
"Aku mau beli Sandwich.. boleh berhenti...!! ???" tanya Sofia memelas dengan wajah nya yang serius..
Nanda terkekeh.. "Aku akan tunjukkan sandwich ter enak di kota ini..!! "
"bukankah didekat sini ada Jual Sandwich.. ? emang nggak enak...?? " tanya Sofia mengedarkan pandangannya melihat situasi..
"Kurang enak... !!" Jawab Nanda serius..
Sofia tak lagi bertanya hanya mengangguk saja..
"Ini... Kemana...?? " Tanya Sofia malah bingung jalur mereka berbeda..
"dijalan sini ada jual Sandwich yang sangat
enak...!! "
mendengar perkataan serius Nanda, Sofia hanya diam saja sambil mengangguk pelan..
"Ini....?? " tanya Sofia lagi, Nanda mengangguk sambil melepaskan Seatbealt Sofia..
"Ramai banget tau ..!! " Keluh Sofia..
"Aku temani...!!" Seru Nanda..
Sofia beralih ke Nanda, melihat Nanda yang sangat dekat dengannya membuat Sofia mengerjabkan matanya..
"Kenapa mata mu bisa seindah ini Sofia...?? matamu berbahaya...!! " Nanda meraba Alis Sofia lalu ke bulu mata Sofia yang panjang dan lentik. .
"Bahaya kenapa...?? " tanya Sofia dengan gugup..
"matamu bisa menghipnotis Pria...!! " Jawab Nanda..
"termasuk Kamu...?? " tebak Sofia
"Hem...!! " dehem Nanda membenarkan..
Sofia malah terkejut tak percaya.. "Benarkah...? Kamu jatuh cinta padaku karna mataku...?? "
"Iya Sayang... Ayo Kita Beli..! " Nanda mengetuk pelan hidung mancung Sofia dan keluar dari Mobilnya..
Sofia dengan cepat mengambil topinya lalu memakai maskernya juga..
"mataku...?? " gumam Sofia tersenyum manis melihat Nanda membukakan Pintu Mobil..
"Apa kita tidak terlalu lama menunggu Nanti...?? " tanya Sofia..
"Kita tidak akan menunggu lama...!! " Bisik Nanda menggenggam Jemari Sofia dan membawanya masuk Ke toko (Roti) Sandwich..
Saat Nanda masuk,, Semua yang ada didalam situ menjerit Senang, Namun mata mereka tertuju pada tangan Nanda..
tangan Nanda dan tangan Sofia bertautan mesra tapi Wajah Sofia tidak terlihat..
Pemilik Toko berlari menyambut Nanda.. "Selamat datang Tuan Ku...!! " salam hormat Pria paruh baya..
"biasa saja Pak.. !!" Nanda menepuk Pundak Pria paruh baya itu..
"Suatu kehormatan bagi Kami Tuan.. Ini adalah kunjungan anda yang ke 61 kali...!! " masih berkata dengan hormat..
"Oh ya...?? Sudah sebanyak itu ya...?? " Nanda berkata menaikkan alisnya sebelah...
"tapi Sandwich disini sangat enak.!! " Puji Nanda lagi..
"Terimakasih banyak Tuan...!! " tunduk Hormat Pria itu lagi..
"salam Nona...!! " Sapa hormat Pemilik Toko Sandwich ini pada Sofia..
"Aah.. Iya... Salam..!! " Jawab Sofia menurunkan topinya saat banyak wanita mengintipnya..
"Aah.. bisa tolong bungkuskan sandwich pesanan Kekasih saya Pak.. ?? dia ingin makan Sandwich jadi saya rekomendasikan tempat ini.. !" tanya Nanda mengusap lembut puncak kepala Sofia..
"Baik Tuan.. mari Tuan.. Nona.. saya bawa ke Ruangan Khusus.. disini banyak Orang..!! " tunduk Hormat Pria paruh baya itu lagi..
"Ayo sayang...!! " Ajak Nanda menggenggam tangan Sofia lagi dan mengecup punggung tangan nya sofia dengan mesra..
betapa histerisnya Wanita yang antri di Toko Roti Itu. mereka suka tempat ini karna Nanda sering Makan disini, Siapa tau beruntung bertemu wajah datar dan tampannya Nanda..
sayang seribu sayang.. Nanda membawa Pacar dan terlihat begitu mencintainya walau wajah Sofia tak terlihat..
"Nona Sabrina.... ??"
Sofia langsung tegang mendengar Ada seseorang yang memanggilnya dengan Nama Itu..
"Maaf.. Pacar saya namanya bukan Sabrina..!! " dengan Dinginnya Nanda mendorong bahu Pria Itu..
Nanda merasakan tangan Sofia menggenggam erat tangannya kini, seolah takut dengan orang yang memanggilnya itu..
"maaf Tuan.. boleh saya melihat Wajah Nona Itu..?? " tanya Barsy sopan..
"Siapa anda Berani melihat wajah kekasih saya.. Jangan buat saya berbuat kasar...!! " tolak Nanda dengan dinginnya ..
kini tangan Nanda berpindah ke pinggang Sofia dan mereka pergi dari Barsy lalu masuk ke Ruangan Khusus..
"Pesan berapa sayang...?? " tanya Nanda menangkup Pipi Sofia yang terlihat tegang..
"Nanda.. Ayo kita pergi... Aku tidak mau disini.. Aku Tmtakut kamu dalam masalah kalau Pria tadi memanggil atasannya..!! "
"Sayang.. dengar... tidak akan ada yang berani menyentuhmu selagi ada aku di dekatmu..!! " bujuk Nanda begitu seriusnya..
