Aku jadi pengen gigit Pipi mu ini...!! " Gemas Nanda mengetuk-ngetuk Pipi Sofia..
"Ini... ulah mu masa nyuapin Aku satu sendok nasi...!! " Racau Sofia di tengah mengunyahnya...
Nanda tertawa lepas sambil mengusap Kepala Sofia yang mengomel dengan mulut penuhnya..
"Ini sendok makan sayang... bukan sendok nasi...!! " Ralat Nanda mengaduk makanannya dan memakannya dengan lahap sambil melihat Sofia..
"Enak ...??" tanya Sofia dengan pipi setengah gembungnya berhenti mengunyah demi mendengar jawaban Nanda..
"Enak banget sayang...?! " Racau Nanda dengan binar mata nya yang bahagia seperti baru pertama kali merasakan masakan seperti ini..
Sofia kembali mengunyah sambil tersenyum..
"Kamu mau kemana sayang...?? " tanya Nanda Kurang jelas..
"Ambilin Calon Suami aku Minum...!! " Jawab Sofia tersenyum sambil mengedipkan matanya sebelah..
DEG.. !!
jantung Nanda sudah berdebar 2 kali lipat makin cepat saja mendengar perkataan Sofia tadi..
"Sadar Nanda.. Sadar...Tunggu beberapa hari lagi...!! " Gumam Nanda mengelus Kepalanya sendiri..
Sofia yang kembali dengan membawa 2 Botol Air minum dari ruang pribadi Nanda.. malah bingung melihat Nanda mengelus Kepalanya sendiri..
"Kamu kenapa Nanda...?? " tanya Sofia heran..
"Kamu menggodaku tadi...!! " ketus Nanda seperti anak-anak yang sedang ngambek..
Sofia mengerutkan keningnya lalu tertawa terbahak-bahak.. Nanda mendengus lebih memilih makan ketimbang melihat tawa meledek pujaan hatinya itu..
"Halo...?? "
Suara Itu membuat Sofia bungkam.. Nanda berhenti mengunyah dengan sebagian sendoknya sudah masuk dalam mulutnya.
"maaf mami ganggu...!! tadi Mami pikir Kamu belum makan sayang.. nggak taunya ada Sofia ya.. Percuma dong mami bawa makanannya kemari.. Mami berikan ke Vano dan Tika aja Ya...!! " Mia meletakkan rantang nasinya di dekat pintu..
"Boleh mi...!! berikan saja...!! " Jawab Nanda dibalas Mia dengan senyuman..
Mia berjalan cepat dan memeluk Sofia yang tersenyum malu padanya.. Nanda kembali melanjutkan makannya..
"Sepertinya Nanda suka banget ya Makanan kamu sayang...!! waahhh... Banyak ya Makanan penutupnya...!! " Oceh Mia berbinar melihat menu penutup buatan Sofia..
Bisa Mia rasakan Kalau Sofia sangat perhatian pada Nanda..
"Sofia harus tanggung jawab Dong Mi.. Sebentar lagi Nanda bakal libur kerja.. Sofia mengerti banyak kerjaan Nanda yang menumpuk....! Jadi harus banyak makan-makanan sehat biar nggak Drop ...!! "
Mia tersenyum manis,, "Ya Udah.. nanti malam nginap di Apartemen Nanda aja.. mami percaya kalian tidak akan melakukan apa-apa.. !"
"Besok Pagi Granfa dan Granma Nanda sudah kembali jadi Kamu harus menemuinya dong..!! nginap di Rumah Mahadiningrat.. terus Malam nya Mami datang deh kesana...!! "
Sofia mengangguk mengerti jadinya walau gugup memikirkan akan bertemu dengan Tuan Besar dan Nyonya Besar Mahadiningrat..
"Harap mengerti ya sayang.. GranMa Nanda jarang di indonesia.. Jadi sekali kemari harus disambut dong oleh Calon Nona Muda Mahadiningrat yang baru...!! "
Sofia tersenyum canggung.. Nanda mengelus Kepala Sofia dengan lembut, Sofia menoleh ke Nanda dengan bibir mengecilnya..
