Ananda Mahadiningrat

Ananda Mahadiningrat
Kecurigaan Roby



"ini Rumah mu sayang.....?? " Tanya Nanda tak percaya..


"Hem...Kami mencari tempat tinggal yang aman... bukan yang mewah....!! " Jelas Sofia..


"mau masuk....?? " tawar Sofia..


"Jika di perbolehkan kenapa Tidak....?? " kedipan mata Nanda membuat Sofia tersenyum..


entah Kenapa Sofia Jadi terbuka saat Nanda membawanya Ke tempat persembunyiannya di hutan itu,,


Sofia dan Nanda jalan ber iringan. Pria seperti Nanda benar-benar pantas Sofia pertahankan, Sofia juga bukan Gadis Bodoh yang tidak tau mana Pria baik-baik dan Pria tidak baik..


"Apa.....?? " Tanya Sofia melihat Nanda yang tertangkap menatapnya..


"Aku hanya ingin melihat Kekasihku.. apa aku salah....?? " bagai tak berdosa Nanda tersenyum menunjukkan deretan giginya..


Sofia tersenyum sambil menggeleng kepalanya..


"Tuan Nanda.....?? " gumam Roby dan Rivo..


"Bang...!! " Sapa Nanda menunduk Sopan..


sedangkan Anex begitu terkejut melihat Nanda Kini, Sosok yang ditakuti Kalangannya sebelum bergabung dengan Sofia..


"suduklah... aku akan buatkan Kamu minuman....!! " Sofia menuntun Nanda duduk di Sofa Rumah Sederhana Mereka..


Sedangkan Roby dan Rivo menganga lebar, Sofia adik yang mereka kenal dingin kenapa kini begitu hangat pada Nanda...


"apa kamu mau tidur disini....?? " tanya Sofia..


Roby,Rivo terbatuk-batuk. Anex menjatuhkan Rahangnya, Amera yang tak tau apa-apa hanya diam melihat Nanda dan Sofia...


"Sepertinya nereka tidak setuju... !!" Kekeh Nanda melihat Roby dan Rivo terlihat begitu terkejut..


"tidak usah pedulikan mereka, tunggu sebentar ya...!! " Sofia pun berlari kecil menuju dapur..


Nanda mengulum senyumnya melihat punggung Sofia yang tertutup Rambut panjangnya.


 


"Ehem.. ehem...!! " deheman Roby..


"Apa yang terjadi pada Kalian...?? " tanya Roby mengintrogasi..


"Tuan dan Nona tidur bersama...?? " sahut Rivo menimpali..


"Amera masuk kamar ya...!! " bisik Anex.. Anex sibuk membujuk Amera,,


"tudak terjadi Apa-apa diantara Kami Bang. hanya masalah kecil kami atasi bersama...!" jawab Nanda..


"Kenapa Adikku bisa berubah...?? " tanya Roby malah makin tak percaya..


"memangnya Kenapa Sofia Bang... Sepertinya dia memang seperti itu padaku apa yang beda.. ...!! ???" Jawab Nanda mengusili Roby.


Roby menjatuhkan rahangnya..


"Apa yang kalian lakukan padanya...?? " tanya Sofia tiba-tiba..


Roby dan Rivo dengan cepat menoleh dan menggeleng-geleng kepala..


"Apa mereka mengatakan sesuatu padamu Nanda?? " tanya Sofia serius..


"Aku tidak mengatakannya...!! " Jawab Nanda yang tau apa yang Sofia takutkan..


"Terimakasih...!! " Ucap Sofia tersenyum kecil..


"pasti terjadi sesuatu kan pada kalian...?? " tebak Roby makin curiga..


"diamlah... !!" Ancam Sofia duduk disamping Nanda dan memberikan Minuman Instan untuk Nanda..


"Cuma ada Minuman instan.. lain kali aku akan simpan buah di Kulkas untuk buat jus kalau kamu datang...!! " Janji Sofia..


Roby dan Rivo makin membelalak, apa yang terjadi dengan adik kecil mereka..


"Tidak apa.. Ini sudah cukup.. jangan terlalu banyak mengkonsumsi Makanan atau minuman instan. tidak baik untuk kesehatanmu..!! " Nanda mengusap rambut Sofia..


Sofia mengangguk saja..


"Aku tidak tahan melihat mereka...!! " Rivo angkat tangan dan pergi dari Roby serta Pasangan yang lagi dimabuk cinta itu..


Roby masih dengan mode terkejutnya..


"Sejak kapan kamu jadi penurut dek...?? Patuh sejak kapan...?? " Tanya Roby tak percaya..


Sofia melirik tajam Kakaknya itu..


"Apa kamu ditiduri oleh Nanda begitu...?? " Tebak Roby asal..


Nanda yang sedang minum tersedak seketika, sofia berdiri memukul kepala Kakak Kandungnya Itu bahkan Roby habis dipukuli oleh sang adik yang ganas..


"maaf Nanda.. Kakak ku memang punya pikiran Kotor.. otaknya sudah berkarat....!! " Ucap Sofia tersenyum canggung..


Nanda mengangguk-ngangguk tapi tenggorokan serta hidungnya pedih sekali saat ini, perkataan Roby benar-benar membuatnya terkejut apa Roby berpikir dirinya bukan pria baik-baik Pikir Nanda.


