Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
bius apa ?



Pintu Terbuka...


"Bagus.....!! "


"Sekarang beritau Nona... kemana Kita harus Bawa tuan Nanda...!! " titahnya..


"baik tuan...!! " Jawab Pelayan Hotel dan segera meninggalkan Pria itu.


Xin nama Panggilan Pria itu, Xin masuk secara perlahan dan mencari Sosok Nanda...


"Ternyata Ini benar Kamarnya...?? " batin Xin tersenyum miring...


awalnya dia merasa curiga Kalau ada sesuatu di Kamar ini. secara Ini Keluarga Mahadiningrat. masa iya tidak ada Penjagaannya, namun di tepis olehnya..


"mungkin karna tidak tau kali....!! " gumam Xin pelan..


Xin mendekati ranjang Nanda dan secara perlahan menggendong Nanda dan membawanya Keluar dari Kamar penginapannya...


Sofia mendengar suara dari Luar, namun dia lebih memilih meletakkan telinganya di Pintu Kamar mandinya dari pada mengintip dengan membuka pintu Kamar Mandinya..


"Nona...?? " gumam Sofia mengernyitkan dahi..


Namun persekian detiknya Sofia berwajah datar, Sepertinya dia sudah tau rencana Orang Gila yang berani mencari masalah dengan dirinya Juga Tuan Nanda...


Xin mengintip CCTV di sekitar dan membawa Nanda secara hati-hati. Xin tidak lihat ada CCTV milik Mahadiningrat mengintainya sejak tadi...


CCTV itu mengikuti Kemana Pria bodoh itu membawa Tuan Nanda nya..


"bahkan Pria ini tidak membiusku..bodoh sekali....!! " batin Nanda masih bersandiwara berpura-pura tidur Senyum tipis Nyaris tak terlihat di bahu Xin..


Xin tidak merasakannya dan segera mempercepat langkah kakinya menuju Kamar Penginapan Nonanya..


ternyata mata-mata Chelsea sudah menunggu didepan Pintu Kamar atasannya, Chelsea sudah bersiap dengan busana tidurnya yang sexy menyambut Pria yang dia inginkan. senyum bahagia menghiasi wajah nya..


"bagus sekali... letakkan di ranjangku... !!" titah Chelsea dengan senang hasil kerja bawahannya..


xin meletakkan tubuh Nanda di ranjang dan menunduk sopan lalu beranjak pergi saat Chelsea mengusirnya..


"selama ini tidak ada yang menolak jika aku menawarkan tubuhku Tuan....!! tapi Kenapa tuan menolak ku.. ? Aku mencintai Tuan...!! " senyum manis Chelsea sambil berjalan mendekati ranjangnya..


Chelsea terpana dengan ketampanan Nanda yang sedang terlelap..


"bagaimana bisa ada Pria setampan ini didunia ini...??wajah Tuan Nanda sangat Cantik juga tampan.. Aku suka sekali...selain berkuasa juga sangat tampan.. kamu harus menjadi milikku Nanda....!! " Seringai Chelsea..


Chelsea hendak meraba wajah Nanda, namun membelalak kaget saat Nanda membuka matanya dan menatap dingin dirinya...


"Kau rupanya...!! " dingin Nanda menepis kasar tangan Chelsea..


Chelsea awalnya kaget lalu tersenyum manis dengan bibir merahnya baju Chelsea sungguh transparan, Dia tidak memakai dalaman apapun.. Jika Pria lain mungkin Sudah tergoda dengan tubuh Chelsea. namun tidak bagi Nanda jangankan tertarik melirik sedikitpun tidak ada.


Nanda bangkit dari ranjang Itu dan berdiri dengan tatapan tajam yang menusuk hati dan Dinginnya juga pada Chelsea.


"Tuan....!! " Sapa Chelsea hendak mendekati Nanda..


namun Nanda menghindar dengan santainya melewati Chelsea..Chelsea segera berlari dan memeluk Nanda dari belakang.m, P*y*dar* nya yang tidak memakai Bra menempel ketat di Punggung Nanda..


Nanda bukannya tertarik malah jijik dan segera membanting tubuh Chelsea tanpa peduli Chelsea Perempuan sekalipun..


Chelsea memekik dan berteriak kesakitan punggungnya, bajunya terbuka keatas memperlihatkan tubuh Bu**l Chelsea..


Nanda meninggalkan Chelsea dengan melangkahinya dengan Acuhnya..


"Aku tidak boleh kehilangannya...!! " batin Chelsea bertekad..


Chelsea mengambil jarum suntik yang ada didekat lemari make Up dan segera berlari ke Nanda lalu menusuk Jarum suntik itu ke punggung Nanda..


