Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Duaaar....!!!!



"Aku Lelah... mau tidur aja....!! "


Alih Sofia memecah situasi berbahaya di hadapannya kini..


Kenapa Sofia merasa jadi Kucing Manis saat berhadapan dengan Nanda malah Nanda menatapnya seperti ingin melahapnya Hidup-hidup, Kemana Jiwa mengerikan Sofia...


Nanda bahkan lupa Untuk sesaat Kalau Istrinya adalah mantan Mafia biasanya Sofia yang ganas didepan Orang lain malah didepan Nanda Sofia Bersikap seperti Hewan Jinak. Nanda Benar-benar hebat bisa menjinakkan Sofia..


"Siapa bilang boleh tidur...?? Kamu nggak akan bisa menghindar lagi dariku sayang... !!" Seringai Nanda mendekati Sofia bersamaan Sofia melangkah mundur..


Sofia spontan meraba-raba tubuhnya yang masih memakai jubah mandi,, "kemana Pistol ku...?? " gumam Sofia Pelan tapi masih didengar jelas oleh Nanda..


Bibir Nanda berkedut jngin tertawa..


Sofia malah gencar mencari ditubuhnya dia lupa bahwa dirinya tidak memakai baju saat ini


hanya memakai jubah mandi..


"biasanya aku bawa Pistol kesayanganku kemana-mana...?? " batin Sofia kebingungan..


Nanda tak bisa menahan tawanya lagi. Kamar Mereka kini Pecah dengan suara tawa Nanda. Sofia malah berkedap-kedip Polos belum menyadari Kebodohannya, Nanda bisa membuat akal sehat Sofia geser..


lihat saja dia Kini bagai anak Kecil yang sedang mencari benda Kesayangannya yang hilang..


"kamu mencuri Pistolku ya....?? " tanya Sofia memicingkan matanya dengan tatapan curiga..


"mana ada Pistolmu aku Curi sayang...!! " Elak Nanda lalu kembali tertawa lepas..


"Diam... kembalikan Pistolku...!! " Bentak Sofia menengadahkan tangannya..


Nanda dengan cepat melepas satu tali Jubah Mandi Sofia tapi satu lagi masih terikat rapi. Sofia membelalakkan matanya melihat tubuhnya hanya memakai jubah mandi dan bodohnya Sofia malah mencari Pistolnya, Sofia kan tidak bawa pistolnya sejak memakai Gaun pernikahan nya kan tidak lucu Gaunnya yang ngepas badan tiba-tiba ada benjolan yang ternyata pistol..


"Apa kamu faham sekarang sayang...?? " Cengir Nanda dengan senyum tak berdosa nya..


Sofia mengangguk malu dengan rona memerah dipipinya..


"Katakan dimana lemariku....?? " tanya Sofia pelan menundukkan wajahnya yang memerah malu..


"Kenapa harus pakai baju...?? Aku Juga akan melepaskannya Kan...!! " Kekeh Nanda dengan santainya menyibakkan rambut panjang Sofia yang menutupi wajah Cantik Sofia yang menunduk malu..


Nanda tertawa melihat raut wajah Sofia yang merah padam, Kini Sofia meremas Jubah Mandinya sendiri..


"Akan aku lakukan pelan-pelan....!! " senyum manis Nanda dengan Jujurnya..


hati Sofia menghangat mendengarnya, Nanda merangkul Pinggang Sofia berjalan ke Ranjangnya, tatapannya hanya pada Sofia saja..


"Kenapa menatapku...?? apa masih ada sisa Make Up diwajahku...?? " Tanya Sofia salah tingkah..


"Kamu sangat cantik saat terkena lampu malam sayang....!!! Apalagi saat gerai Rambut... hanya aku yang boleh melihat wajah cantikmu ini..!! " Nanda menangkup Pipi Sofia dengan mata bergerak kesana kemari menatap setiap inci wajah Sempurna Sofia..


Sofia sungguh malu saat ini. bila Pria lain pasti sudah menyerangnya dengan buas berbeda dengan Nanda malah seperti mengajaknya Pelan-pelan tanpa memaksa, mungkin ini lah yang membuat Sofia begitu menyukai Nanda..


"maksudmu kamu akan memenjarakanku...?? " tanya Sofia terbata-bata..


"enggak lah Sayang... Aku tidak akan memenjarakanmu.. Kamu bebas.. tapi harus mengikat rambutmu dan memakai Topi atau Masker.. Wajahmu berbahaya bagi Kaum Pria.. !!" Jelas Nanda dengan lembutnya meraba alis,hidung, bulu mata Sofia hingga di bibir merah alami Sofia..


"memang bagaimana kalau aku disiang hari..?? " tanya Sofia berusaha menyembunyikan detak jantungnya supaya Nanda tidak mendengarnya..


"Sangat Cantik disiang hari.. dan super duper duper duper cantik dimalam hari...!! " Jawab Nanda dengan senyum manisnya..


Sofia mengerutkan keningnya lalu tertawa mendengar Gombalan receh Nanda namun gila nya Itu bisa menembus Jantungnya yang sialnya makin berdebar kencang..


