
Nanda di tangani di Rumah sakit dengan cepat oleh para dokter yang ada bahkan semua Dokter ikut andil memeriksa keadaan Nanda demi memastikan semua organ dalam Tubuh Nanda Baik-baik saja..
dari Dokter khusus sampai dokter Umum. tubuh Nanda tidak boleh ada yang lecet walau sedikit..
sedangkan Virgo dan Kiran sedang tidak bertugas pagi ini..
"Sayang.....!!! " pekik Mia berlari mendekati Sofia dan Rindu yang berjaga didepan Ruangan khusus..
"Mami.... Papi... Granma.. granfa... !!" gumam Sofia kaget melihat keluarga Nanda..
Sofia menoleh ke Rindu dengan tatapan mengintimidasi..
"bukan saya Nona... !!" Jawab Rindu yang tau Arti tatapan Sofia..
"lalu siapa...?? " bisik Sofia tak percaya, belum sempat Rindu menjawab Keluarga Nanda sudah tiba didekat mereka..
"Bagaimana Keadaan Nanda sayang...?? " tanya Mia dengan air mata yang membasahi Pipinya..
"Nanda baik-baik aja Mi. " Jawab Sofia canggung..
"Kenapa Kamu tidak kabarin Kami Sayang...?? " tanya Kania Juga khawatir...
"Sofia nggak mau Semua nya khawatir seperti ini... karna kami terlambat menyelamatkan Nanda...!! " Cicit Sofia merasa bersalah..
"Jangan salahkan dirimu sendiri sayang.. Kamu tidak terlambat...!! Mami tau Kamu yang paling menderita disini.. jangan ditahan sayang... menangislah dipelukan Mami... dihari pernikahan kalian terjadi hal seperti ini..!! " Mia berkata sambil memeluk Sofia dan mengelus lembut Kepala Sofia..
Sofia berkaca-kaca dan lalu menangis dipelukan Mia, sejak tadi Sofia menahannya. dia tidak pernah merasa setakut ini sebelumnya..
Dika dan Gio hanya bisa menonton adegan itu dan memijit pelipis mereka sendiri. mereka terlalu menganggap enteng Firasat Mia, padahal Dika tau Mia sangat gelisah dari tadi malam berkali-kali Mia hendak menghubungi Nanda dan Sofia namun Dika melarangnya karna Anaknya pasti sedang tidur..
Kania yang iba pun memeluk Sofia dan Mia secara bersamaan..
"bukan salahmu sayang....!! ini bukan salahmu...!! " Ucap Kania menenangkan..
"tapi Sofia.. terlambat Granma... Mami.. Sofia terlambat.. kalau tidak terlambat pasti Nanda tidak akan disuntik oleh Wanita gila itu...!! " sesegukan Sofia..
Rindu pun mengipas-ngipasi matanya yang ikut hanyut dengan suasana mereka..
"Tuan...Nyonya.. Nona... tuan besar.. Nyonya besar. " sapa Dr. Depri keluar dari Ruangan pemeriksaan khusus Nanda..
Nanda benar-benar di Periksa tubuhnya dengan alat canggih Rumah sakit ini demi memastikan bagian dalam tubuh Nanda baik-baik saja..
"Dokter bagaimana keadaan Anak saya...!??" tanya Dika tiba-tiba.
Sofia, Mia dan Kania melepas pelukannya dan mendekati Dokter Depri..
"Syukurlah.. Organ dalam Tuan Nanda baik-baik saja.. Karna cepat dibawa kemari.. hanya saja......!! "
Ujar Dr. depri terputus..
"hanya saja.....?? " tanya Semua orang penasaran juga was-was..
"hanya saja Tuan Nanda masih pengaruh obat bius... Jadi tidak terbangun selama beberapa jam..!! " Jawab Dr. Depri merasa tak bisa berbuat apa-apa..
Dr. depri tau acara pernikahan Nanda akan dimulai hari ini, namun tak bisa memastikan kapan Nanda akan sadar karna Bius itu...
mereka semua menghela nafas lega walau masih khawatir...
"Pernikahan Kalian di adakan beberapa jam lagi..acara dimulai siang... kita bisa atasi itu...!! " tutur Gio..
semua mengangguk..
"Syukurlah.. berarti anak saya tidak apa-apa kan dokter...? " tanya Mia memastikan lagi mengusap air matanya yang jatuh...
Dr. Depri mengangguk..
"terimakasih sudah memberi tau Kami Dokter.. Kalau Nanda masuk Rumah sakit...!! " Ucap Dika tulus..
Sofia pun akhirnya mengetahui Dr. Depri yang memberi tau Keluarga Nanda..
