Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Foto



Sofia pun membuka kancing bajunya satu persatu tanpa malu didepan Cia..


"Bagaimana aku memanggilmu....?? " tanya Sofia melirik Cia..


"Aah.. nama saya Racia Nona.. nona bisa panggil saya Mama Cia..!!" Cia memperkenalkan dirinya menunduk sopan..


"tapi Kenapa kalian semua disini...?? " tanya Sofia heran ke pekerja Toko yang ada di Ruangan ganti VVIP khusus cukup luas dan muat 50 orang mungkin..


"Kami hanya berjaga-jaga kalau Nona butuh sesuatu...!! " Jawab salah satu pekerja Toko menunduk takut..


Sofia menghela nafas saja,, "Kalau Aku suruh keluar bagaimana...?? "


"Kami tidak berani Nona.. nanti pekerjaan kami bisa bahaya karna Tuan Muda tidak akan suka nona bekerja sendiri..!! " Jawab yang lainnya bersimpuh ketakutan..


"kalian kenapa sih...?? " tanya Sofia menatap mereka semua yang ketakutan..


"kamu juga ngapain bersimpuh...?? kamu habis mencuri di Rumah aku ya...?? " tanya Sofia mendengus kesal..


"tidak.. nona... Tidak....!! " geleng-geleng cepat Wanita itu..


"bersikaplah seperti biasa...!! Aku terbiasa mandiri tapi kalau kalian masih mau didalam sini balikkan tubuh kalian.. !!" Peringatan Sofia..


"baik Nona...!! " tanpa pikir panjang mereka semua memutar tubuh mereka membelakangi Sofia..


"Mereka sangat takut padaku karna aku *kekasih Eh ralat Calon istri Tuan Nanda...?? mereka pikir Aku makan orang apa...?? d*asar aneh...! " batin Sofia sibuk melihat gaunnya bagian depannya dimana...


"Biar saya bantu Nona...!!" saran Mama Cia tampak ragu...


"Tidak apa Mama Cia... aku coba sendiri kalau kesulitan baru aku minta tolong...!! " Jawab Sofia dengan santainya memakai Gaun pernikahan Itu yang berasa sempit bagi Sofia..


Jujur Sofia tidak pernah memakai Gaun pas badan seperti ini.. Mama Cia sempat terpesona dengan bentuk tubuh Sofia.. Apalagi tato di perut Sofia sangatlah indah..


"biar saya bantu Nona...?? " tawar Mama Cia dengan tangan mengudara takut menyentuh punggung indah Sofia yang terbuka..


"Hm.. boleh...!! " Jawab Sofia menyibakkan seluruh rambutnya kesamping dan memunggungi Cia..


Cia meneguk salivanya sendiri, tubuh Sofia memang tinggi bak model saja 169 Cm... bukankah itu tingginya Model.. Itu sebabnya Gaunnya pas sekali di tubuh Sofia.. Karna Proposional tubuh Sofia sangatlah Pas dengan ukuran Gaun Pernikahan itu..


"Punggung Nona Indah sekali....!! " Gumam Mama Cia pelan...


"Hm... Aku tau....!! " Senyum Sofia melirik sekilas Cia yang malu-malu..


Sofia kan Gadis magnet memperlihatkan lehernya saja Para Pria sudah menatap nafsu padanya. Itu sebabnya Sofia tidak pernah memakai Baju dengan punggung terbuka..


"lasti banyak yang suka dengan tubuh Nona Ya..?? Saya saja sangat terpesona bagaimana Pria..?? " ujar Pelan Cia hati-hati takut Sofia tersinggung..


"Hem... !!" Jawab Sofia seadanya..


"Tidak tau aja kalau ada 1 orang yang menatap datar dan tenang saat aku pakai Jubah mandi..!! Bisa jatuh pesona ku kalau aku ceritakan..!! " batin Sofia terkekeh dalam hati mengingat hari itu..


Karna Hari itulah Sofia menilai Nanda Pria tidak normal.. Itu mencoreng Pesonanya kan.. Entah mengapa saat itu sangat menyebalkan


bagi Sofia..


"Heels nya Nona...?? " tanya Cia mengalihkan rasa malu nya karna mengagumi Tubuh Sofia...


"Kalian boleh balik badan...!! " titah Sofia...


Semua pekerja pun memutar tubuh mereka dan tertegun melihat penampilan Sofia, hanya Gaun loh dengan rambut di Gerai indah. belum Make Up..


Cantik sekali.. Pantas saja Tuan Nanda menggila pada sosok dewi ini..


"yang Mana Nona...?? " tanya Pelayan gugup menunjukkan semua model Heels Nya..


Sofia memperhatikan semuanya, Dia sudah tau kalau Akan memakai Heels di hari pernikahannya tapi Sofia tidak mungkin membantahkan Sementara dirinya sendiri yang mau pernikahannya dengan Nanda megah dan mewah..


