Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Clarissa dan Olivia



Sofia diam saja saat dirinya dalam pelukan Nanda, malah menikmati wangi Tubuh Nanda..


"Wangi Cendana nya harum sekali....!! kenapa Tubuhnya bisa sewangi ini...??? " batin Sofia mengendus Dada bidang Nanda..


Nanda menutup Pintu Ruangannya dan menghela nafas lega..


"Kau Baik-baik aja Sofia...?? " tanya Nanda mengusap Lembut Punggung Sofia..


"Hem... wangi....!! " Ceplos Sofia..


"Hah....?? " Sahut Nanda menunduk Melihat Sofia..


Sofia yang kaget segera mendongak mata mereka beradu pandang...


Deg...


debaran jantung mereka saling kejar mengejar...


"Apa dia benar tidak Normal...?? ya Tuhan.. bantu Aku menyembuhkan Pria ini.... !!" batin Sofia dengan pandangan mata mereka yang sangat dekat...


Nanda benar-benar terperdaya dengan Keindahan mata Sofia tanpa sadar mengecup mata Sofia..


"Kau baik-baik saja kan...?? " tanya Nanda lagi seolah tak terjadi apa-apa barusan...


Sofia mengerjabkan matanya...


"hem... ta...tanganmu....??" Sofia memegang tangan Nanda..


"Aku baik-baik saja.. Bersihkan Tubuhmu.. Aku tidak suka parfum wanita itu lengket di tubuhmu...!! " tangan Nanda yang dipegang Sofia berpindah mengusap lembut Pipi Sofia yang sangat halus..


"masa sih...?? " tanya Balik Sofia mengendus Tubuhnya sendiri..


"Ya Tuhan....!! " Gumam Sofia..


"Iya kan...?? " kekeh Nanda..


Sofia mengangguk Pelan..


"Ayo masuk lah ke Ruanganku... aku akan pesankan makan siang Untuk Kita...!! " Nanda menuntun Sofia ke arah Ruang rahasianya..


Sofia masuk dalam Rumah Minimalis Nanda di Ruangan Rahasia nya.


"Pakai saja Baju santai Ku Sofia... di lemari Ujung.. tinggal pilih saja...!! "


"Iya. " sahut Sofia


Nanda menutup Pintu Ruangannya...


Sofia memukul kepalanya sendiri..


"Kenapa Parfum wanita itu bisa lengket ditubuhku...?? Sial.. aku juga tidak suka bau nya..!! " Sofia mengomel sendiri..


Nama Parfum dan asal negaranya pun Sofia tau parfum yang dipakai Clarissa Ya Bau Parfum yang bisa meningkatkan birahi Pria tentu Sofia Jijik dengan Parfum Clarissa itu..


"beruntung hanya aku dan si Guy cantik itu... Aku tidak tau harus senang atau sedih dengan kondisi Ku kini... Hidupku kenapa rumit sekali...??


Sofia.. Sofia.. untuk pertama kalinya Kau suka Pria,, nyata nya Pria yang kau suka malah Tidak tertarik pada wanita...!! " tanpa sadar Sofia mengomel bahkan saat mandi pun..


tubuh Sofia digosok-gosok sekuat tenaga Sofia juga tidak mau Parfum itu lengket di tubuhnya..


Nanda memesan Makanan dari Kantin yang ada di kantor Mahadiningrat ini. Bahkan Nanda memesan makanan Kesukaan Sofia. Apapun yang berkaitan dengan Sofia, nanda pasti tau...


 


"Sudah siap...?? ayo Makan....!! " Ajak Nanda tanpa menoleh..


Sofia yang canggung memakai Baju Nanda hanya bisa menggaruk lengannya sendiri..


Baju Kaus Besar Nanda di masukkan ke dalam Celana Santai Nanda dengan banyaknya model saku nya...


"Hem.. Mm..?? " Sofia berjalan ke mendekati Nanda yang duduk di Sofa..


"Kenapa...?? " Tanya Nanda tersenyum lebar melihat penampilan Sofia..


"lucu Kan...?? " Tanya Sofia dengan kesal melihat senyum menyebalkan Nanda..


"terkadang aku melihat Kau itu seorang Pria Sofia....!! " ledek Nanda..


Sofia yang kesal hanya menendang Kaki Nanda. Nanda tertawa begitu tampannya lalu menarik tangan Sofia duduk disampingnya..


"Makan ya...!! "


"mana Jas mu, Kemeja juga dasi mu tadi...?? " tanya Sofia serius..


"Tuh...!! " tunjuk Nanda dengan ekor matanya..


Nanda memakai Celana Formal dan Baju Kaus Putih lengan pendek tapi Model Kacau begitu dipakai Nanda Pun sangat Keren..


"Akan aku buang...!! " dengan Santainya Nanda berkata..


