
Pesta Kedua Sudah berlanjut... namun sang pengantin masihdii Kamar Hotel yang tersedia untuk Pengantin berganti Baju...
Nanda nyelonong masuk saja ke Kamar Sofia, sebab dirinya laki-laki jadi ganti nya cepat...
"Nanda.....!! " Pekik Sofia melototkan matanya ke arah sang pelaku yang nyelonong masuk..
"Iya Sayang.... !!" Nanda malah menyahut dengan nada lembut..
MUA Ronde Kedua tersenyum bisa melihat keromantisan Pengantin Baru...
"Kenapa Tidak dikunci Kak....?? " tanya Sofia kesal melirik Make Up Artist (MUA).
"Maaf Nona.... saya.......!!" Ucap Wanita Itu tergantung.
"Dia hanya menjalankan tugas Aku sayang... Aku yang menyuruhnya untuk enggak mengunci Pintunya....!! " sambung Nanda berjalan tenang mendekati Sofia dan dengan Senyum manisnya memegang Siluit Pinggang Sofia..
Sofia memukul Kedua tangan Nakal itu..
"Tubuhmu indah sekali Sayang.. aku jadi tidak sabar ingin mema....!! " Goda Nanda Namun terputus saat Sofia membekap mulutnya...
Sofia menatap Horror ke Nanda,, "Kenapa Nanda berubah mesum begini...?? "
Sofia tersenyum canggung pada Wanita yang menahan senyum akan kemesraan Mereka..
"Saya Make Up in ya Nona...!! " Izin Wanita Itu ragu-ragu..
"Iya... Silahkan....!! " ucap Sofia duduk manis di depan Wanita itu dan Nanda masih di bawahnya dengan menutup mulut Nanda..
Awalnya wanita itu ragu ingin mendandani Sofia sementara Tuan Kecil Mahadiningrat di bawahnya..
"Aakh.....!! tidak masalah Kak... abaikan saja Pria Ini...! bagiku Dia bukan Tuan Kecil Mahadiningrat.. dia hanya Pria yang Aku Cintai.. tapi mulutnya makin aneh saat ini.. Jadi Aku bekap aja... abaikan saja dia....!! " Jelas Sofia serius melirik Kesal sang pelaku yang dengan tatapan dalamnya mendengar kata-kata Sofia..
"Baik Nona." ragu-ragu wanita itu menatap Nanda meminta izinnya..
Nanda mengedipkan matanya seolah tidak masalah..
Akhirnya Wanita itu pun berani mendandani Sofia. Nanda merangkul Pinggang Kecil Sofia dan menatap begitu memuja Sofia yang memejamkan mata saat didandani..
"Sudah Nona....!! " ucap Wanita Itu tersenyum puas akan hasil make Up tipis nya atas permintaan Nanda..
"Terimakasih." Ucap Sofia enggan melihat Kaca dia malah menatap Kebawah dan Sofia menatap mata Nanda..
"Ya Tuhan....!! Sejak kapan dia menatapku seperti ini? " batin Sofia...
Perlahan Sofia melepaskan tangannya dari mulut Nanda..
"Berdirilah....!! " Pinta Sofia.
Wanita Itu terkejut lagi saat Nanda dengan patuhnya berdiri mendengarkan Permintaan Sofia. dia bertanya-tanya Siapa Sofia hingga bisa menakhlukkan hati Seorang Tuan Kecil Mahadiningrat yang sangat terkenal sudah menolak ratusan Perempuan cantik dari Kalangan atas...
Nanda membantu Sofia berdiri dan kembali melakukan hal yang dia sukai, Nanda suka sekali lekuk Tubuh Sofia yang sangat indah dimatanya..
Sofia melebarkan matanya dan memukul lagi tangan Nakal itu..
"Stoop.......!! Jangan ....!!" memelas Sofia untuk pertama kalinya..
Sungguh Sofia malu pada Wanita yang sedang senyam-senyum menatap mereka,belum lagi Nanda yang tak tau malu nya dengan santainya meraba lekuk tubuh Sofia.. mau taruh dimana muka Sofia, Sofia tidak pernah membiarkan Pria manapun menyentuh tangannya tapi Nanda yang menyentuh Siluit pinggang Sofia pun tak bisa berkata-kata hanya bisa menepis dan memukul pelan tangan nakal itu..
"Saya Permisi Tuan... Nona...!! " Ucap wanita itu segera meninggalkan Ruangan Make Up belum membawa Peralatan Make Up nya..
tidak mau menganggu Kemesraan Pengantin, biarlah nanti dia masuk lagi membawa semua alat make Up nya...
"Apa yang terjadi padamu Nanda...?? " tanya Sofia tak percaya..
"Aku suka garis Pinggangmu sayang... Apa aku salah...? Sebelumnya Aku tidak pernah memperhatikannya Karna Kamu suka memakai Baju Besar... Indah sekali....!! " Senyum Tak berdosa Nanda memegang lagi Pinggang Kecil Sofia..
