Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Putri Tidur



Ke Esokan Paginya.. Nanda terbangun duluan dari Sofia..


"Biasanya Sofia yang bangun duluan...!! Tumben....!! kemarin Aja nggak bisa Tidur minta Ini itu....!! " batin Nanda terkekeh mengingat pertengkaran mereka seperti anak Kecil malam Itu..


Malam dimana Nanda di pusingkan permintaan aneh Sofia yang minta belikan Es Krim. Nanda melihat tangannya yang diperban Sofia Malam itu juga..


"banyak sekali darahnya...?? kenapa bisa berdarah seperti ini ya...!? " gumam-gumam Kecil Nanda..


Nanda lupa dimana tangannya makin terluka..


"Aah... Iya... para Bedebah yang berusaha menyakiti Sofia Ku..!" Batin Nanda setelah berusaha mengingat..


"nyenyak banget Sayang Akuh....!! " Gemas Nanda nengusap Pipi Sofia..


"Kenapa Pipi Sofia makin chuby Ya...?? " kekeh Nanda menciumi pipi Sofia..


Sofia menggeliat seolah Protes tidurnya terganggu...


"Ya Tuhan....!! kenapa lagi Sofia...?? " Gumam Nanda senyam-senyum sendiri. .


Kemarin malam heboh tidak bisa tidur sekarang malah tidur pulas memang masa Ibu Hamil itu tidak ada yang bisa menebak tingkahnya. terkadang aneh, sensitif, galak, manja. sikap Sofia yang tidak pernah ada sebelumnya...


Nanda melirik Jam dinding dan hari sudah menunjukkan Pukul 7 Lewat..


"biasanya bangun Pagi bantuin GranMa Sayang.. Sekarang Kok masih molor...!! " Nanda mengganggu tidur Sofia dengan menoel-noel pipi sang empu nya..


Sofia malah menepuk tangan Nanda yang menoel Pipinya seolah ada nyamuk dipipi Sofia ..


"Aakh....!! " Nanda meringis Saat tangannya yang terluka di tepuk Sofia..


tapi Nanda tidak marah malah gemas pada Sofia Yang memunggunginya Kini, Nanda menghembus-hembus tangannya yang berdarah Itu..


bukan Nanda tidak bisa mengganti perbannya, hanya saja Nanda mau Sofia lah yang mengobatinya. alasannya biar bisa memandang Wajah Sofia sepuasnya..


"mandi sayang....!! " Nanda Berbisik dengan nada sensual di telinga Sofia..


"bising....!! " Racau Sofia..


Nanda tertawa tanpa suara, Dia memeluk tubuh Sofia dan menghirup dalam-dalam Wangi Tubuh Sofia lewat leher Sofia....


"nggak mau bangun nih...!! " bisik Nanda lagi...


Sofia tak bergeming..


"nggak ada Pilihan... !!" Seringai Nanda..


Nanda bangkit dari KingSize nya dan menggendong tubuh Sofia yang terlelap..


"nggak bangun juga..!! '' Gemas Nanda mengecup Bibir Sofia yang tak terganggu Saat Nanda menggendongnya..


Nanda sudah menyiapkan BathUp air hangat Untuk Mandi nya bersama Sofia..


Nanda dengan telaten memandikan Sofia, bolehlah sesekali Nanda mengecup tubuh Istrinya Itu. bohong jika dirinya tak tergoda..


"Sayangku ini sangat Sexy.. !!" kekeh Nanda meraba nakal Pinggang Sofia..


Nanda sangat suka siluit pinggang Sofia.. seperti gitar Spanyol...


"buka mulutmu Sayang....!! " Gemas Nanda..


walau kesulitan menggosok gigi Sofia tapi Nanda malah menikmatinya sambil senyam-senyum bahagia...


"apa begini Kisah Putri tidur bersama Pangerannya.? " Kekeh Geli Nanda..


"Pangeran nya sabar sekali setiap hari memandikan permaisurinya...!! " celutuk Nanda lagi..


tapi tangannya sibuk bermain di tempat Favoritnya, sesekali Sofia meracau merasakan sentuhan lembut Suaminya...


.


.


.


Selesai memakai Baju Sofia, Nanda Pun Kembali meletakkan tubuh Sofia di ranjangnya dan menyelimutinya sampai batas leher..


"Aku siapkan sarapan untukmu dan telur Puyuh Kita sayang....!! " bisik Nanda mengecup Sayang Kening Sofia..


Nanda pun keluar dari Kamarnya, sementara Sofia makin nyenyak saja Tidurnya..


"mana Sofia Sayang...?? " Tanya Mia celingak-celinguk..


Nanda menggaruk tengkuknya yang tak gatal..


"Sofia nggak bangun Mi.. Udah Nanda bangunin malah menampar tangan Nanda....!! "


"tuh kan.. kenapa perbannya kotor kayak gini...? nggak diganti sejak tadi malam ya...?? lihatlah darahnya sampai warna Hitam gini...!! "


Mia menarik pergelangan tangan Nanda..


"tapi Mi......!! " Sanggah Nanda


Mia melototi Putra kesayangannya Itu, Nanda pun nyengir Kuda dan mengikuti langkah kaki Maminya..


