
Sofia pun melepas pelukannya dari Nanda dan mencium pama Kening lalu pipi Nanda.. tidak tau bagaimana merahnya Pipi Nanda Kini saat Pujaan hatinya begitu bahagia hingga berani menciumnya duluan..
"Kamu yang terbaik untukku...!! " senyum cerah Sofia untuk pertama kalinya sejak dirinya ditinggal oleh Orang tua nya...
Rivo menjatuhkan rahangnya, Roby bahkan tak percaya melihat apa yang adiknya lakukan. demi membuktikan dirinya sedang bermimpi atau tidak. Roby menampar dirinya sendiri..
"tidak Mimpi....!! sakit ini... " Gumam Roby mengusap Pipinya sendiri..
"Wah.. wah.. wah... sepertinya Couple Nomor 1 begitu menginginkan Hadiah sepatu ya... ternyata mereka sepasang pengantin baru.. sedang hamil muda ternyata.. semoga kandungannya baik-baik saja ya sampai lahiran ...!! " Senang MC melihat kebahagiaan Sofia..
mereka semua ikut senang, Kalau ngidam itu mereka percaya, Semua orang tau bagaimana ngidam anehnya perempuan Jadi percaya saja kalau Sofia ngidam Sepatu..
Dewan Juri bahkan ikut bertepuk tangan melihat kebahagiaan Sofia sebelumnya mereka juga bertanya-tanya heran kenapa Sofia terlihat tidak bahagia saat Berlian itu diberikan Pada Sofia, Bukankah semua Couple Ini mengejar hadiah pertama yang bernilai ratusan juta itu, kenapa Sofia malah tidak bahagia.. ternyata ngidam hal lain..
"maaf Aku bohong.. Aku hanya tidak mau kamu di Ejek aneh karna tidak mau berlian. Jadi aku bilang ngidam aja.. Aku tidak tau akan seheboh ini...!! " Ucap Nanda menggaruk tengkuknya yang tak gatal..
Sofia terkekeh dan mengangguk-ngangguk,, "Aku mengerti....!! "
Sekali lagi Sofia memeluk Nanda yang kini mengusap surai Sofia, dirinya sangat mengasihi dan menyayangi Sofia..
"Aku akan selalu membuatmu bahagia seperti ini sayang...!! Aku akan jaga kamu sekuat tenaga.. Apapun akan aku pertaruhkan demi Kebahagiaan Kamu sayang...!! Gadis mata indah kesayanganKu...!! " batin Nanda dengan sayangnya mengecup sisi kepala Sofia..
Sofia tersenyum di bahu Nanda, kelopak matanya benar-benar sangat indah. Shaka melongoh bodoh melihat Sofia, sejak Awal dirinya melihat Sofia yang tidak sengaja menyenggolnya tadi..
"Ada apa Shaka...?? " tanya Managernya bingung..
"Hei.. bang.. Kamu lihat Gadis Cantik bak model Papan atas itu...?? " Tunjuk Shaka...
"Iya... istri tuan romantis Itu kan...!! '" Jawab Iqbal jujur..
Shaka memutar bola matanya,, "Iya aku tau. tapi Siapa Model itu, tubuhnya indah sekali.. Kelopak matanya tadi sangat Indah bukan...?? Aku lihat tadi matanya sangat dingin menatapku...!! Kenapa Aku suka sekali... ??"
"Shaka jangan bilang Kamu mau Jadi Pebinor..!! (perebut bini Orang). " Tebak Iqbal tak suka..
"Kalau aku suka kenapa tidak..?? " tantang Shaka..
Iqbal melototkan matanya tak percaya, Baru Kali ini dia mendengar Kata-kata tak lazim dari mulut Aktor sekaligus model Papan Atas ini..
"Kamu mau menghancurkan Reputasi yang sudah kamu bangun bertahun-tahun heh...?? Karir mu akan hancur kalau jadi perusak rumah tangga Orang...!! Kayak nggak ada Model dan Artis cantik lainnya aja.. kenapa Kamu suka istri Orang...!! " Bisik Kesal iqbal..
"Semua Artis dan Model Papan Atas itu berlagak sok bersih dan Jago berakting.. Semua Rubah mengerikan hanya demi mencapai tujuan mereka menjual tub*hnya pada produser dan direktur Dunia entertainment.. aku tidak suka mereka... Aku suka Perempuan itu.. matanya seperti tidak suka diremehkan ataupun di rendahkan ..!! " Jelas Shaka dengan seriusnya...
"kenapa aku bisa tertarik dengan 2 perempuan sekaligus ya...?? Padahal aku tidak playboy...!! " Gumam Shaka Tak habis fikir..
"Kamu memang playboy Shaka...!! " ledek Iqbal membenarkan..
"Hei... Aku tidak seperti itu.. bukankah CEO yang menyuruhku pacaran dengan lawan mainku demi menaikkan Popularitas..?? saat aku ciuman dengan mereka tidak ada getaran disini...!! " Desis Shaka menunjuk-nunjuk Dadanya..
