
"Kamu sadar Nanda...?? " tanya Sofia merasa tak bersalah sudah membuat Nanda bangun dengan derai air mata..
rasanya Nanda sadar adalah hal yang membahagiakan baginya Kini..
"aku tidak akan membiarkanmu menikah dengan Pria lain...!! akan aku patahkan Kaki Pria itu...!! " Lirih Nanda suara bergetar..
Sofia tersenyum manis dan mengecup lama Kening Nanda.. Nanda menekan tengkuk Sofia sekuat tenaga dan menciumnya Bibirnya dengan penuh Kerinduan dan takut kehilangan..
Ajeng melihat itu langsung berbalik dengan pipi semerah tomatnya sungguh Jiwa Jomblo nya meronta. Ajeng tidak berharap punya Kekasih seperti Nanda menurutnya mustahil namun dapat yang pas-pasan pun tidak apa asalkan Cinta sama Ajeng..
"Kamu masih lemah...!! lihatlah.. Kamu merusak Lipstikku...!! " Keluh Sofia merapikan Lipstiknya dan bibir Nanda..
Nanda tersenyum lemah dan mengusap Bibir Sofia hingga Lipstiknya hiang..
"begini lebih baik...!! merah alami...!! " Goda Nanda pelan..
"masih bisa menggoda hah...?? lihatlah kelakuanmu.. Aku hampir gagal menikah.. kalau kamu benar tidak bangun aku akan menikah dengan Pria lain...!! " Kesal Sofia..
Nanda menggeleng tak suka,, "Jam berapa sekarang...?? "
"Jam 1 Siang... acaranya dari Jam 11 tadi.. Keluarga mu juga Keluargaku sedang mengatasi Pesta tanpa kehadiran Kita...!! " Jawab Sofia..
"kamu cantik sekali Sayang...!! " Puji Nanda menatap lekukan tubuh Sofia..
Sofia spontan menyilang Dad*nya, Nanda terbatuk-batuk karna tertawa melihat tatapan galaknya Sofia..
"semua yang ada di tubuhmu akan menjadi milikku sayang...!! " Seru Nanda dengan senyum nakalnya..
Sofia melebarkan matanya dan menutup mulut Nanda dengan cepat..
"diamlah.. Ada MUA disini...!! " bisik Sofia tajam..
Nanda mengangguk-ngangguk lemah dengan mata menyipit bisa dipastikan Nanda tersenyum manis..
"Hmmm....!! " Sofia menekan tombol Panggilan dokter Rumah sakit..
Tak lama Dokter datang dengan tergesa-gesa. Rindu yang berjaga membuka kan Pintu dan Ikut masuk ke dalam Ruangan Inap Nanda dan terkejut melihat Nanda sudah duduk di Brankar mewah milik Pasien VVIP ..
"Permisi Tuan...!! " Ucap Dr. Depri memulai duluan memeriksa Nanda..
Nanda sendiri menatap aneh banyaknya Dokter yang masuk ke Ruangannya seperti nunggu sembako saja..
"Apa kalian tidak punya pasien...?? " tanya Nanda tak mengerti..
semua dokter menunduk ketakutan..
"Nanda.. Mami yang menyuruh semua dokter memeriksamu.. demi memastikan Kamu baik-baik aja..!! " Jelas Sofia serius..
"Apa...?? emangnya aku separah apa sih..?? " tanya Nanda tak percaya menatap semua dokter Pria itu memeriksa nya..
Semua dokter Pria itu menunduk ketakutan walau tertarik dengan kecantikan Sofia yang memakai Gaun pengantin tapi Mereka tidak bodoh mencari amarah tuan Kecil Mahadiningrat itu..
"Nanda dengar kan apa yang Dr. depri katakan..!! " Seru Sofia penuh perintah..
Nanda melirik nametag Dr. depri dan menatap wajahnya..
"Obat yang masuk dalam tubuh tuan adalah obat Bius total pelumpuh Hewan raksasa, apalagi Jumlah ml yang masuk dalam tubuh Hewan bisa membunuh Hewan itu.. sebesar apapun hewannya dan saya periksa Cairan yang terkandung dalam alat suntik yang dibawa Nona Muda tadi ada bau obat lainnya yang tak terdeteksi.. Obat itu Ilegal Tuan.. bahaya bila masuk ke tubuh manusia.. Tuan sudah tertidur selama lebih 6 jam... bisa mengalami kelumpuhan otak bila tidak sadarkan diri selama 12 jam...!! " Jelas Dr. Depri dengan sopan..
Nanda tertegun mendengarnya. dia juga merasa Obat Itu cepat sekali membuatnya tak sadarkan diri. biasanya Nanda kuat dengan Obat bius, bisa bertahan setidaknya setengah jam. tapi saat cairan itu masuk dan mengalir di punggungnya seketika membuat Kaki Nanda lemas..
