[NOT] Beautiful Wedding

[NOT] Beautiful Wedding
Ch.103 Kasih judul sendiri hahaha ...



Paham sang suami tengah bingung harus melakukan apa, Siti pun mengambil alih permainan. Siti memejamkan matanya lalu sedikit memiringkan wajahnya. Dikecupnya bibir Saturnus atas dan bawah bergantian. Melihat Siti memejamkan mata dan tampak menikmati, Saturnus pun secara naluri mengikuti apa yang Siti lakukan.


Kemudian tangan Siti yang berada di atas tangan Saturnus yang masih menangkup squishy jumbonya ia bimbing untuk melakukan gerakan mere*mas. Tanpa sadar, Saturnus mengikuti pergerakan Siti membuat Siti melenguh saat merasakan rema*san di atas squishy jumbonya.


Panas dan terbakar, inilah yang tengah Saturnus alami saat ini. Ia tak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Adrenalinnya begitu terpacu, kegiatan ini begitu menantang membuatnya ingin merasakan lebih.


Perlahan Saturnus mendorong tubuh Siti agar berbaring di atas ranjang yang ukurannya cukup untuk dua orang itu. Posisi Saturnus kini mengungkung Siti di atasnya. Posisinya masih seperti tadi dengan bibir saling bertaut dan melu*mat serta telapak tangan mere*mas squishy jumbo ibu Dodi yang masih tertutup behanya.


Merasa pasokan oksigen kian menipis, Saturnus pun menarik wajahnya. Nafasnya memburu dengan degup jantung yang bertalu-talu. Dipandanginya wajah ayu Siti yang memerah dan nafas tersengal. Sungguh pemandangan yang sangat indah. Wajah Siti yang tersipu membuatnya kian cantik dan menarik.


"Kamu ... cantik, " puji Saturnus tanpa sadar. Ia bahkan menjilat bibirnya sendiri karena terlalu berhasrat melihat tubuh molek Siti yang hanya dibalut ********** saja.


Blush ...


Pipi Siti kian merona hingga ke telinga juga lehernya. Siti menggigit bibirnya karena baru kali ini ia dipuji seorang lelaki yang notabene adalah suaminya. Hatinya merasa berbunga-bunga. Perutnya terasa mulas bagai ada ribuan kupu-kupu beterbangan di dalamnya.


Melihat ekspresi Siti yang kian menggemaskan, Saturnus tak dapat menahan dirinya lagi. Kembali, ia menyatukan bibirnya dan bibir Siti dengan gerakan yang lebih intens dari sebelumnya. Disesapnya bibir Siti bergantian atas dan bawah. Tangan kiri Saturnus mulai menjelajah lalu hinggap di tengkuk Siti untuk kemudian menekannya agar ciuman mereka makin dalam dan ... nikmat.


Tak tinggal diam, tangan Siti pun ikut merambat naik meremas rambut Saturnus apalagi saat Saturnus melesakkan lidahnya ke dalam mulut Siti untuk mengabsen setiap penghuni di dalamnya. Siti pun menyambutnya dengan antusias apalagi Saturnus melakukannya dengan lembut dan penuh penghayatan seakan begitu menikmati pergulatan bibir dan lidah tersebut.


Nyala api asmara di tubuh Saturnus kian berkobar membuat bukti keperkasaan Saturnus kian mengacung dengan gagahnya. Siti sadar saat merasakan tekanan di perutnya. Lalu ia pun berinisiatif menyentuh golok naga Saturnus dan mengusapnya seduktif membuat Saturnus tanpa sadar mengerang.


Saturnus melepaskan pergulatan lidah dan bibir mereka, tapi bukan untuk berhenti melainkan ia mengalihkannya pada pipi menjalar ke rahang kemudian terus turun ke area leher. Feromon Siti menguar membuatnya kian bersemangat untuk melakukan lebih dan lebih lagi. Dengan tangan kirinya, ia berusaha melepaskan kaitan bra Siti. Siti yang paham lantas mengangkat sedikit tubuhnya agar Saturnus lebih leluasa melakukan keinginannya. Setelah terlepas, Siti pun meloloskan tangannya dari penutup dadanya itu sehingga pemandangan squishy jumbo kembar itu terpampang nyata.


Mungkin inilah yang disebut Siti kalau skidipopo itu hanya perlu mengikuti naluri saja sebab tanpa perlu diajari, nyatanya mereka dapat melakukannya sendiri mengikuti insting mereka. Hingga akhirnya, sampailah mereka di puncak kegiatan panas itu. Bahkan desa*han demi de*sahan dan bunyi kecipak penyatuan kini telah menggema di seantero ruangan kamar itu. Hujaman demi hujaman Saturnus lakukan membuat Siti memekik belingsatan. Ternyata permainan si polos dan kaku itu cukup hebat membuatnya berkali -kali mencapai kepuasan. Beruntung Dodi sudah tertidur lelap kalau tidak, sungguh kasihan telinganya harus jadi korban permainan panas kedua insan yang baru saja bersatu tanpa cinta itu. Namun biarpun begitu, keduanya memiliki komitmen untuk saling menjaga kesetiaan dan kepercayaan satu sama lain.


Sementara itu, di kamar super luas milik Damar, pasangan pengantin yang baru resmi kemarin pun sedang mengarungi samudera percintaan dengan begitu menggebu. Geliat hasrat menguar membuat temperatur kamar itu seakan begitu tinggi sebab kedua insan yang tengah menyatukan diri itu dibanjiri peluh di sekujur tubuh. Sahut-sahutan suara desa*han terdengar begitu syahdu membuat dering ponsel yang sedari tadi memekik minta angkat tak mereka pedulikan sama sekali.


Peduli setan pikir mereka dengan panggilan tak beradab itu. Apalagi ini sudah nyaris tengah malam, entah ada kepentingan apa orang itu menghubungi mereka di tengah malam seperti ini.


Dua pasangan di tempat berbeda itu kini seakan sedang saling berlomba. Mengejar kepuasan tiada tara yang sebentar lagi akan tercipta. Saat mereka telah sampai di puncak segala kenikmatan, mereka pun menge*rang bersamaan sambil menyebutkan nama pasangan masing-masing. Segenap bahagia dan rasa cinta menguar bersamaan ditaburkannya benih-benih cinta pada pasangan masing-masing.


Sementara itu, di tempat lain, ada seorang lelaki yang tak henti-hentinya menekan tombol panggil di layar ponselnya. Berkali memanggil, berkali diabaikan, namun tak kunjung membuatnya putus asa untuk melakukannya.


"Kamu dimana, Za! Aku mohon, angkat teleponku!" gumamnya seraya menempelkan ponsel di telinganya.


...***...


Lomba kawin judulnye! 🤭🤣😂


Astagaaaa ... anak buah nggak mau kalah sama bosnya sampai main sundul-sundulan di waktu bersamaan. Entar hamil barengan juga, lahiran barengan juga. 🤪😝


...HAPPY READING 🥰🥰🥰...