Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Sakit



Sofia sekali lagi bermalam di Apartemen Nanda,, ia melupakan Masalah yang sedang dia hadapi Kini. Statusnya sudah berubah... tapi Sofia belum mau kembali ke Romi.. Perusahaan Kingdom Estate belum memiliki CEO..


Masalah XeFio belum mereka selesaikan.. Karna Sofia tidak tau harus berbuat apa...XeFio bisa dibilang Kakak nya juga... Penyelamat Sofia dan Roby karna sebelumnya mereka Hidup di jalanan..


Nanda Bangun lebih pagi.. "Sofia....?? "


"hem.mmmmm....??" Sahut Sofia lemah...


"Sofia....?? Kamu belum bangun.... ? Ayo bangun.. hari sudah pagi...!! " Nanda mengetuk Pintu Kamar Sofia..


tapi Sofia belum juga bergerak.. 10 Menit Nanda menunggu.. lama kelamaan Nanda Khawatir dan membuka Pintu kamar Sofia..


"Tidak dikunci....!! "


Nanda dengan cepat mendekati Ranjang Sofia..


"Sofia....?? heiii... Sayang.. Kenapa Belum ban... ?


(Nanda mengusap Kening Sofia ternyata sangat Panas). Astagah.. Kenapa Bisa panas sekali...?? Sofia....?? "


Nanda yang panik menghubungi Dokter Pribadi nya..


"Baiklah saya akan datang Tuan...!! " Jawab Dokter Pria..


"Tidak... Jangan Dokter... tidak jadi dokter deh... nggak usah datang.. maaf mengganggu...!! " selah Nanda dan memutus panggilannya secara Sepihak..


"Dokter jami Pria lagi...!! " Gerutu Nanda..


Nanda Pun tak punya Pilihan selain menghubungi Kakaknya Kiran, Kiran memang tidak bertugas dirumah sakit pun setuju dan membawa alat medisnya.


Kalau sekedar demam. Kiran bisa mengobatinya..


"Sayang.. Sebentar Ya.. Kakak Ku akan datang.. Kamu akan diobati...!!" Nanda berkata sayu dan meletakkan Kain kompres di kening Sofia..


"Kenapa bisa demam...?? Apa yang terjadi padanya...?? " Gumam Nanda begitu Khawatir dengan keadaan Sofia..


bagaimanapun Sofia juga manusia biasa, Dia Juga bisa sakit..


"Apa karna hujan-hujan waktu itu..?? tapi itu udah berapa hari yang lewat..!! " tebak Nanda lagi gelisah menunggu Kakaknya datang..


Nanda segera berlari mendengar Bel Apartemennya..


"Bagaimana keadaannya...? " tanya Kiran dengan cepat berjalan mendahului Nanda..


"Nanda nggak tau Kak.. Masih panas keningnya...!! " Jawab Nanda begitu khawatir..


"Kalau demam tidak akan terjadi apa-apa. Kakak lihat kondisinya ya. .!!" Kiran berjalan dengan langkah lebar ke ruang tamu..


Kiran tau Nanda akan meletakkan Sofia di Ruang tamu. Adiknya Itu Pria Sopan..


Akhirnya Nanda bisa bernafas lega saat Kiran dengan cepat mengobati Sofia, menyuntikkan obat antibiotik dan penurun panas..


"Beli Obat Ini Dek... Ini akan menambah sistem kekebalan tubuhnya..!! " perintah Kiran menyerahkan Sebuah memo pada Nanda..


"Jaga dia Kak.. Nanda bakal keluar sebentar...!! " Pinta Nanda serius..


"Hem...!! " sahut Kiran tersenyum lebar..


Kiran tersenyum melihat punggung Nanda, Nanda terlihat tergesa-gesa. Kiran jadi tau bagaimana berartinya Sofia bagi Nanda..


"Cepat sembuh Sayang.. Adek Kakak Jadi gila saat Kamu terbaring lemah seperti ini...!! " Pinta lembut Kiran mengusap Kepala Sofia..


Kiran mengecek selama 5 menit Suhu Tubuh Sofia..


"Hem.. lumayan...!! " Kiran pun lega panas tubuh Sofia sudah turun sedikit..


"bahkan saat Demam Pun Kamu terlihat tenang Sofia...!" Kiran mengusap lembut Pipi Sofia..


Dahi dan Leher Sofia sudah basah karna keringat..


"Kulitmu juga halus sekali... !!" Kiran Malah ketagihan mengusap Pipi Sofia..


"Jadi kangen Viran...!!" Ucap Kiran tiba-tiba..


Sofia memiliki Kulit yang halus bagai Sutra, bisa dibilang seperti kulit bayi..


"Sudah Kak...!!" Nanda datang dalam kondisi terengah-engah..


"Hei.. Dek.. Kekasihmu ini hanya demam.. Kenapa Kau berlari seolah Sofia sedang diambang kematian...?? " Ejek Kiran dengan usilnya..


"Diam lah Kak.. Sekarang obat ini harus diapakan...?? " tanya Nanda serius menunjuk Obat yang dia beli..


"Ya diapakan lagi.. disuruh minum lah oleh Sofia.. masa iya disuruh liatin...!! " Ketus Kiran dengan Geli nya.


