[NOT] Beautiful Wedding

[NOT] Beautiful Wedding
Ch.86 Klarifikasi



Takut apa yang diucapkan Saturnus benar-benar terjadi, akhirnya, disinilah Syakira berada. Ia meminta rekan pers datang ke sebuah cafe tempat dirinya ingin melakukan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas segala kekacauan yang telah diperbuatnya.


Dengan perasaan tak karuan, tubuh bergetar panas dingin, juga wajah yang telah pucat pasi, Syakira memberanikan diri duduk di sebuah kursi yang menghadap ke beberapa awak media yang diundangnya untuk merekam dan menayangkan klarifikasi darinya tentang kericuhan yang terjadi belakangan ini.


Tampak di sisi kiri dan kanannya, ada Saturnus dan juga seorang pengacara yang tak lain adalah Kiandra yang bertugas sebagai kuasa hukum pihak Damar.


Para awak media tentu saja penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh Syakira sehingga mengundang mereka kesana. Berbagai spekulasi mampir di benak mereka. Apakah ia ingin menjelaskan perihal hubungannya selama ini dengan CEO Angkasa Mall tersebut atau ingin memprotes perlakuan CEO Angkasa Mall yang terjadi beberapa saat yang lalu. Apalagi mereka juga telah melihat video-video yang menayangkan pengusiran Syakira dari Angkasa Mall beberapa saat yang lalu. Bisa saja ia tidak terima dan ingin membuat perlawanan dengan CEO Angkasa Mall tersebut.


"Selamat siang rekan pers semua. Terima kasih atas kehadirannya. Saya ... saya mengundang rekan semua kemari untuk mengklarifikasi atas kericuhan yang sudah saya buat beberapa hari ini. Sebenarnya ... sebenarnya saya tidak memiliki hubungan apapun dengan tuan Damar selaku CEO Angkasa Mall," ucap Syakira dengan bibir bergetar. Lidahnya terasa kelu ingin melanjutkan kata-katanya.


Sontak saja, awak pers jadi kian semangat untuk mengabadikan melalui rekaman video maupun suara dan foto dan ada juga yang menayangkan secara live klarifikasi Syakira tersebut.


"Kami ... kami sebenarnya hanya berteman. Namun saya dengan lancang memanfaatkan pertemanan kami untuk meraih popularitas dan puncaknya kemarin saya mengaku-ngaku memiliki hubungan spesial dengan Tuan Damar dengan me-mengaku-ngaku sebagai ke-kekasihnya," ucap Syakira terbata.


"Maaf, maafkan atas kebodohan saya, kepada mbak Oryza, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena sudah membuat kekacauan. Maafkan saya, saya menyesal. Kepada Tuan Damar, saya mohon maafkan saya. Saya akui saya bersalah. Karena saya ... kericuhan ini terjadi. Dan juga kepada semua pihak yang merasa dirugikan, saya mohon maafkan sayang Saya menyesal. Saya berjanji takkan mengulangi perbuatan bodoh saya lagi," ujar Syakira tergugu.


Ia bahkan sampai membungkukkan badannya menghadap ke awak media. Apa yang ia alami ini benar-benar menyadarkannya atas perbuatan lancang dan kurang ajarnya. Dia baru menyadari kesalahannya ternyata begitu fatal saat segalanya hancur. Apalagi saat Saturnus mengancam akan mengirimnya ke balik jeruji besi, tentu itu membuatnya ketakutan. Pihak kuasa hukum Damar juga telah menemuinya dan akan menuntut bila ia tidak segera melakukan klarifikasi. Ia juga menunjukkan buah perbuatannya pada Oryza. Ia pikir, dirinya akan senang melihat semua orang mencemooh Oryza tapi saat ia melihat videonya secara langsung, baik saat di kedai es krim maupun di sekolah, ia baru sadar kalau perbuatannya sudah sungguh sangat keterlaluan.


Setelah Syakira melakukan klarifikasi, pihak wartawan mulai melemparkan pertanyaan mulai dari apakah ia di bawah ancaman sehingga mencoba mengklarifikasi. Ada juga yang menanyakan apakah motif dirinya melakukan semua itu, apakah karena cemburu atau sekedar iri?


