
setelah melihat Clarissa sudah tenang, Sofia perlahan melepas Ikatan tangan Clarissa, dan dengan cepat melepas Lakban Mulut Clarissa..
"Hemmmm... lumayan juga Apartemennya...?? "
Gumam Sofia pelan..
Sofia melihat-lihat Isi Apartemen Clarissa lalu pergi dari tempat itu,, masalah Kedua sudah diselesaikan...
Clarissa Akan melupakan semua Ingatan tentang dirinya dan Juga apapun yang menyangkut diri Clarissa sendiri Seperti Orang tidak waras.. tapi tidak mengacau...
Sofia sudah berbaik hati membuat Clarissa masih hidup. Yah... obat itu hanya hadiah kecil darinya. ...
Setelah selesai dengan pembalasannya, Sofia kembali ke mobil Nanda dengan datarnya,, Seolah hal Barusan tidak ada apa-apanya ..
disisi lain,, Barly begitu gundah memikirkan Gadis yang dia temui bersama tuan Nanda...
"hanya Queen Sabrina yang berpakaian model seperti itu...?? tapi bagaimana caraku membuktikannya...?? Aku tidak mau melapor pada Tuan Fio.. perang Besar akan terjadi... demi Perempuan Tuan Fio akan mempertaruhkan nyawanya berhadapan dengan Keluarga Mahadiningrat... !! dia tidak mungkin mengalah....!! " resah Barly di atas kasurnya.
Sejak bertemu dengan Sosok Kekasih ANanda Mahadiningrat itu. Barly tidak bisa melupakan Kekasih Nanda Itu, Kharisma menakutkan Itu hanya Queen Mafia Sabrina yang memilikinya..
entah mengapa dengan busana seperti itu membuatnya begitu merasakan kalau Kekasih Nanda itu adalah perempuan yang dicari Tuannya..
barly jadi dilema mau berbicara pada Fio atau tidak, saat ini Fio tidak juga menyerah mencari Sabrina nya...
"p**erang dunia ketiga akan terjadi...?? kenapa bisa sangat Rumit...?? lagian kenapa Aku selalu memikirkan Nona Itu,, gelagatnya pun mencurigakan... Dia diam saja saat aku berbicara... Bagaimana aku tidak akan curiga Coba...?? " batin Barly lagi menggerutu...
jejak Wanita yang mereka temui di taman Itu pun juga hilang,, Saat Barly mencari tau asal-usul wanita Itu tidak pernah jumpa.... Jelas Fio semakin Yakin.. Itulah Sosok Sabrina nya..
di Kamar Hotel yang lain...
Fio Juga menatap langit-langit KingSize nya, tak pernah sedetik pun Fio nyenyak dalam tidurnya, dirinya selalu memikirkan Sabrina nya..
"Kapan Kita tidur ber3 lagi Sabrina...?? Aku sangat merindukanmu...!!! Kembali lah Padaku... Aku Janji tidak akan marah padamu Karna kabur dariku...!! " Fio berkata lirih..
Ingatan dirinya bagaimana cara Sabrina sang Pujaan hatinya menatapnya dengan dingin pun kembali muncul di kepalanya.. Sabrina tidak pernah menatapnya seperti itu..
"Aku sudah lelah Efio... Aku Tidak mau lagi ada didalam sangkar Emasmu.. Sudah Cukup Aku bertahan Selama Ini.. Aku diam di Sangkar emas ini bukan Karna aku Tidak bisa Kabur.. Aku bisa pergi darimu kapan saja aku mau... Tapi Aku sudah tidak sanggup disini. Aku bukan Peliharaan kesayanganmu.. Anggap saja selama aku disini sebagai Balas budi ku dengan semua Kebaikanmu...!! 12 tahun Ku sudah Cukup Untukmu.. Lepaskan Aku....!! Jangan cari Aku...
.........Terimakasih untuk segalanya.............Sabrina....... "...
sepucuk Surat yang ditinggalkan Oleh Sabrina
berhasil membuat XeFio gila, Fio tidak bisa kehilangan Sabrina nya, sejak Sabrina nya tidak ada
XeFio makin Kejam dan tak kenal ampun..
Selama 4 tahun mencari, Akhirnya XeFio menemukan titik terang Kekasih hatinya ada di Negara Indonesia dan tinggal di pusat Kota tapi Kenapa Fio tidak pernah menemukan Pujaannya Itu, Sulit baginya untuk bisa menemukan Sosok Bidadari dalam Hidupnya itu..
"Sabrina....!! " Lirih Fio memejamkan mata nya..
hanya Sabrina nya lah yang memanggilnya dengan Pangilan Efio.. Padahal Nama nya jelas dipanggil orang lain Fio. atau Tuan Xefio.. hanya Pujaan hatinya lah yang memanggilnya seperti itu...