"Nanda. Kamu tidak kenal atasan pria tadi.. dia sangat mengerikan.. Aku tidak mau bertemu dengannya lagi.. Ku Mohon...!! " memelas Sofia begitu gelisah..
Nanda menghela nafas panjang, Kini Nanda yang memesan Sandwichnya cukup untuk Sofia dan Orang-orang dirumah Sofia, Sang Pemilik pun dengan senang hati langsung menulis Pesanan Nanda..
"apa perlu aku bunuh Pria tadi..?? " tanya Nanda..
"Bukan dia yang dibunuh tapi atasannya.. !!" dengan seriusnya Sofia menjawab..
"Seberapa mengerikan dia sampai kamu takut bertemu dengannya..?? " tanya Nanda..
"Kamu mau dengar ceritaku..?? " Cicit Sofia..
"Hemmm.... lagian Dia terlihat sangat mengenalku.. kalau pun melapor pada atasannya.. Dia tidak akan bertindak gegabah menyerangku..!"
"Aku tidak pakai parfum lagi...! apa dia bisa mencium aroma tubuhku..?? " Sofia malah meraba tubuhnya sendiri dan mengendusnya didepan Nanda.. .
"Saat bersamaku sayang kamu Pasti akan aman . lagian Aroma Lavendermu bakal Kalah dengan bau di Ruangan tadi... Wangi Lavender itu ada dikulitmu.. Dia tidak akan tau kecuali dia mencium kulit tanganmu." jelas Nanda lagi sedikit membujuk Sofia untuk tenang..
"Sayang.. Aku tuan Kecil Mahadiningrat.. Tidak akan ada yang berani mencari masalah denganku.. sekalipun dia anak Presiden..!! " Bujuk Nanda lagi dengan seriusnya menangkup Posesif Pipi Sofia..
Sofia Pun sedikit lebih tenang,, "Iya Aku hampir lupa statusmu..!! "
"Sekarang mau kah kamu ceritakan padaku..?? " Tanya Nanda lagi serius..
Sofia menceritakan Siapa Pria tadi.. Alasan Sofia menyamar..
"Apa tadi Nona sabrina Ya...?? " Gumam Barly pelan..
"Aku rasa tidak.. Tidak mungkin dengan Tuan Nanda.. Kalau Iya.. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana Tuan Fio.. aaah.. Tidak.. Tidak mungkin...!! lagian aku tidak mencium Aroma Lavender tadi..!!"
Barly merasa Fio tidak akan bisa melawan Nanda. Siapa yang tidak kenal Tuan Kecil Mahadiningrat yang satu itu, Selain Nama Keluarga Terhormat yang ditakuti.. Nanda Juga ditakuti sebagai Sosok yang sangat ahli dalam senjata dan gesit dalam bertarung.
pasti jadi saingan berat Fio kalau benar Sofia adalah Pujaan hati Nanda..
Sofia sudah kembali bersikap Normal saat Nanda menjelaskan Pesona Keluarganya saat menghancurkan dunia bawah Mafia yang berani mengusiknya..
"Jadi Tidak ada Mafia yang berani mencari masalah dengan keluargamu..?? " Tanya Sofia lagi dengan senyum lebarnya..
Sofia Kini ada di Kantor Nanda. Nanda menandatangani Berkasnya dan membaca laporannya sambil mendengarkan Sofia..
"Iya sayang... Makan lah Sandwichmu...!! "
Sofia pun kembali tersenyum, hanya dengan satu bidikan Keluarga Mahadiningrat bisa menghancurkan sampai berkeping-keping musuhnya..
ada rasa aman dalam diri Sofia saat Nanda menghiburnya dengan semua Ceritanya itu, Kini Mood Sofia sudah seperti biasa..
"Apa kamu sudah balas dendam sayang..?? " Tanya Nanda melirik Sofia sesekali..
"Belum.. malam ini aku akan bertindak..!! " Jawab Sofia ..
Nanda tersenyum mendengar perkataan Sofia tadi. secara tidak langsung Sofia memberi tau Rencananya pada Nanda.
"Berhati-hati lah...!! " Nanda berjalan mendekati Sofia yang ada diSofa nya...
"Kamu tidak bekerja...?? " Racau Sofia dengan mulutnya yang penuh..
Nanda tergelak, Dia duduk disamping Sofia dan menggigit Sandwich Bekas Gigitan Sofia tadi..
Sofia membelalakkan matanya,, "Secara tidak langsung kami berciuman..?? " batin Sofia memekik tak percaya ..
"Kenapa tidak mengunyah..?? mau aku Kunyah...?? " Goda Nanda mengetuk Pipi Sofia yang gembung itu...
Sofia terkejut, lalu nyengir dengan mulut penuhnya Dia tidak mendengar Perkataan Nanda tadi..
"Kiss...?? " tebak Nanda..
Sofia melotot tak percaya. Nanda seperti bisa membaca Pikirannya..
"Mau..?? " tanya Nanda menyodorkan Sandwich nya Sofia lagi..
Sofia menggeleng kepalanya, Jari telunjuknya menunjuk Pipinya sendiri yang penuh..
Nanda mengernyit Gemas, tangannya membelai Pipi Gembung Sofia yang halus Sofia berusaha untuk tidak gugup..
"Kenapa aku mudah sekali tergoda olehnya..?? " batin Sofia menggerutu..
sebenarnya Nanda berusaha untuk menahan Emosi nya mendengar cerita Sofia, masa lalu Sofia. Nanda sudah tau garis besarnya.. namun Sofia menjelaskannya secara detail.. hingga Nanda ingin menghancurkan Orang itu detik ini juga..
😊😊😊
..
..
.
..