Syakira pun menjelaskan dirinya memang diancam, tapi bukan untuk berbohong, melainkan untuk mengungkapkan kebenaran. Sedangkan untuk motif, ia tidak menjelaskan. Tentu ia malu untuk mengungkapkan kalau dugaan mereka semua benar. Pertama ia iri karena Oryza yang notabene hanya seorang janda bisa berdekatan dengan Damar dan kedua cemburu karena ia sudah lama menaruh hati pada Damar namun tak pernah direspon.


Kini segala cacian justru berbalik pada Syakira. Masyarakat beramai-ramai menghina dan mencaci maki Syakira. Bahkan mereka beramai-ramai membuat petisi untuk memboikot Syakira dari dunia pertelevisian agar ia berhenti menjadi artis.


Tak berselang lama dunia pertelevisian juga digemparkan dengan video klarifikasi dari CEO Angkasa Mall. Dengan didampingi Kiandra dan Saturnus, Damar pun menjelaskan bahwa ia tidak memiliki hubungan spesial apapun dengan Syakira. Hubungan mereka murni berteman biasa, tak lebih. Titik. Dan di kesempatan itu pula, Damar memberitahukan bahwa Oryza Sativa merupakan calon istrinya dan mereka akan segera menikah dalam waktu dekat.


Oryza yang menonton hal tersebut dari balik layar kaca Nampak berkaca-kaca. Ia tak menyangka Damar bisa berbuat seperti itu. Bahkan ia dengan terang-terangan dan dengan penuh percaya diri mengakui dirinya sebagai calon istrinya.


"Gimana aku nggak semakin jatuh hati sama kamu, bang. Kamu ... memang lelaki terhebat yang pernah ku kenal selain ayah," ujarnya seraya menyeka ekor matanya yang basah.


Sementara itu, di rumah sakit, tampak Oma Neni dan Hendrik gusar karena pendarahan yang dialami Githa. Saat ini dokter tengah memeriksa keadaan Githa di ruang UGD. Tak lama kemudian, seorang dokter keluar dari ruangan serba putih itu dengan wajah yang gusar.


"Bagaimana dengan keadaan istri saya, dok?" tanya Hendrik pada dokter yang memeriksa keadaan Githa.


"Maaf, karena pendarahan yang dialami istri Anda cukup hebat membuat janin tidak bisa bertahan. Untuk itu, mohon persetujuan bapak untuk kami melakukan tindakan operasi guna mengangkat janin itu sebelum keadaan istri Anda makin memburuk," tukas dokter itu dengan berat hati.


Ia pun merasa berat menyampaikan ini, tapi mau bagaimana lagi, memang kandungan pasiennya tersebut sudah tidak bisa dipertahankan. Setidaknya, mereka masih bisa menyelamatkan nyawa pasien. Mudah-mudahan nanti Githa dan Hendrik diberikan kepercayaan untuk memiliki anak lagi, doanya dalam hati.


Tak ada pilihan lain, Hendrik pun terpaksa menyetujui. Ia pun segera mengurus administrasi dan menandatangani surat pernyataan persetujuan tindakan operasi.


Dengan jiwa dan raga yang lelah, Hendrik menghenyakkan bokongnya di salah satu bangku di depan ruang operasi. Setelah memenuhi syarat administrasi, Githa pun segera dipindahkan ke ruang operasi untuk melakukan tindakan selanjutnya.


Sembari menunggu operasi Githa, Hendrik mengambil ponsel dan membuka akun sosial medianya yang jarang ia buka. Namun, baru saja beranda sosial medianya terbuka, matanya seketika terbelalak saat melihat video klarifikasi dari Damar. Ia yang memang belum tahu perihal yang menimpa Oryza pun lantas mencari beritanya. Lidahnya kini terasa kelu dengan dada yang kian bertalu-talu. Ia akui, kini ia benar-benar kalah. Dari segala segi ia telah kalah telak.


Bagaimana bisa ia menyaingi seorang CEO Angkasa Mall. Ia tak benar-benar tak menyangka, selepas Oryza dari tangannya, Oryza justru masuk ke pelukan seorang yang begitu berkuasa. Sungguh, ia merasa semesta tak adil padanya. Hendrik terkekeh sumbang, pantas saja Oryza menolaknya pikirnya, ternyata itu karena calon suaminya merupakan seorang CEO, tidak seperti dirinya yang hanya seorang karyawan biasa.


...***...


...HAPPY READING 🥰🥰🥰...