"Kenalkan sayang.. Dr. Depri adalah rekan kerja Kiran dan Virgo..!! " Mia mengenalkan Dr. depri pada Sofia..
"maafkan saya Nona.. Saya memberi tau Nyonya.. karna saya pikir Nona sedang panik lupa memberi tau Keluarga tuan Nanda...!! " Ucap dr. depri menunduk Hormat juga takut Sofia tersinggung...
"tidak apa.. saya tidak punya keberanian menghubungi Keluarga Tuan Kecil.. Terimakasih telah menghubungi Keluarga Tuan Kecil .!! " ucap Sofia tulus..
Mia mengelus kepala Sofia dengan lembut dan Kania menggenggam tangan Sofia. Dika dan Gio pun juga mengucapkan terimakasih pada Dr. Depri..
Depri merasa menjadi orang paling senang disini mendengar ucapan terimakasih dari Orang terkenal dan Keluarga hebat Itu membuat Depri bahagia sebagai Dokter..
"Kita pindahkan ke Ruangan VVIP tuan.. Nyonya." tutur Dr. depri dengan menyebut seluruh keluarga Nanda termasuk sofia juga Rindu
Semua setuju. Suster dan para Dokter ikut mendorong brankar Nanda yang masih tak sadarkan diri..
Dr. Depri adalah dokter Saraf, semua dokter bedah khusus dan Dokter umum ikut memeriksa Keadaan Tuan Nanda..
"Nanda....!! " lirih Sofia meneteskan air matanya Juga berlari mengikuti Nanda yang pucat..
Walau seperti itu Nanda masih sangat tampan..
"Semua akan baik-baik saja Sofia...!! " Ujar Kania masih berpegangan tangan dengan Kania..
Semua Orang menunggu di Sofa Ruangan VVIP khusus Nanda..
"Mami... Papi....!! " pekik Kiran dengan nafas terengah-engah..
Kiran berlari dan memeluk Mia dengan Mata memerahnya, Virgo yang mengejar Kiran pun datang dengan keadaan khawatir.
"Bagaimana Keadaan Nanda Pi...?? " tanya Virgo khawatir...
"Nanda baik-baik aja.. hanya saja Pengaruh obat bius itu masih ada.. !!" Jawab Dika serius..
"Sofia kamu baik-baik aja Kan...?" tanya Kiran prihatin mendekati Sofia dan mengusap Pipi Sofia yang tatapan Sofia hanya pada Nanda saja..
"Kakak.. !!" lirih Sofia berkaca-kaca..
"Iya sayang... Nanda akan baik-baik saja...!! " Kiran memeluk Sofia menenangkan Sofia yang menangis..
disini Semua orang begitu khawatir ke adaan Nanda. Obat bius Itu sungguh bisa membunuh Binatang raksasa sekalipun disuntikkan ke tubuh manusia bagaimana tidak akan berbahaya, walau Semua sudah diperiksa tetap saja mereka semua khawatir..
"bunuh saja Wanita Itu....!! " geram Mia berdiri seketika..
"ini salah Ku... seharusnya aku tidak memaksa Anakku menemui wanita itu...!! " tangis Mia pecah lagi seketika..
Rindu sudah menceritakan segalanya pada semuanya Karna Dika dan Gio yang memberi perintah..
"Tidak Mi.. Ini salah Sofia.. seharusnya Sofia cepat menjatuhkan bawahan wanita Gila itu. dia pintar mengulur waktu... Kami jadi terjebak dalam Siasatnya...!! Sofia terlalu ceroboh saat itu...!! " Selah Sofia tak mau Mia merasa bersalah..
"Tidak Sofia.. ini salah Papi.. seharusnya Papi tidak mencegah Istri Papi Untuk menghubungi Kalian.. ini salah Papi....!! " Sergah Dika juga mengacak Rambutnya sendiri..
"ini bukan saat nya saling menyalahkan diri sendiri. kita harus bisa menutup kasus ini supaya tidak tersebar keluar.. pernikahan mereka tidak boleh batal." potong Kiran dengan seriusnya..
"Iya benar.. Kita tidak boleh kalah.. rencana Wanita gila itu tidak boleh berhasil.. pernikahan mereka harus tetap berjalan dengan semestinya...!! " timpal Kania juga serius..
Sofia hanya diam mendengar percakapan mereka semua..
"ganti saja baju Nanda dengan baju Pengantin nya disini dengan Sofia dan Sofia juga dandani disini. Kita akan mengatur Pesta tanpa pengantin.. Sofia harus disisi Nanda...!! " titah Kania lagi..
Gio dan Dika serta Virgo hanya diam tak berkutik dengan rencana aneh istri mereka..
"Nanda butuh Sofia disisinya...!! " Seru Kiran dengan sangat setuju
.
.
.