"tapi Kamu juga nggak pernah kayak gini sebelumnya...!! Kok jadi aneh...!! " selah Sofia lagi..
"Sebelumnya karna Aku belum menikah denganmu Sayang.. sekarang kita sudah resmi menikah.. Apa yang Aku takutkan menyentuh tubuhmu.. Aku pemilik Jiwa raga mu detik ini sayang...!! " Senyum Manis Nanda merangkul pinggang Sofia dan memeluknya dengan mesra..
Sofia membalas Pelukan Nanda namun pipinya bersemu merah mendengar perkataan Nanda..
"Ta..Tapi.. Jangan melakukannya didepan Orang lain.. Aku Malu....!! " lirih Sofia begitu malu
Nanda tersenyum Begitu tampannya.,,"Baiklah Sayang.. Aku tidak akan melakukannya lagi.. Aku akan sentuh milikku hanya saat Kita Berdua...!! "
Sofia mengangguk malu, Nanda melepas pelukannya dan menangkup Pipi Sofia dengan Tatapan Cintanya.. Sofia terhipnotis dengan tatapan Itu..
bukan tatapan Mesum tapi Tatapan lain yang membuat Jantung Sofia berdebar Kencang seperti Ingin lepas dari Kandangnya..
Nanda mendekatkan Bibirnya di telinga Sofia dan mengecupnya penuh perasaan. Sofia memejamkan matanya, Sebelumnya merasa geli namun ada rasa yang berbeda saat Itu tak bisa dijelaskan dengan kata-kata hingga Sofia terbuai..
"Sayang....?? " Mia nyelonong masuk..
Hal Itu membuat Sofia mendorong dada Nanda, Mia terdiam memergoki Kemesraan Nanda dan Sofia..
Nanda malah santainya merapikan Jas nya tak malu sudah tertangkap basah Oleh Mia berbeda dengan Sofia malah Terbalik muka Sofia merah Padam karna kepergok oleh mertua nya..
"Kenapa Kalian lama sekali...?? pantas sajja Ada pengantin Pria nya yang memakan waktu pengantin Wanita.. Kamu ngapain disini Nak...?? kamu kan dikamar lain... !!" Omel Mia memukul dada Bidang Nanda..
Nanda malah terkekeh,, "Nanda Cuma mau melihat Pengantin Nanda Mi.. mana Mau Nanda Jadi orang yang kesekian melihat kecantikannya.. tentu Nanda mau jadi yang pertama melihatnya..! "
"dasar serakah.. Pandai sekali bersilat lidah.. Udah jangan membantah lagi.. Cepat Turun.. bawa pengantinnya keluar....!! " kesal Mia
Sofia terkekeh mendengar omelan Mia, Sungguh dirinya tak pernah lagi diomelin seperti itu oleh Mama nya lebih tepatnya Sofia rindu Omelan Itu.
Mia beralih ke Sofia dan menangkup Pipi Sofia..
"Sayang kalau Anak Mami masih menahanmu aduin aja sama Mami.. Mami bakal Jewer Kupingnya.. !!" Ujar Mia ke Sofia..
Sofia mengangguk Patuh dengan senyum manisnya..
"Mami mau kemana...?? " Tanya Sofia manja memegang tangan Mia..
Mia tersenyum dan membalik tubuhnya menghadap lagi ke Sofia tatapan lembut nan penuh kasih itu membuat Sofia lupa diri kalau Mia bukan ibu mertua nya melainkan Mama nya..
"Kamu mau apa sayang...?? " tanya Mia lembut mengusap Rambut Panjang Sofia...
"Sofia mau sama Mami aja.. Nanda nakal Mi.. Dia udah berani pegang-pegang Sofia...!! "
Nanda menganga tak percaya saat Sofia mengadu pada Mami nya bukannya tadi Sofia malu.. Kenapa sekarang jadi pengadu..?
"Oh Ya...?? yang mana dipegang nya sayang...?? " tanya Mia melirik tajam Anaknya sendiri..
"disini.. Kata nya Indah sekali....!! " Adu Sofia memegang siluit pinggang nya sendiri..
Mia tersenyum manis melihat Pinggang Sofia..
"Mami baru menyadari Garis Pinggang mu benar-benar indah sayang... antara Pinggang dan Pinggul mu.. Akkkh....!! '' Mia pun mengagumi Garis Pinggang Sofia dan melakukan hal yang sama seperti Nanda..
Nanda tertawa lepas melihatnya bukan dirinya saja yang terpesona dengan bentuk pinggang Sofia. Mami nya juga padahal juga Perempuan sama seperti Sofia.. Sofia malah merengek bak anak kecil..
"iya sayang.. Mama Khilaf....!! Ayo Kita Pergi....!! " Ajak Mia menyadarkan diri dan membawa Sofia pergi dari Nanda..
.
.
.
.