Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Papi..?



Nanda tertidur memegang kepala Sofia.. Sofia masih tenang dan begitu nyaman dipangkuan Nanda..


Nanda Tertidur dengan posisi menyandar di Sofanya.. tidak enak tapi bersama Sofia begitu pun sangat nyaman..


 


Sofia perlahan membuka matanya lalu mengerjabkan matanya secara perlahan..


"Ya.. Tuhan... kenapa Aku bisa tertidur nyaman dipangkuan Pria yang tidak lama aku temui...?? Astagah.. kenapa Hati tidak bisa memilih...? Kenapa aku suka pada Pria Guy Ini...?? " batin Sofia menatap Serius Nanda yang terlelap..


Nanda sangat Tampan dengan keadaannya itu..


Hingga Sofia Pun kagum akan Ketampanan Nanda,,


"Dia sangat cantik....!! " Puji Sofia malah menganggap Wajah Nanda Cantik...


Sofia perlahan bangkit, sebagai tanda terimakasih Sofia menyiapkan Sarapan Pagi Untuk Nanda.


Berkat Nanda,, sofia bisa tidur nyenyak tanpa memikirkan Apapun.. Entah Kenapa Sofia hanya mengikuti Bayangan Nanda saja..


"Aku harus berterimakasih Kan..?? "


Saat dirinya Stress memikirkan Masalah Pria Psikopat yang dia hindari. bayangan Nanda Terlintas begitu saja, jadi Sofia hanya Ingin melihat Nanda saja..


tak disangka Nanda bisa menghilangkan stressnya Itu. malah dengan mudahnya bisa membuatnya tertidur nyenyak..


"Ya Harus...!" Senyum tipis Sofia..


Pribadi Sofia memang tertutup Pada nanda, nanda Juga tidak bertanya ataupun mempertanyakannya. hanya memberi Sofia dengan Kasih sayang serta kelembutan hati Nanda. tentu Sofia bakal luluh..


"Kenapa dia tidak Normal sih...?? " kekeh Sofia merasa lucu malah suka dengan Pria Guy seperti Nanda..


Nanda tersentak ..


"Sofia...?? " Nanda mengucek matanya mencari Sofia yang tak ada dipangkuannya..


Nanda berjalan ke arah Dapur, dia mendengar suara dari dapur..


"Sofia....?? kau sedang apa...?? " Tanya Nanda dengan suara khas bangun tidurnya..


"Aah.. Aku cuma pengen buatin sarapan aja...!! " Jawab Sofia tanpa menoleh..


Sebab dirinya sempat tercengang mendengar suara sexy Nanda, Nanda tersenyum manis dibelakang Sofia hingga menunjukkan deretan gigi dan lesung pipinya..


"Serasa dimasakin istri....!! " batin Nanda begitu senang tak peduli rasa makanan Sofia nantinya..


Nanda berpikir Sofia tidak bisa masak. dilihat dari penampilan Sofia yang terkesan Tomboy..


 


"Hem.... Enak...! Kau juga bisa masak Sofia? Aku tidak percaya ?" puji Nanda semangat.


Sofia tertawa pelan..


"Kau benar Tidak Normal...? " tanya Sofia tiba-tiba..


Nanda memejamkan matanya saat terbuka tatapannya datar ke Sofia hingga Sofia tertawa lebar kelopak mata Sofia sangatlah indah...


"bertanya lagi Aku kunyah Kau Sofia....!!" ancam Nanda menunjukkan garpu sarapannya Kini.


Sofia mengangkat bahunya saja tatapan datar Nanda sangat imut dimata Sofia, Sofia sudah gila suka pada Pria Guy..


"Apa yang kau sukai dari Tubuh Pria...?? Tanya Sofia penasaran..


nanda tidak menjawab, percuma menjelaskan hanya Sibuk makan saja..


"Otot, model rambut...? dada bidang...? atau senjatanya...?? " Tanya Sofia serius..


Nanda tersedak segera saja dia minum dan menghabiskan air nya sampai tandas..


"Sofiaa.... aku malas berdebat....!! " peringatan Nanda..


"Ayolah jawab aku...? Kenapa kau tidak tertarik pada wanita...? bahkan saat kau sedang mabuk pun tidak tertarik pada wanita...!! apa Kau punya standar sendiri...?? " tanya sofia seperti wartawan saja..


Nanda menatap Sofia saja tatapan yang sulit diartikan..


"Kenapa....?? kau tau aku punya standar sendiri.. kalau aku tidak suka wanita itu, dalam keadaan mabuk pun tidak akan aku sentuh.. Kalau aku Cinta Juga tidak akan aku sentuh sampai dia jadi milikku seutuhnya.. !"


Perkataan biasa Nanda begitu memincut hati Sofia..


"Milikmu seutuhnya maksudnya.. ?" tanya Sofia..


"ikatan pernikahan.!" jawab Nanda lagi..


"Jadi kau Normal apa tidak...? " tanya Sofia malah bingung..


Nanda menghela nafas panjang,, "Kau bahkan tidak menyimak pembicaraan kita tadi. "


"Apanya...?? pembicaraan yang mana.. ??" Tanya Sofia


"Aku berangkat....!! Pulang lah... Muah....!! " Nanda mengecup kening Sofia..


hingga Sofia spontan membelalak tapi tak bisa melawan..


