Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
bersebrangan



"Kenapa Kamu disini....?? " tanya Sofia penasaran..


"Aku tidak menemukanmu dipesta... Jadi Aku menyewa tempat ini untuk kita...!! " Jawab Nanda perlahan memutar tubuh Sofia menghadap pemandangan Indah di Hotel ini.. Nanda memeluk mesra Sofia dari belakang..


"Kenapa Pemandangan disini bisa seindah ini...??" Gumam Sofia pelan matanya berbinar melihat Gemerlapnya malam..


"sudah aku tebak kamu pasti menyukainya..!" Kekeh Nanda..


"Kenapa Bisa begitu..?? Kenapa Kamu bisa sangat yakin...?? " Tanya Sofia penasaran..


"Sayangku sofia ini Suka Bintang....!! " Tutur Nanda singkat..


Sofia tersenyum,, "Kamu benar....!! Ini seperti bintang...!! "


"Bagaimana Pestanya...?? " tanya Sofia bingung..


"Kita akan turun sebentar lagi...!! nikmati saja Pemandangan Ini...!! " Jawab Nanda menyibakkan Rambut Sofia dibalik daun telinganya...


Nanda jadi leluasa menyandarkan dagunya di Bahu Sofia. Sofia jangan ditanya dia begitu suka melihat pemandangan Ini, ternyata sangat indah kalau Pria yang dicintai yang memberikan Pemandangan ini..


sebelumnya Pria yang terobsesi Pada Sofia hanya hoby membunuh musuh dan darahnya akan di buat bintang lalu akan menunjukkan bintang itu pada Sabrina nya..


"Dulu tidak pernah sesenang ini.. Aku baru menyadari Kalau aku juga butuh perhatian seperti ini... pria Yang selalu memberiku Kejutan setiap saat...!! " batin Sofia tersenyum saat melirik sekilas Wajah Nanda yang menyandar dibahunya..


"Kenapa sayang...?? Kamu lapar...?? " Tanya Nanda serius..


"Hem....!! Sedikit... !!" Jawab Sofia tak malu mengungkapkan dia lapar dan tiidaknya..


"Kalau begitu kita Turun...!! " Ajak Nanda melepas pelukannya..


"Tapi aku masih mau lihat ini...!! " Rengek Sofia dengan wajah Biasanya Tak ada Kesan Menggemaskan saat Sofia merengek..


tapi Kenapa Nanda bisa begitu gemas... Cinta Memang sudah buta..


"Kalau begitu aku pesan dari bawah ya...!! " Putus Nanda..


Sofia mengangguk-ngangguk, Nanda mengusap Pipi Sofia dengan senyum tulusnya..


"Yang Cepat aja nggak usah pakai hidangan pembuka atau penutup...!! " Pinta Sofia serius..


Nanda terkekeh dan mengangguk mengerti..


Nanda menelfon Bawahannya yang menjaga Pintu kamarnya Kini dan mengatakan mereka memesan makan malam sederhana saja..


Hanya 20 menit Pesanan Nanda sudah datang, Karna Sofia tidak minta paket Komplit..


"Cuman ada Spageti sayang.. nggak apa Kan...?? " tanya Nanda lembut..


"Hem... nggak apa Kok...!! asal jangan Kacang aja...!! " Cengir Sofia serius..


nanda pun tersenyum.m dengan telatennya Nanda menyuapi Sofia, mereka duduk di depan Balkon Hotel itu. Pemandangan Itu benar-benar membuat hati Sofia senang..


"Kamu nggak makan Nanda...?? " tanya Sofia serius..


"Aku makan ini emang nggak apa...?? " tanya balik Nanda..


"Hm... makan aja...!! " Jawab Sofia sambil tersenyum..


1 Jam mereka di kamar Hotel Itu..


"Udah sayang... Udaranya Dingin.. Ayo masuk....!! " nujuk Nanda melepas Jasnya dan memakaikannya di tubuh Sofia..


"Benarkah...?? Aku nggak merasa dingin... Apa mungkin karna aku suka pemandangan nya..?? " Sofia menggaruk keningnya yang tak gatal.


"Hm... Ayo Masuk... lain Kali pakai Baju hangat.. Sekarang kamu pakai Baju tipis Ini mudah dingin jadi nggak bisa lama...!! " Ledek Nanda merapikan anak Rambut Sofia..


Sofia memberengut Saja..


"Ayo Hutangmu bayar...!! " tagih Nanda dengan senyum liciknya..


Sofia memutar bola matanya malas,, "Bagaimana Uang yang aku transfer...?? " tanya Sofia serius..


"Aku nggak lihat sayang.. Aku Cuma dapat notifikasi pesan aja kalau ada Uang masuk..!! Jawab Nanda tak peduli uang 1 M itu..


yang penting bagi Nanda Hutang Sofia yang berkaitan tentang ciuman saja walau tidak dibibir siapa tau Sofia menerima idenya melunaskan hutangnya dengan sebuah Kiss Bibir.