Siapa yang tidak akan luluh diperlakukan seperti itu, apalagi tatapannya Nanda membuat Sofia merasa Gadis Paling bahagia didunia..


tanpa sadar Sofia mengusap rahang Nanda, untuk sesaat mereka lupa dengan MP mereka ..


"Aku akan mengikat rambut dan menyamar kalau Keluar Rumah.. Aku tidak akan membiarkan Pria manapun menatap milikmu ini...!! " Ucap Sofia dengan seriusnya.. Kata -kata Sofia membuat Nanda mengulum senyum di bibirnya...


tidak tau saja kata-kata Sofia begitu dalam dan Romantis..


Nanda perlahan mengecup Kening Sofia, Sofia tak lagi tegang..Dia sudah memasrahkan dirinya pada Nanda sebab yang dia jaga selama ini memang hanya untuk Nanda Pria yang dia cintai sekaligus Suaminya.


Secara perlahan Nanda menggendong Sofia lalu meletakkan tubuh Sofia di King Size Nya Kini..


"Kamu siap sayang....?? " bisik Nanda..


Perlahan Nanda menindih Sofia ia melepaskan satu persatu piyama tidurnya sendiri..


Sofia membuka matanya dan meneguk Salivanya bersusah payah melihat tubuh Nanda yang sangat gagah dan Sexy..


Sofia memberanikan diri meraba Perut Nanda sampai ke dada Bidangnya, Nanda membiarkan saja tangan Sofia menyentuh tubuhnya malah tersenyum lebih dekat dengan Sofia..


"malam ini aku akan menyenangkanmu sayang...!! " bisik Nanda mengecup Bibir Sofia dengan penuh Cinta..


bibir Nanda mulai turun ke leher Sofia. hingga Sofia menggigit bibir Bawahnya merasakan sensasi aneh itu untuk pertama kalinya..


Sofia sudah merah Padam Saat Nanda mulai melepas Jubah mandinya ia mengalihkan Pandangannya ke arah lain saat tubuhnya di tatap intens oleh Nanda..


lama-kelamaan tangan Sofia mulai melindungi Bu*h d*d* nya Karna Nanda tak bergeming masih menikmati menatap tubuh Sofia yang tak lagi memakai Baju sehelai benang pun..


"biarkan saja Aku menatapnya Sayang...!! " Nanda mengunci tangan Sofia sejajar dengan wajahnya..


Sungguh Sofia begitu malu saat ini ingin rasanya Dia bersembunyi di lubang semut...


"Ada tanda lahir di Sini sayang...!! " tanpa malunya Nanda menunjuk tanda lahir Sofia..


Sofia menggigit bibir bawahnya,, "lakukan saja.. Aku tidak tau mau taruh dimana muka ku kini...!! Jangan bermain-main lagi...!! " Cicit Sofia..


Nanda terkekeh mendengarnya,, "Baiklah.. sesuai Permintaan mu Ratuku....!! "


Sofia tak lagi memikirkan harga dirinya sebab lebih jatuh lagi harga diri Sofia kalau dirinya tidak juga disentuh padahal sudah dilihat oleh Nanda..


bibir Merah Sofia mulai meracau saat Nanda menyicip setiap inci tubuhnya tanpa meninggalkan jeda sedikitpun..


Nanda tersenyum melihat tato diPerut Sofia, dia tau apapun tentang Sofia..


.


.


.


"Aaakkkhhh....!! " pekik Sofia tiba-tiba saat sesuatu berusaha menembus pertahanannya..


air mata nya tertahan..


"lanjut....?? " tanya Nanda menghentikan Aksinya..


inilah yang dia tak mau itu sebabnya Nanda mau melakukannya pelan-pelan namun sebagai Pria dewasa, Nanda tak bisa membentengi dirinya untuk menahan diri saat dihadapkan dengan Sofia..


"Pelan-pelan aja....!! " Sofia mengusap air matanya..


"Yakin....?? " tanya Nanda tak tega mengusap air mata Sofia..


Sofia mengangguk memberanikan diri memeluk Nanda, Nanda yang terpancing melakukan lagi namun perlahan..


Sofia mencakar-cakar punggung Nanda dan kadang menggigit bahu Nanda, Anj*ng gilanya keluar begitu saja..


namun lama pemanasan akhirnya Sofia mulai menikmati Permainan Nanda hanya satu tujuan yang ada dibenak keduanya mencapai puncak kenikmatan bersama-sama..


.


.


.


"Huh..huh... huh....!! "


deru Nafas Mereka tidak beraturan..


"Enak....!! " Gumam Sofia pelan.


Nanda tertawa tanpa suara bahkan untuk pemanasan pun Butuh waktu lama, apalagi istrinya malah menggigitnya Kuat hingga mau tak mau harus memperlambat permainannya..


..


.


Maaf ya Readers kalau kurang memuaskan.. Author nggak mau kenak Tegur atasan (MT) Hehehe.. harap maklum yee....