Nanda yang sedang tak fokus karna Fikirannya sedang kacau memikirkan Sofia malah terkena Suntikan Itu..


Nanda memejamkan matanya menahan rasa sakit di punggungnya. tangannya terkepal erat..


"kau benar-benar cari masalah denganku....!! " Ujar dingin Nanda..


"gila....!! " umpat Nanda..


chelsea tertawa getir,, "Ya... Aku sudah gila.. karna mu Tuan Nanda...?! jadi hiduplah dengan orang gila ini...!! Aku akan membuat Wanita Jal*ng itu meninggalkanmu karna menyelingkuhinya...!! lalu kita akan menikah... Hahahahahahah......!"


"Apa yang kau berikan padaku Jal*ng.....??" tanya Nanda dengan dinginnya..


Chelsea merasakan sakit hatinya mendengar panggilan Nanda..


"Aku bukan Jal*ng.. namaku Chelsea... panggil aku Chelsea, Nanda.. Ayo panggil nama aku...!! " Ujar chelsea memelas dengan sedihnya..


"Kau memanggil gadis yang Aku cintai dengan sebutan itu.. sebutan itu pantas untuk Jal*ng penggoda sepertimu...!! hanya menggunakan trik murahan untuk bisa mendapatkanku...!! Kau fikir bisa melawanku....?? " sinis Nanda sudah mulai pucat pasi..


entah apa yang diberikan Chelsea padanya tubuh Nanda mulai lemah saat ini..


"Aku bukan Jal*ng.....!! Wanita penggoda mu itu yang Jal*ng... Aku hanya mempertahankan milikku...!! " teriak Chelsea..


"apa yang kau berikan pada ku Sialan....?? " bentak Nanda menampar Chelsea hingga wanita itu tersungkur dengan pipinya yang sangat merah ..


Chelsea menangis rasanya tulang rahang Pipi Chelsea retak saja. Nanda memukulnya sangat kuat Padahal Nanda tidak pernah memukul perempuan..


"Aku hanya memberimu Bius....!! setelah itu kamu akan pingsan dan Aku akan buat drama kalau Kita sudah tidur bersama...!! " jelas Chelsea dengan lantangnya walau pipinya sakit dan juga derai air mata nya yang jatuh membasahi pipinya .


Perlahan keseimbangan Nanda mulai redup,,"Sialan.. bius apa ini...??? " teriak Nanda lagi..


"tidak perlu tau Nanda...!! " Senyum jahat Chelsea..


Saat Nanda mulai jatuh bersamaan pintu Kamar Chelsea terbuka..


"Nanda....!! " pekik Sofia berlari mendekati Nanda yang terjatuh di lantai.


"Kenapa Kalian kesini...?? " bentak Chelsea ketakutan..


"tangkap Jal*ng ini....!! biarkan saja tubuhnya seperti itu seret dia Ke ruangan Kita dan beri obat gila dengan dosis tinggi dan lempar ke Rumah sakit Jiwa...!! " Perintah Rindu..


"baik bang...!! " Jawab mereka cepat..


Chelsea pucat pasi mendengar perkataan Rindu, dia berteriak dan memberontak Sofia malah sibuk dengan Nanda..


"Nanda... Hei.. Nanda bangun Nanda...!! Nanda...!! ini Aku Sofia...!! Sayangmu Sofia....!! " Sofia menampar-nampar pelan wajah Nanda yang pucat..


"Kita bawa kerumah sakit Nona...!! " Usul Rindu segera duduk didepan Nanda..


Sofia mengangguk dan membantu Nanda naik ke Punggung Rindu..


"Tunggu....!! " seru Sofia..


Sofia melepas Jarum suntik dipunggung Nanda, Rindu menatap dingin jarum suntik itu, Sofia dengan datarnya menatap Jarum suntik itu..


" Ayo kita bawa cepat Nanda ke Rumah sakit. ini bius total dengan dosis yang sangat tinggi, ini bukan untuk manusia....!! " titah Sofia segera bangkit dari duduknya..


"baik Nona...!! " jawab Rindu..


mereka berdua berlari membawa Nanda ke Rumah sakit, sedangkan Xin dan mata-mata Chelsea sudah diurus oleh Rindu tadinya..


Sofia kini sedang khawatir dengan kondisi Nanda,, "Nanda... bangun Nanda... Aku tidak mau terjadi apa-apa denganmu...!! kita akan menikah... bukankah kamu berjanji akan menjagaku...!! Bertahanlah...!! "


"lebih Cepat Paman....!! " desak Sofia..


"Baik Nona." Jawab Rindu..


Sofia masih berbicara dengan Nanda yang pucat pasi. inilah yang di takutkan Mia ternyata tidak bisa dihindari, mereka terlambat memasuki Kamar Penginapan Chelsea.


.


.


.