"Tidak apa sayang... Apa Perlu malamnya aku juga menginap disana..?" Bujuk Nanda menenangkan Sofia..
"lemburmu bagaimana...?? " Tanya Sofia..
"disana Ada Kantor GranFa Nya.. Jadi bisa bekerja disana sampai larut malam ..! Kami akan menginap disana ya sayang.. Jangan Takut...!! " Sahut Mia mengelus Pipi Sofia dengan lembutnya seperti Mia menyayangi anaknya sendiri..
"Baiklah Mi...!! " Pasrah Sofia..
Sofia memainkan HP nya di Sofa Nanda Sementara Nanda bekerja di Kursi kebesarannya..
"Nanda...?? " Panggil Sofia memelas..
"Apa sayang...?? Katakan apa maumu...?? " Tanya Nanda lembut yang tau mau nya Sofia..
"Aku pinjam HP mu... mau lihat Akun Selebgram mu.!! " Sofia menengadahkan tangannya dengan mata Kucingnya yang menggemaskan..
Nanda terkekeh dan mengambil HP nya .
"biar aku yang ambil...!! " Seru Sofia semangat.
Nanda pun tak jadi bangkit, tetap duduk di Kursi kebesarannya malah memutar kursinya ke arah Sofia..
Sofia berjalan cepat dengan senyum cantik menghiasi Wajahnya hendak menggapai HP Nanda..
Namun nanda tiba-tiba menjauhinya..
"Jangan main-main Nanda...!! Serahkan padaku...!! " Bentak Sofia
Nanda menarik Pinggang Sofia hingga terduduk di Pangkuan nya, Sofia melebarkan matanya, namun melihat tatapan Nanda membuat bibir Sofia perlahan tersenyum.
"Kenapa...?? " tanya Sofia lembut mengusap rahang Nanda..
Nanda menggeleng kepalanya pelan dan menunjuk Pipinya.. Sofia mengecup Pipi Nanda.. lalu Nanda menunjuk hidungnya dan Sofia mengecup Hidung Nanda juga..
"mata Ku lelah...!! " ngadu Nanda melingkarkan tangannya di Pinggang Ramping Sofia...
Sofia menekan rahang Nanda dan mengecup Kedua mata Nanda..
"nggak lelah lagi kan...?? " Suara pelan Sofia
Nanda tersenyum begitu tampannya dan membawa masuk Tubuh Sofia dalam Pelukannya..
"Mana HP nya...?? " tanya Sofia melepaskan Pelukan Nanda dan menengadahkan tangannya lalu kedua alisnya naik turun..
Nanda memberikan HP nya pada Sofia dan mencuri Ciuman di bibir Sofia..
"dasar pencuri...!! Katakan apa Sandi nya...?? " Tanya Sofia menepuk Jidat Nanda lalu tertawa pelan..
"Tanggal Jadian Kita...!! " Jawab Nanda mengecup punggung tangan Sofia..
"Hm...?? " Sofia tampak berpikir,, "kapan ya...?? "
"Kapan...?? kamu nggak tau sayang...?? " tanya Nanda tak percaya..
"Aku terlalu gugup saat itu.. Jadi tidak ingat tanggal jadian kita.. !!" Cengir Sofia..
Nanda menghela bafas dan menci*m bibir Sofia dengan lembutnya..
"Apa lagi ini...?? " tanya Sofia Berotasi..
"hukumanmu... Karna tidak ingat hari jadian Kita...!!" Jawab Nanda mengusap Bibir Sofia dengan ibu jarinya..
"lanjutkan pekerjaanmu... Aku kesana Ya...!! " Sofia memilih pasrah menerima hukuman Aneh kekasihnya itu..
Nanda mengangguk dan melepaskan tangannya dari Pinggang Sofia, Nanda Juga memberi tau tanggal jadiannya yang menjadi sandi HP nya..
Sofia berlari ke arah Sofa dengan tidak sabarnya
mengotak-ngatik HP Nanda..
Nanda menggeleng kepalanya dengan senyum lebarnya melihat Sofia. Sofia seperti Gadis Normal bukan Gadis Mafia yang dingin dan datar..
.
.
.