"menurutmu Perempuan yang sudah bersuami itu bisa membuatmu bergetar disini Shaka... !!" Sindir Iqbal menunjuk-nunjuk dada Shaka..
"sepertinya begitu...!! " Sahut Shaka Membenarkan..
"Apa...?? " Iqbal dengan cepat menutup mulutnya karna keterkejutannya dengan kata-kata Shaka..
Awalnya Iqbal merasa Shaka hanya bercanda Karna dari awal Shaka tidak pernah jatuh hati banyak lawan main nya dalam Dunia Akting tapi tak ada satu pun yang membuatnya tertarik..
"Jangan mencari masalah Shaka.. Karirmu akan hancur... Kamu tidak lihat Nona itu keliatan bahagia dengan cinta suaminya.. Kalau aku jadi dia mana mau aku memilihmu.. walaupun kamu sangat populer...!! " Peringatan Iqbal..
"Aku tidak butuh pendapatmu Iqbal.. kamu urus saja tugasmu menutup skandal ku nantinya.. aku sangat tertarik padanya.. kalaupun aku harus keluar dari dunia entertainment akan aku lakukan.. lagian bisnis aku banyak.. Aku tidak akan jatuh miskin keluar dari dunia Akting...!! " dengan songongnya Shaka berkata..
iqbal memijit kepalanya, Dia tidak menyangka Shaka akan berbicara demikian..
"Aku tidak pernah menemuinya lagi.. Dia ada di Apartemen yang sama denganku.. lantai 9 .. tapi dimana dia aku tidak tau...?? " jawab Shaka Juga bingung dengan identitas Perempuan yang dia temui di Lift apartemennya..
"mana dia...?? " Shaka mengedarkan pandangannya mencari Sosok Sofia...
"Tidak ada kah...?? " Tanya Iqbal juga kecarian..
"Kamu sengaja kan mengajakku berbicara...?? supaya aku kehilangan jejaknya...!! " tebak Shaka mengintimidasi..
"tidak... tidak... mana ada niat seperti itu...!! " Elak Iqbal menunjukkan 2 jari nya..
seolah bersumpah itu tidak sengaja, Shaka menggerutu dan berjalan mendorong Iqbal, Iqbal segera mengikuti Shaka yang sedang mencari sosok Model impiannya itu..
Sementara Sofia bersama Nanda sudah ke luar Pesta, Roby dan Rivo mengekori belakang.. Pengawal pribadi Nanda ada didalam mobil disamping mobil Rivo..
Sofia menatap Kotak sepatu yang dia suka..
"padahal aku bisa beli 1 pabriknya untukmu...!! " Kekeh Nanda mengusap Kepala Sofia..
"Hei... perjuangan mendapatkan hadiah itu sulit... Kalau beli mah aku juga bisa... Jangan mentang-mentang kamu kaya raya Tuan Kecil...!! " Sofia bahkan berkacak pinggang menantang Nanda..
Nanda tertawa pelan..
"Iya Iya... Aku mengerti... Pulanglah... sudah sangat larut.. sesampainya di Rumah Tidur yang nyenyak... Jangan lupa mimpi in Aku ya...!! " Nanda berkata sambil mencubit gemas dagu lancip Sofia..
Sofia mengecilkan bibirnya dan mengangguk..
"hati-hati dijalan ya....!! Kamu juga langsung tidur....!! Papimu kok aku nggak jumpa tadi..?? " Tanya Sofia tiba-tiba..
"Hanya sebentar... Setelah itu papi ku ke lantai atas berbicara dengan pemilik hotel ini.. sebenarnya aku diajak tapi tidak mau...!! " jawab Nanda dengan entengnya..
"Oh... begitu.. Kamu harus minta maaf Pada Rekan kerja Papimu.. Bagaimanapun Kamu anaknya.. ya harus menyapa lah...!! " tegur Sofia..
"baik Kapten....!! " Hormat bak tentara Nanda membuat Sofia tertawa geli..
"Kalian sudah gila...!! mabok cinta Kalian...!! " Ledek roby tak percaya..
"Siapa yang nyetir...?? " tanya Nanda mengalihkan suasana ..
"Saya Tuan...!!" Jawab Rivo mengangkat tangannya sopan...
"Hati-hati dijalan Bang...!! " Ucap Nanda..
"iya Tuan Nanda...!! " Jawab Rivo tersenyum tipis..
"Hati-hati bang Roby...!! " Nanda beralih ke Kakak Sofia...
"Ok Adik ipar." Senyum Merekah Roby memeluk singkat Nanda..
Roby memang sering bertingkah Konyol tapi kalau disuruh minta maaf ia bakal Kaku dan Lucu dilihat siapapun..
Sofia melambai dengan senyum manis dibibir merahnya. Nanda juga ikut melambai dengan kerennya lalu bibirnya bergerak mengucapkan Hati-hati sayang.. Sofia mengangguk yang paham gerak bibir Nanda..
.
.