"Aku tidak suka bau Parfum itu...!! " Jelas Nanda lagi sambil memasukkan makanannya ke dalam mulutnya dan mengunyahnya tanpa melihat Sofia, ada Sofia disekitarnya saja Nanda sudah senang..


sofia menjatuhkan Rahangnya,, "Kau Buang...?? " tanya Sofia sekali lagi..


"Hem... Aku buang...!! " Nanda menjawab dengan sekali melirik Sofia lalu fokus ke Makanannya kini..


"Aah... parfum itu tidak akan hilang berhari-hari Ya...!! berarti aku juga harus buang bajuku dong...!! " Sofia melirik Baju nya yang didalam plastik..


"Hem.. aku bisa belikkan yang baru untukmu...!! " Sahut Nanda dengan Santainya..


"Kenapa harus kau yang beli...? Padahal aku yang bersentuhan dengan Wanita Itu... Maaf Aku malah merusak baju mu...?! " ucap Sofia dengan tulusnya..


Nanda tersenyum menunjukkan lesung pipinya tangannya mengusap Puncak Kepala Sofia..


sekali lagi mata mereka beradu pandang. sofia suka sekali cara Nanda menatapnya Tidak ada Nafsu dari tatapan mata nya itu hanya ada kelembutan dan perasaan tulus..


 


Sesampai nya di Markas Sofia tersenyum Ceria di Kamarnya malah cekikikan Gila dikamarnya..


Tidak sadar Ke empat manusia Sedang menguping di Pintu Kamar Sofia, Roby, Rivo, Anex juga Amera..


"Kak Sofia kenapa Bang...? " Tanya Amera..


"Sssttt... !!! " Jari telunjuk Ketiga Pria Tampan itu menutup bibir mungil Amera..


Amera pun diam lalu melanjutkan menguping Sofia dibalik Pintu..


Sofia terlentang di Kasurnya..


"Aku senang bersama nya.. tapi Kenapa dia Tidak Normal...?? "


"Wangi Tubuhnya masih ada di Baju Ini... Hihi... Wangi sekali...!! " Sofia dengan tawa nya mengendus wangi baju Kaus Nanda yang sedang dia Pakai..


.....


"Sejak tadi Malam dia pergi memakai Topeng wajah dalam keadaan kesal.. sekarang dia kembali tanpa topeng wajah malah dalam keadaan Senang.. apa yang terjadi...? " Oceh Roby tak mengerti..


"Apa nona menginap di Apartemen milik Tuan Nanda lagi..? " tebak Rivo..


"dasar sedeng.. Dia sendiri yang bilang sukanya sama


Pria Normal.. Jelas dengan mulutnya sendiri dia mengatakan Nanda bukan Pria Normal.. sekarang dia seperti itu karna Pria tidak normal itu...?? " umpat Roby lagi..


"Tuan Mahadiningrat itu sangat hebat.. bisa menakhlukkan Hati Nona yang dingin dan tertutup....! " puji Anex dengan tulus..


"Tuan Pacarnya Kak Sofia Itu sangat tampan.. Dia sangat baik pada Kak sofia.. bahkan membawa Kak Sofia ke Rumah sakit saat menolong Kita kan..!! " Perkataan Amera membuat semua mata menatap Amera..


"Kenapa...?? " tanya Polos Amera..


"Ya... hh.. !!"


Mereka semua akhirnya baru menyadari cinta Sofia tidak bertepuk sebelah tangan..


"ternyata mereka saling menyukai...!! " bisik Rivo akhirnya mengerti..


"Kenapa Kita tidak menyadarinya lebih cepat ..?? " Bisik Roby juga..


"emang apa bagusnya kalau tau lebih cepat..?? " tanya Anex juga berbisik..


Sedangkan Amera hanya bengong melihat Ketiga Pria tampan didekatnya berbicara sambil berbisik-bisik..


 


disisi Lain Olivia pergi ke Bar Diskotik melepas Rasa lelah mencari uang memang mudah tapi kenapa uang Olivia cepat sekali Habisnya.


tak sengaja Olivia mendengar Perkataan Wanita yang sedang mabuk berat memaki dan menyumpah serapahin Sofia..


musik sedang berhenti mungkin sedang ganti pemain DJnya ..


"Sofia...?? sofia yang mana..? apa sijal*ng penggoda itu..?? " gumam Olivia segera mendekati wanita Itu..


namun Musik kembali berbunyi. Olivia duduk disamping Wanita yang sedang mabuk berat itu..


"Clarissa...!?? dia juga tergila-gila pada tuan Nanda.. tidak salah lagi.. pasti Sofia dijal*ng penggoda itu..!! " senyum Olivia merasa dapat mainan baru untuk menjadi temannya membalas Sofia..


Clarissa Putri Konglomerat juga. Olivia yang saat itu juga dapat gelar Putri konglomerat karna memiliki perusahaan Kingdom Estate. Siapa yang tak kenal Clarissa saat dirinya berada ditingkatan yang sama dengan clarissa....


tapi sekarang Olivia bukan apa-apa..


😊😊😊


..


..


..