Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
dibawa ke Kantor



"Kemari biar aku obati... Aku tidak pernah melihatmu Terluka seperti ini... lagian Kamu ngapain coba jadikan Tembok samsak tinju kamu... nggak ada lagi tempat buat ninju Ya...!! " Cerocos Sofia tak nyambung sambil membawa Nanda ke Ruang santai ...


apartemen ini seperti miliknya.. Sofia sangat jenius.. hanya sehari saja dia sudah bisa hafal semua letak sudut Barang-barang Nanda... Kecuali Kamar Nanda.. Sofia emang tidak pernah masuk.. Itu Privasi Nanda..


Nanda menahan senyum mendengar Sofia menyerocos.. Ini pertama Kali nya mendengar Sofia menyerocos.. biasanya kan tidak..


"Diam disini....!! " Titah Sofia berlalu dari Nanda yang cengar-cengir sendiri...


Nanda hanya tidak mau mengungkapkan Kalau dirinya memata-matai Sofia.. Padahal demi keselamatan Sofia.. tapi Nanda takut Sofia tersinggung


atau malah salah faham...


"lebih baik aku menjadi Pelindung dalam diammu sayang.. Aku tidak mau kamu tau kalau aku mengawasi mu selama ini...!! " nanar Nanda menatap Punggung Sofia. Sofia mengikat ekor Kuda rambut Panjangnya..


Walau begitu pun sangat cantik dilihat Nanda. Sofia mencari Kotak P3K..


Beda dengan Nanda, Sofia malah ragu memberi tau Nanda. Sofia tidak mau dibilang gadis lemah..


"lebih baik aku diam saja... !!" batin Sofia tersenyum tipis..


Sofia kembali ke Nanda dengan telatennya Sofia mengobati punggung tangan Nanda..


"Tidur disini aja denganku sayang...!! " pinta Nanda serius...


Sofia beralih ke Nanda, entah mengapa dia juga ingin bilang kalau dia juga mau tidur dengan Nanda..


sejak bertemu dengan Fio, Sofia yakin tidak akan bisa tidur..


"apa Kamu tidak kerja...?? " tanya Sofia kembali serius membalut luka Nanda..


"Aku kerja.. Ikut aku ya...!! " Pinta Nanda lagi..


"Kalau aku mau tidur siang bagaimana...?? " tanya Sofia bercanda...


"Kamu lupa ruangan rahasia Ku sayang...?? " gemes Nanda mengusap Pipi Sofia dengan sayangnya..


Sofia nyengir Kuda,, "Aku baru ingat....!! "


Sofia juga ingat tujuannya ingin menemui Nanda,ia ingin membuktikan kalau Nanda itu cinta padanya atau tidak..


"Ya Udah.. Kasih aku makan enak....!! " Pinta Sofia menantang..


Nanda terkekeh dan mengecup sayang Kening Sofia..


"Kalau Gini dia Cinta apa enggak sih...?? Tapi Kok kayaknya tulus banget...!! " batin Sofia mengoceh sendiri..


Sofia membawa boneka landaknya saat Nanda memintanya Ikut ke Kantor, Nanda menggenggam tangan Sofia. tangannya yang lain dimasukkan dalam kantong celananya penampilan Sofia tetap tertutup dan dengan penyamarannya..


"apa tanganmu tidak sakit...?? " tanya sofia melirik tangan Nanda yang menggengam tangannya..


"enggak...!! " Jawab Nanda yakin..


tak disangka saat melewati Apartemen lainnya, Shaka Keluar dari Apartemen nya dengan Iqbal manager nya. Shaka melongoh melihat Perempuan yang dia taksir adalah milik Tuan Ananda Mahadiningrat, pantas saja Gadis ini hilang saat dia cari. ternyata masuk ke Apartemen Tuan Nanda..


"Itu Tuan Muda Mahadiningrat punya kekasih..?? Kok bisa...?? " Gumam Iqbal tak percaya melihat pegangan mesra tangan Nanda dengan Gadis yang berbeda..


berbeda dalam artian tidak memakai Baju sexy ataupun heels. Gadis itu malah berpenampilan Seperti Pria, hanya saja Kaki Jenjang nya menjelaskan kaki Itu milik seorang Perempuan. masker, topi dan rambut Panjang yang diikat ekor kuda, sedang membawa boneka landak..


"dia milik Tuan Nanda.. bagaimana cantiknya Ya...??tuan Nanda dikenal sebagai Pria yang sangat pemilih.. ini pertama Kalinya aku melihat Ada perempuan disisinya..!! " Gumam Shaka memperhatikan bagaimana manisnya Nanda memperlakukan Kekasihnya..


bahkan Shaka melihat Kemesraan mereka sampai masuk Lift..


"Apa Itu gadisnya Shaka...?? gadis yang kamu suka.?? " Tanya Iqbal serius..


"Hmmm....!!! " Jawab Shaka tersenyum getir..


tak dia sangka Kisah cintanya bisa serumit ini, pertama milik Tuan ANanda Mahadiningrat yang jelas tak bisa diganggu gugat. kedua Perempuan yang sudah ber istri, apa Kesalahan dirinya hingga harus terlibat kisah cinta seperti itu...