Padahal Sofia hanya mau semua orang tau Kalau Nanda adalah miliknya. Supaya Sofia punya hak nantinya mencekik orang ketiga dan ke empat dalam rumah tangganya dengan Nanda..


bukan meragukan Nanda, hanya saja perempuan sangat licik bisa sajakan dengan cara menjijikkan. secara Nanda kan tidak pernah menatap Nafsu pada perempuan dengan tubuh yang terbuka sekalipun yang tanpa busana..


"Yang Itu aja...!! " tunjuk Sofia memilih yang bisa dia pakai. .


Semua Heelnya sangat tinggi 17 CM. sementara Sofia sudah tinggi.. memang sih bersanding dengan Nanda tidak akan membuat Nanda terlihat pendek sebab Nanda sangat Tinggi ukuran Pria idaman.


"yang tingginya 7 CM ini Nona...?? " tanya pekerja nya memastikan lagi. .


Sofia mengangguk dan mengangkat gaunnya..


"biar saya pakaikan Nona...!! " tawar Pekerja bersimpuh didepan Sofia..


"Ini tugas kami Nona...!! " Jawab Pekerja Itu dengan sopan dan hati-hatinya mengambil Kaki Sofia dan membersihkannya dengan tisu...


Sofia hendak mengelak namun Cia menahan punggung Sofia untuk tidak melangkah mundur..


"Ini pekerjaan Kami Nona...!! " Jawab pekerja lainnya menunduk takut merasakan tatapan tajam Sofia..


Sofia Pun menghela nafas Panjang dan membiarkan saja Pekerja yang ada dikakinya, sebenarnya Sofia tidak sampai hati melihatnya.


"Sudah Nona...!! " Jawab Pekerja tadi merapikan Gaun Sofia dengan senyum manisnya..


Sofia mengulurkan tangannya,, "Ayo bangun...!! "


"saya bisa... Sendiri Nona... saya tidak berani...!! "


"Ayo bangun.. atau aku minta Kamu dipecat tidak mau pegang tanganku...!! ..1....2........!!" ancam Sofia namun dengan cepat Pekerja itu menyambut tangan Sofia sebelum hitungan ketiga.


Sofia tersenyum tipis dan mengusap Kepala Pekerja Itu. hingga Pekerja itu menunduk sambil memejamkan mata namun karna elusan lembut Sofia membuat mata nya terbuka lebar namun tak melihat sofia hanya menatap lantai Marmer Ruangan itu...


"Ayo Kita keluar Nona...!! " Ajak Cia sopan..


yang pekerja lainnya pun membuka tirai ruang ganti bya.. dimana Nanda sedang menunggu nya didepan Sofa..


Nanda bangkit seketika melihat dari bawah sampai ke wajah cantik Sofia..


"Cantik sekali sayang...!! " Puji Nanda mendekati Sofia..


Sofia mengangkat gaunnya dan mendekati Nanda yang lainnya segera melangkah mundur memberi Ruang itu calon pengantin Itu..


Sofia tersenyum manis saat Nanda mengelilinginya..


"Punggung mu kenapa terbuka...?? " tanya Nanda tak Suka..


Seketika Para pekerja Toko pun tegang mendengarnya.. Nanda melirik tajam Mama Cia. dia tidak suka Punggung Sofia seindah ini diperlihatkan..


"Aku yang mau...!! " tegur Sofia memegang bahu Nanda menghadap padanya..


"Sayang...!! " tegas Nanda tak suka..


"Kamu mau aku pakai Stelan Pria...?? " tanya Sofia mengejek..


"bukan begitu...!! " elak Nanda..


"hanya saja.....!!" lanjut Nanda terputus..


"Aku yang mau Kok.. Aku suka gaunnya beli ini aja...!! " Sofia memutar tubuhnya dengan senyum tipis


serta tundukan ala putri rajanya membuat Nanda tergelak melupakan cemburunya tadi...


sedangkan yang lainnya menunduk haru, mereka jadi mengerti kenapa Sofia tidak suka model gaunnya tadi ternyata karna tidak mau tuan Nanda marah..


"Tubuhmu kenapa bisa seramping ini sayang...??" Tanya Nanda memegang Siluit pinggang Sofia yang nampak indah...


Sofia memukul lengan Nanda..


"Udah berani Ya...!! " tatapan galak Sofia..


Nanda terkekeh,, "Bukankah ini hak ku nantinya...!! "


wajah Sofia langsung memerah karna pekerja yang ada diruangan ini menahan senyum termasuk Mama Cia sekalipun..


"Ih... nggak usah kuat-kuat juga kali...!! " Kesal Sofia..


"Mama boleh Fotokan Kami...?? " tanya Nanda melirik Cia..


"Boleh Tuan...!! " Cia segera mendekati Nanda dan mengulurkan tangannya dengan sopan..


"kenapa Foto..?? " tanya Sofia dengan tak peka nya..


"Aku mau Posting di Selebgram ku...!! " Jawab Nanda mengelus pipi Sofia..


Sofia pun mengangguk mengerti jadinya. Nanda merangkul pinggang Sofia dan tersenyum kecil kearah kamera HP nya, Sofia tersenyum Tulus..


..


.


.