"terus kenapa nagih yang hal lain...?? " Kesal Sofia..


"Aku sudah bilang hutangmu 69 kali cium kening


dan Pipi akan Lunas kalau dibayar dengan kiss Bibir! " Ketukan mesra Nanda dibibir merah Sofia..


Sofia merapatkan bibirnya dan menatap galak Nanda membuat Nanda tertawa Keras..


Nanda dengan cepat mengambil Topengnya juga dan mengejar Sofia..


"Aku hanya memberimu keringanan Sayang.. Kenapa Marah...?? " Ejek Nanda terkekeh pelan..


Saat Pintu Terbuka Kedua Bodyguard yang bertugas menjaga Sofia menunduk Hormat dan mengikuti atasan mereka dengan jarak aman..


"Jangan lari sayang... Kamu kan nggak biasa Pakai Heels...!! " Seru Nanda mengejar Sofia..


"Aakh....!! " Benar saja Sofia terjatuh kesamping saat Heels yang dia pakai tak seimbang...


beruntung Nanda dengan cepat menarik Tangan Sofia dan membawanya masuk ke dalam pelukannya..


"Kamu nggak apa-apa Sayang...?? " Tanya Nanda khawatir..


"nggak apa-apa... !!" Jawab Sofia menahan malu..


"Ayo aku bantu... !!" Ajak Nanda menggenggam tangan Sofia lalu berjalan ke arah Lift dengan seriusnya..


"Nah begitu kan sexy... Kenapa Tadi menyebalkan banget coba..?? Pas aku mau jatuh baru serius..!! Dasar Aneh...!! " gerutu Sofia dalam hati..


 


Saat Keluar dari Lift Pesta Benar-benar sangat ramai...


"waah...Banyak sekali....!! " Sofia membekap mulutnya sendiri melihat makin banyaknya Manusia di Dalam pesta ini..


"Jangan lepaskan tanganku... Ok....!! " Bisik Nanda dengan mesranya ditelinga Sofia.


Sofia menoleh sebentar dan tersenyum ramah.. "Baiklah Tuan Kecil...!! "


Mereka berdua jalan melewati Keramaian pesta banyak Model Topeng yang dipakai Tamu undangan....


"Mau kemana sayang....?? " tanya Nanda melihat sofia yang berjalan duluan menggeret tangannya kemana-mana..


"Aku mencari Rekan dan Kakakku....!! " Jawab Sofia..


"banyak Orang disini.. lagian mereka semua pada pakai topeng.. Bagaimana cara menemukannya...?? "


Sofia terdiam mencerna perkataan Nanda, tidak mungkin dia menggunakan kemampuan Hacker nya untuk mendeteksi kakaknya, bisa-bisa Orang yang dia hindari mengetahui Nya..


"Apa benar dia ada disini...?? " batin Sofia antara Ragu dan penasaran..


"Kita telfon aja ya...!! Ayo ikut aku...!! " Usul Nanda menarik Pinggang Sofia ke dalam dekapannya..


Nanda juga menjaga Sofia saat ada Beberapa orang yang menyenggolnya. Sofia bahkan tertegun melihat cara Nanda dengan cepatnya melindunginya agar tidak tersenggol orang lain..


Namun saat Sofia serius memperhatikan Nanda,, Ada Pria yang melewatinya memiliki Aroma Khas Kalajengking.. Sofia berusaha bersikap tenang..


"Maaf....!!" Ucap Pria yang mengekori Pria yang memiliki bau Khas kalajengking itu..


"Barly...!! " batin Sofia mengenali Suara itu..


Nanda dengan cepat menarik pinggang Sofia dan pergi dari kerumunan itu. Barly yang memang tidak mengenali Sofia ataupun Nanda segera menyusul atasannya..


Tidak salah Lagi.. Pria aroma Kalajengking yang melewatinya tadi emang Lah XeFio..


Nanda membawa Sofia ke pojokan Aula pesta Besar itu..


"Telfon saja Kakakmu...!! " Perintah Nanda..


Sofia pun mengangguk walau Pikirannya sedang berkecamuk saat ini bahkan hari Ini mereka sudah bersebrangan..


Sofia menelfon Kakaknya dan Segera saja Sofia menjauhkan HPnya saat Kakaknya Itu mengomel dan berteriak membuat telinga Sofia sakit..


"Aku ada di Pojok Aula sebelah Piano.. datanglah kemari.. !" Setelah mengatakan Itu Sofia mematikan HP nya secara sepihak..


"Kakakmu memarahimu...?? " Tebak Nanda..


Sofia mengangguk dengan senyum acuhnya,, "udah biasa...!! "


"Jangan terlalu jahat padanya...!! " pinta Lembut Nanda membelai Kepala Sofia dengan sayangnya..


"nggak janji...! " Cengir Khas nya Sofia ..


😊😊


..


..


..