Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Peringatan Sofia



Disisi lain...


Berly menggila saat akun Bank nya tidak ada uang masuk sama sekali..


"Kenapa bisa uangnya tidak masuk heh...? Kenapa kalian tidak becus...? kemana penghasilan Ku setiap harinya..? tidak ada Uang 1 Juta Pun masuk ke Akunku..!! Kalian korupsi uang Ku hah...? Kemana....?Kemana Uangku....?? " Teriak Berly mengobrak-ngabrik apapun yang terlihat didepan matanya di Perusahaan Kingdom Estate yang menjadi sumber Uang masuknya..


Sementara Karyawan Kingdom Estate Hanya menundukkan Kepala..


"Kau korupsi uangku pak Tua...? " tuduh Berly pada Direktur Perusahaan Ini...


"tidak nyonya.. Kami juga tidak dapat gaji.. bulan Ini seharusnya uang sudah masuk ke akun Kami.. tapi tidak ada sepeserpun...! "


"iya nyonya...!! "


"kenapa bisa Uang masuk kita tidak ada... ? Siapa yang Korupsi Kalau bukan anggota Perusahaan ini... ? tidak mungkin uang nya masuk ke akun Orang..!! " teriak Berly lagi sudah gila..


Mereka semua saling pandang. Seperti mencerna perkataan Berly..


"bisa jadi nyonya.. uang nya masuk ke akun Bank Orang Lain...! "


"Apa....??? siapa yang berani bermain dengan Nyonya Berly Hah...? akan aku hancurkan dia...!! Kau cari penyusup akun Bank Ku... cepat....! " Teriak Berly menunjuk Direktur Perusahaan ini..


Berly memijit kepalanya yang sakit. tebusan arisannya sudah melunjak dimana-mana tapi uang masuk dari Perusahaan Kingdom Estate tak juga ada..


"minum dulu Nyonya...! " salah satu karyawan ber inisiatif mencari nuka memberikan 1 gelas Air Putih pada Berly..


Berly dengan cepat meneguk air minumnya dengan Kasar, matanya berapi-api..


"Siapa yang berani macam-macam denganku..? akan aku hancurkan dirinya...!! aku akan membuat dia menyesal sudah bermain Api denganku...?? " batin Berly..


 


Sofia yang sedang mengunyah permen Karet bermain didepan Komputernya.. tiba-tiba telinganya berdengung...


"Aah... Bibik sudah mengamuk rupanya...!! bertahun-tahun uang ratusan Juta itu harusnya jadi milik Kami.. tapi bibik malah mengunyahnya sendiri... !!"


"Cuiihh..... bahkan anaknya pun mencari Uang dengan menjual tubuhnya.. !!"


Sofia membuka Vidio dan memutarnya isinya adegan bergelut panas Olivia dan Pria Dewasa yang rambutnya sudah memutih. Sofia malah dengan santainya mengunyah permen Karetnya..


"Dek....?? "


Sofia menjeda tontonannya..


berjalan santai dengan rambutnya yang berantakan tapi sangat Natural, Sofia Sangatlah cantik. hanya Roby dan Rivo lah yang tau rupa Adik kecil mereka..


"Iya Kak...!! " Sofia membuka Pintu Kamarnya..


"Kamu ngapain dek..? Ayo makan...!! " Roby bertanya lalu menarik tangan Adiknya Padahal Sofia Belum menjawabnya..


Rivo selalu saja terpana akan kecantikan Sofia tapi hanya sekedar Kagum layaknya Penggemar ke Artisnya, Rivo memang menyayangi Sofia seperti adiknya..


"aku bawa kekamar Kak.. tontonan Aku sangat menarik...!! " keluh Sofia yang menggemaskan dengan wajah datarnya itu..


Sofia tidak pandai merengek dan bersikap manja hanya bisa mengeluh, memelas tapi andalannya ya wajah datarnya itu..


"Apa Nona menonton Vidio S**s lagi...? " Tebak Rivo..


dengan santainya Sofia mengangguk, Rivo tersenyum kaku sedangkan Roby tak percaya Adik kecilnya dengan terang-terangan akan menonton itu..


"Kamu gila dek...?? apa kamu tak malu.. Kami Pria dan kamu perempuan...!! " Bentak kesal Roby menjitak telinga Sofia..


Sofia hanya mendengus seolah tak merasakan sakit di telinga nya.


"Apa kalian laki-laki...? " pertanyaan Konyol Sofia..


"sudahlah.. lagian Kalian tidak akan memandangku sebagai wanita kan... Kalau berani akan aku hancurkan harta berharga Kalian yang sudah kalian bawa sejak lahir..! " Ancam Sofia mengambil 1 Kotak Nasi beserta lauknya..


Rivo dan Roby spontan melindungi bagian bawah mereka. entah mengapa mereka takut dengan tatapan mengintimidasi Adik kecil mereka itu..