Kiran tak menyangka Adik kecilnya benar-benar Jatuh Cinta bahkan kalau menurut Kiran begitu Besar Cinta Nanda pada Sofia..


Jadian sungguhan baru tadi malam tapi Paniknya Nanda bagai mereka sudah pacaran selama 7 tahun saja..


Nanda dan Kiran segera mendekati Sofia, Kiran mengecek suhu tubuh Sofia..


"Syukurlah.. demamnya udah turun... Biarkan dia istirahat... buatkan dia bubur terus makan obatnya ya dek.. Kakak pulang...!! "


Kiran tidak mau mengganggu Sofia dengan Nanda..


"Apa.. yang terjadi... kak..?? " tanya Sofia terbata-bata mencoba bangkit..


"Jangan bangkit... Tidurlah dulu...!! " Perintah Nanda dengan seriusnya..


melihat Nanda yang sangat serius.. Sofia hanya bisa diam ditempat.. matanya mencari jawaban pada Kiran..


"Kamu demam tinggi sayang... beruntung Nanda cepat nelfon Kakak.. Kalau nggak bisa drop kamu sayang. " Jawab Kiran yang tau kebingungan Sofia..


Sofia tersenyum Kaku di bibirnya yang masih pucat lalu beralih ke Nanda yang terlihat diam..


"Apa dia marah...?? tapi aku tidak tau bakal demam... Kenapa demam sialan ini harus datang saat aku di Apartemen Nanda...?? " batin Sofia menatap Nanda saja yang diam..


"Nanda hanya khawatir padamu tadi... Dia tidak marah.. Kakak pulang Ya.. Jangan lupa istirahat dan minum obat...!! " Jawab Kiran mengusap Kepala Sofia dengan lembut..


"terimakasih banyak Kak..!! " Ucap Sofia..


Kiran tersenyum lebar dan mengusap Pipi Sofia. Nanda pun membenarkan Selimut Sofia..


"Aku antar Kakak kedepan.. Tidurlah... Setelah itu aku akan bangunkan Kamu makan Bubur biar bisa minum obat...!! " Tutur Lembut Nanda mengecup Kening Sofia..


Sofia hanya tersenyum, Nanda tidak marah padanya.. Perlahan mata sofia mulai berat dan kembali terlelap..


"Kamu udah dewasa ya dek.. Udah tau cara menjaga...!! " Ejek Kiran mengacak Rambut Nanda..


"Kakak....!! " Nanda yang kesal merapikan Rambutnya lagi.. "Selalu saja rambutku yang diacak.. !!"


Kiran terkekeh,, "sudahlah.. Kakak Pulang.. buatkan dia bubur dan suruh minum obat.. Jaga dia.. Jangan cari kesempatan dalam kesempitan..! "


"Kakak pikir aku pria seperti apa..?? udahlah.. Kakak pulang sana.. nyebelin banget sih...!! " Usir Nanda mendorong punggung Kiran masuk ke Mobilnya..


Kiran hanya tertawa terpikal-pikal.. dia senang menggoda adiknya..


 


Setelah selesai membuatkan Bubur untuk Sofia..


Bel Apartemen Nanda bunyi.. "Sudah datang....!! "


Nanda segera membuka Pintu Apartemennya..


"Terimakasih...!! " ucap Nanda dengan wajah datarnya mengambil Koper pesanannya..


Nanda pun menutup Pintunya setelah membayar isi Koper besar Itu, ternyata Koper itu berisi Pakaian Untuk Sofia.. Nanda memesan dengan ukuran yang sama di tempat terakhir dia beli Pakaian untuk Sofia..


..........


"Sofia... Ayo bangun...!! " Nanda mengusap Kepala Sofia..


Perlahan Sofia membuka mata nya. Nanda dengan telaten menyuapi Sofia..


"Kenapa Kamu bisa demam..? Apa yang kamu kerjakan akhir-akhir ini..?? " Tanya Nanda serius..


'Tidak ada... Aku hanya di Kamar....!! " Jawab Sofia serius mengingat hari-harinya..


"minum obat ini.. Kata Kak Kiran ini bagus untuk Sistem kekebalan tubuhmu...!! "


Sofia pun minum segala Vitamin yang diberikan Nanda padanya..


"Aku pulang saja.. Tubuhku sudah gerah...!! " Sofia bangkit seketika dengan segala kekuatannya..


"Akan aku antar pulang.. tapi Kamu keluar dari sini harus dalam keadaan sehat.. Kamu masuk kesini dalam keadaan sehat aku juga mau kamu keluar dari sini dalam keadaan sehat.. Jadi tetaplah disini...!! "


"Tapi bagaimana Bajuku...?? " Tanya Sofia berusaha menolak..


Nanda menunjuk Koper yang dia pesan tadi koper besar yang sofia tidak tau apa isinya itu..


"Apa Itu...?? " tanya Sofia tidak mengerti..


Nanda mengambil koper itu dan membuka isinya didepan Sofia mata Sofia membola sempurna, hampir saja meloncat ke Kasurnya Kini..


"Ini....??? ..."


😊😊😊


...


..