"emang apa bedanya Mami dengan Sofia. ingat Istri mu itu sedang hamil muda.. dia sangat sensitif, bagaimana kalau tiba-tiba dia menangis histeris melihat tanganmu yang seperti ini...!!" omel Mia sambil mengobati tangan Nanda..


Mia sudah tau kenapa tangan Nanda terluka, dia tidak marah, menurutnya Nanda melakukan hal yang benar. jika Nanda tidak melakukannya mungkin Sofia Sudah celaka di luar malam itu...


"Mami udah siapin sarapan buat Sofia !!!"


"makasih ya Mi.. Nanda sayang banget Sama Mami.!! " Nanda memeluk Mia dan mencium kening Maminya Itu..


"Hem.... !! Mami Juga...!! " balas Mia membalas pelukan Putra kesayangannya itu..


"Granma Kemana Mi...?? " tanya Nanda melepaskan Pelukannya dengan Mia..


"Oh... ke Mol sama Lala ada yang mau dibeli. "


"Ya Udah... Makasih Mami udah ngobatin tangan Nanda.. nggak perih lagi."


Mia tersenyum mengusap rahang Putra Kesayangannya Itu..


"lain Kali hati-hati....!! " Peringatan lembut dan penuh penekanan Mia..


Nanda mengangguk patuh,, "apapun untuk Mami.! "


"Jangan nenggoda Mami lagi, sana bawain Sofia sarapan....!! "


Nanda segera bangkit dan mengedipkan matanya sebelah pada Mia, Mia mengulum senyum bibirnya sambil geleng-geleng Kepala membersihkan Kotak P3K nya...


Nanda membawa nampan sarapan untuknya juga untuk Sofia..


.


.


"Sayang....?? " panggil Nanda


Sofia masih tetap dengan posisinya, Nanda benar-benar tak mengerti bawaan telur Puyuhnya itu yang ada di rahim Sofia..


"Sayang....??? " Panggil Nanda sekali lagi..


Nanda meletakkan sarapannya di Sofa kamar Mereka lalu mendekati Ranjang dan membantu Sofia duduk..


"Hemmm... !!" Protes Sofia tak mau di ganggu..


"sarapan dulu ya... setelah Itu baru kamu boleh tidur lagi... !!" Bujuk Nanda menggendong Sofia yang masih malas membuka mata..


Nanda mendudukkan Sofia di pangkuannya, Sofia menyandarkan Kepalanya di Bahu Nanda..


"Sayang....!! " Panggil Nanda gemas..


"Hm....?? " Sofia menegakkan punggungnya tapi mata terpejam..


Nanda gemas melihat Sofia yang sempoyongan dalam ke Adaan duduk bagai orang sedang mabuk..


"Aku suapin ya....?? " usul Nanda menyibakkan anak rambut Sofia..


"barusan di ikat tadi sekarang udah berantakan aja. " kekeh Nanda..


"Huaaaahhhmmm......!! " Sofia menguap lebar lalu kembali merebahkan Kepalanya di bahu Nanda..


"makan dulu Sayang....!! " bujuk lembut Nanda mengusap Punggung Sofia..


Sofia dengan malas duduk lagi. Nanda dengan Sabar menyuapi Sofia sarapan, sementara Sofia masih memejamkan mata nya..


"Udaah....!! " rengek Sofia memeluk Nanda dengan manja..


"belum Sayang... telur Puyuh Kita harus makan juga...!!masa sayang Aku cuma makan 2 sendok sih...!! Ayo Sayang.. aku suapin Loh....!! "


Sofia menggeleng-geleng kepalanya..


"sekali aja... Udah ya... sekali aja....!! " bujuk Nanda lagi..


Sofia membuka mulutnya dan Nanda menyuapinya 1 sendok Bubur Roti ukuran penuh, Nanda membersihkan Bibir Sofia yang belepotan..


"Udah Kan...?? Aku boleh tidur lagi...!! " Izin Sofia mengucek matanya..


"minum susu dulu ya...!! ini Mami yang nyiapin...!! "


Sofia pun membuka mulutnya dan Nanda menyuapinya dengan pelan supaya tidak tumpah kebaju Sofia..


"Udah Sayang... silahkan tidur istriku tercinta....!! " Nanda bangkit dari duduknya..


Sofia langsung terlelap setelah disuapin Oleh Suaminya, Nanda kembali meletakkan Sofia di KingSize nya dan menyelimutinya sampai leher..


Nanda mengecup sayang Kening Sofia,, "Ada baiknya Kamu tertidur terus Sayang..dengan begitu Aku bisa cari Kesempatan menangkap Pelaku Itu...!! walaupun Aku tidak tau siapa Dia...!! "


Nanda menekan Remot ACnya Supaya Sofia tidak Kepanasan lalu keluar Kamar membawa Sarapan Sofia yang tidak habis bahkan Nanda tidak sarapan hanya makan sisa Bubur yang ada disendok Sofia saja...


Selera makannya hilang sebelum Nanda menemukan Pelaku Itu..


.


.


.