Iqbal menutup mulutnya sendiri.. tak disangka Pilihan Shaka adalah Kekasih Tuan Nanda.. Siapa yang berani merebutnya...? hanya Orang yang bosan hidup lah yang berani merebut Kekasih Tuan Kecil Mahadiningrat itu..


....


"Kenapa Cuma bawa si landak nya aja Sayang..?? " tanya Nanda penasaran...


"entahlah.. Aku pengen bawa silandak aja...!! " Jawab Sofia melirik Boneka landaknya..


Sofia menatap serius lesung pipi Nanda.


"Kenapa bisa sedalam itu sih.. ??" Gumam Sofia menusuk lesung pipi Nanda dengan Jari telunjuknya..


Nanda tersenyum dan mengusap Kepala Sofia dengan lembutnya.


 


Saat Nanda Tiba di Kantor Mahadiningrat. Karyawan Mahadiningrat melihat bagaimana Nanda membawa Kekasihnya ke Kantor. Sudah hal biasa bagi mereka tapi kenapa masih saja iri dan Gemas..


namun tangan Nanda yang diperban membuat mereka diam seribu bahasa. tak bisa bertanya hanya diam saja dengan rasa penasaran mereka yang tinggi..


 


Sofia yang bosan main game aja sejak tadi di Ruangan Rahasia Nanda pun segera keluar..


"Nanda...?? " Panggil Sofia mengedarkan Pandangannya..


"Iya sayang...??Kamu butuh sesuatu...?? " Sahut Nanda mengulurkan tangannya..


Sofia berjalan cepat sambil memeluk boneka landaknya. Saat tiba disamping Nanda, Sofia menyambut tangan Kekasihnya itu..


"Lapar...?? " Tanya Nanda lembut mendongak menatap penuh Kasih pada Gadis Dihadapannya kini..


Sofia menggeleng..


"Terus apa kalau enggak lapar...?? " Tanya Nanda masih lembut..


"Ngantuk....!! " Sofia mengucek matanya layaknya anak kecil dan masih memeluk Boneka Landaknya.. ..


Sofia tidak tidur sejak pulang dari pesta Topeng itu, main Game malah membuat matanya ngantuk berat...


Nanda Gemas melihatnya..


Jujur Saja Sofia memang ngantuk. Tapi Kalau Tidur sendiri dia tidak bisa karna pasti kepikiran hal lain, alasan Sofia mau tidur dengan Nanda karna Kekasihnya itu bisa membuatnya langsung terlelap tanpa sempat berpikir hal lain..


Nanda menarik pelan tangan Sofia dan duduk disampingnya, Nanda mengambil selimut di Sofa nya..


"Tidur disini... !!" Nanda menepuk Paha nya..


Sofia tak banyak bicara langsung merebahkan kepalanya di paha Nanda sambil memeluk Boneka landaknya..


"maaf ya sayang kamu harus tidur posisi kayak gini. Aku harus cepat nyelesaikan pekerjaan ini biar Kita bisa pulang cepat...!! " Ucap Nanda merasa bersalah menyelimuti tubuh Sofia dan mengelus lembut Kepala Sofia...


"Tidak apa.. biasanya Aku juga sering tidur di tempat nggak wajar...!! " Jawab Sofia mulai Meracau..


Nanda tersenyum lembut. ia tau apapun tentang sofia, Nanda pun tetap mengerjakan pekerjaannya yang menumpuk..


"maaf Tuan Kecil...!! " selah Tika tiba-tiba..


Nanda dengan cepat memberi aba-aba untuk diam dan tidak berisik. Tika yang mengerti bahasa isyarat Nanda pun segera mendekat dengan langkah kaki yang pelan seperti takut membangunkan Serigala yang sedang tidur..


"Hmmm...!! "Tika segera membekap mulutnya sendiri saat melihat Sofia terlelap dalam pangkuan Nanda..


"Cantik sekali....!! " Puji Tika dengan Pelannya nyaris tak terdengar..


mereka jadi berbicara dengan bahasa isyarat. Tika sangat pintar, itu sebabnya dia harus sekolah tinggi di luar negri demi mendapatkan Kualitas yang terbaik untuk menjadi Sekretaris Tuan Kecil yang terhormat itu..


Tika meminta Berkas tanda tangan Nanda. sesekali Tika mencuri-curi pandang melihat wajah Sofia yang sangat cantik saat terlelap..


Nanda benar-benar Jatuh cinta Pada Gadis ini pikirnya..bagaimana bisa Nanda bekerja membawa Kekasihnya ke kantor..? apa Nanda takut kekasihnya Kabur...??


"Bagaimana bisa ada perempuan secantik ini...?? Dia bahkan tidak berdandan...!! Aku yang perawatan aja insecure melihat nya.. Bagaimana Jika perawatan.. ??" batin Tika Benar-benar kagum kecantikan Sofia..


Saat di Ruangan Nanda, Sofia tidak perlu menyamar..


..


..


..