
Alhasil Rose kehilangan jejak Nanda dan Sofia,, sedangkan Nanda lewat Jalan sempit beruntung tidak ada Kendaraan lain Saat Itu...
"Kita Kan bisa langsung membunuhnya....!! "Seru Sofia dengan lantangnya..
"Sudahlah Sayang... Kamu hanya perlu Fokus dengan telur Puyuh Kita.... Jangan pikirkan yang lain... Wanita bodoh itu biar aku yang urus.....!! " Serius Nanda Tak bisa dibantah..
Sofia menghela nafas panjang, ada Rasa hangat menjalar di tubuhnya saat ada Seseorang seperti Nanda berkata demikian...
Selama Ini Sofia selalu Bisa mengatasinya sendiri tapi bersama Nanda yang bisa melindunginya bahkan Xefio pun Nanda bantai...
Nanda kalau mengamuk bisa mengalahkan Raja Mafia sekalipun...
"Kita Sudah sampai Jalan besar.....!! " ujar Nanda keluar dari jalan Kecil Itu...
Sofia diam saja dan tersenyum,, "Dia pasti takut terjadi sesuatu pada Anaknya...hingga memilih Lari ketimbang melawannya... Nanda sangat Pintar... lebih baik mengulur kan demi Mendapatkan apa yang dimau....entah apa rencana Nanda setelah Ini...!! "
"Maafkan Aku... Karna Aku kamu Harus berlawanan dengan musuh-musuhku.....!! " Ucap Sofia pelan...
Nanda tentu menggeleng tak terima,,"jangan berkata seperti itu sayang... Aku yang sangat mencintaimu... aku yang mau menjagamu... Selama Ini belum ada sejarah Perempuan yang melindungi Pria.... !!"
"Jangan Pikirkan apapun... Aku tidak mau kamu stress.....!! "
Sofia tersenyum menggenggam tangan Nanda sedangkan Nanda mengecup berkali-kali punggung tangan Sofia..
Sampailah mereka di Rumah Mahadiningrat dan Pelayan Mahadiningrat membantu membawakan seluruh belanjaan Sofia..
"Kenapa Aku digendong.....?? " tanya Sofia melingkarkan tangannya di leher Nanda..
"Karna Aku mau.... Kamu pasti lelah sayang....!!! " Ujar lembut Nanda mengecup Sayang Kening Sofia..
Sofia menyeringai lebar dan menyembunyikan wajahnya di leher Nanda...
"Kenapa Sofia sayang....?? " tanya Mia khawatir..
"Sofia baik-baik aja Mi... Nanda hanya mau menggendongnya...!! " Jawab Nanda meradu Keningnya dengan kening Mia..
Sofia terkekeh ditengah-tengah mereka..
"Ya Ampun.. Mami pikir terjadi sesuatu Karna Sofia kamu bawa masuk dengan digendong....!! Uuuhhh... bahagia Ya....!! dimanja Oleh Anak Mami.....!!! " Gemas Mia mencubit Pipi Sofia..
Sofia tertawa sambil manggut-manggut Nanda tersenyum melihat nya..
"Nanda bawa masuk dulu ya Mi.... Soalnya Sofia Sibuk banget kesana-kemari belanja ini-itu... Seperti tidak pernah belanja sebelumnya....!! "
Mia tertawa dan mengangguk...
Nanda pun pergi membawa Sofia ke Kamarnya, Mia masuk ke dapur menyusul Kania yang sedang sibuk didapur Mahadiningrat...
Nanda memperlakukan Sofia layaknya Putri Raja...
"Belanjaan Aku kemana....?? " tanya Sofia celingak-celinguk...
"Itu sayang... ada di dekat Kulkas tadi Pelayannya aku Usir, biar Aku yang merapikannya... !!"
"tapi Baju-baju nya nggak boleh dimasukkin Kulkas. " Sergah Sofia dengan polosnya..
Nanda mengernyitkan Keningnya,, "Mode Apa lagi Ini...?? " Batin Nanda heran..
"iya Sayang..... semua akan Baik-baik aja Kok... lagian Baju pun tidak mungkin masuk Kulkas... tunggu disini Ya.... Aku ambilin Belanjaan Bajumu....!! " bujuk Nanda berusaha untuk mengerti kondisi Sofia yang berubah lagi...
Kini Sofia bagai Gadis polos yang tak pernah membunuh semut sekalipun, raut wajahnya yang berbeda Apalagi Kata-katanya yang jelas tak dimasuk akal...
Nanda pun membawa semua belanjaan baju Sofia dan meletakkannya di samping Sofia sebab Sofia yang minta..
Nanda kembali ke Kulkasnya,, "Hayooo...makanan Ini bagaimana....??? " tanya Nanda serius..
"Aku makan.....!! Gendong.... !!" Rengek Sofia merentangkan tangannya..
Nanda menggaruk Kepalanya yang tak gatal Sofia berubah jadi anak Kecil yang polos sungguh Lucu tapi Nanda belum terbiasa...
