My Teacher "I Love You"

My Teacher "I Love You"
Pasangan Omes



Jihan kini tengah berada di pasar malam bersama dengan sahabatnya.


Sedangkan sean kini berada di kampusnya untuk membantu menyelesaikan acara yang akan di gelar besok


"Ini terakhir kita jalan-jalan sebelum ujian akhir,rasanya gue gak sabar menunggu ujian itu" Ucap sofi menatap sekeliling


"Bener banget,setelah ini gue pasti di kurung sama suami gue buat belajar" ujar jihan dengan raut wajah lesuh


"Ya udah sekarang kita nikmati waktu ini dengan puas" Timpal razi menggandeng tangan jihan dan sofi di bagian kanan kirinya


"Kalian gak bohong kan pada kuliah disini?" Tanya jihan lagi


"Iya ji,kita gak tega ninggalin orang tua sendirian,kalo kuliahnya di sini kan enak masih bisa jagain sekalian juga kita masih tetap bisa bareng" Jawab Dinda


"Lo gak bosan ji kuliah di kampus di mana pak sean yang jadi senior sekaligus dosen lo juga" Ujar ubay terkekeh


"Mau gimana lagi jodoh gue dia,apa-apa nyangkutnya dekat dia,gak tanggung tanggung emang kadang ngerasa bosan juga sih untung ganteng kalo kayak udah gue ucek taro plastik,biar gue bisa bebas lagi terutama dari otak mesumnya itu" Ucap jihan terkekeh


dinda dan sofi melebarkan matanya mendengar apa yang jihan katakan sedangkan Arman dan ubay yang berada tepat di depan jihan hanya bisa mengulum bibirnya menahan tawanya agar tidak pecah.


"Dasar lo istri durjana,kalo mesum sih gak apa-apa orang sama lo istrinya sendiri,harusnya lo bangga punya suami yang ganteng dan kaya raya seperti pak sean,di luar sana banyak yang ngantri buat jadi istrinya" seru ubay lagi memanasi jihan


"Justru karna dia terlalu ganteng makanya mau gue bungkus biar gak ada yang liat,cukup gue aja gak boleh yang lain" kekeh jihan


Uweekk


Dinda,sofi dan razi berekspresi seolah muntah mendengar perkataan jihan sedangkan Ubay dan Jay mencebikkan bibirnya


"Dasar bucin," timpal Jay


"Diem lo gak usah ikut-ikutan anak kecil"


"Bedalahh,, gue emang masih kecil tapi udah bisa bikin anak kecil, jadi statusnya di ganti dengan orang dewasa yang masih kecil" tawa jihan menggelegar seraya mengucapkan kata itu.


"ternyata bukan cuma suaminya yang mesum tapi istrinya juga," ujar Dinda tanpa sadar


"Berarti judul yang tepat buat mereka Pasangan omes dong" sofi tertawa sambil menoleh ke dinda


Sesaat mereka menyadari sesuatu keduanya langsung menutup mulut dengan kedua tangannya


"Bener-bener sarap kakak lo kak bay,pantasnya dapat gelar mantan pasien RSJ," Ucap jay pada ubay


"Kakak lo juga tolol dan sahabat kalian juga" tunjuk ubay pada semuanya


"Udah Gak usah berdebat kita berasal dari pabrik olahan yang sama kok,sama-sama dari Rumah sakit jiwa" ucap jihan lagi di iringi tawanya


"Sialan lo,tadi lo bilang suami lo mesum ternyata lo juga tak kalah mesum" Timpal sofi


"Udah diem sekarang kita senang² mumpung gak ada suami gue" kini giliran jihan menggandeng tangan razi dan jeno yang berada di sisi nya.


Grepp


Ketika berbalik jihan di kejutkan oleh keberadaan sean yang tepat berada di hadapannya bersama dengan bodyguard yang berkedok sahabatnya


"Masss,,," Mata jihan terbuka lebar mendapati suaminya yang entah sejak kapan sudah berada di sana.


"Bagus yaa,gimana seneng udah gibahin suami sendiri" Tanya sean dengan gaya cool nya berdiri dengan tangan yang di masukkan ke dalam saku celananya


"Sejak kapan mas disini?" Bukannya menjawab pertanyaan sean jihan malah melontarkan balik pertanyaan pada sean