Sofia berjalan dengan santainya dan melempar Permen Karetnya ditong sampah. Sofia masuk ke Kamarnya..


"aku apa kan Vidio Ini...?? "


"apa aku sebarkan didunia maya... tidak.. tidak... dia dan Ibunya harus diberi pelajaran perlahan dan menyakitkan.. !''


Sofia malah makan Dengan santainya menonton adegan panas itu..


"Sepertinya Anak wanita Iblis Ini yang menggila.. ia begitu banyak memimpin.. Iih..... tidak bisakah dia mencari pria muda yang tampan.. apa tidak geli saat bermain dengan Pria yang sudah seumur Ayah nya..


Owwwh.. ia tidak punya Ayah...! "


Olivia yang dapat pesan berupa Vidio. pun memakai henspri bluetooth.. Spontan matanya membelalak Sempurna melihat Vidio dirinya bermain dengan Pria tua..


"Sial.. Siapa Pelakunya..?? " geram Olivia menelfon Nomor hp itu dan Olivia menggeram sendiri saat Nomor itu bukanlah nomor yang bisa dihubungi...


Olivia memekik didalam Mobil nya. Sementara Dilon sedang memakai henspri nya, dia tak mendengar Apa yang Olivia Bicarakan..


Mereka sedang didepan Apartemen nya Dika dan Mia. Nanda masuk ke Gedung Itu, mana ada yang berani memasuki Apartemen Itu. Kalau pun mengikuti percuma,, mereka tidak tau lantai berapa Nanda Dan keluarganya tinggal..


 


"Mami....?? " Panggil Nanda..


"Iya Sayang.. Kamu sudah kembali...? " tanya Mia membalik tubuhnya yang ada diruang tamu..


Mia tadi Bosan jadi Nonton TV..


"Udah Mi...!! " Jawab Nanda duduk disamping Mia dan menyandarkan sisi kepalanya di Bahu Mia..


Mia hanya tersenyum saja akan tingkah Nanda yang sangat langka itu. Jika seperti Itu artinya Nanda sedang letih dan Punya masalah...


"apa pekerjaanmu tidak menarik..? " tanya Mia..


"Hem.. Sudah terbilang enak kerjanya.. lebih banyak tidurnya dari pada kerjanya..! " jawab Nanda memejamkan mata di Bahu Mia..


"Anak Mami pasti ada masalah.. Iya kan..? " tebak Seorang ibu pada kondisi Anaknya..


"Mami masang alat penyadap ya di Aku...? " tanya Nanda...


"Eeeehhh.... Mami tidak pernah berbuat seperti itu...! " Pekik Mia merasa dirinya difitnah.


"maaf Mi.. Nanda hanya bercanda..! Mami ingat Wanita menor yang mami ajak aku makan dengannya. .. mami tau kan...? " Tanya Nanda serius..


Mia membelai dan mengusap rambut Nanda..


"Hem...!!? " Mia tampak berpikir..


"Aah... Iya... Mami Ingat...!! siapa ya namanya... Hem siapa ya..!! "


"Oliv ya. ?? Kamu suka dia sayang...? " tanya Mia antusias..


"Suka dari mana...? suka dari Hongkong... enggak Mi..


nanda nggak suka dia... Dia malah nempelin Nanda terus.. Mobil Nanda aja sampai tinggal di Kota Itu.. !"


Mia menjatuhkan rahangnya.. tidak menyangka akan segitunya respon Nanda pada Olivia..


"Apa dia jadi Stalker mu...? " tebak Mia tak percaya..


Nanda mengangguk,, "Nanda nggak tau cara ngusirnya...!! "


"ya bersikap tegas dong padanya...! " Saran Mia..


"tegas ...kurang tegas apa lagi Coba Mi..? nanda Udah kejam sama dia.. haiih... Sudahlah.. Nanda mandi dulu Mi...! "


"Sayang... nanti malam ada acara di Hotel Madam Choi... Jadi bersiaplah pergi ke pesta.. !!"


"Hah... !! papi pergi Mi...? " tanya Nanda..


"Iya lah... Kakak ipar mu juga pergi.. Kalau Kakakmu (Kiran) Mami juga tidak tau.. Kalau pun ikut dia tidak akan lama...! "


"Iya.. iya kan ada Vrans dan Viran.... !" Sahut Nanda memasuki Kamarnya..


tak selang berapa lama Dika pulang dari Kantornya..


"Sayang....? " mia segera berlari saat Sang suami datang dalam keadaan Lelah...


"Ohh.. My Sweety.. aku sangat lelah...!! " Dika memeluk Mia melepas penat..


Mia mengusap lembut punggung Dika..


"Ayo Kita kekamar ya... Mandi terus istirahat... Aku akan siapkan air hangat untukmu...! "Mia memapah Dika ke Kamarnya..


😊😊😊


..


..


...