
"Maaf....!! saya tidak tertarik....!! " Tolak Sofia dengan enteng..
"Lanjutkan....!! " perintah Nanda pada Karyawannya yang akan tampil..
Clarissa yang tak tahan lagi secara sengaja menjatuhkan diri ke Sofia dan akan membuka maskernya tapi diluar rencananya Sofia malah menghindar dengan cepat Clarissa jatuh sendiri dengan keadaan yang memalukan..
Sofia mengangkat bahunya acuh, lalu berjalan memutari meja Rapat dan duduk di Kursi Kosong..
Clarissa berteriak frustasi hingga Karyawan yang sedang rapat hilang fokus tak disangka Wanita anggun dan berkelas seperti Clarissa juga bisa seperti itu..
"Aku tidak mengejekmu... tapi Kau sendiri yang bekerja tidak jelas Apa yang Tuan Kecil Katakan tadi itu benar...? Apa aku salah tertawa. ..??" kikik Lucu Sofia.
dengan mata berapi-api karna marah Clarissa berjalan ke arah Sofia.. sofia berdiri dan memutari meja Rapat lagi..
"Akan aku cincang kau....!!" desis Clarissa disela-sela giginya yang merapat..
Nanda memijit pelipisnya. Kepala nya tiba-tiba pusing melihat Clarissa malah mempermalukan diri sendiri juga mengacaukan Rapatnya..
"Cukup. Clarissa.. tunjukkan Sikap bangsawan Mu selama ini, Kenapa kau malah bertingkah padanya.? " Bentak Nanda memukul meja seketika..
"tapi Dia menertawaiku Tuan...!! " adu Clarissa menunjuk Sofia yang memainkan kuku..
"Aku minta maaf mewakilinya.. Aku harap kau jadilah wanita bijak...!! " Sindir Nanda..
Clarissa melihat semua Karyawan Nanda tengah memandang Kaget padanya memang tidak ada yang tau karakter asli Clarissa..
"Tunggu sebentar..!!" Perintah Nanda berjalan ke arah Sofia dan menggendong Tubuh Sofia seperti karung beras..
"Aahh... Oiii.. Lepas....!! Kau buat aku malu.. Nanda.. Tuan Nanda...!! " Berontak sofia..
Sofia ingin menggunakan Jurus melarikan diri dari Gendongan lawan tapi sialnya Nanda tau Gerakannya malah mengunci Kakinya dengan mudah..
Clarissa menggeram Emosi semua orang di Ruang rapat sudah tau benar siapa Sofia walau tidak sopan santun tapi Nanda begitu mencintainya begitulah pikiran semua orang dI Ruang rapat ini..
"Diamlah Sofia... atau aku akan menciummu...!! " Ancam Nanda mengetuk Bibir Sofia..
Sofia dengan ganas menggigit Jari Nanda. Nanda tak ber ekspresi semua orang malah menjerit kaget dengan situasi tak terduga itu..
"Sudah biasa.. dia memang Anj*ng cantikku yang Galak...! dia akan menggigit Jika dirinya diancam..!!" jelas Nanda pada semua Orang di ruang rapat..
Sofia beralih ke Nanda sekali lagi Nanda menatapnya datar..
"Apa Gigitanku Kurang Kuat..?? " tanya Sofia dengan polosnya..
"Aku akan menggigit lehermu Sofia jika kau tidak tenang dan Tidak patuh.. Jadi diamlah...!! Jadilah Anak patuh...!! " Nanda malah mengusap puncak Kepala Sofia dan mengecup lembut Kening Sofia..
Pemandangan yang begitu Romantis. bagaimana bisa Nanda tetap lembut pada Gadis yang dengan lancangnya melukai tubuh Berharga Tuan Kecil Mahadiningrat..
Clarissa yang tidak tahan segera berlari dan hendak menampar Sofia..
"Beraninya wanita rendah sepertimu melukai Tuan Nanda Mahadiningrat bahkan nyonya Tuanku Randika tidak pernah melukai Tuan Nanda...!! dasar wanita tidak tau diuntung... kau... Pergi lah...!! " maki Clarissa dengan emosinya tangannya mengudara..
Sofia menepis dengan mudah tangan Clarissa..
"jika kau Manusia Tidak akan berbuat Itu.. aku bukan Manusia.. Aku Anj*ng cantik. .. jika kulit mulus Kau ini tidak mau lecet menjauh dariku...!! " Sofia dengan kasar mendorong Tubuh Clarissa..
"kau tidak mengenalku wanita Jelek. kau akan aku hancurrkaaaannn....!! " Jerit Clarissa Frustasii dengan tatapan membunuhnya ..
"Kau juga tidak mengenalku wanita Ganjen...!! " ejek Sofia dengan entengnya..
"apa kau bilang...?? " geram Clarissa..
Sekarang Clarissa tak peduli siapapun lagi, asalkan bisa membuat Rambut Sofia lepas dari Kepalanya. akan Clarissa lakukan apapun itu..
