Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
dipaksa menginap



Akhirnya Pernikahan Nanda dan Sofia selesai... Pernikahan Mahadiningrat memang Megah sejak dahulu Kala... Semua Pengantinnya pasti akan terkenal...


Roby dan yang lainnya sudah pamit dengan Keluarga Mahadiningrat pulang duluan..


"Kalian mau kemana setelah Ini....?? " Tanya Ika tersenyum manis..


"Kemana lagi ke ranjanglah Aunty.....!! " Jawab Nanda tak ada Malunya..


Sofia melebarkan matanya, Kesal dengan Sikap Suaminya Itu dengan entengnya menyebut Ranjang. Sofia memijak Ibu jari Kaki Nanda.. Nanda memekik spontan memegangi sepatunya dan melompat-lompat Kesakitan...


Ika tertawa lepas melihatnya..


Sementara Lia sudah bersama GranMa nya..


"Kakak mau langsung kembali....?? " Tanya Mia tak rela saat RaNia Kakaknya Akan kembali ke Negara Nya..


"Iya Sayang... Kakak Tidak mau meninggalkan Anak kesayangan Kakak dong..!! " Cengir Nia..


"Ya udah Kakak hati-hati ya... kalau udah sampai di Bandara Sana Kabarin Aku...!!! " Pasrah Mia..


Nia Pun memeluk Mia lalu memeluk Kiran...


"Kamu cantik banget sayang.....!! " puji Nia menciumi kening Kiran.


"Sofia lebih Cantik Mommy....!!! " Cengir Kiran..


Nia cekikikan,, "Iya.... Mommy temui Dia Ya....!! "


"Iya Mommy.. ntar Paman Rindu bawa sesuatu... berikan pada Adik Kiran ya di Sana...!! " Manja Kiran..


"Iya Sayang... Dia sangat merindukanmu...!! Kalau liburan Kami akan kemari....!! " Jawab Nia..


Nia dulunya sangat dekat dengan Kiran Kecil. Ya seperti Ibu dan Anak... Itu sebabnya sejak Kecil Kiran menganggapnya Ibu memanggilnya Mommy dan begitu juga Suaminya Nia Daddy. Mia dan Dika tidak marah saat Kiran memanggilnya seperti itu. sebab Mereka berdua tau Kalau Nia sangat menginginkan seorang anak...


"Benar Mommy....?? " Sumringah Kiran...


Nia mengangguk senang..


"Ya Udah... Kakak Temui Sofia... Nanti terlambat ke bandara....!!! " Kata Mia...


"Iya sayang....!! " Sahut Nia


Nia berjalan mendekati Sofia..


"Hm... ..Mommy...?? " Sapa Sofia Gugup..


"Mommy mau pulang Nih....!! " Adu Nia tersenyum manis..


"Mommy pulang....?? " Tanya Nanda yang sudah tenang Kakinya..


"Iya... Mommy nggak mungkin meninggalkan adikmu disana.. Mommy nggak tega.....!! " Jawab Nia memeluk Sofia dengan gemasnya.


"Bagaimana bisa Kamu secantik Ini Sayang....?? Apa sih rahasia nya...?? pantes aja Nanda menggila Ya.. ? ternyata Dia hanya mau tipe yang sangat tinggi.. Luar biasa... Mommy tak bisa berkata-kata pertama kali melihatmu tadi....!! "


Sofia tersenyum malu Saat seluruh keluarga Nanda memuji nya, Sungguh Dirinya suka bergabung dengan keluarga Nanda menjadi bagian Keluarga Mahadiningrat..


"Mommy juga cantik....!! " Puji Tulus Sofia..


"Iya.. Tapi Mommy udah Tua...!! " Jawab Nia dengan entengnya..


"Enggak Kok... Mommy enggak keliatan Tua... Cantik emang... mirip Sama Mami Mia....!! " Elak Sofia dengan jujurnya..


Ika tertawa mendengarnya begitupun yang lainnya..


"Ya Iyalah Sayang.. Kan Mommy Nia emang Kakaknya Mami....!! " gemas Nanda mengusap Kepala Sofia..


Sofia nyengir malu lagi karna salah bicara baginya..


"Gemesin deh istri kamu ini Nanda....!! " Puji Ika gemes mencubit Pipi Sofia pelan..


Semua Keluarga Pamit-pamitan.. Hayla dan Kanza, ika dan Anbath dipaksa menginap di Rumah Kania.. Begitu juga Mia dan Dika.. anggap saja Acara kumpul anak-anaknya..


"Nanda enggak mau.....!! " tolak Nanda tidak mau ikutan nginap di Rumah Mahadiningrat..


"harus nginap....!! " Titah Kania tak bisa dibantah..


"GranMaaa......!!! " Rengek Nanda..


"Kiran Kamu Juga sayang...nginap di Rumah... Lia mana....?? Dia juga....!! " Tunjuk Kania pada Kiran...


