
Roby dan Rivo lagi-lagi terkejut dengan perilaku tak terduga Sofia..
"Apa dia sedang merajuk...? " tanya Roby tak percaya..
"Aku rasa begitu... apa Kita terlalu berlebihan...? " tanya balik Rivo..
"Aku hanya mengatakan apa yang ada dikepala Pria kalau melihatnya...!! " sungut Roby..
"Aku juga melakukan hal yang sama.. Kenapa kita Jadi yang salah...? " Sahut Rivo juga..
"Memangnya bagaimana Nanda memperlakukan adikku hingga bisa seperti itu...?? Sangat luar biasa... !!" Ujar Roby lagi..
"Aku tidak mengerti...!! " Rivo menggaruk kepalanya yang tak gatal...
Sofia di Kamarnya mengeluarkan HP nya dan tersenyum manis melihat gemerincing kecil mainan Stitch pemberian Nanda..
"dia sangat imut...!! " Puji Sofia dengan seriusnya...
tak lama kemudian Nanda menelfonnya, Sofia malah kaget dan segera bangkit,,
"Ehmmhe... ehem...!! " Sofia berdehem kuat..
Setelah Itu barulah Sofia mengangkat panggilan Nanda..
"Kamu sudah sampai sayang...? "
"Sudah... kamu dimana...?? Kayaknya aku dengar Suara Klakson Kendaraan.. "
"Aku sedang diluar.. Aku ngikutin Mobil yang mengikuti mu tadi...! "
"Oh Ya...?? Siapa Orang didalam mobil itu...?? Olivia kah...?? "
"Clarissa juga Olivia.. mereka seperti merencanakan sesuatu.. berhati-hatilah sayang... perasaanku tidak enak melihat gelagat mereka...!! "
Sofia terlihat datar dan biasa saja mendengar 2 nama itu..
"Hem.. Terimakasih informasinya.. Aku akan berhati-hati untuk kedepannya..!! "
Sofia tersenyum menatap nomor HP Nanda lalu senyumnya memudar menatap Jendela kamarnya kini...
"2 wanita Itu akan buat masalah... harus aku apakan dia..?? tapi Kesalahan mereka hanya karna Iri padaku..!"
"Apa aku harus mengikuti Permainan mereka..?? " Seringai Sofia memainkan HP nya dengan Lihai...
Sofia sangat Suka bermain-main walaupun mempertaruhkan nyawanya tapi memang itulah Kesenangannya..
Sementara Nanda yang gelisah di Apartemennya,,
"2 wanita Gila Itu pasti akan berbuat Gila.. Aku tidak tau bahaya apa yang mengintai Sofia.. tapi Aku tidak bisa mengurungnya...!! "
Nanda pun menelfon seseorang. dia tidak bisa diam saja saat tau kekasihnya dalam bahaya..
Setelah mengatakan hal penting itu, Nanda pun bisa menghela nafas lega..
"Anak buah Paman rindu bisa diandalkan...!! " Gumam Nanda meyakinkan diri..
Nanda mengutus 2 pengawal terbaik Papinya mengikuti Sofia dari jarak aman. mereka berdua yang dipercaya oleh Rindu tentu Segera menjalankan aksinya.
mereka berdua menyewa Rumah Kontrakan di Area tempat tinggal Sofia, mereka hanya diberi tau Lokasi Sofia tinggal tapi tidak tau di rumah mana nya Sofia tinggal..
gerbang Pintu masuk Kawasan Rumah Sofia terlalu banyak Rumah baik terpencil maupun dikawasan Rumah Mewah. semua serba ada..
"maafkan aku sayang... aku harus menjagamu secara diam-diam.. Aku tidak mungkin diam saja...!! " Gumam Nanda memejamkan matanya mencari sosok yang sangat dia Cintai..
Ke esokan Paginya...
Sofia keluar dari Markasnya dengan Motor besarnya.. Sofia sudah kembali memakai baju santainya,, tidak lagi memakai Dress,, Dress itu hanya dia pakai kalau di Rumah Nanda saja..
"permainan dimulai .?? " Seringai Sofia
"Kemanapun akan aku cari. hanya melacak Kalian saja Sangat mudah aku dapatkan.. Kalian berkomplot mau mencelakaiku...?? Kalian tidak mengenalku...!! " Sinis Sofia melirik sekilas Mobil dibelakangnya..
Sofia tidak curiga sama sekali saat Mobil itu menghidupkan lampu sen nya ke arah lain..
"Kan sudah aku bilang jangan ikuti Nona dengan ketara...!! "
"Aku hanya ingin tau Bagaimana Wajah Nona Muda Mahadiningrat..! "
"Ya aku juga mau tau... !!"
"Sekarang arah lain cepat.. jaga jarak saja..bisa habis Kita kalau ketahuan sama Nona Itu.. Tuan Nanda menyuruh kita melindungi Nona kalau terdesak baru boleh menunjukkan diri .! "
2 Pengawal Kepercayaan Rindu menjalankan tugas Nanda Pun malah berdebat didalam mobil. mereka terpaksa memutar arah Supaya tidak ketahuan Sofia..
Sofia melajukan Kendaraannya menuju Hotel MX..