"Aku hanya takut kehilanganmu.. Itu sebabnya aku mengurungmu dalam istana ku.. Segala kemewahan yang aku berikan padamu tidak membuatmu menjadi Perempuan paling bahagia didunia ini....!! banyak Wanita yang menginginkan posisimu.. Tapi kenapa Kamu tidak mau....!!??? aku tidak bisa menebak jalan Fikiranmu Sabrinaku.!! "
Sabrina yang dicari Fio sedang berkendara di tengah Malam. Sofia mengunyah permen karetnya ia berjanji akan mengembalikan Mobil Nanda malam ini..
"Jam 12 malam...!! " Sofia melirik sekilas Jam tangannya..
lalu kembali Fokus dengan laju kendaraannya..
Sesampainya di Gedung Apartemen Nanda, Security tentu membukakan Pintu selebar-lebarnya.. dia tau Itu mobil Tuan Nanda Mahadiningrat..
Kini Sofia bebas dari musuh yang terlihat hanya Saja Orang yang dihindari nya masih ada dinegara Ini, entah sampai Kapan Sofia bisa bersembunyi..
Seperti biasa.. Sofia tidak pernah lupa dengan penyamarannya dengan santainya memainkan kunci Mobil Nanda..
Karna larut Malam gedung Apartemen ini sepi... bahkan Sofia merasa Apartemen ini sangat nyaman. hanya sedikit penghuninya.. mungkin karna mahal..
namun saat Lift mulai tertutup.. tiba-tiba ada yang menahan Pintu Lift itu untuk tidak tertutup..
Sofia bahkan tak bergeming hanya menatap sekilas..
Sofia menekan Lantai 9 ..
"anda di Lantai 9 juga Nona...?? " tanya Pria Yang barusan masuk juga menekan lantai yang sama dengan Sofia...
Sofia tak menjawab..
"menarik sekali...!! " batin Pria Itu melepas Maskernya tapi Topinya tak di lepas..
"Anda tidak mengenal saya Nona..? " tanya Pria Itu tersenyum manis...
Sofia tak bergeming, Kenapa dirinya harus bersama Pria cerewet ini pikirnya..
"Nona...?? " Sapa Pria Itu lagi..
"berisik...!! " cetus Sofia..
Pria muda Itu tertegun melihat tatapan datar Sofia Seperti tidak mengenalnya sama sekali..
"Anda tidak mengenal saya...?? benarkah...?? Apa anda Gadis Alien...?? " Cecar Pria Itu tak percaya membuka Topinya...
"Apa Itu penting.. ?" tanya Sofia tanpa melihat Pria Muda Itu..
memang tampan tapi Kekasihnya Nanda masih jauh lebih tampan..
"Oh.. tidak Juga.. hanya saja saya Kagum ada yang tidak mengenal saya...!! Apa anda Buta teknologi Nona..?? Tidak pernah Nonton TV...?? " Tanya Pria Itu masih tak percaya..
Sofia tak juga melirik..
Saat Pintu Lift nya terbuka, Sofia pergi dari Pria Itu tanpa menoleh..
"Astagah.. Siapa Gadis Itu...?? Aku tidak percaya ada Perempuan yang Tidak mengenalku...?? Apa aku tidak terkenal...?? Atau dia memang Buta Teknologi..?? Aku penasaran padanya..!! " Oceh Pria Itu merasa penasaran Sosok Sofia..
saat dirinya mengejar Sofia. Sofia sudah tak lagi terlihat..
"Dimana dia tinggal ya...?? " Gumam Pemuda Itu celingak-celinguk mencari Sosok Sofia..
"Shaka.....!! "
"Astagah.. Kaget aku...!! " Shaka meloncat kaget saat Nama nya di panggil..
Shaka menoleh dan mengangkat dagunya...
"Shaka Apartemen mu nomor 400 .. Kenapa kesitu...?? " tanya sang Manager menunjuk Apartemen Shaka..
Shaka pun gagal mencari Sofia dan terpaksa masuk ke Apartemennya Kalau tidak Managernya bisa mengomel..
Sofia mencari Nanda tapi tidak mau memanggilnya..
"dia pasti sedang istirahat...!! " Gumam Sofia pelan..
"Aakh...!!" Sofia segera menutup mulutnya serapat-rapatnya
Sofia kaget tadinya melihat Nanda tidur diSofa ruang TV..
"Apa dia tidak dingin...?? " tanya Sofia lagi entah berbicara pada siapa.
Sofia memasuki Kamar Nanda dengan hati-hati
lalu mengambil Selimut (Bed cover) Nanda, AC apartemen ini hidup. Pasti lah dingin..
Sofia menyelimuti tubuh Nanda dengan perlahan, bibirnya tertarik keatas melihat bagaimana tampannya Nanda yang terlelap..
😊😊😊
..
..
..