
Pesan
Leia:
Kamu bisa pulang sekarang ga? Urgent!!
Darrel:
Kenapa? Aku lagi cari nafkah buat istri dan anak ku nih.
Leia:
Ini penting!! Demi istri dan anakmu juga!!
Darrel:
Baiklah aku usahakan.
Huft... Berasa beneran udah nikah setahun deh. Heran, padahal tampangnya kayak orang anti sosial gitu. Tapi kok gampang banget sih akrab sama aku. Batin Leia
Leia bergegas menunggangi kuda besinya yang terparkir di depan studio. Ia membelah jalanan kota yang mulai senggang karena sudah lepas dari jam makan siang. Ia pulang ke rumah untuk memastikan praduga nya.
Rumah Leia
Di pekarangan rumah tampak Yugi dengan postur ala-ala butler berdiri menyambut kedatangan tuannya. Leia membuka helmnya, ia melemparkan helm tersebut pada Yugi. Langsung di tangkap Yugi dengan sigap bak atlet bola basket, ia pun meletakkan helm tuannya itu di tempat yang semestinya.
Leia masuk dengan langkah cepat yang di ikuti Yugi di belakangnya. Setibanya di depan pintu, mata Leia menangkap dua orang bule sedang bercengkrama dengan ibunya.
Si bule wanita tertawa sambil menggendong Eden. Leia pun masuk, tak lupa ia mengucapkan salam dari depan pintu rumah. Seketika ruang tamu yang riuh akibat canda tawa ketiga orang itu langsung meredam.
"Iya bu, kangen sama baby ku" kilah Leia dengan senyuman yang tergurat ikhlas, membuat Neftari melihat anaknya yang telah menjadi ibu itu jadi terenyuh.
Selepas menerima predikat sarjana, Leia memang membuka sebuah studio atau bengkel meubel. Ia tak berniat membuka perusahaan sesuai dengan bidang pendidikan yang dia tempuh, yaitu desain interior. Ia hanya tertarik membuat langsung desain yang ia rancang berupa meubel atau pernak pernik interior.
Memang, semenjak Eden hadir di hidupnya, ia mengabaikan pekerjaan di studionya. Ia lebih memilih mengasuh Eden dengan tangannya sendiri, tentu saja masih di bantu oleh asistennya Yugi.
Karena Neftari sudah pulang ke rumah, ia memutuskan untuk menitipkan Eden pada ibu nya itu untuk sementara waktu. Leia berencana membuatkan ruangan khusus di studionya agar bisa membawa Eden untuk bekerja. Hari ini merupakan hari pertamanya ke studio, setelah hampir dua bulan terakhir ia tak menginjakkan kaki di tempatnya mencari nafkah itu.
"Oh iya ibu lupa" Neftari menepuk jidatnya sendiri. "Ini Mrs. Katie dan di sebelah itu suaminya Mr. Smith" ia menunjuk sopan dengan kedua tangannya kearah pasangan itu. "Mereka adalah orang tua Darrel, dan Mrs. Katie ini bos di tempat kerja ibu sayang" Neftari memperkenalkan kedua orang tersebut pada Leia.
Oke fix. Praduga ku benar. Ya Tuhan... Ini Darrel kemana sih? belom nyampe juga!! Aakhh... Gimana ngadepinnya ini?? teriak Leia, tapi dalem hati.
Simpul senyum tergurat di wajah Leia, ia menghampiri mertuanya itu lalu mencium punggung tangan mereka.
Mr. & Mrs. Lagrou sontak kaget dengan cara Leia menyapa mereka. Itu merupakan hal baru bagi mereka, biasanya mereka saling menyapa dengan pelukan atau cipika cipiki, hehe.
si romantique. Serempak batin Lagrou couple dengan senyum tersungging di bibir mereka.
"Mohon maaf atas ketidak sopanan saya menjadikan putra kalian sebagai suami saya" Leia menunduk, tangannya ia letakkan di dada tanda penyesalan.
Belum sempat pasangan itu membalas permintaan maaf Leia, mereka di kejutkan dengan kedatangan seseorang yang tak pernah di sangka sebelumnya.
"Papah!!!"
To be continue...