"Jadi inti nya jangan salahkan dokter.. mereka hanya menjalankan tugas dari Mami dan Papimu serta GranMa dan GranFa mu.. Kakakmu juga dengan abang iparmu.. mereka semua yang menyuruh para dokter sini memeriksa mu.. bahkan sudah berkali-kali periksa...!! " Ujar Sofia lagi dengan lembut..
nanda menghela nafas pasrah saja saat semua Dokter bergilir memeriksanya, setelah selesai dengan Tugas mereka.. Nanda bisa keluar dari Rumah sakit...
"Kamu datang ya Ajeng.. !!" Perintah Sofia serius..
"Nona.. lipstiknya...!! " ragu-ragu Ajeng berkata..
"Aah... Baiklah...!! " sofia kembali duduk di meja Rias yang sudah disiapkan oleh Rindu..
Ajeng merias bibir Sofia dengan lipstik tipis sebab bibir Sofia sudah merah alami ..
"Paman....??" Sapa Sofia..
"Iya Nona...!! " Jawab Rindu tegas..
seperti siap mendengar perintah Sofia. Sofia sudah biasa seperti itu sebab dia berasal dari dunia Mafia..
"Baik Nona." Jawab Rindu tanpa bertanya lagi..
Nanda hanya menatap tubuhnya yang sudah berganti pakaian..
"Sayang...?? siapa yang ganti bajuku...?? " tanya Nanda baru menyadari dirinya sudah rapi..
"Papimu, GranFa mu juga abang iparmu...!! " Jawab Sofia serius. Nanda manggut-manggut jadinya..
"datang ya...? " pinta Sofia memelas dengan wajah datarnya ke Ajeng..
Ajeng tersenyum lebar dan mengangguk semangat..
"pejamkan mata Nona...!! " Pinta Ajeng
Sofia memejamkan matanya dan Ajeng menyemprotkan cairan ke wajah Sofia supaya Make Up Sofia Awet, bertahan lama ..
Sekitar jam 3 Sore Para Undangan sudah gelisah dan bertanya-tanya kemana pengantinnya sejak tadi..
"kemana pengantinnya...,??"
"Sepertinya acara ini hanya untuk mengulur waktu supaya kita tidak kepikiran pengantinnya..?? "
"Apa pengantinnya sedang malam pertama...?? "
"eeitsss.. asal aja ngomong...!! keluarga Mahadiningrat tidak seperti itu. "
"Sejak acara dimulai kita tidak melihat pengantinnya."
"Apa ada masalah ya...?? " semua orang melihat ke arah yang menerka-nerka ini..
Sedangkan Kania, dan yang lainnya takut ketahuan juga khawatir..
"Kenapa hal itu bisa terjadi Ma...?? " tanya Ika tak mengerti..
"Kenapa Nanda bisa begitu ceroboh tak bisa mengelak...?? biasanya Peluru pun bisa dihindari olehnya.. Kenapa Bisa terkena jarum suntik ya...?? " gumam Kiran dalam hati baru Ingat hal yang mengganjal sejak kejadian Nanda tadi..
"mungkin Nanda seperti mengejar sesuatu..?? " tebak Hayla serius..
Kehebohan pun terjadi disaat Pintu masuk Aula Pesta terbuka menampilkan Pengantin yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh tamu undangan. Nanda hanya tersenyum tipis tapi Raut wajah Nanda menghangat.. hanya begitulah cara Nanda menunjukkan rasa bahagia nya kini bersanding dengan Sofia dipelaminan..
Para Pengawal Rindu memberi Jalan untuk Sofia dan Nanda..
Senyum bahagia Sofia jelas terpancar di wajah cantiknya hingga banyak Pria dan Wanita yang iri dengan pasangan Itu..
Para wartawan segera mendekati Nanda dan Sofia dengan sebatas tangan Pengawal Nanda dan Sofia saja..
"Kamu bisa sayang...?? " tanya Nanda melirik Gaun megah Sofia ..
"Sedikit sulit.. baju depanku keinjek...!! " desis Sofia takut buat malu kalau jatuh..
Nanda tersenyum dan merangkul pinggang ramping Sofia dan tangan lainnya ter ulur minta Sofia membalasnya..
"terserah mu aja deh...!! " pasrah Sofia menyambut tangan Nanda..
"ingat malam nanti kamu akan menjadi milikku sayang... se utuhnya...!! " bisik Nanda dengan suara sexy nya..
Pipi Sofia bersemu merah mendengarnya karna Make Up nya memang ada warna merah mudanya jadi tidak terlalu terlihat Oleh siapapun hanya Nanda yang tau..
Potret demi potret berbunyi dengan pasangan oengantin Fenomenal yang ditunggu-tunggu oleh Para tamu undangan..
bahkan penantian mereka berjam-jam demi melihat mereka sudah terbayar..
"Syukurlah...!! " ucap lega Keluarga Nanda dan Sofia.
Roby tersenyum melihat Sofia yang sangat bahagia bersanding dengan Nanda..
.
.
.