"Tapi.. Anak-anak Kiran bagaimana Granma....?? " Selah Kiran juga mau menolak..


Gio yang ada disisi Kania sejak tadi terkekeh...


"Cari Suami Kalian... Kita Ke Rumah... Jangan sampai Granma culik Kalian Ya...!! " Ancam Kania dengan garangnya.


begitulah Nyonya besar memberi perintah, tak ada yang bisa membantahnya termasuk Gio..


Suaminya sendiri...


"Kenapa kamu nggak mau nginap di Rumah GranMa...?? " Bisik Sofia ke Nanda yang wajahnya kusut tak terima..


"Aku udah nyiapin sesuatu untukmu di Apartemen Kita....!! " Bisik Nanda mengecup Pipi Sofia dengan mesra tapi wajahnya masih Kusut..


hingga Sofia gemas akan Nanda seperti bocah kecil yang mainannya hilang di Curi Orang...


"Ayo Kita Pulang....!! " Ajak Kania lagi dengan pelototan tajamnya..


Kanza dan Ika tidak membantah ataupun Dika . mereka sangat tau kalau Mama nya akan Seperti Monster kalau memberi perintah.. Julukan Monster Primadona masih melekat di diri Kania..


Lia Pun mengekori Mama nya,, "Ma.. Granma Serem banget sih Kalau Serius...!! " bisik Lia..


Ika terkekeh...


"Mama (Kania) emang Kayak Gitu.. Maka nya Mamamu Tidak bisa mengelak... Kamu lihat aja sendiri Uncle Mu TuanKu Randika KanGio Mahadiningrat tidak bisa menolak ataupun mengelak....!! "


"Iya Ma.. bahkan GranFa Pun nggak menyelah....!! " Bisik Lia.


Sofia masih memakai gaunnya.. Nanda menggenggam jemari Sofia dengan posesif..


"Nanda Gaunku Panjang... Jangan cepat-cepat.. Kalau mau cepat lepaskan tanganku...!! " Kesal Sofia..


"Baiklah Kita pelan-pelan....!! " Nanda tak mau melepaskan tangan belahan Jiwanya itu..


Banyaknya Mobil Plat Mahadiningrat di Parkiran luar Hotel ini.. para Bodyguard Dika sudah membukakan semua Pintu Tuan Nya..


Semua memiliki Supir masing-masing, Nanda di Kawal oleh bawahan Rindu yang dapat tugas langsung dari Nyonya besar. berjaga-jaga Kalau Pengantin baru itu kabur Nantinya...


"Bisa Sayang....?? " tanya Nanda tak tega melihat Kesulitan Sofia Yang memakai Gaun pernikahan..


"Isssh... Susah Lah....!! " Kesal Sofia..


tanpa aba-aba Nanda menggendong Sofia. Sofia tak lagi berteriak hanya mengalungkan tangannya dileher Nanda. lebih baik begini pikirnya dari pada Jalan kesulitan memegang Gaunnya dengan satu tangan sementara tangannya yang lain digenggam Nanda..


Pengawal Utusan Kania dengan cepat menangani Gaun Sofia yang menjuntai.. takut Nanda tersungkur memijak Gaun Itu nantinya..


dengan Ligat Pengawal Nanda membuka Kan Pintu..


Nanda menurunkan Sofia di Mobilnya..


"Jaga Kepalamu sayang....!! " pinta Nanda..


Sofia melindungi Kepalanya Nanda memasukkan Gaun Sofia ke dalam Mobil. barulah Nanda masuk ke disamping Sofia, sementara Supir utusan Kania sudah ada didalam Mobil..


Nyonya Besar Kania tidak bisa dibantah kalau sudah memberi perintah hal itu sama seperti Nyonya besar sebelumnya..


"nanti ganti gaunnya ya....!! " Ujar lembut Nanda Menyibakkan Rambut Sofia kebelakang...


"kenapa nggak bawa ganti sih tadi...?? Pakai untukku segala.. Palingan nggak bakal aku pakai lagi ni Gaun..!!nyebelin banget... kayak bawa 1 Pabrik Baju biasa... berat banget.....!!! " Gerutu Sofia..


Nanda terkekeh mendengarnya,, "Aku bakal Simpan Gaun ini... di Apartemen Ku udah ada Patung Untuk Gaun ini..!! "


"Huuuh... Aku Ingin di Apartemen Kita... Aku udah nyiapin hadiah untuk malam per.......!!" lesu Nanda namun tau arah pembicaraan Nanda Sofia membekap mulut Nanda..


"Jaga mulutmu Nanda....!! " desis Tajam Sofia..


"dia tidak mendengarmu....!" Nanda melepas bekapan tangan Sofia dan menatap lembut Pujaan Hatinya...


Sofia melirik Supir yang tak bergeming...


"Kenapa mulutmu nggak bisa dijaga...?? " Kesal sofia ..


Nanda tak menjawab malah menyeringai lebar dengan tampannya...


.


.


.