[NOT] Beautiful Wedding

[NOT] Beautiful Wedding
Ch.82 Membangunkan macan tidur



Berita tentang Damar yang menduakan Syakira yang merupakan artis yang sedang berada di puncak popularitas dan berkencan dengan Oryza yang notabene seorang janda kini benar-benar viral.


Tak sedikit media yang memuat beritanya sehingga dalam hitungan detik, berita itu menyebar luas hingga ke segala penjuru negeri. Banyak para pengunjung kedai es krim mendadak jadi paparazi dan menyebarkan foto plus video kebersamaan Damar dan Oryza serta anak-anak dengan caption yang belum terbukti kebenarannya. Mereka hanya sibuk mengetikkan apa yang ada di pikiran mereka tanpa berpikir dampak dari kekejaman jari mereka itu.


Bila dahulu ada pepatah, mulutmu harimaumu, maka saat ini pepatah itu tidak berlaku lagi sebab kini pepatah tersebut telah berganti jemarimu harimaumu. Karena , tak sedikit kehidupan seseorang jadi hancur akibat jemari orang-orang yang tak bertanggung jawab. Sangat suka menilai dan mencemooh tanpa tahu kebenarannya terlebih dahulu kemudian menyebarluaskannya. Padahal apa yang dilihat belum tentu seperti dugaan kita. Dan apa yang tersebar di media sosial, belum tentu terbukti kebenarannya.


Media sosial bisa menjadi sumber informasi yang paling cepat pada masa kini, tapi media sosial juga bisa jadi Boomerang bahkan racun yang menghancurkan sesuatu baik itu sebuah hubungan rumah tangga, pertemanan, kekerabatan, bahkan pekerjaan. Jadi, bijaklah dalam bermain media sosial sebab tidak semua yang disebarkan di media sosial itu terbukti kebenarannya.


Seperti saat ini, sepanjang Oryza melangkahkan kakinya untuk keluar dari kerumunan masa yang tiba-tiba membludak, menuju ke tempat parkir, tak sedikit yang meneriakinya sebagai perusak hubungan orang lain, janda gatel, janda genit, janda tak tahu malu, wanita penggoda, bahkan ada ada yang meneriakinya wanita murahan dan jalaaang. Tentu saja Damar jadi emosi mendengar semua itu. Rasanya ingin sekali ia menghajar mereka satu persatu, tapi ia tidak bisa sebab prioritasnya saat ini adalah menyelamatkan Oryza serta anak-anak dari kerumunan massa yang bisa saja tiba-tiba bertindak anarkis khususnya para fans dari Syakira.


Terkadang, sifat terlampau fanatik bisa membutakan akal sehat seseorang. Bisa kita lihat dalam keseharian, banyak para fans fanatik bahkan bisa bertindak gila-gilaan demi membela artis idolanya dan membenarkan segala tindakan artis tersebut. Apalagi saat ini nama Syakira sedang berada di puncak popularitas, tentu ia memiliki banyak penggemar dan bisa jadi sebagian dari mereka ada yang fanatik.


"Awww ... bundaaa," teriak Ratu saat ada sebuah botol minuman dilemparkan dan mengenai kepalanya.


Oryza yang melihatnya anaknya menangis kesakitan pun emosi. Sambil mengusap kepalanya, ia memutar bola matanya mencari sosok yang dengan teganya melempar anaknya dengan botol minuman. Walaupun botol itu terbuat dari plastik, bagi anak kecil tentu saja itu menyakitkan.


"Tangkap orang yang melemparkan botol ke Ratu, segera!" titah Damar geram pada dua orang bodyguard yang sedari awal mengikuti mereka.


Raungan baritonnya membuat orang yang mendengarnya ketakutan. Untung saja, tak lama kemudian bala bantuan yang merupakan bodyguardnya datang sehingga orang yang melemparkan botol tadi segera tertangkap.


"Tangkap mereka semua yang mencoba bertindak di luar batas! Jangan melewatkan satu orang pun!" titahnya lagi membuat kerumunan yang tadi penuh sesak mulai berkurang karena berlari ketakutan.


"Kalian tidak apa?" tanya Damar panik melihat wajah Oryza, Raja, Ratu, dan Dodi yang memucat.


Oryza menggeleng, "Tolong antar kami pulang saja, bang. Kasihan anak-anak!" ujar Oryza dengan mata memerah.


"Baiklah! Kita pulang sekarang. Kamu yang tenang ya! Aku pasti akan segera selesaikan semuanya. Aku akan memberikan pelajaran pada mereka semua yang sudah menyebabkan kekacauan ini," ucap Damar seraya menggenggam tangan Oryza.


Tak cukup sampai di situ, ternyata di depan apartemen pun kini telah dikepung para wartawan reporter beserta para fans Syakira. Siti yang sedang menunggu di lobi pun ikut khawatir. Ia tak henti-hentinya mondar-mandir menunggu kepulangan Oryza dan anak-anaknya.


Saat melihat kerumunan itu, Damar pun meminta mobil mereka segera berbalik meninggalkan apartemen. Damar pikir, tempat itu sedang tak aman sekarang. Damar jadi penasaran, siapa yang membocorkan tempat tinggal mereka sebab tak ada yang tahu selain keluarga dekat mereka dan beberapa orang yang mengenal Oryza.


Sementara itu, di sebuah kamar, ada seorang wanita hamil sedang tersenyum licik. Ia yakin kini Oryza sedang kelimpungan karena diserbu wartawan dan fans Syakira. Ia sebenarnya cukup terkejut saat tahu kalau calon suami Oryza merupakan CEO Angkasa Mall. Ia yang baru tahu karena berita viral siang itupun ikut memanfaatkan jari-jarinya dengan membocorkan kediaman Oryza saat ini. Ia yakin, apartemen Oryza telah dikepung wartawan. Ia tertawa sambil mencemooh Oryza yang dianggapnya sok suci.


"Cih, sok suci banget loe! Sok terluka karena suaminya direbut, eh tahunya dirinya pun nggak beda jauh, suka ngerebut kekasih orang. Dasar janda gatel loe! Sok suci padahal cih ... najis!" ejek Githa seraya mengetikkan umpatan, hinaan, dan ejekan pada postingan orang-orang agar nama Oryza kian jelek di masyarakat.


"Rasain lu, janda gatel!"


Githa turut mengomentari postingan orang-orang dengan mengatakan Oryza juga suka menggoda suami orang. Ia juga memfitnah Oryza diceraikan karena gemar berselingkuh. Tentu berita mengenai Oryza kini kian panas.


Sementara itu, di sebuah apartemen mewah, ada seorang gadis cantik tersenyum puas saat melihat hampir setiap stasiun televisi menanyakan berita CEO Angkasa Mall yang menduakannya dengan seorang janda. Tentu semua orang mendukungnya dan menjelek-jelekkan nama Oryza Sativa. Ia puas, sangat puas. Apalagi kini dukungan terhadapnya kian besar. Khususnya para perempuan dan ibu-ibu memberikannya dukungan agar bersabar. Bila jodoh tak kemana. Bahkan ada yang mendoakan agar ia mendapatkan pengganti yang lebih baik.


Ia menyeringai puas. Ia tak menyangka, rencananya sukses besar. Pasti dengan begini, keduanya pasti bakal batal menikah pikirnya. Namun, ia lupa, siapa yang sedang ia lawan saat ini. Ia tidak tahu, perbuatannya ini akan berakibat fatal. Tanpa sadar, ia telah membangunkan macan tidur. Tanpa ia tahu, kehancuran sudah berada di depan matanya.


...***...


...HAPPY READING 🥰🥰🥰...