"Cepat Aku lapar....!! " Rengek Sofia tidak sabar..
Nanda pun berjalan ke arah Sofia dan menggendong Sofia bak menggendong Koala, Sofia tentu Cekikikan senang di gendongan Nanda..
"Aku harus terbiasa dengan Sikap Sofia yang berubah-ubah....!!! " batin Nanda mengecupi sayang Sisi Kepala Sofia...
"Nah... makan Ya....!!" bujuk Nanda lagi...
'Iyaa.....!! tapi badan aku gerah...mandi dulu ya....!! " Rengek Sofia lagi..
Nanda menjatuhkan rahangnya...
"Mandi....?? " Beo Nanda lagi..
Sofia mengangguk-ngangguk membenarkan,, "Ayo Kita mandi....!! "
Nanda hanya menatap bodoh Istrinya Itu,, "bagaimana cara biar bisa tau kapan Sofia berubah-ubah...?? Aku sama sekali tidak mengerti.....!! "
"Kenapa nggak buat merah-merah Ini aku....?? " tanya Sofia menunjuk leher dan D*d*nya yang hampir memudar merahnya..
"Kamu mau Aku buat tanda kepemilikan lagi..?? " tanya Nanda serius..
Sofia mengangguk-ngangguk Senang, tentu dengan senang Hati Nanda mengabulkannya di Kamar Mandi Sofia minta ini dan itu hingga Nanda pun menerima Sofia yang mesum itu...
"Udah... ayo Kita Keluar....!! " Ajak Nanda bangun dari Bath Up rendamannya bersama Sofia dengan Santainya..
Sofia melebarkan matanya melihat B*gi*n baw*h Nanda..
"Suamiku....?? "
"Hm....?? " Sahut Nanda melirik Sofia..
dan tentu Nanda tau arah mata Sofia,, "Kenapa lagi....?? "
"aku mau Ah.. Ah... Ah....!! " Rengek Sofia lagi...
Nanda terkejut untuk sesaat namun senyum nya mengembang sempurna karna Aksinya tadi membuat Sofia mengerang dengan tanda kepemilikan Itu membuat Bag*an Baw*h Nanda berdiri gagah..
tapi Nanda tak mau melakukannya, Sofia pasti lelah pikirnya, tak disangka Sofia malah memintanya...
"dimana....?? " tanya Nanda berjongkok di depan Sofia yang masih di dalam Bath Up Kamar mandi..
"disini aja....!! " Sofia melebarkan Pah*nya..
Nanda dengan senang hati masuk kembali dan terjadilah aksi bercinta mereka di dalam kamar mandi, sungguh Nanda begitu menggilai tubuh istrinya. Sofia lebih ganas saat Itu. entah bawaan Bayinya atau tidak Nanda Pun tidak tau, sesekali mereka berdiri dan berubah-ubah posisi yang lebih nikmat dan mudah mencapai Punc*k itu..
.
.
.
Kini Sofia makan dengan lahap Nanda merapikan Anak Rambut Sofia
"Mau....?? " Racau Sofia dengan mulut penuhnya..
Nanda membuka mulutnya..
"bagus Suamiku... muah....!! " Sofia mengecup Pipi Nanda dan kembali memakan Burger di tangannya..
Nanda tersenyum bahagia bisa melihat Sofia makan banyak membuatnya senang rasa laparnya hilang saat Sofia menyuapi sedikit demi sedikit makanannya..
"habis Sayang.." kekeh Nanda melihat banyaknya bungkusan Plastik di Meja Sofa semua berantakan..
"Chicken nya....!! " rengek Sofia lagi..
Nanda pun mengambil dan membukanya dengan di iringi senyum manisnya..
"Sekarang Sofia dalam mode rakus...!! " batin Nanda terkekeh...
sofia dengan lahap memakan semua Ayamnya..
"Nih... satu aja Ya....!! " Cengir Sofia menyerahkan potongan Chicken nya pada Nanda..
Nanda tersenyum dan menerima nya, Dia tidak mungkin menolaknya karna tidak tau bagaimana Perubahan Sikap Sofia nantinya kalau Nanda menolak..
Sofia melanjutkan Makannya dengan lahap..
"Makan lah....!! " racau Sofia saat tau Suaminya malah melihatnya Makan..
"melihatmu makan seperti ini saja aku Bahagia sayang....!! " batin Nanda tersenyum begitu tampannya hingga lesung Pipinya terlihat jelas..
Sofia menusuk lesung pipi Nanda dengan tulang Ayamnya..
"Kenapa Sayang....?? " tanya Nanda melirik Tulang yang menempel di Pipinya..
"tersedot tadi...!! " nyengir Sofia..
Nanda mengernyitkan keningnya tapi tertawa gemas akan Kata-kata Sofia..
"habiskan Sayang....!! " gemas Nanda..
Sofia mengangguk Senang...
.
.
.