Sofia dengan santainya jalan di koridor Hotel Mewah itu..
"lapaknya kumpul kebo...!! " batin Sofia menatap sekeliling..
Penyamaran Sofia masih pakai masker dan Topinya. Sofia masuk ke Lift dan menekan lantai 11 Hotel ini..
Pengawal yang mengikuti Sofia dengan cepat masuk ke Lift lain. Mereka benar-benar mengikuti Sofia,,
Sofia pun tiba dilantai 1, saat melewati Pintu-pintu Kamar hotel itu bau Khas Pasangan dimabuk Cinta pun begitu menyengat hidung Sofia..
Kalau bukan demi memberi pelajaran juga memberi peringatan, tidak akan mau Sofia menginjakkan kaki di tempat kotor Itu..
"Aah.. disini...!! " Sofia menatap 1 pintu kamar Hotel yang akan dia masuki..
Sofia masuk perlahan dengan tenang, dirinya langsung mengambil ponselnya dan merekam adegan Panas Olivia dengan Pria Muda..
Kali Ini Olivia mendapatkan Bayaran dari Pria Muda,,
Yaitu Yosef.. Yosef memang penggila S**s.. siapapun Wanita yang dia inginkan pasti dia dapatkan..
"Pria brengsek...!! " seringai Sofia..
malah Situasi makin Panas. Olivia benar-benar dibuat puas dengan permainan Si Cassanova..
"Lagi...?? "
"Tuan Punya stamina yang ba...gus. aah.....!!" ucap Olivia terputus saat Yosef bermain di area pribadinya..
Sofia geli sendiri bahkan jijik dengan Kedua pasangan mesum Itu..
Mereka membelalak Kaget ditengah permainan kedua Mereka mendengar Suara tepuk tangan Seseorang..
"Tuan Ada seseorang...!! "
"tidak... Sebentar lagi.. Ini belum sampai klimaksnya.? "
"tapi Siapa Itu...?? Kalau macam-macam bagaimana Tuan..?? " Sergah Olivia gelisah
"Tuan...!! "
"diam lah...!! "
Karna Olivia mengoceh terus Yosef membekap mulut Olivia dan tetap melanjutkan aksinya lebih nikmat..
Sofia pun keluar dari Kamar Hotel Yosef dan Olivia..
"Sekali dayung 2 pulau terlampaui...!! " Sofia segera pergi dari tempat itu sebelum Yosef dan Olivia mencari nya..
.....
"Sial... Siapa tadi yang mengganggu kesenanganku..??" Emosi Yosef dengan memakai Jubah mandinya..
sementara Olivia tertidur di kasur Karna kelelahan melayani nafsu Yosef..
Yosef segera menelfon bawahannya melihat siapa yang berani masuk ke kamar penginapannya..
"Bagaimana...?? " tanya Yosef..
"tidak ada siapa-siapa Tuan...!! "
"Apa maksud kau Aku berhalusinasi Hah...? Aku jelas mendengar suara tepuk tangan di Kamar ku.. Cari yang benar...!! " emosi Yosef dengan tajamnya..
"Baik tuan.."
Sofia sudah menghapus Rekaman CCTV Hotel itu. Jadi tidak akan ada yang tau dirinya..
"Sebenarnya apa yang Nona lakukan tadi ya..?? "
"Iya... Nona masuk ke Kamar penginapan seseorang...!! "
"Apa kau tau siapa didalamnya..? "
"Pengusaha muda gitu.. sepertinya Yosef Adjanta...!! "
"Pria brengsek itu...!! "
"Kau tau.. ?"
"Tentu saja.. Dia Pria Penggila S**s...! "
"Hmm.. memang benar sih... tidak ada Pria sebaik Tuan Muda Kita...!! "
"Iya.. Nona Muda yang berhasil mendapatkan hati Tuan Kita sangatlah beruntung...! "
"Sepertinya Nona merencakan sesuatu...!! "
"Tugas kita hanya melindungi Nona Muda saja..! "
2 pengawal utusan Nanda bergosip mengikuti Sofia dari Jarak yang jauh..
saat di Markasnya Sofia duduk tenang..
Sofia memindahkan Rekaman tadi ke Komputernya tanpa belas Kasih Sofia memposting Rekamannya..
"Kalian Akan hancur... karir Pria paret itu hancur.. Karna uang dia bisa mendapatkan tubuh wanita manapun.. akan aku buat dia tidak punya uang... !"
"Olivia Kenapa Kau sangat mudah menjual tubuhmu hah...?? Ckkckck...!! malang sekali nasibmu.. ? Hhahahahaha....!! " tawa Senang Sofia..
Sofia senang bisa melihat Kesengsaraan Olivia, Berly dan Anaknya tidak pantas dikasihani olehnya..
Sofia hanya ingin memberi peringatan bagi Olivia untuk berhati-hati. Sofia memang punya semua Vidio Adegan Ranjang Olivia dengan Pria Tua mesum lainnya, tapi Sofia Ingin menghancurkan Pria hidung belang Itu juga..
dia ingin merekam langsung Wajah dan menyorot permainan mereka dengan jelas, hingga bisa mempermalukan 2 sejoli itu..
😊😊😊
...
..
..