"Dia bahkan menyentuhku tangan, kening,, Kepala,, Pipi...!! apa dia tidak mau memelukku..? Astagah.. dasar Guy...!! " Ejek Sofia...


Sofia bahkan tidak sadar, dia Itu Perempuan, Kenapa tidak peka kalau Nanda Pria Normal..


Sofia malah berpikir Nanda tidak normal saat Nanda terlihat biasa saja melihat penampilannya yang pakai jubah mandi...


Sofia Gadis Magnet yang mempesona hanya sekali gerakannya Bisa membius lawan, tapi Nanda Malah terlihat biasa saja.. wahh.. sofia tidak tau harus bersyukur atau tidak...


"pakailah Masker dan Topi Sofia.. kalau pakai Topeng wajah.. nanti mukamu berminyak jadi jerawat.. makin jelek wajahmu itu...!!


😬😬😬"


Sofia melebarkan matanya selebar-lebarnya baca memo dari Nanda ditambah Emoticon Nanda sangat menyebalkan.. Hingga darah sofia mendidih karna emosi..


"Dia bilang apa...?? muka Ku jelek kalau ada jerawat...?? Ohhh.... astagah... Coba saja kau Normal.. tidak akan kau berani mengejekku jelek...!! "


"Aaah... Kepala Ku sakit... !! se umur hidup baru kali ini aku dibilang jelek kalau ada jerawat...!! Aku bahkan tidak pernah berjerawat...!! "


Keluar dari Apartemen Nanda, wajah cantik Sofia dibalik maskernya ditekuk masam..


Dia akan menemui Nanda dikantornya..


"Berani sekali dia mengataiku jelek...!! akan aku beri pelajaran Guy yang satu Itu...!! " Geram Sofia menghidupkan motornya dan tancap gas menuju kantor Mahadiningrat..


saat diPintu Gerbang Mahadiningrat..


"Nona...?? ada tujuan apa masuk kemari...? " tanya satpam sopan..


"Saya mau menemui Tuan Kecil Mahadiningrat.. !" Jawab Sofia Ketus..


"Atas nama siapa Nona...? apa sudah buat janji bertemu...? " tanya Satpam lainnya..


"Katakan saja pada Nanda.. sofia datang...!! "


Kedua satpam itu membelalak kaget saat nama Sofia disebutkan..


"Nona Sofia...?? boleh saya lihat KTP Nona...? " Tanya Satpam hati-hati..


"Kenapa kayak di stop Polisi aja dijalan.. ? Bukannya nanyak sim malah nanyak KTP...!! " Gerutu Sofia mengeluarkan KTPnya dan menunjukkannya pada Kedua satpam itu..


sofia yang kaget saat kedua satpam itu menunduk 90°


"Maafkan Saya Nona...!! " tunduk kedua satpam berkali-kali..


Sofia malah heran sendiri melihat mereka. Setelah memasukkan KTPnya lalu masuk ke Kantor Nanda...


"tapi Nanda dilantai berapa...?? " Gumam Sofia pelan...


Sofia spontan menghindar saat Kerumunan Karyawan Mahadiningrat berjejer rapi menyambut Dika. dika baru Pulang dari Acara temu Klien pentingnya..


.....


"wangi khas ini milik Papi nya Nanda...!! " Sofia mengendus Wangi Tubuh itu..


Namun hanya sekian detik. clarissa tiba didepannya dengan begitu angkuhnya..


"Kenapa Tubuhmu bau sekali..? apa kau tidak mandi...?? " Ketus Sofia menutup hidungnya sendiri..


Karyawan yang mendengar perkataan Sofia menahan tawa..


"Awas... kau...!! " Ancam Clarissa..


sikap clarissa 180° berbanding terbalik saat Dika Turun dari Mobilnya..


"Astagah dasar wanita picik...!! " Cibir Sofia tanpa takut status Clarissa..


Sofia malah santai berjalan kearah Lift dengan langkah pelan. Sofia menikmati desain Unik Kantor Mahadiningrat..


"Tuanku....!! " sapa Clarissa ala putri Raja..


"Hem... Ini.. Siapa Van...?? " tanya Dika pada asisten pribadinya..


"Nona Clarissa Tuanku...! " Jawab Vano..


"Aah.. Iya.. Clarissa...!! "


....


Dika berjalan melewati mereka semua namun tatapannya terhenti pada sosok yang sedang serius melihat desain lobi utama Kantor Mahadiningrat ini..


"Sofia...?? "


Sofia segera berbalik lalu tersenyum dibalik maskernya dan berlari kecil mendekati Dika, dika juga berjalan tenang mendekati Sofia..


"Kamu cari Nanda sayang...? " tanya Lembut Dika mengusap Puncak kepala Sofia..


"Iya Pi...!! " jawab Sofia jujur..


"Papi....?? " Beo semua Orang..


"Ayo Ikut Papi...!! " Dika menuntun Sofia dengan akrabnya seperti anaknya sendiri..


sedangkan Vano hanya menunduk sopan dan memberi jalan untuk Sofia dan dika lebih dekat..


Clarissa makin geram ingin cari muka didepan Dika nyatanya Sofia sudah dekat dengan Dika bahkan tau nama Sofia tanpa bertanya pada asistennya..


padahal Sofia tidak memperlihatkan wajahnya kenapa Dika mengenalnya hingga Clarissa ingin sekali membongkar wajah Jelek sofia dibalik maskernya itu..


😊😊😊


..


..


..