"Dia berbeda dari Kakak.. tidak pernah berpikiran kotor seperti otak kakak..!! " desis Sofia berbisik di telinga Kakaknya..


"Kalau tidak apa masalahnya...?? Kenapa Kamu jadi seperti ini...?? " Tanya Roby..


"lihatlah kelakuan kakak.. dia sangat syok...!! dasar Otor...!! " bentak Sofia menunjuk Nanda dengan ekor matanya ..


"Apa itu Otor...?? " tanya Roby..


"Otak Kotor...!! " Ketus Sofia menonyor Kening Roby..


Roby mendengus sebal, begitu lah kalau sang adik pada Kakaknya. Sofia adik yang durhaka tapi Sofia seperti itu karna Kakaknya selalu berpikir Kotor padanya, takut adiknya beginilah dan lain sebagainya..


Sofia berpindah ke Nanda..


"Apa masih Sakit...?? " Tanya Sofia mengusap punggung Nanda..


"hidungku pedih sekali...!! " Nanda mengusap-ngusap hidungnya yang memerah..


Sofia pun jadi merasa bersalah dan melirik tajam pelaku yang sudah membuat Kekasihnya seperti itu. Roby malah merinding melihat tatapan membunuh sang adik...


"Katakan Apa yang terjadi...?? Kemana Motormu...?? " tanya Roby mengalihkan pandangannya dari Sofia..


"dijurang...!! " Jawab Sofia..


"aapaaaaa.....?? "


"Berisikk....!! " Ketus Sofia..


"Kenapa bisa dijurang.. ??" Tanya Roby membentak khawatir..


"Kalau begitu Aku pulang saja..!! " Ucap Nanda merasa tak pantas ikut campur pembicaraan mereka..


"kamu yakin baik-baik saja.. bukankah tadi kamu bilang hidungmu sakit..?? " tanya Sofia memegang bahu Nanda..


"Aku baik-baik saja... Jelaskan secara baik-baik pada Abangmu.. Bagaimanapun dia adalah Keluargamu... Jangan terlalu kasar padanya..!! " Tutur lembut Nanda mengusap Pipi Sofia yang halus..


Sofia malah memberengut,, "tapi Kakakku malah menuduhmu ... memangnya kalau aku digituin sama Kakak kamu Kamu tidak akan membelaku...?? " tanya Sofia malah melenceng..


Nanda mengernyit bingung lalu tertawa lebar..


"Kakakku tidak akan berkata seperti itu.. karna dia tidak otor...!! " Bisik Nanda..


Sofia tersenyum lebar hingga menunjukkan deretan giginya..


Roby memejamkan matanya sambil memijit pelipisnya yang sakit melihat kemesraan Adiknya, bukannya menjawab dirinya malah berbicara pada Nanda..


"Hati-hati ya...!! " Sofia berucap..


"Aku keluar." Ujar Nanda mengusap Kepala Sofia...


"Aku antar sampai depan...!! " Sofia berdiri..


"hidungmu bahkan masih merah...!! " ejek Sofia menunjuk hidung mancung Nanda..


Nanda malah mengalihkan pandangannya Sofia melihat wajah malu Nanda malah tertawa..


 


sesudah mengantar Nanda pergi. Sofia masuk ke Rumah nya dan menatap tajam sang Kakak..


"Kenapa Kakak berkata seperti itu padanya...?? " tanya Sofia dengan nada kesal..


"Aah... Kepalaku sakit.... kenapa Kau malah membentak Kakak...? Kakak hanya bertanya sesuai isi kepala Pria..!! " jawab Roby tak kalah kesal..


"Jangan pernah ulangi...!! atau aku botakin Rambutmu ini..!! " Ancam Sofia menunjuk-nunjuk rambut Roby..


"Baiklah.. Katakan dengan jujur apa yang terjadi... kenapa Motormu bisa ada dijurang.. ??" Tanya Roby serius..


Sofia menghela nafas Panjang...


"Jujur pada Kakak kalau Kamu masih sayang Perasaan Kakak... Dek... tuan Nanda itu Pria terhormat.. Kakak tidak melarangmu bersamanya. tapi Dia Pria dek.. Kakak hanya takut dia melakukan sesuatu padamu lalu mencampakkanmu...!! "


"dia tidak seperti itu Kak... !!" Elak Sofia dengan seriusnya.


Roby menghela nafas bagaimana cara menjelaskannya pada adiknya yang keras kepala ..


"Dia bahkan menyelamatkanku hari ini... Jika bukan Karna dia mungkin Aku tidak akan ada disini...!! Sudah tewas mungkin...!! "


Roby seketika bangkit dengan mata melotot kaget,, tangannya mengepal Kuat..


"tenanglah.. Aku akan ceritakan.. tapi Kakak harus Janji minta maaf padanya... Kakak harus janji padaku..!! " Tawar Sofia..


Roby yang penasaran tingkat dewa dengan marahnya, tanpa pikir panjang dia mengangguk-ngangguk setuju...


Sofia Pun menceritakan segalanya, Roby sampai memukul meja mereka kini..


😊😊😊


...


..