"Mati Kau...!! " clarissa menjambak Rambut Sofia..
"astagah.. wanita ini benar-benar ....!! " Sofia tak kalah kuatnya menjambak Rambut Clarissa..
"Aakk... lepas... lepasin... aaakkhh.. sakit.....!! " teriak Clarissa..
"Kau yang memulainya Kan...??? " sofia dengan seringainya dibalik maskernya..
Nanda melihat Jam tangannya..
"Sudah jam 12... Persiapkan lagi.. besok Kita adakan Rapat Ulang...!! " Perintah Nanda Lagi..
"Jika masalah ini sampai keluar.. pekerjaan kalian dalam bahaya.. mengerti....!! " peringatan Nanda..
"mengerti Tuan...!! "
Clarissa menahan segala rasa sakitnya dan menarik Masker Sofia hingga lepas dari Wajah Sofia..
ingin memperlihatkan betapa jeleknya Sofia dibalik masker malah Clarissa menunjukkan betapa cantiknya Sofia..
"Clarissaa....!!! " desis tajam Nanda begitu geramnya melihat wajah Sofia terlihat jelas oleh Karyawan Laki-laki nya..
Nanda menarik paksa tangan clarissa hingga terduduk dilantai lalu menggendong Sofia..
"Lepasin... Aku harus membuatnya Botak... lepasin aku...!! nandaaa....!! " Teriak Sofia masih belum puas menjambak rambut Clarissa..
Karyawan Pria yang ada diruang rapat terkulai lemas melihat betapa menggairahkannya wajah cantik Sofia Siapapun yang melihat Gerakan Sofia bakal terlena tapi beda dengan Nanda. Pria yang di cap Guy oleh Sofia malah terlihat biasa saja melihat Sofia memakai jubah mandi..
Para Penjaga yang ada diluar melihat Sofia dengan penampilan nya tanpa penutup wajah benar-benar sangat cantik..
Rambut Sofia tergerai Bebas walau sedikit berantakan masih sangat sexy dilihat siapapun..
"Sofia diamlah.. kau memancing tatapan Jahat Pria.! " kesal Nanda..
"Aku tidak peduli.. lepasin aku.. aku akan botakin Rambut Wanita Itu.. beraninya dia melepas maskerku.. akan aku botakin dia.. Nanda...!! " Teriak Sofia tak terima..
Dengan segala upaya Sofia melarikan diri akhirnya Sofia bisa lepas dari Nanda. Nanda tentu mengejar kekasih hatinya itu..
"Sofiaa...!! "
"Lepas... Aku akan membotakinnya.. lepas nanda... dia melepas maskerku... aku harus beri dia pelajaran...!! "
Nanda menangkup Kedua Pipi Sofia dengan mesranya..
"Sssttf....**.. sayang... Ku mohon tahanlah.. yang ada wajahmu bakal dilihat orang banyak... bersihkan diri mu dulu ya... ya.. Sayang ya... aku mohon dengarkan aku... !!"
Entah mengapa Sofia begitu luluh saat Nanda berkata dengan lembutnya. Kenapa Nanda begitu baik padanya berapa kali Sofia menggigit Nanda tapi kenapa Nanda tidak marah malah bersikap lembut...
"Tenang Ya...!! ayo Kita masuk...!! " Nanda dengan sabar mencium kening sofia dan menyembunyikan wajah cantik Sofia didada bidangnya..
"Apa yang kalian lihat...?? " bentak Nanda pada Karyawan Pria dan wanita menatap Mereka..
Nanda malah tidak suka cara Pria di kantornya menatap Sofia, Pasti Sofia tidak nyaman dengan Kecantikannya itu Pantas saja Sofia selalu memakai masker dan topi kemanapun pergi.
Tika melihat Sofia yang di belai dan kecup sayang keningnya oleh Nanda..
"Ya Tuhan.. nanda dari mana dapat perempuan secantik itu..?? dia sangat sensasional.. !!" Gumam Tika takjub melihat postur tubuh Sofia begitu pun cantiknya..
Nanda membenarkan Jaket Sofia yang berantakan dan masih memeluk Sofia masuk ke Ruangannya..
"Bubar....!! " perintah Tika menggema..
Tika sedari tadi bertugas di Bagian lain namun saat kembali ke Nanda situasi malah membuatnya tak percaya. Tika melihat langsung Nanda berkata lembut dengan perempuan lain selain Mia (mami) , Kania (granMa), Kiran (Kakak)..
Sedangkan Clarissa masih syok mengetahui wajah Sofia dibalik Masker itu Kalau begitu bagaimana Nanda tidak akan jatuh cinta Pikirnya..
"tapi Aku jauh lebih baik.. aku Wanita berkelas... akan aku dapatkan Tuan Nanda dengan kekuasaanku...!! "
Keyakinan Clarissa. dia juga berjanji akan merusak wajah cantik Sofia dan memotong habis rambut Sofia..
😊😊😊
...
..
..